Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis adalah jurnal ilmiah bidang ilmu komunikasi serta ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan bidang komunikasi yang diterbitkan oleh Universitas Tarakanita, Program Studi S1 Komunikasi di Jakarta. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis menyampaikan sumbangan pemikiran di bidang komunikasi yang otentik, analitis dan kritis kepada para akademisi yang menaruh perhatian dan berminat di bidang ilmu komunikasi. Lingkup kajian jurnal ini adalah : Media Massa dan Jurnalisme; bidang ini mengkaji kegiatan jurnalistik dan produksi media yang meliputi media cetak, radio, televisi, dan internet. Media baru dan teknologi komunikasi; bidang kajian komunikasi baru yang terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan kebutuhan masyarakat, bidang ini meliputi media digital, virtual, interaktif, hipertekstual dan berjejaring. Hubungan Masyarakat; bidang komunikasi ini mengkaji tentang Public Relations yang meliputi hubungan internal dan eksternal dalam suatu organisasi atau lembaga, serta penciptaan opini public dalam suatu masyarakat. Komunikasi Politik; komunikasi yang melibatkan pesan, media dan aktor politik atau yang terkait dengan kekuasaan, pemerintah, dan kebijakan. Komunikasi Pemasaran; bidang yang mengkaji gagasan, informasi, peluang dan tantangan melalui berbagai simbol untuk tercapainya tujuan perusahaan.
Articles
118 Documents
Manajemen Hubungan Influencer Media Sosial: Kesadaran Pengikut Dewi SandraAkan Dukungan Niat Beli Wardah
Aurel Raisha Sandy;
Niken Febrina Ernungtyas
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 5 No 2: April 2020
Publisher : Universitas Tarakanita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36914/0g2jh996
Media sosial dinilai mampu membangun ikatan yang baik bagi konsumen. Sebagian besar perusahaan bersaing untuk berinteraksi dengan pelanggan mereka dalam berbagai cara inovatif untuk menghasilkan niat membeli produk. Jadi dalam penelitian ini, peneliti akan mengetahui tentang hubungan melalui Influencer-Followers, eWom, dan niat beli. Menggunakan survei online (N = 31), yang terdiri dari siswa sekolah menengah atas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan teknik Purposive Sampling untuk memperoleh sampel. Pengumpulan data dalam proses penilaian dikumpulkan melalui penggunaan kuesioner online. Hasil analisis yang dilakukan dalam penelitian ini menunjukkan ada hubungan influencer-follower dengan niat beli.
Pengaruh Strategi Green Marketing Communication Terhadap Brand Image Pada Fore Coffee
Dicky Hadi Darmawan;
Ratih Pandu Mustikasari
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 11 No 1: Oktober 2025
Publisher : Universitas Tarakanita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36914/2v83km14
Permasalahan lingkungan akibat meningkatnya sampah plastik mendorong brand kopi seperti Fore Coffee untuk mengadopsi strategi green marketing communication melalui kampanye #FOREssentiallyYou dan #FOREsponsible. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi green marketing communication terhadap brand image Fore Coffee. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif eksplanatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan secara daring kepada 100 responden konsumen Fore Coffee yang berusia antara 18-40 tahun, pernah melakukan pembelian di outlet Fore Coffee, dan memahami strategi green marketing communication yang dijalankan brand tersebut. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji linearitas, uji heteroskedastisitas, uji t, regresi linear sederhana, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green marketing communication berpengaruh signifikan terhadap brand image. Indikator environmental message clarity menjadi faktor yang paling dominan dalam membentuk persepsi positif konsumen, sedangkan audience engagement memiliki pengaruh terendah namun tetap positif. Penelitian ini menegaskan pentingnya kejelasan pesan dan konsistensi tindakan perusahaan dalam meningkatkan brand image yang berkomitmen pada keberlanjutan.
Potret Perlawanan Perempuan Adat Rote Terhadap Budaya Patriarki Dalam Film Indonesia
Haifa Salsabila Hutomo;
Isti Purwi Tyas Utami
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 11 No 1: Oktober 2025
Publisher : Universitas Tarakanita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36914/qsk3p251
Film Women from Rote Island berusaha memotret ketidakadilan yang dialami perempuan Adat Rote yang menjadi korban perdagangan manusia dan kekerasan seksual. Penelitian ini berusaha mengkaji bagaimana tokoh perempuan diposisikan dalam adegan yang menunjukkan perlawanan perempuan terhadap tradisi patriarkal. Penelitian berjenis kualitatif, menggunakan paradigma kritis dan metode analisis wacana model Sara Mills untuk melihat posisi subjek, objek dan penonton. Telaah pada 20 adegan menunjukkan bahwa tokoh utama perempuan dalam film secara dominan diposisikan sebagai subjek yang konsisiten melakukan perlawanan terhadap praktik objektifikasi dan domestikasi perempuan. Tokoh perempuan melakukan perlawanan dengan dua strategi. Pertama, dengan mendefinisikan kembali identitasnya di luar identitas yang dipaksakan tradisi patriarki. Mereka menolak menjadi objek seksual dan dibatasi ruang geraknya di ranah domestik melalui tradisi turun-temurun seperti belis perkawinan yang menanadai kepemilikan laki-laki atas perempuan. Kedua, dengan mengambil peran di wilayah publik. Selain mencoba berdaya secara ekonomi, mereka secara konsisten mengupayakan advokasi hukum bagi perempuan korban kekerasan seksual dan menolak penyelesaian damai secara adat. Tokoh laki-laki sebagai kelompok dominan dalam tradisi patriarkal dan kelompok berpengaruh seperti tetua adat dan aparat kepolisian diposisikan sebagai objek sekalipun mencoba resisten terhadap perlawanan tokoh utama perempuan. Penonton diposisikan untuk melihat kebenaran berdasarkan sudut pandang perempuan Adat Rote dan mendukung perlawanan yang dilakukan.
ANALISIS RESEPSI AUDIENS TIKTOK TERHADAP MASKULINITAS PADA AKUN TIKTOK @gana_buna
Hudayya Dinnul Islami Chasih;
Yudiana Indriastuti
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 11 No 1: Oktober 2025
Publisher : Universitas Tarakanita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36914/fq0sf589
Abstrak Penelitian ini menganalisis resepsi audiens TikTok terhadap representasi maskulinitas dalam konten dance ibu dan anak di akun @gana_buna yang dinilai “terlalu luwes” oleh sebagian warganet. Dengan metode kualitatif dan teori resepsi Stuart Hall, hasil menunjukkan mayoritas audiens berada pada posisi Dominan Hegemonik, menerima konten sebagai ekspresi diri anak tanpa mengaitkannya dengan identitas gender tertentu. Sebagian kecil audiens menempati posisi Negosiasi dengan tetap mempertahankan nilai tradisional, sementara posisi Oposisional menolak konten karena dianggap tidak sesuai dengan sifat “maskulin.” Temuan ini menegaskan bahwa TikTok berperan dalam mendefinisikan ulang maskulinitas menjadi lebih cair dan menantang stereotip gender tradisional.
Representasi Kebahagiaan pada Film The Minimalists: Less is Now dengan Analisis Semiotika John Fiske
Anita Dewi Widya Putri;
Yudiana Indiriastuti
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 7 No 2: April 2022
Publisher : Universitas Tarakanita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36914/awra6k55
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui reperesentasi kebahagiaan dalam film dokumenter The Minimalist: less is now. Permasalah dalam penelitian ini adalah bagaimana representasi kebahagiaan dalam film The Minimalist: Less Is Now. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis semiotika John Fiske. Pengumpulan data yang diperoleh dari observasi melalui film The Minimalist: Less is Now dan objek penelitiannya adalah film The Minimlists: less is now. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi kebahagiaan dari film The Minimalists:Less is Now dengan menggunakan kode realitas, representasi, dan ideologi semiotika John Fike. Film ini mengungkapkan bahwa kebahagiaan dalam gaya hidup minimalis adalah kebahagiaan dengan kehidupan yang bermakna.
Reception Analysis terhadap Kehadiran Jokowi dan Prabowo pada Pernikahan Atta dan Aurel di Postingan Akun Twitter @KemensetnegRI
Vivi Nur Afifah;
Herlina Suksmawati
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 7 No 2: April 2022
Publisher : Universitas Tarakanita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36914/pxbp8b11
Twitter @KemensetnegRI merupakan akun Twitter Kesekretariatan Negara yang bertugas dan bertanggung jawab kepada Presiden atas kegiatan Kenegaraan. Kehadiran Jokowi dan Prabowo pada pernikahan Atta dan Aurel ditengah Pandemi Covid-19 diposting di akun Twitter @KemensetnegRI. Atas postingan kehadiran Jokowi dan Prabowo tersebut menimbulkan banyak kontroversi di kalangan netizen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana reception analysis terhadap kehadiran Jokowi dan Prabowo pada pernikahan Atta dan Aurel di postingan akun Twitter @KemensetnegRI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode reception analysis Stuart Hall yang dikategorikan ke dalam tiga tipe penerimaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerimaan netizen dalam menerima pemberitaan terkait kehadiran Jokowi dan Prabowo pada pernikahan Atta dan Aurel yang diposting di Twitter @KemensetnegRI memiliki pandangan yang berbeda-beda. Dalam penerimaan pemberitaan tersebut satu informan menempati pada posisi Dominant hegemonic position, menandakan bahwa informan menerima pemberitaan tersebut, dua informan menempati pada posisi Negotiated Position, menandakan menerima pemberitaan tersebut tpi juga memberikan masukkan dan saran dan lainnya sebagian besar menempati pada posisi Oppositional position, menandakan bahwa informan tidak menerima dan tidak setuju dengan pemberitaan tersebut.
Kearifan Lokal melalui Makna Nganggung Sepintu Sedulang sebagai City Branding Kabupaten Bangka
Agung Ferianda;
Ferdiana -;
Herwan -
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 7 No 2: April 2022
Publisher : Universitas Tarakanita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36914/q554ps06
Sebuah tradisi yang menjadi gambaran sebuah semboyan daerah berpotensi menjadi branding atau merek sebuah daerah termasuk Nganggung Sepintu Sedulang di Kabupaten Bangka. Teori yang digunakan adalah Semiotika Roland Barthes dan City Branding. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian nilai kearifan lokal dari tradisi Nganggung Sepintu Sedulang antara lain nilai semangat kegotongroyongan; nilai persatuan dan kesatuan umat islam (Ukhuwah Islamiyah)/silahturami, tidak membedakan status sosial; nilai masyarakat yang selalu bersyukur atas nikmat dan perlindungan dari Allah Swt dan kepedulian sosial; nilai semangat pantang menyerah, optimis dan ramah; nilai masyarakat yang menjaga kelestarian alam dan terampil mengolah sumber daya alam. Adapun pengembangan tradisi Nganggung Sepintu Sedulang menjadi city branding Kabupaten Bangka Peraturan Daerah. Menjadikan Nganggung Sepintu Sedulang sebagai agenda rutin yang dilaksanakan antara lain pada pagelaran acara adat di gedung Sepintu Sedulang, acara adat di Kampung Kenanga, Kampung Zed Mendo Barat dan Air Anyir. Dalam mengembangkan Nganggung Sepintu Sedulang sebagai city branding Kabupaten Bangka melalui kearifan lokal tradisi tersebut, maka Pemerintah Daerah disarankan memperkuat deferensiasi kekhasan nilai lokal yang ada di Kabupaten Bangka dengan yang ada di Kabupaten lain, mengingat Nganggung ini juga menjadi tradisi yang ada di seluruh Bangka Belitung.
Pengaruh E-WOM dan Brand Image terhadap Niat Beli pada Starbucks Reserve Dewata Bali
Hentriska Paramanandita;
Arif Kuswanto
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 7 No 2: April 2022
Publisher : Universitas Tarakanita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36914/khzh2m29
Tujuan pada riset ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari E-WOM serta Brand Image terhadap niat beli konsumen Starbucks Reserve Dewata Bali. Metode kuantitatif digunakan dalam riset ini dengan tipe riset descriptive. Pengambilan sampel menggunakan tata cara non-probability sampling dengan purposive sampling dengan jumlah responden 100 orang. Metode analisis menggunakan deskriptif serta analisis regresi linier berganda. Variabel E-WOM serta brand image secara keseluruhan dikategorikan baikdengan perolehan skor sebesar 80% untuk E-WOM dan 81,2% untuk brand image. Hasil metode analisis regresi linier berganda secara simultan mencerminkan positif terhadap niat beli konsumen.
Strategi Komunikasi Pemasaran Efektif Brand AUM Apparel pada Media Sosial Instagram
I Gede Ketut Suntabisena Kasmirada;
Itca Istia Wahyuni
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 7 No 2: April 2022
Publisher : Universitas Tarakanita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36914/smjf8960
Instagram menjadi salah satu opsi oleh UMKM serta brand guna memasarkan produk. Dengan terdapatnya pertumbuhan media sosial Instagram, banyak industri fashion bisnis yang memakainya guna melaksanakan aktivitas pemasaran. Salah satu brand lokal dalam bidang fashion bisnis activewear yang mengaplikasikan strategi komunikasi pemasaran efektif dalam memasarkan produknya yaitu AUM Apparel. Penelitian ini berfokus dalam mendeskripsikan strategi komunikasi pemasaran efektif brand AUM Apparel pada media sosial instagram. Penelitian ini memakai metode deskriptif kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Teknik keabsahan data menggunakan metode triangulasi. Pada tahap perencanan strategi, AUM Apparel menerapkan penentuan terhadap segmentasi, target pasar serta positioning yang terperinci sehingga menunjang kesuksesan dalam mengeksekusi strategi yang mereka miliki. Pada tahap pelaksanaan strategi, teori strategi komunikasi pemasaran efektif diterapkan AUM Apparel dalam mengomunikasikan main idea di dalam media sosial Instagram dengan wujud konten berbentuk audio visual dan copywriting yang bertujuan untuk mengajak audiens mereka untuk lebih percaya diri dengan produk AUM Apparel. Dalam tahap evaluasi, AUM Apparel menggunakan report serta respon dari audiens guna menyusun strategi baru dan mengambil tindakan berikutnya disaat terjadinya tidak kesesuaian pada strategi yang telah dilakukan. Peneliti merumuskan bahwa AUM Apparel sudah sukses dalam melaksanakan strategi komunikasi pemasaran efektif di media sosial instagram.
Pengaruh Product Placement Kopiko dalam Drama Korea Vincenzo terhadap Respon Khalayak
Ashaffa Rizky Meidianti;
Rah Utami Nugrahani
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 7 No 2: April 2022
Publisher : Universitas Tarakanita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36914/hhpvgv38
Iklan merupakan bauran komunikasi pemasaran yang paling banyak digunakan oleh pemasar. Namun, terdapat perubahan perilaku dimana konsumen tidak suka dipaksa melihat iklan hingga timbul perilaku zapping dan zipping. Penggunaan iklan yang disipkan dalam suatu acara atau product placement masih belum menjadi prioritas pemasar. Salah satu produk yang menggunakan product placement yakni Kopiko. Kopiko merupakan produk Indonesia yang menggunakan product placement dalam drama Korea Vincenzo. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh product placement Kopiko dalam drama Korea Vincenzo terhadap respon khalayak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode non-probability sampling jenis purpossive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 410 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil uji hipotesis, product placement Kopiko dalam drama Korea Vincenzo berpengaruh secara signifikan terhadap respon khalayak dibuktikan dengan thitung > ttabel (8,337 > 1,965). Berdasarkan koefisien determinasi, product placement Kopiko dalam drama Korea Vincenzo memiliki pengaruh sebesar 14,6% terhadap respon khalayak sedangkan 85,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Sehingga dapat disimpulkan bahwa product placement Kopiko dalam drama Korea Vincenzo memiliki pengaruh sebesar 14,6% terhadap respon khalayak.