cover
Contact Name
Irjus Indrawan
Contact Email
jurnaljupik@gmail.com
Phone
+6282262540979
Journal Mail Official
jurnaljupik@gmail.com
Editorial Address
Jl. DT. Said Desa Belantaraya Kecamatan Gaung , Kab. Indragiri Hilir, Provinsi Riau, 29282
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pelita Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 30901200     DOI : https://doi.org/10.65226
Core Subject : Religion,
JUPIK: Jurnal Pelita Pendidikan adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Yayasan Pelita Negeri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau. Terbit 2 kali dalam setahun yaitu Juni dan Desember. JUPIK: Jurnal Pelita Pendidikan sebagai sebuah jurnal ilmiah diharapkan dapat menunjukkan kepada publik akan kekayaan khazanah keilmuan melingkupi keilmuan bidang Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Pendidikan Nilai dan Karakter, Teknologi Pendidikan, Bimbingan dan konseling, Pendidikan Non-Formal, Psikologi Pendidikan, Penilaian dan Evaluasi Pendidikan, Pembelajaran dan Pengajaran, Pengembangan Kurikulum, Pendidikan Guru
Articles 73 Documents
Strategi Perencanaan, Penyusunan, Dan Evaluasi SDM Sebagai Pilar Manajemen Lembaga Pendidikan Berkelanjutan Di Era Transformasi Digital Devi Sintia Sari; Azka Fathan Fansuri; Novela Aulia Zain
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga pendidikan menghadapi tantangan besar di era transformasi digital, terutama dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang menjadi pilar utama keberlanjutan. Permasalahan yang muncul adalah bagaimana lembaga pendidikan mampu merencanakan, menyusun, dan mengevaluasi SDM agar tetap relevan dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan masyarakat. Perencanaan yang kurang berbasis data, penyusunan yang tidak memperhatikan kompetensi digital, serta evaluasi yang masih konvensional seringkali menjadi hambatan dalam menjaga kualitas layanan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode literatur review dengan menelaah berbagai jurnal, artikel ilmiah, dan sumber akademik yang relevan. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi strategi perencanaan, penyusunan, dan evaluasi SDM yang sesuai dengan tuntutan era digital. Literatur yang dipilih berfokus pada manajemen SDM di lembaga pendidikan, khususnya terkait adaptasi teknologi, pengembangan kompetensi digital, serta sistem evaluasi berbasis teknologi.Hasil pembahasan menunjukkan bahwa perencanaan SDM berbasis data dan berorientasi pada keberlanjutan mampu memetakan kebutuhan tenaga kerja secara lebih tepat. Penyusunan SDM melalui rekrutmen, seleksi, penempatan, dan pengembangan kompetensi digital menghasilkan tenaga pendidik yang adaptif dan inovatif. Evaluasi SDM berbasis teknologi, dengan indikator pedagogis, digital, etika, dan inovasi, terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas tenaga pendidik sekaligus mendukung pengembangan karier dan kesejahteraan. Kesimpulannya, strategi perencanaan, penyusunan, dan evaluasi SDM yang terintegrasi menjadi pilar keberlanjutan lembaga pendidikan di era transformasi digital. Dengan manajemen SDM yang komprehensif, lembaga pendidikan dapat menjaga kualitas layanan, menghadapi tantangan global, serta menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Integrasi Manajemen Kearsipan Dan Personalia Dalam Administrasi Pendidikan Modern Lisnawati; Ahmad Riyaldi; Genesti Nauli
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integrasi manajemen kearsipan dan personalia merupakan kebutuhan penting dalam mendukung administrasi pendidikan modern yang menuntut efisiensi, efektivitas, dan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi manajemen kearsipan dan personalia di lembaga pendidikan, mengkaji hubungan keduanya, serta menjelaskan urgensi integrasi dalam meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui kajian literatur dan analisis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kearsipan dan personalia di banyak lembaga pendidikan masih belum optimal dan cenderung berjalan secara terpisah, baik karena keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur teknologi, maupun rendahnya pemanfaatan sistem digital. Ketidakterpaduan ini berdampak pada rendahnya efisiensi kerja, lambatnya pelayanan administrasi, serta kurang optimalnya pengambilan keputusan. Integrasi kedua sistem terbukti mampu meningkatkan akurasi data, mempercepat proses administrasi, serta mendukung transparansi dan akuntabilitas lembaga pendidikan. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan kompetensi digital, sarana dan prasarana yang belum memadai, serta resistensi terhadap perubahan. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan melalui peningkatan kompetensi SDM, digitalisasi arsip, pemanfaatan sistem informasi terintegrasi, serta dukungan kebijakan dari pimpinan lembaga. Dengan demikian, integrasi manajemen kearsipan dan personalia diharapkan mampu menciptakan sistem administrasi pendidikan yang lebih modern, efektif, dan berkelanjutan.
Hubungan Fasilitas Pendidikan Dengan Motivasi Belajar Siswa Ahmad Qoirul; Indri Halmita; Yuliani
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara fasilitas pendidikan dengan motivasi belajar siswa. Penelitian menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai sumber tertulis seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, skripsi, dan dokumen ilmiah lainnya yang relevan dengan tema penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analysis) dengan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menjelaskan secara sistematis hubungan antara fasilitas pendidikan dan motivasi belajar siswa berdasarkan teori serta penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang erat antara fasilitas pendidikan dengan motivasi belajar siswa. Fasilitas pendidikan yang lengkap, layak, dan memadai dapat menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, menarik, dan kondusif sehingga mampu meningkatkan semangat, keaktifan, dan antusiasme siswa dalam belajar. Sebaliknya, keterbatasan fasilitas pendidikan dapat menurunkan minat dan motivasi belajar siswa. Selain itu, hubungan tersebut juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti peran guru, lingkungan sekolah, dan karakteristik siswa.
Paradoks Implementasi Moving Class dalam Pengelolaan Pembelajaran: Analisis Motivasi Belajar dan Stres Akademik Siswa M. Akbar Haskim; Nurmadiah; Azka Fathan Fansuri; Siti Rhaudatul Jannah; Nurmalisa; Nasya Putri; Rubingantun; M. Rezki Danuarta
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi moving class sebagai inovasi dalam pengelolaan pembelajaran menimbulkan berbagai dampak terhadap proses belajar siswa, baik dalam meningkatkan motivasi belajar maupun memunculkan stres akademik. Kondisi tersebut menunjukkan adanya paradoks dalam penerapan moving class, terutama berkaitan dengan kesiapan fasilitas sekolah, pengelolaan waktu pembelajaran, dan kemampuan adaptasi siswa terhadap perubahan lingkungan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi moving class dalam pengelolaan pembelajaran melalui kajian terhadap motivasi belajar dan stres akademik siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Systematic Literature Review melalui analisis berbagai artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi yang diterbitkan pada tahun 2021–2025. Data diperoleh melalui penelusuran literatur dari berbagai database ilmiah dan dianalisis secara deskriptif untuk menemukan pola serta hubungan antara implementasi moving class, motivasi belajar, dan stres akademik siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moving class mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih dinamis, meningkatkan keterlibatan siswa, dan mendorong motivasi belajar melalui lingkungan belajar yang variatif dan interaktif. Namun, sistem ini juga berpotensi menimbulkan stres akademik akibat tingginya mobilitas belajar, kelelahan fisik, tekanan adaptasi, dan kurang optimalnya pengelolaan pembelajaran di sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi moving class memiliki dampak positif dan negatif terhadap siswa sehingga penerapannya perlu mempertimbangkan efektivitas pembelajaran dan kondisi psikologis peserta didik secara seimbang.
Pengembangan Sistem Pendidikan Islam Berbasis Filsafat Andi Ferdiansah Putra; Jeffry Yunus; Ahmad Rasuli
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan sistem pendidikan Islam berbasis filsafat merupakan upaya membangun sistem pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai tauhid, integrasi ilmu, dan pembentukan insan kamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hakikat, dimensi filosofis, serta strategi pengembangan sistem pendidikan Islam yang relevan dengan tantangan modern. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai literatur terkait filsafat pendidikan Islam, kurikulum, metode pembelajaran, serta tantangan implementasi pendidikan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki landasan ontologis, epistemologis, dan aksiologis yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis. Pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai proses pembentukan akhlak, penyucian jiwa, dan pengembangan potensi manusia secara holistik. Pengembangan sistem pendidikan Islam dilakukan melalui penyusunan tujuan pendidikan yang seimbang antara dunia dan akhirat, kurikulum integratif yang menghilangkan dikotomi ilmu agama dan ilmu umum, metode pembelajaran berbasis keteladanan, pembiasaan, dialog, dan evaluasi yang menekankan aspek kognitif, afektif, serta spiritual. Selain itu, implementasi pengembangan pendidikan Islam menghadapi berbagai tantangan, seperti resistensi perubahan, keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur, serta integrasi teknologi. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang mencakup penguatan manajemen perubahan, peningkatan literasi digital, pengembangan keamanan sistem, dan kolaborasi antar lembaga. Dengan pendekatan filosofis yang komprehensif, sistem pendidikan Islam diharapkan mampu melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menjalankan peran sebagai khalifah di muka bumi.
Evaluasi Program Pendidikan Islam Melalui Manajemen Sekolah Nurhayati; Dea Sri Rahayu
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti tentang evaluasi program pendidikan islam melalui manajemen sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research). Hasil menunjukkan bahwa evaluasi program merupakan bagian penting dalam manajemen pendidikan yang bertujuan menilai keberhasilan program sekaligus menjadi dasar perbaikan dan pengembangan mutu pendidikan. Dalam Prodi Manajemen Pendidikan Islam, evaluasi tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga harus mendukung perbaikan proses secara berkelanjutan melalui penerapan prinsip objektif, sistematis, komprehensif, dan partisipatif. Keberhasilan evaluasi sangat dipengaruhi oleh peran manajemen pendidikan dalam membangun budaya evaluasi yang berorientasi pada peningkatan mutu, bukan sekadar pemenuhan administrasi. Dengan memanfaatkan model evaluasi seperti CIPP dan pendekatan yang mampu mengidentifikasi dampak nyata program, evaluasi dapat menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam secara berkelanjutan.
Pemanfaatan Artificial Intelligence Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran PAI di SMA Negeri 1 Sangatta Utara Alawiyah Nabila; Ramdanil Mubarak; Jumrianah
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana bentuk mengeksplorasi dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan Artificiall Intelligence (AI) dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implikasi penggunaan Artificiall Intelligence (AI) dalam meningkatkan keterlibatan siswa, memberikan pembelajaran yang lebih personal, serta mempercepat umpan balik untuk mendukung siswa agar lebih antusias dan aktif dalam mengikuti pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen untuk memahami persepsi siswa dan guru terhadap penggunaan Artificiall Intelligence (AI) dalam proses pembelajaran PAI. Penelitian ini juga mengidentifikasi dampak dari penerapan Artificiall Intelligence (AI) terhadap motivasi belajar siswa, yang meliputi minat, keterlibatan, dan partisipasi aktif selama pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Artificiall Intelligence (AI) yang telah digunakan di SMA Negeri 1 Sangatta Utara ini sudah ada beberapa salah satunya adalah Chatgpt, Canva, dan PowerPoint, memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih personal dan interaktif, Teknologi Artificiall Intelligence (AI) juga memfasilitasi pemberian umpan balik yang cepat dan konstruktif, yang berkontribusi pada peningkatan motivasi siswa. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar sekolah-sekolah mempertimbangkan penerapan teknologi Artificiall Intelligence (AI) sebagai alat bantu dalam meningkatkan kualitas dan motivasi belajar, khususnya dalam mata pelajaran PAI. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif di era digital.
Analisis Tujuan Fungsi Prinsip Standar dan Etika Evaluasi Program pada Prodi Manajemen Pendidikan Islam Nurhayati; Dea Sri Rahayu
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pemahaman dan penerapan evaluasi program termasuk tujuan, fungsi, prinsip, standar, dan etika dalam pelaksanaan program Studi Manajemen Pendidikan Islam. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research), penelitian menganalisis literatur ilmiah relevan periode 2021–2026. Data dikumpul melalui studi dokumentasi dan dianalisis dengan metode analisis isi (content analysis) serta sintesis tematik. Hasil menunjukkan bahwa evaluasi program bersifat integratif dan multidimensional, di mana komponen-komponen tersebut saling berkaitan untuk membentuk evaluasi komprehensif. Namun, implementasinya di Program Studi Manajemen Pendidikan Islam menghadapi tantangan, seperti dominasi fungsi sumatif, lemahnya penerapan prinsip, penggunaan standar yang belum optimal, serta isu etika. Ketidakseimbangan ini menghambat peran evaluasi sebagai instrumen peningkatan mutu. Penelitian menegaskan bahwa kualitas evaluasi bergantung pada keterpaduan seluruh komponen, bukan parsial. Oleh karena itu, diperlukan paradigma evaluasi yang holistik, integratif, dan kontekstual untuk mendukung transformasi mutu pendidikan Islam secara berkelanjutan.
Peran Manajemen Personalia Dalam Pengembangan Professional Guru Fikri Nasihin; Nurhaliza Selviani; Nurlaila
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran strategis manajemen personalia dalam upaya pengembangan professional guru di dalam sebuah lembaga pendidikan. Melalui metode studi pustaka (library reseaech), penelitian ini mengeksplorasi berbagai macam literatur, jurnal ilmiah, dan kebijakan pendidikan untuk memahami bagaimana fungsi fungsi manajerial berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi pendidik. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa manajemen personalia memiliki peran vital dalam mengidentifikasi kebutuhan pengembangan, memfasilitasi program pelatihan berkelanjutan, serta menciptakan sistem evaluasi kinerja yang mendorong pertumbuhan profesioanalisme guru secara sistematik. Keberhasilan pengembangan profesi ini sangat bergantung pada kemampuan manajemen dalam pengelola sumber daya manusia secara efektif dan suportif. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa manajemen personalia bukan sekedar fungsi administratif, melainkan instrumenkunci dalam menjamin peningkatan kualitas pedagogic dan profesioanalisme guru demi kemajuan institusi pendidikan.
Optimalisasi Pemanfaatan Sarana Dan Prasarana Dalam Proses Pembelajaran Nila Roihatul Jannah; Yasir Arafat; Rahmatang
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan optimalisasi pemanfaatan sarana dan prasarana dalam proses pembelajaran. Sarana dan prasarana merupakan komponen penting yang berperan dalam mendukung terciptanya proses pembelajaran yang efektif, efisien, dan berkualitas. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai permasalahan seperti kurangnya pemanfaatan fasilitas secara maksimal, keterbatasan kemampuan guru dalam menggunakan media pembelajaran, serta kurangnya perawatan terhadap sarana yang tersedia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengkaji berbagai literatur yang relevan terkait manajemen sarana dan prasarana pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa optimalisasi pemanfaatan sarana dan prasarana dapat dilakukan melalui perencanaan yang baik, pemanfaatan teknologi pembelajaran, peningkatan kompetensi guru, serta pengelolaan dan evaluasi secara berkelanjutan. Dengan optimalisasi yang tepat, sarana dan prasarana dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik.