cover
Contact Name
I Putu Andre Adi Putra Pratama
Contact Email
andreadiputra@unud.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
andreadiputra@unud.ac.id
Editorial Address
Jl. Sri Ratu Mahendradatta, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata)
Published by Universitas Udayana
Core Subject : Social,
The journal serves as a scientific communication medium in the field of tour and travel studies. It publishes original research articles, review papers, as well as conceptual, technical, and methodological studies covering a wide range of topics, including research findings, experimental design, analytical approaches, and recent applications in tourism and travel research. The scope of the journal encompasses studies on tourists, geographical elements of tourism, and the tourism industry, with an emphasis on both theoretical development and practical implications.
Articles 54 Documents
DAMPAK AGROWISATA TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT DI DESA WISATA SEMBALUN BUMBUNG, LOMBOK TIMUR Ruhiyawati; Saptono Nugroho; Nararya Narottama
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal IPTA (December 2025)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2025.v13.i02.p17

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan kondisi perkembangan agrowisata di Desa Wisata Sembalun Bumbung yang cukup berkembang dilihat dari bermunculannya usaha-usaha agrowisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kegiatan agrowisata terhadap perubahan sosial budaya masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan sumber data primer dan sekunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling dan analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa agrowisata memberikan dampak terhadap masyarakat di Desa Wisata Sembalun Bumbung dilihat dari empat aspek, antara lain: dampak terhadap perubahan struktur penghidupan dan peningkatan pendapatan masyarakat pasca agrowisata, dampak terhadap penyimpangan sosial yang disebabkan oleh masyarakat relatif rendah. kesadaran akan pentingnya keamanan, Dampak terhadap organisasi/lembaga sosial yaitu terbentuknya organisasi kemasyarakatan yang menjadi wadah pengembangan Desa Wisata Sembalun Bumbung dan dampaknya terhadap kesenian dan adat istiadat yang ada yang masih dilaksanakan dan terus dijaga dan dilestarikan mereka. Saran yang dapat diberikan kepada pemerintah dan pengusaha jasa pariwisata di Desa Sembalun Bumbung adalah merangkul masyarakat lokal agar dapat berkolaborasi dengan pengusaha pariwisata dan lebih memperhatikan masyarakat lokal dalam memanfaatkan peluang usaha dan lapangan kerja.
PENGARUH MOTIVASI DAN KEPERCAYAAN TERHADAP NIAT BERKUNJUNG KEMBALI MELALUI MEDIA INSTAGRAM OLEH WISATAWAN GEN-Z KE PANTAI BALANGAN KECAMATAN KUTA SELATAN KABUPATEN BADUNG Adelia Marcella. S; I Wayan Suardana; Yohanes Kristianto
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal IPTA (December 2025)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2025.v13.i02.p18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Motivasi dan Kepercayaan terhadap niat berkunjung kembali melalui media Instagram oleh wisatawan Gen-Z ke Pantai balangan Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung. Dari perkembangan teknologi ini telah mengubah pola perilaku wisatawan dalam mencari referensi suatu destinasi, dimana seperti unggahan melalui media sosial Instagram. Instagram memiliki peran penting di dalam membentuk suatu niat berkunjung kembali wisatawan Gen-Z melalui postingan yang telah dibagikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh unsur kualitatif untuk memperkuat analisis ini. Penelitian ini menggunakan metode survei melalui kuesioner sebanyak 100 responden wisatawan Gen-Z yang berkunjung ke Pantai Balangan. Teknik analisis ini menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS 29. Variabel independen dari penelitian ini adalah Motivasi dan Kepercayaan. Dan variabel dependennya adalah niat berkunjung kembali. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Media Instagram, interaktivitas secara simultan berpengaruh signifikan terhadap niat berkunjung kembali wisatawan Gen-Z ke Pantai Balangan. Dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,5. Dengan hal ini membuktikan bahwa memberikan kepercayaan dan mendorong wisatawan Gen-Z untuk melakukan niat berkunjung kembali ke Pantai Balangan. Temuan dari penelitian ini pentingnya daya tarik wisata dan pelaku pariwisata memanfaatkan media Instagram secara optimal, dengan fokus pada kualitas konten dan interaktivitas untuk menarik wisatawan Gen-Z
PERAN SINERGIS KELEMBAGAAN PKK DAN BUMDES DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF BERBASIS KULINER LOKAL DI DESA WISATA LODTUNDUH, KECAMATAN UBUD, KABUPATEN GIANYAR Ni Wayan Gita Sadhana Savitri; Made Sera Septiani; Ni Putu Ariningsi
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal IPTA (December 2025)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2025.v13.i02.p19

Abstract

Perkembangan pariwisata di Ubud dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pergeseran dari destinasi seni dan budaya menuju destinasi gastronomi yang memiliki daya tarik global. Dinamika ini membuka peluang sekaligus tantangan bagi desa-desa wisata di sekitarnya, termasuk Desa Wisata Lodtunduh untuk menyesuaikan pengembangan ekonomi kreatif berbasis kuliner lokal yang berdaya saing namun tetap berbasis pada potensi dan kelembagaan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk ekonomi kreatif yang dikembangkan di Desa Wisata Lodtunduh serta mengkaji sinergi kelembagaan antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam pengembangan usaha kuliner desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap pengelola BUMDes dan pengurus PKK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi kreatif di Desa Wisata Lodtunduh diwujudkan melalui pengelolaan restoran desa oleh BUMDes yang disinergikan dengan PKK melalui kelompok PUSPA AMAN. Sinergi kelembagaan ini mampu memperkuat rantai pasok kuliner lokal, meningkatkan pendapatan perempuan, serta mendorong partisipasi dan kapasitas sosial masyarakat desa. Penelitian ini menegaskan bahwa kolaborasi antara BUMDes dan PKK merupakan model pengembangan usaha kuliner desa yang berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal dan keberlanjutan desa wisata berbasis masyarakat.
ANALISIS KESIAPAN PROMOSI DIGITAL PARIWISATA BERKELANJUTAN PADA AGEN PERJALANAN INBOUND PANGSA PASAR EROPA DI BALI Made Sera Septiani; Ni Wayan Gita Sadhana Savitri; Ni Luh Kadek Laksmi Wulandani
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal IPTA (December 2025)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2025.v13.i02.p20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan promosi digital pariwisata berkelanjutan pada perusahaan agen perjalanan inbound anggota ASITA Bali yang menyasar pasar wisatawan Eropa. Fokus kajian diarahkan pada tiga indikator utama, yaitu ketersediaan website resmi perusahaan, penggunaan narasi pariwisata berkelanjutan dalam promosi digital, dan kepemilikan sertifikasi keberlanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh melalui analisis konten website dan media promosi digital perusahaan. Sampel penelitian terdiri atas 133 agen perjalanan inbound anggota ASITA Bali yang melayani pasar Eropa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas perusahaan telah memiliki website resmi sebagai sarana promosi digital, namun pemanfaatannya untuk mengomunikasikan nilai dan praktik pariwisata berkelanjutan masih terbatas. Penggunaan narasi pariwisata berkelanjutan hanya ditemukan pada sebagian kecil perusahaan, sementara tingkat kepemilikan sertifikasi keberlanjutan tergolong sangat rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa kesiapan promosi pariwisata berkelanjutan agen perjalanan inbound ASITA Bali masih berada pada tahap awal dan cenderung mengandalkan pendekatan soft green marketing. Nilai kebaruan penelitian ini terletak pada fokus analisis kesiapan promosi berkelanjutan pada agen perjalanan inbound dengan orientasi pasar Eropa, yang masih jarang dikaji dalam literatur pariwisata berkelanjutan di Indonesia.
IMPLEMENTASI TATA KELOLA EKOWISATA HALAL DIKABUPATEN BANYUWANGI PROVINSI JAWA TIMUR Mitra Bakti Zantoso; Rumawi Rumawi; Asmarani Tri Andari
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal IPTA (July 2026)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2026.v14.i01.p3

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah untuk memeriksa bagaimana ekowisata halal diterapkan di Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai konsep ekowisata halal diterapkan dalam kehidupan nyata di wilayah tersebut. Ini mencakup penyelidikan tentang langkah-langkah yang telah diambil untuk membangun infrastruktur, mendorong, memberikan pelatihan, dan menjaga pengawasan, serta berdampaknya terhadap kondisi ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan di Kabupaten Banyuwangi. Selanjunya agar dapat mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pembangunan ekowisata halal di Kabupaten Banyuwangi. Studi ini menyelidiki hal-hal yang membatasi atau menghambat pertumbuhan industri ekowisata halal. Faktor-faktor tersebut termasuk masalah regulasi, kekurangan sumber daya, kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat, tantangan pemasaran, dan masalah lingkungan dan budaya yang perlu ditangani. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiologi hukum. Sementara itu data diperoleh dari wawancara dengan pemangku kepentingan, observasi di lokasi destinasi ekowisata halal, dan analisis dokumentasi mengenai kebijakan dalam pariwisata dengan aspek ekologis dan prinsip syariah. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa implementasi ekowisata halal di Kabupaten Banyuwangi menghasilkan atau menuju pada beberapa inisiatif yang berhubungan dengan nilai-nilai syariah dalam pengelolaan destinasi wisata alamnya, seperti pengembangan wisata alam yang ramah terhadap lingkungan dan meningkatnya fasilitas yang sesuai dengan prinsip-prinsip halal. Akan tetapi, masih adanya hambatan maupun kendala dalam penerapan konsep ini, termasuk yang sangat berpengaruh ialah pemahaman masih sangat terbatas mengenai ekowisata halal serta keterbatasan sumber daya dalam pengembangan infrastruktur tempat wisata.
INTERNAL FACTORS THAT INFLUENCE TOURISTS' MOTIVATION TO TRAVEL TO PALI REGENCY, SOUTH SUMATRA Hariman Hariman; Dilla Pratiyudha; Mulkan Stiawan
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal IPTA (July 2026)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2026.v14.i01.p5

Abstract

This study investigates the factors influencing tourist motivation to visit Kabupaten PALI, South Sumatera, Indonesia. Employing a descriptive quantitative approach, the research analyzes internal (push) factors that shape domestic tourists’ travel decisions. The results indicate that push factors have a positive and statistically significant effect on tourist motivation. The determination coefficient (R² = 0.993) shows that 99.3% of the variation in tourist motivation can be explained by these internal drivers. The main push factors identified include the desire to escape daily routines, seek relaxation, strengthen family relationships, enjoy entertainment, and achieve self-fulfillment. These motivations originate from psychological and emotional needs within individuals. The findings highlight the importance of understanding tourists’ internal motivations as a basis for developing appropriate tourism strategies to increase tourist visits to Kabupaten PALI.
TINGKAT PELAYANAN BUS WISATA SONAGAR BERDASARKAN PERSEPSI PENUMPANG MENGGUNAKAN SERVICE QUALITY (SERVQUAL) DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA) Achmad Fauzan Iscahyono; M. Daffa Salman Al Farisi; Habibi Mujahidin Mukhlis Sudrajat
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal IPTA (July 2026)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2026.v14.i01.p1

Abstract

Banyaknya potensi dan objek daya tarik wisata di Kabupaten Garut menyebabkan tingginya wisatawan yang berkunjung. Untuk mendukung kegiatan pariwisata tersebut, Pemerintah Provinsi Kabupaten Garut menghibahkan dua bus wisata yang diberi nama Bus Wisata Sonagar. Namun, penumpang tidak memiliki kepastian dalam menggunakan Bus Wisata Sonagar karena lamanya waktu tunggu, ketidaktersediaan prasarana bus, dan ketepatan waktu. Maka dari itu, diperlukan kajian mengenai tingkat pelayanan Bus Wisata Sonagar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan tujuan mengetahui tingkat pelayanan bus berdasarkan persepsi penumpang dengan metode Service Quality (Servqual) serta Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pelayanan Bus Wisata Sonagar belum sepenuhnya memenuhi harapan penumpang, dengan atribut ketersediaan sarana dan prasarana serta ketepatan waktu operasional menjadi prioritas utama perbaikan. Oleh karena itu, pengelola perlu meningkatkan kualitas layanan melalui penyediaan fasilitas pendukung pada titik pemberhentian dan pemberangkatan, pengaturan jadwal operasional yang lebih terstruktur, serta optimalisasi pengelolaan armada guna meningkatkan keandalan layanan Bus Wisata Sonagar
STRATEGI BRANDING DAYA TARIK WISATA YEH PULU SEBAGAI DESTINASI WISATA SEJARAH, BUDAYA DAN RELIGI DI DESA BEDULU KABUPATEN GIANYAR Ida Ayu Anggreni Suryaningsih; Putu Guntur Pramana Putra; I Made Gede Darma Susila
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal IPTA (July 2026)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2026.v14.i01.p2

Abstract

Yeh Pulu merupakan situs warisan sejarah di Desa Bedulu, Kabupaten Gianyar, yang memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata sejarah, budaya, dan religi. Namun, potensi tersebut belum dikembangkan secara optimal melalui strategi branding destinasi yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi branding yang diterapkan pada Daya Tarik Wisata Yeh Pulu serta merumuskan model branding yang tepat untuk memperkuat citra destinasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yeh Pulu memiliki aset brand yang kuat berupa relief sejarah, narasi budaya, dan nilai-nilai religius. Namun, upaya branding yang dilakukan masih bersifat parsial dan belum membentuk positioning yang kuat di benak wisatawan. Diperlukan strategi branding terpadu yang mengintegrasikan narasi sejarah, pengalaman budaya, dan nilai spiritual guna meningkatkan daya saing Yeh Pulu sebagai destinasi wisata warisan budaya yang berkelanjutan. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi dimensi sejarah, budaya, dan religi dalam kerangka branding destinasi wisata warisan.
PENGUKURAN CITRA DESTINASI DAN KUALITAS PELAYANAN SEBAGAI FAKTOR PENENTU KEPUASAN WISATAWAN DI AIR TERJUN CUNCA WULANG Mutria Farhaeni; Luh Kadek Budi Martini; Ni Putu Widiastuti; Putu Suweca Nata Udayana
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal IPTA (July 2026)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2026.v14.i01.p4

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pengukuran citra destinasi dan kualitas layanan sebagai faktor penentu kepuasan wisatawan di Air Terjun Cunca Wulang. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan lokasi penelitian di Air Terjun Cunca Wulang, Manggarai Barat. Populasi sasaran meliputi semua wisatawan yang telah mengunjungi Air Terjun Cunca Wulang pada tahun 2024, dengan total 5.606 orang. Melalui metode sampling acak, 100 pengunjung berpartisipasi dalam penelitian ini. Data empiris dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan pendekatan Model Persamaan Struktural dengan SmartPLS 4. Temuan menunjukkan bahwa pengukuran citra destinasi dan kualitas layanan merupakan faktor penentu kepuasan wisatawan di Air Terjun Cunca Wulang. Selain itu, citra destinasi yang baik yang dirasakan oleh pengunjung dapat meningkatkan kepuasan wisatawan melalui tingkat kepuasan yang tinggi terhadap citra destinasi dan layanan yang diberikan. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif bagi literatur dan pengelola objek wisata. Implikasi yang dapat diberikan adalah pentingnya selalu meningkatkan kualitas kafe dari aspek produk dan layanan guna menciptakan pengalaman yang berkesan di benak konsumen dan kepuasan yang tinggi, sehingga dapat mendorong mereka menjadi pelanggan setia.
PENGARUH FASILITAS WISATA DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG WISATAWAN DI DESTINASI ORCHID FOREST CIKOLE LEMBANG Cindy Aprelia Putri Simalango; Gitaswhara
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal IPTA (July 2026)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2026.v14.i01.p6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fasilitas wisata dan harga terhadap keputusan berkunjung wisatawan di Orchid Forest Cikole. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden dengan teknik purposive sampling, yaitu wisatawan yang pernah berkunjung ke Orchid Forest Cikole. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas wisata berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung wisatawan, sedangkan harga memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap keputusan berkunjung wisatawan. Hal ini menunjukkan bahwa fasilitas wisata menjadi faktor yang lebih dominan dalam memengaruhi keputusan wisatawan untuk berkunjung. Fasilitas wisata yang meliputi kenyamanan, kebersihan, kemudahan akses, keamanan, dan daya tarik wisata mampu memberikan pengalaman yang baik bagi wisatawan sehingga mendorong keputusan berkunjung. Sementara itu, harga bukan menjadi pertimbangan utama bagi wisatawan dalam menentukan keputusan berkunjung ke destinasi wisata tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa fasilitas wisata memiliki peranan penting dalam meningkatkan keputusan berkunjung wisatawan di Orchid Forest Cikole. Oleh karena itu, pengelola destinasi wisata diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kelengkapan fasilitas wisata guna meningkatkan minat dan keputusan berkunjung wisatawan