cover
Contact Name
Joni Rokhmat
Contact Email
joni.fkip@unram.ac.id
Phone
+62812-3776-3659
Journal Mail Official
joni.fkip@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Majapahit No. 62, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Contextual Natural Science Education Journal
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 30468094     DOI : https://doi.org/10.29303/cnsej.v3i4.1429
Contextual Natural Science Education Journal (E-ISSN: 3046-8094) is a peer reviewed and open access scientific journal first published by the Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate Program, Mataram University. This journal distributes papers written based on the results of original research studies in the fields of natural science education, biology education, physics education, and chemistry education and its applications. The Contextual Natural Science Education Journal publishes its issues four times a year in March, June, September and December.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2024): September" : 5 Documents clear
Relevansi Pengetahuan Sains Masyarakat dengan Sains Ilmiah terhadap Kegiatan Nyensek (Menenun) di Desa Sukarare Lombok Tengah Najia Dzurrahmi; Nurul Hidayah; Gito Hadiprayitno; Yayuk Andayani; Agil Al Idrus
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 2 No. 3 (2024): September
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v2i3.544

Abstract

Indonesia memiliki beragam budaya yang memiliki nilai pengetahuan yang relevan dengan sains ilmiah. Pengetahuan sains masyarakat ini dapat dijadikan salah-satu sumber belajar IPA di sekolah. dengan penegtahuan sains ilmiah dapat dijadikan salah satu langkah untuk menanaman etnosains terhadap pembelajaran IPA pada peserta didik di Sekolah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi relavansi pengetahuan sains masyarakat dengan pengetahuan sains ilmiah pada budaya “Nyesek” (menenun) di Desa Sukarare Lombok Tengah. Data didapatkan melalui observasi dan wawancara dengan masyarakat untuk menggali pemahaman mendalam tentang kegiatan Nyesek (menenun) menggunakan alat tradisional. Terdapat relevansi atau kaitan antara pengetahuan sains masyarakat dengan sains ilmiah pada kegiatan “Nyensek” (menenun) di Desa Sukarare Lombok Tengah yaitu pada kajian etnobotani dalam pemanfaatan beberapa jenis tumbuhan untuk pembuatan alat tenun tradisioanal. Diantara jenis tumbuhan yang dimanfaatkan adalah bambu (Dendrocalamus asper), asam (Garcinia xanthochymus Hook.), dan kelapa (Cocus nucifera) yang dimanfaatkan bagian batangnya untuk membuat bagian-bagian dari alat tenun tradisional. Adanya relevansi pengetahuan sains masyarakat dengan sains ilmiah pada kegiatan “Nyensek” khususnya dalam kajian etnobotani dapat dituangkan dalam pembelajaran IPA bagi peserta didik di sekolah dengan materi Pemanfaatan Keanekaragaman Hayati Di Indonesia pada materi Biologi kelas X.
Studi Literatur:Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning(PjBL) Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik. Rina Martiana; Joni Rokhmat
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 2 No. 3 (2024): September
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v2i3.793

Abstract

Abad 21 ditandai oleh kemajuan pesat dalam teknologi, komunikasi, dan informasi, yang memerlukan penguasaan keterampilan baru dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan harus beradaptasi untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan ini, salah satunya melalui model pembelajaran inovatif seperti Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh PjBL terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa, dengan menggunakan tinjauan pustaka dari 25 artikel terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan PjBL secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik, sekaligus mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di era modern.
Kepraktisan Perangkat Pembelajaran Model Kausalitik Terintegrasi Nilai Karakter Berbantuan Go-Lab Platform Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Berpikir Kreatif Peserta Didik Joni Rokhmat; Huraiza Mahmudah; Kosim Kosim
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 2 No. 3 (2024): September
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v2i3.882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengenbangkan perangkat pembelajaran model kausalitik terintegrasi nilai karakter berbantuan go-lab platform yang praktis untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kreatif peserta didik. Prosedur penelitian pengembangan ini mengacu pada langkah-langkah pengembangan model 4D yang terdiri dari empat tahapan utama yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop) dan penyebarluasan (disseminate). Uji kepraktisan dilakukan setelah tahap pendefinisian dan tahap perancangan selesai. Instrumen uji kepraktisan terdiri dari lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran serta angket respon guru dan peserta didik. Observer yang dilibatkan untuk mengisi lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran ialah 1 guru IPA dan 20 peserta didik kelas VIII-C di SMPN 3 Labuapi. Sedangkan Observer yang dilibatkan untuk mengisi lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran ialah 3 guru IPA dan 20 peserta didik kelas VIII-C di SMPN 3 Labuapi. Perangkat pembelaajaran dikatakan praktis jika penilaian para observer menyatakan perangkat pembelajaran dapat diterapkan. Hasil analisis observasi keterlaksanaan pembelajaran oleh guru dan peserta didik diperoleh rata-rata persentase sebesar 97.08% dan 96.88% dengan kategori sangat praktis. Sedangkan hasil analisis respon guru dan peserta didik diperoleh rata-rata persentase sebesar 90.00% dan 98.00% dengan kategori sangat praktis. Hal ini menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan mudah digunakan, mudah diinterpretasikan, serta memberikan manfaat untuk guru dan peserta didik.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Eksperimen Dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreativitas Siswa SMA Pada Konsep Usaha Dan Energi Fadillah Deswita Sari
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 2 No. 3 (2024): September
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v2i3.1230

Abstract

Article history: Pembelajaran Fisika, khususnya pada konsep listrik dinamis, merupakan salah satu bagian penting dalam pendidikan sains yang tidak hanya menuntut pemahaman konsep, tetapi juga penguasaan keterampilan proses sains. Namun, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep ini karena pendekatan pembelajaran yang terlalu teoritis dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran berbasis eksperimen terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa SMA pada materi listrik dinamis. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu (quasi-experiment) menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas XI IPA di salah satu SMA Negeri di Mataram, yaitu satu kelas sebagai kelompok eksperimen dan satu kelas sebagai kelompok kontrol. Kelompok eksperimen mendapatkan perlakuan pembelajaran berbasis eksperimen, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian meliputi tes kemampuan berpikir kritis, tes kreativitas, serta lembar observasi aktivitas eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis eksperimen berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa pada konsep listrik dinamis. Siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan eksperimen menunjukkan keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran, peningkatan kemampuan dalam menganalisis dan mengevaluasi data eksperimen, serta menghasilkan ide-ide kreatif dalam menyelesaikan masalah. Dengan demikian, model ini dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fisika di sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dalam mengembangkan pendekatan yang inovatif dan kontekstual serta selaras dengan karakteristik Kurikulum Merdeka.
Evaluasi Pemahaman Siswa SMA Kelas XII terhadap Konsep Listrik Dinamis dengan Model Pembelajaran Kooperatif Alpina Pebrianti
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 2 No. 3 (2024): September
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v2i3.1231

Abstract

Pemahaman siswa terhadap konsep listrik dinamis masih menjadi tantangan dalam pembelajaran fisika di tingkat sekolah menengah atas Banyak siswa mengalami kesulitan dalam menghubungkan teori dengan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini disebabkan oleh metode pembelajaran yang kurang interaktif, rendahnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, serta keterbatasan media pembelajaran yang mendukung pemahaman konsep secara lebih mendalam. Dampaknya, hasil belajar siswa cenderung rendah, dan mereka mengalami kesulitan dalam mengaplikasikan konsep listrik dinamis dalam pemecahan masalah fisika. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan pemahaman siswa melalui interaksi dan diskusi kelompok. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemahaman siswa kelas XII terhadap konsep listrik dinamis sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran kooperatif. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest. Instrumen yang digunakan mencakup tes pemahaman konsep dan observasi aktivitas belajar siswa. Diharapkan bahwa model pembelajaran kooperatif, khususnya tipe Jigsaw dan Think Pair Share (TPS), dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep listrik dinamis. Faktor-faktor yang diduga berkontribusi terhadap peningkatan ini meliputi interaksi aktif antar siswa, diskusi dalam kelompok kecil, serta keterlibatan siswa dalam menjelaskan konsep kepada rekan mereka. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan saran tentang cara menggunakan model pembelajaran kooperatif dalam pelajaran fisika di sekolah menengah atas.

Page 1 of 1 | Total Record : 5