cover
Contact Name
Irjus Indrawan
Contact Email
jurnaljupik@gmail.com
Phone
+6282262540979
Journal Mail Official
jurnaljupik@gmail.com
Editorial Address
Jl. DT. Said Desa Belantaraya Kecamatan Gaung , Kab. Indragiri Hilir, Provinsi Riau, 29282
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pelita Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 30901200     DOI : https://doi.org/10.65226
Core Subject : Religion,
JUPIK: Jurnal Pelita Pendidikan adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Yayasan Pelita Negeri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau. Terbit 2 kali dalam setahun yaitu Juni dan Desember. JUPIK: Jurnal Pelita Pendidikan sebagai sebuah jurnal ilmiah diharapkan dapat menunjukkan kepada publik akan kekayaan khazanah keilmuan melingkupi keilmuan bidang Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Pendidikan Nilai dan Karakter, Teknologi Pendidikan, Bimbingan dan konseling, Pendidikan Non-Formal, Psikologi Pendidikan, Penilaian dan Evaluasi Pendidikan, Pembelajaran dan Pengajaran, Pengembangan Kurikulum, Pendidikan Guru
Articles 48 Documents
Manajemen Pemasaran Pendidikan Dalam Meningkatkan Jumlah Peserta Didik Di MTS Darul Rahman Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir Umi Mudrikah; Maimunah; Nur Komariah
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen pemasaran pendidikan dalam meningkatkan jumlah peserta didik di MTs Darul Rahman Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir serta faktor penghambat dan faktor pendukungnya, jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data Observasi, wawancara dan dokumentasi. Pertama: Manajemen pemasaran pendidikan di MTs Darul Rahman Tembilahan berjalan efektif dengan strategi identifikasi target pasar yang tepat, yakni masyarakat yang mengutamakan pendidikan islami dan pembinaan karakter. Kepala madrasah membangun citra positif melalui pelayanan berkualitas, keterbukaan, dan prestasi siswa, serta mengoptimalkan media sosial dan media cetak sebagai sarana promosi. Keunikan layanan berupa integrasi kurikulum nasional dan diniyah, pembiasaan ibadah, serta pengembangan keterampilan hidup menjadi daya tarik tersendiri. Branding konsisten serta peran aktif siswa dan alumni memperkuat pengenalan madrasah. Evaluasi rutin dan program loyalitas siswa mendukung peningkatan jumlah dan retensi peserta didik. Kerja sama dengan berbagai instansi memperkuat kualitas dan citra madrasah. Kedua, Faktor pendukung meliputi dukungan komite madrasah dan wali murid, kualitas guru, fasilitas memadai, komunikasi internal yang baik, serta testimoni positif alumni. Namun, keterbatasan anggaran promosi, persepsi masyarakat yang masih stereotip terhadap madrasah, persaingan dengan sekolah lain, dan kurangnya tenaga pemasaran digital menjadi faktor penghambat. Dengan strategi tersebut, MTs Darul Rahman berhasil meningkatkan jumlah peserta didik secara signifikan.
Pelasaksanaan Tugas Pokok Dan Fungsi (Tupoksi) Kepala Madrasah Di Madrasah Aliyah Miftahul Huda Parit Surau Desa Jaya Bhakti Kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir Nur Fadlilah; Asmariani; Ali Murtopo
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Bagaimana pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) di Madrasah Aliyah Miftahul Huda Parit Surau Desa Jaya Bhakti Kecamatan Enok dan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor penghambat dan pendukungnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data tersebut dituangkan dalam bentuk deskriptif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kepala Madrasah dengan mencari bagaimana pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) di Madrasah Aliyah Miftahul Huda Parit Surau Desa Jaya Bhakti Kecamatan Enok. Berdasarkan hasil analisis data penelitian, maka diperoleh kesimpulan yaitu: Pertama: Pelaksanaan tupoksi kepala Madrasah Aliyah Miftahul Huda kepala madrasah mengelola waktu dan sumber daya dengan baik, mengimplementasikan program kewirausahaan untuk siswa dan tenaga kependidikan, melakukan supervisi rutin untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, berkomitmen terhadap 8 Standar Nasional Pendidikan, mengatasi kekurangan guru dengan pembagian beban kerja yang proporsional, mempromosikan kebudayaan Indonesia di SILN, dan terlibat langsung dalam perencanaan, pengelolaan, dan evaluasi pembelajaran. Kedua, Faktor pendukung pelaksanaan tupoksi meliputi dukungan yayasan, komite madrasah, masyarakat, kekompakan guru dan tenaga kependidikan, serta lingkungan yang aman dan agamis. Semangat pengabdian guru juga menjadi motor penggerak utama. Faktor penghambat termasuk ketidaksesuaian latar belakang pendidikan guru, keterbatasan buku, kekurangan sarana prasarana (laboratorium IT dan perpustakaan), kondisi jaringan internet yang tidak stabil, penggunaan kantor yang bersamaan dengan lembaga lain, dan kurangnya imbalan yang cukup untuk guru dan tenaga kependidikan.
Manajemen Pengembangan Guru Di Madrasah Aliyah Miftahul Huda Parit Surau Desa Jaya Bhakti Kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau Nur Kholis; Maimunah; Suryani
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Manajemen Pengembangan Guru dan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor penghambat dan pendukung dalam Manajemen Pengembangan Guru Di Madrasah Aliyah Miftahul Huda Parit Surau Desa Jaya Bhakti Kecamatan Enok. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data tersebut dituangkan dalam bentuk deskriptif. Kesimpulan penelitian yaitu: Pertama: Langkah-langkah yang Kepala Madrasah sampaikan mencakup aspek evaluasi, perumusan target, komunikasi, dukungan, monitoring, dan evaluasi. Melibatkan tim manajemen dan staf akademik dalam proses perumusan target, Kepala Madrasah memastikan adanya keterlibatan dan pemahaman kolektif terhadap tujuan strategis madrasah, kepala madrasah melakukan pelatihan itu secara mandiri yang di adakan sekolah tersebut sedangkan untuk pelatihan yang di adakan oleh pemerintah kabupaten itu di berikan kepada guru secara bergiliran agar semua merasa pelatihan dan pengembangan diri tersebut, selanjutnya yang berangkat itu menyampaikan kepada yang tidak berangkat bagaimana dan apa saja yang di sampaikan di pelatihan tersebut. Kedua, Faktor pendukung adalah Kebijakan yang jelas akan memberikan panduan dan kerangka kerja bagi semua pihak terkait dalam melaksanakan program pengembangan, Kolaborasi dan kerjasama dengan institusi pendidikan, lembaga pelatihan, dan komunitas profesional lainnya juga berperan penting dalam manajemen pengembangan guru, Evaluasi program pengembangan dan memberikan umpan balik kepada guru-guru adalah langkah yang kritis dalam meningkatkan efektivitas program tersebut. Sedangkan faktor penghambatnya adalah Pemanfaatan sumber daya eksternal yang kurang baik, Fleksibilitas dalam waktu yang kurang tepat, Pengembangan kebijakan dan prosedur yang kurang jelas, Peningkatan dukungan kepemimpinan yang kuran baik.
Teknik Pembinaan Disiplin Peserta Didik Di Madrasah Tsanawiyah Nurul Iman Desa Sungai Lokan Kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir Mar’atun Rahma Sholeha; Asmariani
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik pembinaan disiplin peserta didik di Madrasah Tsanawiyah Nurul Iman Desa Sungai Lokan Kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa madrasah menerapkan beberapa teknik pembinaan disiplin, teguran awal jika terjadi pelanggaran ringan, dilanjutkan dengan peringatan dan pembinaan secara personal. Jika pelanggaran berulang, orang tua dipanggil untuk berdiskusi bersama pihak sekolah. Selain itu, siswa dipantau terus perkembangannya, dan jika menunjukkan perubahan positif, akan diberi dukungan lebih lanjut. Penelitian ini juga menemukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kedisiplinan peserta didik meliputi lingkungan keluarga, motivasi belajar, dan peran guru. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi madrasah dalam meningkatkan kedisiplinan peserta didik.
Pengelolaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Pada Kurikulum Merdeka Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VII Di SMP Negeri 1 Gaung Kecamatan Gaung Kabupaten Indragiri Hilir Nur Hawa; Ali Murtopo; Nur Komariah
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Pengelolaaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Pada Kurikulum Merdeka Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VII di SMP Negeri 1 Gaung Kuala Lahang serta faktor pendukung dan penghambat, jenis penelitian kualitatif deskriptif, metode pengumpulan data yaitu obsevasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan penyajian data dan penarikan kesimpulan, sedangkan Teknik keabsahan data menggunakan data triangulasi. Hasil penelitian ini adalah: pertama, menunjukkan bahwa pengelolaan proyek P5 dilakukan dengan tiga tahap yaitu: tahap perencanaan, dilakukan asesmen awal untuk mengetahui kesiapan dan potensi peserta didik serta menetapkan strategi pelaksanaan proyek. Tahap pelaksanaan difokuskan pada keterlibatan aktif peserta didik melalui kegiatan berbasis proyek, didukung asesmen formatif serta pendekatan kolaboratif, observatif, dan eksperimental. tahap evaluasi dilakukan melalui asesmen sumatif yang menilai hasil dari segi produk, proses, dan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila yang berkembang, dengan strategi evaluasi yang reflektif dan menyeluruh. Secara keseluruhan, pengelolaan proyek P5 dalam pembelajaran IPA tidak hanya mendukung kompetensi akademik, tetapi juga memperkuat karakter peserta didik sesuai dimensi Profil Pelajar Pancasila, serta menjadi praktik baik dalam penerapan Kurikulum Merdeka secara kontekstual dan bermakna. Kedua, faktor pendukung yaitu: komitmen seluruh warga sekolah, sarana dan prasarana, dan keterlibatan aktif peserta didik. Faktor penghambat yaitu: perbedaan pemahaman antar guru dan keterbatasan waktu akibat padatnya jadwal.
Manajemen Karakter Dalam MeningkatkanMutu Pendidikan Di SMPN 3 Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir Syafria Dodi; Maimunah; Suryani
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui manajemen karakter dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMPN 3 Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengelolaan dan analisis data dilakukan dengan melalui tiga tahapan, yaitu: kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun pengujian keabsahan data melalui triangulasi sumber, teknik, dan teori. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen karakter dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMPN 3 Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau dilaksanakan dengan efektif dan efesien, adapun berbagai proses tersebut yaitu proses perencanaan, proses pelaksanaan dan proses pengevaluasian. Adapun faktor yang menjadi penghambat pelaksanaan manajemen pendidikan karakter dalam peningkatan mutu pembelajaran di SMPN 3 Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau adalah, kurangnya motivasi belajar siswa dan kurangnya peran orang tua dalam pembentukan karakter siswa di lingkungan keluarga dan adapun faktor yang menjadi pendukung dalam pelaksanaan manajemen pendidikan karakter yaitu guru sering mengikuti pelatihan, sering melakukan kegiatan keagamaan, dan mempunyai sarana yang memadai. Adapun implikasi penelitian ini yaitu diharapkan kepala madrasah agar lebih mengawasi serta memberi arahan dan dukungan baik secara materil maupun dari segi peningkatan kemampuan semua guru melalui pelatihan-pelatihan, sehingga kualitas layanan pembelajaran menjadi lebih efektif dan efesian sehingga terciptanya peningkatan mutu pembelajaran.
Strategi Kebijakan Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Animo Masyarakat Di MTS Nailus Sa’adah Dusun Sumber Harapan Desa Pekan Tua Kecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir Darma Krida; Asmariani; Ali Murtopo
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi kepala madrasah dalam meningkatkan animo masyarakat di MTs Nailus Sa’adah Dusun Sumber Harapan Desa Pekan Tua Kecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan melalui tiga tahap, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Kepala madrasah telah menerapkan strategi yang terencana dan terstruktur, meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi ke sekolah-sekolah, menjalin kerja sama internal dan eksternal, menyelenggarakan pelatihan peningkatan kualitas guru, serta melibatkan guru dalam pengambilan keputusan. Strategi ini dilaksanakan dengan fokus pada peningkatan prestasi siswa, motivasi belajar, dan layanan pendidikan yang lebih baik. Evaluasi strategi dilakukan melalui peninjauan faktor internal dan eksternal, pengukuran capaian prestasi, dan tindakan korektif. Strategi yang digunakan bersifat agresif, yaitu proaktif mendobrak hambatan untuk mencapai target madrasah. (2) Faktor pendukung meliputi dukungan guru, staf, orang tua, tokoh masyarakat, serta budaya kerja positif di madrasah. Komitmen pengembangan profesional guru dan partisipasi aktif masyarakat juga menjadi kunci keberhasilan. Namun, masih terdapat hambatan seperti resistensi terhadap perubahan, kondisi ekonomi masyarakat yang relatif rendah, serta kesadaran pendidikan yang belum merata sehingga sebagian orang tua masih menganggap pendidikan cukup hingga tingkat dasar.
Peran Guru Bimbingan konseling Dalam Bimbingan Pengembangan Wawasan Karir Siswa SDN 83 Rimbo Mulyo luthfi ayu sefiarani sefia; Siti Khamim; Dita Septi Diana
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mengembangkan wawasan karir siswa di SDN 83 Rimbo Mulyo. Pengembangan wawasan karir pada siswa sekolah dasar menjadi pondasi penting dalam membantu mereka mengenali potensi, minat, dan cita-cita sejak dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru BK berperan sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing dalam mengenalkan berbagai profesi serta mengarahkan siswa agar memahami pentingnya belajar untuk mencapai tujuan karir. Kendala utama yang dihadapi guru BK meliputi keterbatasan waktu, minimnya media karir, dan kurangnya dukungan dari orang tua. Upaya yang dilakukan guru BK untuk mengatasinya antara lain dengan kolaborasi bersama wali kelas, mengadakan kegiatan mengenal dunia kerja dan memberikan konseling individual maupun kelompok.