cover
Contact Name
I Putu Andre Adi Putra Pratama
Contact Email
andreadiputra@unud.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
andreadiputra@unud.ac.id
Editorial Address
Jl. Sri Ratu Mahendradatta, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata)
Published by Universitas Udayana
Core Subject : Social,
The journal serves as a scientific communication medium in the field of tour and travel studies. It publishes original research articles, review papers, as well as conceptual, technical, and methodological studies covering a wide range of topics, including research findings, experimental design, analytical approaches, and recent applications in tourism and travel research. The scope of the journal encompasses studies on tourists, geographical elements of tourism, and the tourism industry, with an emphasis on both theoretical development and practical implications.
Articles 34 Documents
ANALISIS PENGALAMAN BERKUNJUNG PENGUNJUNG DOMESTIK DI MUSEUM BALI, DENPASAR Gerardus Maranto Santang; Ida Ayu Suryasih; Putri Kusuma Sanjiwani
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal IPTA (July 2025)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2025.v13.i01.p14

Abstract

Menyikapi tantangan yang mendesak akibat perubahan iklim, museum-museum sedang mengevaluasi keterlibatan dalam mempromosikan keberlanjutan. Banyak museum telah mengalihkan fokus untuk melibatkan pengunjung dan memastikan relevansinya sebagai institusi budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami pemahaman tentang kebutuhan pengunjung dan kendala selama kunjungan ke museum, dengan fokus khusus pada Museum Bali di Denpasar. Dengan menggunakan Teori Multifaceted model visitor experience dan economy visitor experience sebagai kerangka kerja dasar, penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menyimpulkan data. Teknik pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara semi-struktural, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh wisatawan selama kunjungan dan memberikan wawasan tentang pengalaman pengunjung di Museum Bali. Penelitian ini juga mengusulkan ide-ide inovatif dan rekomendasi untuk meningkatkan perkembangan museum, dengan menekankan pentingnya mempertimbangkan pengalaman pengunjung. Penelitian ini berfungsi sebagai referensi berharga untuk perencanaan pengembangan Museum Bali, sejalan dengan kebutuhan berkembang pengunjungnya dan tujuan lebih luas keberlanjutan dan pelestarian budaya.
PERSEPSI DAN MOTIVASI WISATAWAN IRAN YANG BERKUNJUNG KE BALI Angga Febriantoro; I Ketut Suwena; Putu Agus Wikanatha Sagita
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal IPTA (July 2025)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2025.v13.i01.p17

Abstract

Bali merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di Indonesia bagi wisatawan Iran, di mana Iran termasuk dalam lima besar negara Timur Tengah dengan jumlah kunjungan tertinggi ke Bali. Penelitian mengenai wisatawan Iran ini masih terbatas. Oleh karena itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi perilaku perjalanan, motivasi, dan persepsi mereka terhadap industri pariwisata Bali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, motivasi, dan persepsi wisatawan Iran yang berkunjung ke Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan sampel berupa wisatawan Iran yang berkunjung ke Bali. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan perhitungan sederhana menggunakan skala Likert. Temuan penelitian mengungkap beberapa wawasan menarik. Motivasi utama mereka berkunjung ke Bali didominasi oleh keinginan untuk rekreasi dan relaksasi (50%), diikuti oleh tujuan liburan keluarga (36%). Terkait tingkat kepuasan, keramahan masyarakat Bali mendapat skor tertinggi (3,67), diikuti oleh daya tarik wisata (3,61). Sementara itu, fasilitas publik memperoleh skor (3,45), dan transportasi (3,37). Aspek dengan skor terendah adalah infrastruktur (3,13), mengindikasikan perlunya perbaikan di bidang ini. Tingkat kepuasan yang tinggi terhadap keramahan dan daya tarik wisata merupakan kekuatan utama yang harus dipertahankan. Namun, perhatian khusus perlu diberikan pada pengembangan infrastruktur untuk lebih meningkatkan pengalaman perjalanan wisatawan.
PENGARUH ELECTRONIC WORD OF MOUTH DAN ATRIBUT PRODUK WISATA TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG WISATAWAN MILENIAL KE DESA WISATA TENGANAN PEGRINGSINGAN Ni Luh Putu Chandra Pramesti Dewi; I Ketut Suwena; Yohanes Kristianto
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal IPTA (July 2025)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2025.v13.i01.p18

Abstract

Di era kemajuan teknologi, generasi milenial tidak terlepas dari internet terutama saat merencanakan perjalanan wisata. Melalui informasi atribut produk wisata yang diunggah di media sosial, akan terjadi electronic word of mouth yang memberikan kemudahan bagi calon wisatawan untuk menentukan perjalanan wisatanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh electronic word of mouth dan atribut produk wisata terhadap keputusan berkunjung wisatawan milenial ke Desa Wisata Tenganan Pegringsingan. Dalam penelitian ini, penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda melalui bantuan sofware SPSS versi 25.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Electronic word of mouth dan atribut produk wisata secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung wisatawan milenial ke Desa Wisata Tenganan Pegringsingan, (2) electronic word of mouth dan atribut produk wisata secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung wisatawan milenial ke Desa Wisata Tenganan Pegringsingan.
STRATEGI PEMASARAN JOGER PABRIK KATA-KATA UNTUK MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN NUSANTARA Jane Patricia; NGAS Dewi; I Made Juniawan
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal IPTA (July 2025)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2025.v13.i01.p19

Abstract

Joger merupakan toko oleh-oleh ikonik di Bali yang dikenal dengan produk kreatif berisi kata-kata jenaka. Aktivitas berbelanja oleh-oleh menjadi bagian penting dari pengalaman wisata, terutama bagi wisatawan nusantara. Namun, meningkatnya persaingan antar toko oleh-oleh di Bali menjadi tantangan bagi Joger dalam mempertahankan kunjungan wisatawan. Fenomena ini menjadi latar belakang dilakukannya penelitian. Penelitian ini menggunakan metode analisis lingkungan internal dan eksternal melalui IFAS dan EFAS, dengan Marketing Mix 7P sebagai indikator internal, serta aspek pasar, kompetitor, pemerintah, teknologi, ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan sebagai faktor eksternal. Data yang digunakan berupa data kuantitatif dan kualitatif, primer dan sekunder, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner kepada 100 wisatawan serta pengelola Joger. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 15 faktor kekuatan, 6 faktor kelemahan, 8 faktor peluang, dan 6 faktor ancaman. Total skor IFAS sebesar 3,11 dan EFAS sebesar 2,52 sehingga menunjukkan posisi Joger berada pada kuadran IV yaitu strategi Growth and Build yaitu strategi yang dilakukan Joger yang menginginkan pertumbuhan atau membangun usaha untuk kedepan dan menghadapi persaingan yang sedang dihadapi. Dengan menggunakan matriks SWOT, alternatif strategi yang didapatkan yaitu pengembangan produk, peningkatan promosi, peningkatkan fasilitas, menciptakan pelayanan yang lebih unggul untuk meningkatkan kepuasan, pemberian promo dan diskon dan meningkatkan kualitas produk.
PEMBERDAYAAN PENYANDANG DISABILITAS SEBAGAI PENERAPAN WISATA INKLUSIF : STUDI KASUS PIDUH CHARITY CAFE Michelle Debbie Gautama; I Wayan Suardana; LGLK Dewi
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal IPTA (July 2025)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2025.v13.i01.p20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pemberdayaan pekerja penyandang disabilitas di sektor pariwisata melalui studi kasus Piduh Charity Cafe di Bali. Fokus utama penelitian meliputi bentuk-bentuk pemberdayaan yang diberikan, peluang dan tantangan yang dihadapi, serta dampaknya terhadap praktik pariwisata inklusif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pemilik usaha, pekerja penyandang disabilitas, wisatawan, dan masyarakat lokal, serta studi dokumentasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan pekerja penyandang disabilitas di Piduh Charity Cafe mencakup aspek pemberdayaan ekonomi, sosial, psikologis, dan politik. Peluang yang teridentifikasi antara lain peningkatan reputasi sebagai destinasi wisata inklusif serta dukungan pemerintah, sementara tantangan utama meliputi keterbatasan fasilitas dan stigma sosial. Dampak positif dari pemberdayaan ini tercermin dalam peningkatan kemandirian ekonomi, kepercayaan diri, serta penerimaan sosial pekerja penyandang disabilitas. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi panduan praktis bagi pelaku usaha pariwisata dalam mengembangkan praktik pariwisata inklusif.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP MOTIVASI PENGUNJUNG KE PANTAI BALANGAN DESA UNGASAN KABUPATEN BADUNG A.A.A.A.Basterani; I Made Sendra; I.G.P.B.S. Mananda
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal IPTA (December 2025)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2025.v13.i02.p2

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong media sosial, khususnya TikTok, menjadi sarana yang signifikan dalam mempromosikan destinasi wisata. Indonesia sebagai pengguna dominan TikTok menunjukkan perilaku wisata yang dipengaruhi oleh konten digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial TikTok terhadap motivasi Pengunjung dalam berkunjung ke Pantai Balangan, Kabupaten Badung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dengan pendekatan survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 96 pengunjung yang merupakan Pengunjung Pantai Balangan. Variabel yang diteliti terdiri dari faktor pendorong (push factor) seperti escape, relaxation, dan play serta faktor penarik (pull factor) seperti konten informasi, daya tarik visual, dan aksesibilitas. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, korelasi pearson, regresi linear sederhana serta uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi pengunjung dalam memilih Pantai Balangan sebagai destinasi kunjungan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa konten yang menarik dan informatif di TikTok mampu meningkatkan daya tarik wisata. Implikasi praktis dari hasil ini adalah pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai strategi pemasaran digital bagi pengelola destinasi wisata.
OPTIMALISASI TATA KELOLA PARIWISATA LOKAL UNTUK MENDORONG DESA WISATA SIDOMULYO : STUDI KASUS PASAR BUNGA SEKARMULYO Diah Ayu Ika Romadhona; Rachmad K Dwi Susilo
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal IPTA (December 2025)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2025.v13.i02.p03

Abstract

Desa Sidomulyo menawarkan pemandangan hamparan tanaman dengan berbagai jenis dan warna. Lokasi Desa Wisata Sidomulyo juga cukup strategis, tidak jauh dari pusat kota dan dekat dengan objek wisata lainnya di Kota Batu. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis optimalisasi tata kelola pariwisata lokal untuk mendorong Desa Wisata Sidomulyo yang berfokus pada pasar bunga Sekarmulyo. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa optimalisasi tata kelola pariwisata di Pasar Bunga Sekarmulyo telah dilakukan secara efektif. Struktur yang terlibat dalam tata kelola menjalankan peran dan fungsinya masing-masing. Strategi yang dilakukan oleh pemerintah desa Sidomulyo memberikan banyak dampak positif kepada para pedagang. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemerintah memainkan peran penting dalam mengoptimalkan tata kelola pariwisata di Pasar Bunga Sekarmulyo.
EFEKTIVITAS MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PROMOSI ONLINE PADA TAMAN IMPIAN JAYA ANCOL JAKARTA Putri Siona; I Nyoman Sudiarta; Ni Putu Eka Mahadewi
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal IPTA (December 2025)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2025.v13.i02.p04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas media sosial Instagram sebagai alat promosi online pada Taman Impian Jaya Ancol Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan model AIDA, dengan melibatkan 100 responden pengunjung domestik. Penelitian ini menggunakan dua sumber data adalah sumber data primer melibatkan responden kuesioner dan hasil observasi, sementara sumber data sekunder diperoleh dari literatur atau studi kepustakaan yang terkait dengan objek penelitian. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas dan analisis tabulasi sederhana. Penelitian menunjukkan bahwa akun Instagram @ancoltamanimpian efektif dalam mencapai tujuan promosi Taman Impian Jaya Ancol. Dengan menerapkan model AIDA (attention, interest, desire, action), akun ini berhasil menarik perhatian secara konsisten, memberikan informasi menarik, membangkitkan keinginan berkunjung, dan mendorong tindakan konkret dari responden. Secara keseluruhan, Instagram terbukti efektif sebagai media promosi online, memvalidasi keberhasilan dan keberlanjutan penggunaannya.
PARTISIPASI MASYARAKAT LOKAL DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA JATILUWIH, KECAMATAN PENEBEL, KABUPATEN TABANAN Niluh Wayan Sanika Dewi; I Nyoman Sukma Arida
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal IPTA (December 2025)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2025.v13.i02.p5

Abstract

Desa Wisata Jatiluwih merupakan salah satu desa wisata di Kabupaten Tabanan yang memiliki potensi besar dalam bidang pariwisata sehingga banyak wisatawan mancanegara yang datang berkunjung, namun kurangnya partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan mengakibatkan kurangnya partisipasi aktif dari masyarakat lokal untuk mendukung pengembangan pariwisata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat serta faktor penghambat partisipasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Jatiluwih. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data diperoleh dari observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Hasil dari penelitian ini adalah Masyarakat Desa Wisata Jatiluwih telah terlibat dalam pengembangan desa wisata, baik dalam pengelolaan fasilitas wisata maupun keterlibatan dalam badan pengelola. Namun dalam proses perencanaan desa wisata, masyarakat kurang dilibatkan. Bentuk partisipasi masyarakat di Desa Wisata Jatiluwih dimulai dari harta, ide, dan tenaga. Pada tingkat partisipasi masyarakat peneliti menyimpulkan bahwa sebagian besar masyarakat Desa Wisata Jatiluwih dalam pembangunan desa termasuk dalam “Induced Participation”. Hal ini dikarenakan sebagian besar masyarakat ikut mengambil keputusan dan bebas mengemukakan pendapatnya dalam pengelolaan dan dalam pembentukannya ada dorongan dari pemerintah untuk mengoptimalkan potensi wisata yang ada.
STRATEGI PEMASARAN PARIWISATA MUSEUM PASIFIKA, NUSA DUA, BALI Angela Grace Permatasari; Made Sukana; I Gusti Agung Oka Mahagangga
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal IPTA (December 2025)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2025.v13.i02.p8

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi pemasaran pariwisata Museum Pasifika di Nusa Dua, Bali, melalui penerapan kerangka bauran pemasaran 7P. Sebagai lembaga budaya yang menampilkan lebih dari 600 karya seni dari 25 negara, museum ini memiliki potensi signifikan sebagai objek wisata budaya dan pariwisata internasional. Namun, museum menghadapi tantangan seperti rendahnya tingkat kunjungan serta tekanan finansial, yang diperburuk oleh pandemi COVID-19 dan pendekatan pemasaran yang kurang optimal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menilai kondisi eksisting museum dari segi daya tarik, aksesibilitas, amenitas, dan kelembagaan. Analisis SWOT dilakukan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan internal serta peluang dan ancaman eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun museum memiliki keuntungan dari segi lokasi strategis dan koleksi berkualitas tinggi, upaya pemasaran, terutama di ranah digital, masih kurang memadai. Rekomendasi meliputi penguatan strategi promosi daring, peningkatan kolaborasi dengan institusi pendidikan dan budaya, diversifikasi program seperti lokakarya seni dan pameran khusus, serta peningkatan akses transportasi. Implementasi strategi-strategi ini penting untuk meningkatkan keterlibatan pengunjung dan memastikan keberlanjutan museum dalam menghadapi persaingan di sektor pariwisata Bali.

Page 2 of 4 | Total Record : 34