cover
Contact Name
M. Guffar Harahap
Contact Email
publisherbarokah@gmail.com
Phone
+6282160084124
Journal Mail Official
publisherbarokah@gmail.com
Editorial Address
Dusun III Desa Lengau Seprang, Kec. Tanjung Morawa, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
International Journal of Islamic Business Management
Published by CV. Barokah Publisher
ISSN : -     EISSN : 29632218     DOI : -
Core Subject : Economy,
The International Journal of Islamic Business Management 2963-2218 (Online - Elektronik) is dedicated to the development of knowledge in the fields of economics, management, accounting, and finance. Researchers and academics are given space to contribute to various studies published through this journal. The scope of the study of the Journal of Islamic Business Management relates to the themes of economics, management, accounting and finance, Islamic economics, Islamic banking, Islamic accounting, sharia management, sharia business, ZISWAF, the halal industry, and other research that correlates with the theme of this journal and has interesting discussion value. Every published article is the full responsibility of the Author, but the Editor may edit without changing the substance of the article. Published four times a year: March, June, September, and December.
Articles 177 Documents
Transformasi Manajemen Bisnis Wakaf Berbasis Inovasi dan Teknologi Digital Tiffany Dwita Sari; M. Guffar Harahap
INTERNATIONAL, Journal of Sharia Business Management Vol 3 No 4 (2024): Desember
Publisher : CV. Barokah Publsiher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi dalam berbagai sektor, termasuk pengelolaan wakaf sebagai salah satu instrumen ekonomi Islam yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, pengelolaan wakaf di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya profesionalisme nazhir, keterbatasan transparansi, lemahnya tata kelola, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi manajemen bisnis wakaf berbasis inovasi dan teknologi digital dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan keberlanjutan pengelolaan aset wakaf. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui analisis berbagai jurnal ilmiah, buku, regulasi, serta laporan lembaga wakaf yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi mampu meningkatkan efisiensi penghimpunan wakaf, memperluas akses masyarakat, memperkuat transparansi melalui pelaporan real-time, serta meningkatkan akuntabilitas pengelolaan aset wakaf. Berbagai inovasi seperti platform wakaf digital, pembayaran elektronik, QRIS, crowdfunding, blockchain, artificial intelligence, dan big data membuka peluang baru dalam optimalisasi wakaf produktif. Namun demikian, implementasi transformasi digital masih menghadapi tantangan berupa rendahnya literasi digital, keterbatasan kompetensi nazhir, keamanan siber, serta perlunya penguatan regulasi. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, Badan Wakaf Indonesia, lembaga keuangan syariah, akademisi, dan masyarakat untuk membangun ekosistem wakaf digital yang berkelanjutan.
Tata Kelola Manajemen Bisnis Wakaf yang Transparan dan Akuntabel Safira Khoirunnisa; M. Guffar Harahap
INTERNATIONAL, Journal of Sharia Business Management Vol 3 No 4 (2024): Desember
Publisher : CV. Barokah Publsiher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wakaf merupakan salah satu instrumen ekonomi Islam yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan aset secara produktif. Namun demikian, optimalisasi pengelolaan wakaf masih menghadapi berbagai tantangan, terutama pada aspek tata kelola kelembagaan, transparansi, dan akuntabilitas. Rendahnya kualitas pelaporan, lemahnya sistem pengawasan, serta terbatasnya kompetensi nazhir menyebabkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola wakaf belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep tata kelola manajemen bisnis wakaf yang transparan dan akuntabel sebagai upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan aset wakaf produktif. Penelitian menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif melalui kajian terhadap berbagai literatur ilmiah, regulasi, serta hasil penelitian terdahulu mengenai tata kelola wakaf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi prinsip Good Waqf Governance yang meliputi transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, profesionalisme, dan keadilan mampu meningkatkan kepercayaan wakif, efektivitas pengelolaan aset, serta keberlanjutan program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain itu, digitalisasi sistem pelaporan, penerapan standar akuntansi wakaf, audit syariah, dan pemanfaatan teknologi informasi menjadi faktor penting dalam mewujudkan tata kelola wakaf modern yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Oleh karena itu, sinergi antara regulator, nazhir, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengembangan bisnis wakaf di Indonesia. Hasil berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa transparansi dan akuntabilitas berpengaruh positif terhadap kepercayaan wakif dan minat berwakaf, sementara digitalisasi dan inovasi tata kelola memperkuat efektivitas pengelolaan wakaf.
THE ROLE OF SHARIA ACCOUNTING AND ITS RELEVANCE IN THE DIGITAL ERA IN GENERATION Z Sri Wahyuni; Asmawarna Sinaga; Fauzi Ardianti
INTERNATIONAL, Journal of Sharia Business Management Vol 3 No 4 (2024): Desember
Publisher : CV. Barokah Publsiher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study discusses the role of sharia accounting for Generation Z in the context of the digital era in Indonesia. The method used is a literature study from various academic sources related to sharia accounting, the characteristics of Generation Z, and digital transformation. The results of the study indicate that Generation Z is a digital native group that is very concerned with religious values and social justice. Sharia accounting, with the principles of transparency, justice, and sustainability, can be an important framework in managing the finances of this generation. Meanwhile, digitalization such as fintech, blockchain, and artificial intelligence opens up opportunities for efficiency and accessibility in sharia accounting, but also presents challenges for technical integration and data protection in accordance with Islamic principles. This study underlines the importance of sharia financial literacy for Generation Z and the need for technology-based educational innovation so that sharia principles remain relevant in modern accounting practices.
DIGITALISASI OPERASIONAL PERUSAHAAN ASURANSI DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI DAN LAYANAN Zalsa Cintyanisa Tobing; Irani Adwiyah Rambe; Adel Nazwa Sipa Sinaga; Nurhayati Harahap
INTERNATIONAL, Journal of Sharia Business Management Vol 5 No 3 (2026)
Publisher : CV. Barokah Publsiher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digitalisasi telah menjadi kebutuhan utama dalam industri asuransi untuk menghadapi persaingan dan meningkatkan kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digitalisasi operasional dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan pada perusahaan asuransi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dari berbagai sumber ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi mampu mempercepat proses bisnis, mengurangi biaya operasional, serta meningkatkan kepuasan nasabah melalui layanan yang lebih cepat dan akurat. Dengan demikian, digitalisasi menjadi strategi penting bagi perusahaan asuransi dalam meningkatkan daya saing di era modern.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN WAKAF PRODUKTIF DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI DI INDONESIA Mutiara Anzani Sutando; Anindyana Rahayu; Fathinatul Kamilah; Yenni Samri Julianti Nasution
INTERNATIONAL, Journal of Sharia Business Management Vol 5 No 3 (2026)
Publisher : CV. Barokah Publsiher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wakaf produktif merupakan instrumen ekonomi Islam yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan aset secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi wakaf produktif, mengidentifikasi kendala pengelolaannya, serta merumuskan strategi optimalisasi dalam mendukung pembangunan ekonomi di Indonesia. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara terhadap dua pengurus masjid sebagai pengelola aset wakaf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wakaf produktif mampu mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha produktif dan peningkatan kesejahteraan sosial. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan modal, rendahnya kompetensi nazir, serta minimnya pemahaman masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi, penguatan kapasitas nazir, pemanfaatan teknologi digital, dan sinergi antara pemerintah, Badan Wakaf Indonesia, lembaga keuangan syariah, serta masyarakat agar potensi wakaf produktif dapat dimanfaatkan secara optimal bagi pembangunan ekonomi nasional.
STRATEGI PEMASARAN PRODUK ASURANSI SYARIAH DALAM MENARIK MINAT GENERASI MILENIAL MELALUI MEDIA SOSIAL Dea Salsabila; Fatimah Nainggolan; Siti Nurlina Nasution; Nur Hayati Harahap
INTERNATIONAL, Journal of Sharia Business Management Vol 5 No 3 (2026)
Publisher : CV. Barokah Publsiher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the current digital era, sharia insurance product marketing strategies need to be adapted to the preferences and behavior of the millennial generation who tend to be active on social media. This research aims to analyze marketing strategies for sharia insurance products that are effective in attracting the interest of the millennial generation through social media. The research method used is a literature study to collect information about the characteristics of the millennial generation, consumer behavior and social media marketing strategies. The research results show that the millennial generation tends to be skeptical of financial products, but they are very connected tosocial media and are more receptive to information through recommendations from fellow users. Therefore, an effective sharia insurance product marketing strategy must focus on creating content that is informative, interesting and relevant to the needs andvalues of the millennial generation. Apart from that, collaborating with digital influencers and utilizing interactive features on social media platforms can also increase product appeal. This research contributes to understanding how to effectively reachthe millennial generation as a potential target market for sharia insurance products through social media.
MUSLIM WOMEN AS DRIVERS OF GLOBAL ECONOMIC DEVELOPMENT: OPPORTUNITIES, CHALLENGES, AND CONTRIBUTIONS Diva Wamanda; Zainal Abidin; Khairani Hayat Situmorang
INTERNATIONAL, Journal of Sharia Business Management Vol 5 No 3 (2026)
Publisher : CV. Barokah Publsiher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muslim women have increasingly emerged as significant contributors to global economic development through their active participation in entrepreneurship, the labor market, education, Islamic finance, and digital innovation. Despite this progress, many continue to face structural, socio-cultural, and institutional barriers that limit their economic potential. This study aims to explore the opportunities, challenges, and contributions of Muslim women to global economic development from the perspective of Islamic economic principles and contemporary literature. Employing a qualitative research design based on library research, the study analyzes scholarly articles, books, international reports, and policy documents published between 2019 and 2025. The collected data were examined using thematic content analysis to identify recurring patterns and emerging themes. The findings reveal that Muslim women contribute significantly to economic growth by increasing household income, fostering entrepreneurship, supporting small and medium-sized enterprises (SMEs), promoting financial inclusion through Islamic finance, and participating in the digital economy. Furthermore, Islamic teachings encourage women's economic participation while emphasizing justice, dignity, responsibility, and ethical business practices. However, persistent challenges including gender inequality, limited access to education and finance, digital disparities, and restrictive socio-cultural norms continue to hinder their full participation. The study concludes that empowering Muslim women through inclusive education, financial access, supportive public policies, digital literacy, and gender-responsive Islamic economic frameworks can strengthen sustainable and inclusive global economic development. These findings provide valuable insights for policymakers, educators, researchers, and development institutions seeking to enhance women's economic empowerment within an Islamic context.