cover
Contact Name
I Putu Andre Adi Putra Pratama
Contact Email
andreadiputra@unud.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
andreadiputra@unud.ac.id
Editorial Address
Jl. Sri Ratu Mahendradatta, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata)
Published by Universitas Udayana
Core Subject : Social,
The journal serves as a scientific communication medium in the field of tour and travel studies. It publishes original research articles, review papers, as well as conceptual, technical, and methodological studies covering a wide range of topics, including research findings, experimental design, analytical approaches, and recent applications in tourism and travel research. The scope of the journal encompasses studies on tourists, geographical elements of tourism, and the tourism industry, with an emphasis on both theoretical development and practical implications.
Articles 54 Documents
DINAMIKA PENGARUH DAYA TARIK WISATA PANTAI DIAMOND NUSA PENIDA TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN: EKSPLORASI CITRA DESTINASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI I Made Bayu Wisnawa
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal IPTA (July 2026)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2026.v14.i01.p8

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh daya tarik wisata terhadap kepuasan wisatawan, dengan mempertimbangkan peran dari citra destinasi sebagai variabel moderasi. Dengan menggunakan metode accidental sampling, penelitian ini melibatkan 140 wisatawan yang telah mengunjungi Pantai Diamond di Nusa Penida, Bali. Temuan menunjukkan bahwa daya tarik wisata secara signifikan berpengaruh positif terhadap kepuasan wisatawan. Namun, citra destinasi tidak memoderasi hubungan antara daya tarik wisata dan kepuasan wisatawan secara signifikan. Hasil ini memberikan kontribusi pada literatur pariwisata dengan menawarkan pemahaman baru tentang pengaruh daya tarik wisata serta peran citra destinasi dalam meningkatkan kepuasan wisatawan. Implikasi praktis bagi pengelola destinasi wisata termasuk pentingnya merancang dan mengimplementasikan strategi yang meningkatkan daya tarik wisata dan memanfaatkan citra destinasi untuk memaksimalkan kepuasan wisatawan.
PENGARUH KONTEN MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG WISATAWAN NUSANTARA KE NYEDUH KOPI TABANAN BALI Radu Muhammad Irawan; I Nyoman Sudiarta; I Putu Andre Adi Putra Pratama
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal IPTA (July 2026)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2026.v14.i01.p12

Abstract

Konten TikTok telah menjadi media digital yang berpengaruh melalui video pendek yang menarik dan informatif serta mampu menarik perhatian wisatawan dengan penyajian visual yang kreatif. Selain sebagai platform hiburan, TikTok juga berfungsi sebagai media pemasaran yang memungkinkan pelaku usaha dan kreator konten mempromosikan destinasi kepada khalayak, khususnya generasi muda. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konten TikTok terhadap keputusan wisatawan nusantara untuk berkunjung ke Nyeduh Kopi Tabanan, Bali. Penelitian menggunakan pendekatan metode campuran (mixed methods) yang mengombinasikan analisis kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 100 responden yang pernah mengunjungi Nyeduh Kopi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda yang didukung uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, dan hipotesis. Wawancara dan observasi dilakukan untuk memahami persepsi wisatawan terhadap konten TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisatawan tertarik berkunjung karena konten TikTok menampilkan keindahan alam, suasana autentik, dan kenyamanan Nyeduh Kopi. Rekomendasi dari kreator konten yang kredibel juga meningkatkan kepercayaan wisatawan dalam mengambil keputusan berkunjung. Analisis statistik menunjukkan bahwa kualitas konten, kuantitas konten, dan keahlian pengirim konten berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung. Temuan ini menegaskan bahwa konten berkualitas, unggahan yang konsisten, dan kolaborasi dengan kreator konten kredibel efektif meningkatkan minat serta keputusan wisatawan mengunjungi destinasi yang dipromosikan melalui TikTok
DESTINATION BRANDING DESA WISATA JANTI SEBAGAI DESA WISATA UNGGULAN KABUPATEN KLATEN, JAWA TENGAH Dian Aprilia; Iva Fikrani Deslia
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal IPTA (July 2026)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2026.v14.i01.p7

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti branding destinasi di Desa Wisata Janti di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang merupakan sebuah desa wisata yang sedang berkembang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan merujuk pada lima langkah dalam destinasi branding: market investigation, brand identity, brand launching, implementation, dan evaluation. Penelitian ini menunjukkan bahwa branding destinasi telah dilakukan secara signifikan, terutama dalam hal keterlibatan masyarakat dan pemanfaatan potensi lokal sebagai dasar pengembangan wisata pendidikan. Meskipun demikian, masih ada beberapa masalah, seperti kurangnya konsistensi dalam identitas merek, jangkauan promosi yang terbatas, dan pengembangan destinasi wisata yang belum meratanya. Selain itu, Janti Park menjadi daya tarik utama, sehingga wisata lain menjadi kurang terlihat. Untuk kemajuan desa wisata, kerja sama BUMDes, Pokdarwis, dan warga lokal sangat penting. Studi ini menyelidiki branding destinasi di desa wisata dengan menggunakan pendekatan pariwisata berbasis masyarakat yang berfokus pada pemanfaatan potensi lokal.
PENGARUH KETERIKATAN DESTINASI TERHADAP MINAT KUNJUNGAN ULANG WISATAWAN DI MATA AIR CIKANDUNG SUMEDANG Rina Damayanti; Irena Novarlia; Oman Sukirman
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal IPTA (July 2026)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2026.v14.i01.p15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterikatan destinasi terhadap minat kunjungan ulang wisatawan di destinasi wisata Mata Air Cikandung, Kabupaten Sumedang. Keterikatan destinasi merupakan salah satu faktor penting dalam memahami perilaku wisatawan, khususnya dalam membentuk hubungan emosional antara wisatawan dan destinasi yang dikunjungi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada wisatawan yang pernah berkunjung ke Mata Air Cikandung. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 396 orang yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu sesuai dengan kebutuhan penelitian. Analisis data  penelitian menggunakan perangkat SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterikatan destinasi memiliki pengaruh terhadap minat kunjungan ulang wisatawan. Wisatawan yang memiliki keterikatan yang kuat terhadap destinasi cenderung menunjukkan keinginan yang lebih tinggi untuk kembali mengunjungi destinasi tersebut. Selain itu, keterikatan destinasi juga berperan dalam membentuk pengalaman wisata yang berkesan, sehingga dapat meningkatkan rasa kedekatan wisatawan terhadap lingkungan destinasi serta mendorong munculnya minat untuk melakukan kunjungan ulang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengelola destinasi wisata dalam merancang strategi pengelolaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas pengalaman wisatawan serta penguatan hubungan antara wisatawan dan destinasi. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan perilaku wisatawan, khususnya pada destinasi wisata alam lokal.
PENGARUH INFRASTRUKTUR JALAN DAN PERSEPSI NILAI WISATAWAN TERHADAP KEBERLANJUTAN DESTINASI WISATA ALAM DI KABUPATEN SUMEDANG Listiany Fauzia; Irena Novarlia; Oman Sukirman
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal IPTA (July 2026)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2026.v14.i01.p9

Abstract

Kabupaten Sumedang memiliki visi menjadi Kabupaten Wisata bertaraf World Class Destination dan didukung dengan diresmikannya Jalan Tol Cisumdawu pada tahun 2023. Namun kondisi jalan penghubung menuju destinasi wisata alam belum sepenuhnya optimal, dan diindikasikan berdampak pada fluktuasi jumlah kunjungan wisatawan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh infrastruktur jalan (X1) dan persepsi nilai wisatawan (X2) terhadap keberlanjutan destinasi wisata alam (Y) di Kabupaten Sumedang, dengan objek penelitian Cisoka Eco Green Park dan Mata Air Cipelang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Data dikumpulkan dari 409 responden yang ditentukan dengan teknik purposive sampling dan dilakukan pembersihan terhadap outlier sehingga 380 responden digunakan untuk analisis utama menggunakan regresi linear berganda melalui SPSS 25. Infrastruktur jalan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan destinasi, dengan persepsi nilai sebagai faktor yang lebih dominan. Secara simultan, kedua variabel memberikan kontribusi yang kuat dalam menjelaskan keberlanjutan destinasi wisata alam. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian aspek infrastruktur fisik dan persepsi wisatawan dalam satu kerangka analisis keberlanjutan destinasi wisata alam pada konteks daerah yang sedang berkembang.
PELUANG TEBET ECOPARK SEBAGAI ALTERNATIF DESTINASI WISATA DI KOTA JAKARTA Yoiji Abrian; Dally Nur Arif; Irena Novarlia
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal IPTA (July 2026)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2026.v14.i01.p13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang Tebet Ecopark sebagai alternatif destinasi wisata di Kota Jakarta. Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap destinasi wisata berbasis lingkungan di kawasan perkotaan serta fenomena overtourism pada beberapa destinasi wisata di Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Data dianalisis menggunakan analisis SWOT dan matriks IFAS-EFAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tebet Ecopark memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata alternatif berbasis ekowisata perkotaan. Kekuatan Tebet Ecopark didukung oleh keberadaan ruang terbuka hijau, konsep wisata ramah lingkungan, aksesibilitas strategis, fasilitas memadai, serta Infinity Link Bridge sebagai daya tarik utama. Selain itu, Tebet Ecopark memberikan manfaat rekreasi, edukasi, sosial, dan ekologis bagi masyarakat perkotaan. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa Tebet Ecopark berada pada posisi strategis untuk pengembangan pariwisata berkelanjutan di Jakarta. Hasil analisis matriks IFAS dan EFAS masing-masing memperoleh skor total sebesar 3,60 dan 3,07, yang menempatkan Tebet Ecopark pada Kuadran I (Strength–Opportunity atau SO) dengan koordinat X = 1,40 dan Y = 1,47, sehingga strategi yang direkomendasikan adalah strategi agresif (growth strategy). Penelitian ini menyimpulkan bahwa Tebet Ecopark memiliki potensi kuat sebagai destinasi wisata alternatif berkelanjutan yang mampu memenuhi kebutuhan rekreasi masyarakat perkotaan.
METAVERSE EXPERIENCE AS A MEDIATOR BETWEEN GAME-INDUCED TOURISM AND TOURIST MOTIVATION Angelia Dewi; Gitasiswhara
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal IPTA (July 2026)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2026.v14.i01.p10

Abstract

This research investigates how game-induced tourism shapes tourist motivation and explores the extent to which metaverse experience functions as an intermediary mechanism within a game-based virtual environment. Drawing on the Stimulus-Organism-Response (S-O-R) framework, game-induced tourism is conceptualized as the external stimulus, metaverse experience as the internal organism state, and tourist motivation as the resulting behavioral response. The study adopts a quantitative, cross-sectional design in which survey data were gathered from 380 participants who had previously engaged with destination-oriented content through the ROBLOX platform. Sampling was carried out using purposive criteria to ensure respondent eligibility, and data were subjected to analysis via Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) implemented in SmartPLS 3. Findings reveal that game-induced tourism had a positive influence on tourist motivation. Game-induced tourism further demonstrates a strong effect on metaverse experience, while metaverse experience in turn positively and significantly affects tourist motivation. Mediation analysis confirms that metaverse experience significantly mediated the relationship between game-induced tourism and tourist motivation. These findings contribute to the digital tourism and media-induced tourism literature while offering practical insights for destination marketing organizations leveraging game-based metaverse platforms.
PENGARUH PEMASARAN MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG MELALUI KETERLIBATAN PELANGGAN PADA WISATAWAN THEME PARKS LEMBANG Raisha Putri Iwanda; Gitaishwara; Masroulina Sevtiani
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal IPTA (July 2026)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2026.v14.i01.p11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemasaran media sosial TikTok terhadap keputusan berkunjung wisatawan Theme Parks di Lembang dengan keterlibatan pelanggan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan melibatkan 384 responden pengguna aktif TikTok yang pernah berkunjung ke theme parks di Lembang. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran TikTok memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung serta keterlibatan pelanggan. Selain itu, keterlibatan pelanggan juga berpengaruh positif terhadap keputusan berkunjung dan terbukti memediasi hubungan antara pemasaran TikTok dan keputusan berkunjung wisatawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa konten TikTok yang bersifat informatif, interaktif, dan mengikuti tren mampu meningkatkan keterlibatan pelanggan yang pada akhirnya mendorong keputusan untuk berkunjung. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian peran keterlibatan pelanggan sebagai variabel mediasi dalam hubungan pemasaran media sosial TikTok dan keputusan berkunjung wisatawan pada destinasi theme parks di Lembang dengan menggunakan pendekatan Stimulus-Organism-Response (SOR) Theory, yang memberikan penjelasan lebih komprehensif mengenai proses terbentuknya keputusan berkunjung.
EFEKTIVITAS MARKETPLACE DIGITAL GODEVI DALAM MENDUKUNG DESA WISATA BERKELANJUTAN: PENDEKATAN CSI DAN IPA Ni Made Gandhi Sanjiwani; Agnesia Hervina Tiaraningrum; I Made Bayu Wisnawa
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal IPTA (July 2026)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2026.v14.i01.p14

Abstract

Transformasi digital telah memperluas penggunaan website marketplace sebagai media komunikasi pemasaran desa wisata. Godevi (Go Destination Village) mendukung promosi produk desa wisata di Bali, namun penurunan web traffic dan user engagement mengindikasikan perlunya evaluasi efektivitas platform. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas marketplace Godevi berdasarkan tingkat kepuasan pengguna serta merumuskan strategi untuk meningkatkan engagement wisatawan. Berbeda dengan penelitian sebelumnya, penelitian ini mengintegrasikan Model ICTRT for Mobile, Customer Satisfaction Index (CSI), dan Importance Performance Analysis (IPA) untuk mengevaluasi kinerja marketplace sekaligus menyusun strategi pengembangannya, suatu pendekatan yang masih terbatas diterapkan pada konteks desa wisata di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 97 pengguna Godevi. Data dikumpulkan melalui survei, observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan nilai CSI sebesar 75,93% yang mengindikasikan pengguna merasa puas terhadap kinerja website. Analisis IPA mengidentifikasi keamanan transaksi, kebijakan privasi, fitur navigasi lokasi, dan informasi panduan wisata sebagai prioritas perbaikan. Rekomendasi penelitian meliputi penyederhanaan alur transaksi, penguatan keamanan dan privasi, integrasi Google Maps, peningkatan kualitas fitur tiket event budaya, perancangan promosi sesuai preferensi pelanggan, serta penyediaan informasi wisata yang lebih komprehensif guna meningkatkan engagement wisatawan dan mendukung pengembangan desa wisata berkelanjutan di Bali.
PENGEMBANGAN PAKET WISATA BAHARI MELALUI BAURAN PEMASARAN JASA 7P: Studi Kasus Pulau Wangi-Wangi, Wakatobi R. Kusherdyana; Noval Meidianto
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal IPTA (July 2026)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2026.v14.i01.p16

Abstract

Pengembangan paket wisata di daerah kepulauan sering terhambat oleh pengelolaan yang belum terpadu serta keterbatasan fasilitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji cara pengelolaan, tantangan yang dihadapi, serta kebutuhan dalam menyusun paket wisata, dengan menggunakan kerangka analisis bauran pemasaran jasa 7P (Produk, Harga, Tempat, Promosi, Manusia, Proses, dan Bukti Fisik). Penelitian dilakukan dengan metode studi kasus deskriptif di Pulau Wangi-Wangi. Data utama dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur secara langsung maupun secara daring kepada empat narasumber, yaitu pengusaha perjalanan wisata, pengelola tempat selam, pemandu wisata lokal, dan perwakilan pemerintah daerah. Data ini dilengkapi dengan dokumen pendukung dari lembaga terkait. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi pola-pola utama yang muncul dari informasi yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketujuh unsur dalam bauran pemasaran saling berkaitan satu sama lain. Faktor tempat dan bukti fisik menjadi dasar utama yang membatasi kinerja keseluruhan; keterbatasan akses transportasi, jaringan komunikasi, pasokan listrik, serta fasilitas umum secara langsung memengaruhi jenis layanan, penetapan harga, cara promosi, penempatan tenaga kerja, dan kualitas pelayanan. Sebagai solusi nyata, penelitian ini merancang contoh paket wisata selama lima hari empat malam yang terstruktur, dengan memisahkan secara jelas rincian biaya operasional dan harga yang ditawarkan kepada pengunjung. Kesimpulannya, meningkatkan kualitas destinasi wisata kepulauan tidak cukup hanya dengan promosi lewat media digital. Diperlukan standar informasi paket wisata yang seragam, keterbukaan harga, prosedur pelayanan yang jelas, serta kerja sama antarsektor untuk membangun infrastruktur yang memadai.