cover
Contact Name
-
Contact Email
ft@unmas.ac.id
Phone
+62361240551
Journal Mail Official
ft@unmas.ac.id
Editorial Address
Jl. Kamboja No.11A, Denpasar Utara, Denpasar, Bali 80233
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Unmas (Jitumas) Denpasar
ISSN : 27972992     EISSN : 31242871     DOI : https://doi.org/10.36733/jitumas.v5i2
Jurnal Ilmiah Teknik Unmas (Jitumas) menerima naskah penelitian, artikel ulasan, dan gagasan konseptual yang berfokus pada kemajuan teoretis dan praktis di bidang teknik. Ruang lingkup jurnal ini mencakup, namun tidak terbatas pada, topik-topik berikut: 1. Bidang Teknik Sipil: a. Rekayasa Struktur dan Material Konstruksi b. Rekayasa Geoteknik c. Manajemen Sumber Daya Air, Hidrologi, dan Hidraulika d. Rekayasa Transportasi dan Lalu Lintas e. Manajemen Konstruksi f. Sustainability 2. Bidang Teknik Lingkungan: a. Pengelolaan Kualitas Air dan Teknologi Pengolahan Air Limbah b. Manajemen Persampahan dan Limbah Padat B3 c. Pengendalian Pencemaran Udara dan Tanah d. Kesehatan dan Keselamatan Lingkungan (K3L) e. Sistem Drainase Berkelanjutan f. Pengelolaan Lingkungan Wilayah Pesisir 3. Bidang Teknologi Informasi: a. Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering) b. Ilmu Data (Data Science) dan Kecerdasan Buatan (AI) c. Jaringan Komputer dan Keamanan Siber d. Sistem Informasi dan Interaksi Manusia-Komputer (HCI) e. Pengolahan Citra Digital Jurnal ini terbit dua kali setahun pada bulan April dan Oktober.
Articles 85 Documents
Kuat Tekan Batako Dengan Campuran Agregat Sisa Ayakan 3mm
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik UNMAS Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan bahan bangunan semakin meningkat seiring dengan peningkatan kebutuhan perumahan saat ini. Salah satu bahan bangunan yang sering digunakan adalah batako. Penggunaan batako memiliki beberapa keuntungan dari pada batu bata yang mengakibatkan tingginya permintaan di pasaran sehingga menciptakan peluang usaha bagi pelaku bisnis di bidang material seperti pengrajin batako. Keberadaan pengrajin batako tersebar cukup banyak di Kecamatan Selemadeg namun adanya perbedaan komposisi dan bahan campuran yang digunakan. Salah satu bahan campuran yang digunakan adalah agregat sisa ayakan 3mm dengan komposisi 1:5:3 (semen:pasir:agregat sisa ayakan 3mm). Agregat halus sisa ayakan 3mm yang dimaksud merupakan waste material atau bahan sisa dari pengayakan pasir dalam proses pembuatan pasir halus untuk bahan plesteran yang tidak terpakai lagi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan campuran batako. Komposisi bahan campuran tersebut dibuat berdasarkan asumsi dan referensi dari pihak lain dan belum teruji di laboratorium mengenai kekuatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan batako dari campuran agregat sisa ayakan 3mm. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan populasi terbatas yaitu berupa batako pejal berukuran 35cmx12cmx9cm berjumlah 4 buah, dibuat dengan komposisi bahan campuran semen:pasir:agregat halus sisa ayakan 3mm (1:5:3). Sampel yang digunakan 10 buah benda uji kubus 9cmx9cmx9cm yang didapatkan dari pemotongan setiap batako dan 2 buah kubus batako dijadikan cadangan. Hasil dari penelitian ini diperoleh nilai kuat tekan tertinggi 133.29 Kg/cm2, terendah 105.24 Kg/cm2, dan nilai kuat tekan rata-rata pada 28 hari sebesar 115.69 Kg/cm2.
Analisis Kinerja Struktur Gedung Dengan Ketidakberaturan Horizontal
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik UNMAS Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia termasuk salah satu negara yang rawan gempa karena dilintasi oleh titik pertemuan 3 lempeng struktur, tepatnya: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik tempat Lempeng Indo-Australia bergerak ke utara dan bersilangan. lempeng Eurasia, sedangkan lempeng Pasifik bergerak cukup ke samping. ke arah barat, hal ini menjadikan Indonesia salah satu negara yang memiliki resiko gempa yang cukup tinggi. Dampak kuat gempa pada struktur akan berbeda bila diterapkan pada struktur beraturan dan tidak beraturan. Kinerja struktur bangunan biasa akan berbeda dengan struktur bangunan tidak beraturan (Purba, 2014). Dalam peraturan perencanaan struktur tahan gempa diatur dalam SNI 1726 - 2019 tentang penyimpangan struktur dimana dalam peraturan ini terdapat dua macam ketidakberaturan struktur yaitu ketidakberaturan horizontal dan vertikal. Dalam penelitian ini, saya akan menganalisis empat jenis struktur, yaitu struktur bangunan beraturan (MB), struktur bangunan berbentuk L (ML), struktur bangunan berbentuk C (MC) dan struktur bangunan berbentuk O (MO). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kirnerja dari struktur gedung beraturan dan yang tidak beraturan horizontal yang dilihat dari displacement, drift, ratio, base shear, dan penentuan level kinerja struktur berdasarkan ATC-40. Hasil dari penelitian ini berdasarkan analisis pushover menunjukkan bahwa struktur gedung MB memiliki kekakuan yang sangat baik diantara struktur gedung lainnya, sedangkan penentuan tingkat kinerja berdasarkan metode ATC-40 menunjukan semua struktur gedung tergolong ke level kinerja Damage Control (DC).
Analisis Dampak Hambatan Samping Pada Jalan Kamboja Denpasar (Studi Kasus Di Depan Pasar Kreneng)
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik UNMAS Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: Kota Denpasar merupakan salah satu kota yang memiliki banyak pasar tradisional di berbagai daerah. Salah satunya adalah Pasar Kreneng yang berada di Jalan Kamboja Denpasar, di sekitar pasar sering terjadi kemacetan karena adanya hambatan dipinggir jalan seperti memanfaatkan badan jalan sebagai tempat parkir, kendaraan masuk ke trotoar, kendaraan lambat dan pejalan kaki yang menyebrang. Dari permasalahan tersebut, penulis berkeinginan untuk melakukan penelitian mengenai “Menganalisis Pengaruh Hambatan Samping di Ruas Jalan Kamboja Denpasar”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah investigasi lapangan langsung terhadap data hambatan samping untuk mengetahui pengaruh hambatan samping terhadap kinerja ruas jalan Kamboja Denpasar. Penelitian ini dilakukan selama 2 hari survei, yaitu Senin dan Sabtu. Berdasarkan hasil analsis perhitungan data hambatan samping didapatkan jam puncak kejadian pada hari Senin, 28 Maret 2022 pukul 11:00-12:00 yait 2.084,4 frekuensi/jam, Pada hari Sabtu, 02 April 2022 terjadi pukul 07.45-08.45 yaitu 1.610 frekuensi/jam. Dari hasil analisis kejadian hambatan samping diatas didapatkan kelas hambatan samping tinggi, dikarenakan segmen penelitian termasuk kawasan pasar dan juga kawasan pendidikan. Tingginya hambatan samping ini sangat berpengaruh terhadap kinerja ruas jalan di Kamboja Denpasar, sehingga perlu penanganan seperti menyiapkan lahan parkir serta pengelolaan jalur kontrol akses kendaraan.
Analisis Intensitas Hujan Di Banjar Tuka Dalung Kuta Utara
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik UNMAS Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Dalung di Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung memiliki curah hujan yang sangat tinggi, merupakan daerah langganan banjir saat musim penghujan. Banjir ini terjadi pada saat hujan deras mengguyur daerah Tuka Desa Dalung. Berdasarkan pengamatan penulis banjir di Daerah Tuka terjadi setiap tahun sejak tahun 2017. Tahun 2022 ini banjir masih menjadi masalah di Daerah Tuka namun belum ada penelitian berkaitan dengan besarnya intensitas hujan di Banjar Tuka Desa Dalung. Dalam rancangan penelitian menggunakan metode kuantitatif dimana analisis ini menggunakan data berupa angka. Dalam penelitian adapun kegiatan seperti pengukuran dan perhitungan berdasarkan pengamatan langsung kemudian dapat dilakukan perhitungan terkait curah hucan. Penelitian ini menggunakan jenis data yaitu pertama data sekunde. Menggunakan data curah hujan yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika wilayah III Denpasar curah hujan maksimum periode 10 tahun yaitu pada tahun 20 s/d 2021. Periode ulang 2 tahun 1.019,827 mm/jam, periode ulang 5 tahun 1.260,382 mm/jam, periode ulang 10 tahun 1.427,319 mm/jam.
Analisis Hidrologi Rancangan Pada Saluran Drainase Di Jalan Tukad Yeh Aya Ix Denpasar
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik UNMAS Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya arus migrasi mengakibatkan meningkatnya aktivitas perekonomian dan petumbuhan industri memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan pembangunan di wilayah Kota Denpasar. Munculnya kawasan permukiman baru akan berdampak penurunan luasan daya serap tanah dan meningkatnya beban limpasan menuju saluran drainase. Kompleksnya permasalahan banjir dan genangan membutuhkan pemrosesan terintegrasi antara konteks pengeringan makro dengan mikro. Banjir tidak hanya disebabkan oleh beban limpasan yang terkait dengan daerah tangkapan air di wilayah studi, tetapi juga harus diperhatikan kapasitas sungai terkait dengan pengeringan makro. Salah satu titik wilayah di Denpasar yang cenderung banjir atau menggenang saat hujan adalah di Jalan Tukad Yeh Aya IX Denpasar. Sebagian besar banjir disebabkan oleh penyumbatan selokan yang disebabkan oleh puing-puing yang terbawa arus air. Situasi ini memungkinkan kapasitas debit melebihi batasnya. Pengamatan langsung dilakukan saat berhentinya hujan dan hasilnya terdapat genangan di beberapa titik saluran drainase. Terkait permasalahan tersebut, penulis melakukan penelitian dengan pengamatan langsung dengan menganalisis hujan rencana dan debit rencana pada saluran drainase di Jalan Tukad Yeh Aya IX Denpasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif melalui analisis teknikal dengan cara menganalisis secara teknis. kemudian dibuat perhitungan yang sesuai hujan rencana dan banjir rencana pada saluran drainase di Jalan Tukad Yeh Aya IX Denpasar. Hasil curah hujan rancangan dengan kala ulang 2 tahun adalah 100,11 mm, kala ulang 5 tahun adalah 125,00 mm dan kala uang 10 tahun adalah 144,44 mm. Hasil debit banjir rancangan untuk Q2 tahun adalah 0,579 m3/det, Q5 tahun adalah 0,710 m3/det dan Q10 tahun adalah 0,810 m3/det.
Pengaruh Parkir Di Badan Jalan Terhadap Tingkat Pelayanan Pada Jalan Katrangan Kota Denpasar
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik UNMAS Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Denpasar merupakan salah satu kota pariwisata yang menjadi unggulan daerah Bali. Tumbuhnya pusat perdagangan menyebabkan melonjaknya pengunjung yang akan berdampak pada peningkatan kebutuhan lahan parkir. Parkir dapat didefiniskan sebagai kendaraan yang tidak bergerak atau suatu keadaan dimana kendaraan yang tidak bergerak dalam waktu lama. Adanya ketersediaan lahan parkir yang kurang memadai menyebabkan badan jalan digunakan sebagai alternatif lahan parkir. Parkir badan jalan merupakan fasilitas parkir yang menggunakan badan jalan sebagai tempat parkir yang memiliki pola tertentu ini menyebabkan tingkat pelayanan di ruas jalan mengalami kemacetan. Tingkat pelayanan jalan adalah besaran yang digunakan untuk menentukan kualitas ruas jalan yang melayani lalu lintas yang melewati jalan tersebut. Tingkat pelayanan jalan dapat ditentukan dari nilai volume dan kapasitas jalan. Pada Jalan Katrangan Kota Denpasar dapat dilakukan observasi melalui metode survey ke lapangan untuk medapatkan data yang digunakan untuk tingkat pelayanan dijalan tersebut maka di dapat bahwa pada penelitian ini tingkat pelayanan Jalan Katrangan, Kota Denpasar yang terendah terjadi pada hari senin pada jam 13.00 – 14.00 WITA yaitu sebesar 0,310 smp/jam dengan tingkat pelayanan “B” Sedangkan tertinggi yaitu pada senin pada jam 07.15-08.15 WITA yaitu 0,542 smp/jam dengan tingkat pelayanan “C” dimana tingkat pelayanan apabila tidak ada parkir pada Jalan Katrangan, Kota Denpasar yang terendah terjadi pada hari selasa pada jam 17.00-18.00 WITA yaitu sebesar 0,283 smp/jam dengan tingkat pelayanan “B” Sedangkan yang tertinggi yaitu pada hari senin pada jam 07.15-08.15 WITA yaitu sebesar 0,502 smp/jam dengan tingkat pelayanan “C”.
Analisis Pengaruh Volume Lalu Lintas Terhadap Tingkat Kebisingan Lalu Lintas Pada Ruas Jalan Waturenggong Kota Denpasar Bali
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik UNMAS Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Naiknya jumlah kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat yang disebabkan oleh bertambahnya jumlah penduduk di kota Denpasar dapat berdampak pada tingkat kebisingan yang dihasilkan di suatu ruas jalan. Kebisingan adalah suara yang tidak diinginkan yang dihasilkan oleh suatu perusahaan atau kegiatan pada tingkat waktu tertentu yang dapat mengganggu kesehatan manusia dan kenyamanan lingkungan, termasuk kesejahteraan hewan, tumbuhan, dan manusia. Pengukuran tingkat kebisingan ini perlu dibuat guna untuk mengetahui tingkat kebisingan pada suatu wilayah tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh volume lalu lintas terhadap tingkat kebisingan. Penelitian ini dilakukan selama 3 hari yaitu pada hari Minggu, Senin dan Selasa (hari dengan volume lalu lintas tertinggi) dan penelitian ini dilakukan pada satu titik ruas jalan. Data yang dikumpulkan seperti: data tingkat kebisingan lalu lintas (dB) serta data volume lau lintas (smp/jam). Pengukuran kebisingan dilakukan menggunakan alat Sound Level Meter, dimana waktu pengukuran dilakukan selama 10 menit dan pencatatan hasil dilakukan tiap 5 detik. Hasil pengukuran kebisingan kemudian dibandingkan dengan volume lalu lintas yang dihasilkan. Hasi penelitian tingkat kebisingan lalu lintas pada ruas Jalan Waturenggong Kota Denpasar mendapatkan dimana pada saat volume lalu lintasnya tinggi sebesar 264 smp/jam menghasilkan tingkat kebisingan sebesar 78,04 dB, sedangkan sebaliknya pada saat volume lalu lintasnya rendah sebesar 42,75 smp/jam justru menghasilkan tingkat kebisingan yang tinggi yaitu sebesar 88,27 dB. Hasil tersebut menunjukkan bahwa volume lalu lintas tidak selalu berbanding lurus dengan tingkat kebisingan yang dihasilkan, volume lalu lintas yang tinggi belum pasti menghasilkan tingkat kebisingan yang tinggi, begitu pun kebalikannya.
Analisis Metode Fast Track Untuk Mempersingkat Waktu Pelaksanaan Proyek Pematangan Lahan Tahap II Pusat Kebudayaan Bali
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik UNMAS Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterlambatan suatu proyek umumnya dapat menimbulkan kerugian pada pemilik proyek dan kontraktor. Ada beberapa alternatif yang digunakan untuk mengantisipasi keterlambatan yaitu dengan menambah tenaga kerja, menambah jam kerja dan menambah alat. Sedangkan metode yang digunakan untuk mempercepat pelaksanaan proyek yaitu dengan menggunakan metode time cost trade off analysis, metode crashing, metode least cost analysis dan metode fast track. Dari hasil laporan kemajuan progress pekerjaan pada Proyek Pematangan Lahan Tahap II Pusat Kebudayaan Bali, progress realisasi lebih kecil dari progress rencana. Pada minggu ke-16 nilai rencana yaitu sebesar 65,43 % dan realisasi sebesar 62,20 % maka terdapat deviasi sebesar 3,23 %. Dari permasalahan yang terjadi maka akan dilakukan Analisis Metode Fast Track Untuk Mempersingkat Waktu Pelaksanaan Proyek Pematangan Lahan Tahap II Pusat Kebudyaaan Bali. Pada penelitian ini ada beberapa data yang digunakan diantaranya time schedule rencana, time schedule realisasi, kelender proyek dan laporan mingguan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kegiatan-kegiatan yang merupakan kegiatan kritis dan waktu pelaksanaan setelah dilakukan percepatan dengan menggunakan metode fast track. Analisis fast track pada penelitian ini dilakukan sebanyak 4 tahap untuk mencari waktu yang paling optimal dan tidak bisa dilakukan percepatan karena tidak memenuhi persyaratan fast track untuk dilakukan percepatan lagi. Hasil dari 4 tahap analisis fast track ini terdapat 33 kegiatan yang merupakan kegiatan kritis dan waktu percepatan yaitu selama 10 hari dari durasi awal 199 hari menjadi 189 hari.
Analisis Komparatif Biaya dan Waktu Percepatan Peningkatan Jam Kerja dengan Penambahan Tenaga Kerja: (Studi Kasus: Pembangunan Villa Mr. Michael Anthony Mc Dermott)
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik UNMAS Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada Pembangunan Villa Mr. Michael Anthony Mc Dermott diketahui terjadi keterlambatan pelaksanaan pekerjaan. Untuk mengantisipasi keterlambatan penyelesaian Pembangunan Villa Mr. Michael Anthony Mc Dermott dari time schedule rencana maka dilakukan percepatan durasi pekerjaan. Metode percepatan yang digunakan yaitu dengan cara metode percepatan peningkatan jam kerja dan metode percepatan penambahan tenaga kerja. Pada analisis percepatan durasi proyek akan dilakukan perbandingan metode percepatan guna mengetahui pengaruh terhadap biaya dan waktu antara penambahan tenaga kerja dengan penambahan jam kerja berbasis Microsoft Project. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu rencana anggaran biaya, time schedule, dan kalender kerja. Analisis ini dilakukan untuk mengetahui kegiatan yang dapat dipercepat, biaya dan waktu percepatan bila dilakukan peningkatan jam kerja, serta biaya dan waktu percepatan bila dilakukan penambahan tenaga kerja. Dari hasil analisis yang dilakukan terdapat sebanyak 14 item pekerjaan yang dapat dipercepat. Biaya percepatan dengan metode peningkatan jam kerja senilai Rp 17.137.600 dan waktu percepatan adalah 1,28 hari. Biaya percepatan dengan metode penambahan tenaga kerja senilai Rp 15.608.143 dan waktu percepatan adalah 56,18 hari.
Analisis Perbandingan Waktu Rencana Pelaksanaan Proyek Metode Konvensional dengan Metode CPM Berbasis Ms. Project : (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Gedung KIA RSUP Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah)
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik UNMAS Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penjadwalan pada proyek Pembangunan Gedung KIA RSUP Prof. I.G.N.G Ngoerah menggunakan metode kurva S, dimana metode konvensional tersebut tidak bisa menunjukan kegiatan apa saja yang merupakan kegiatan kritis. Sehingga, dilakukan analisis memakai metode CPM (Critical Path Method) pada mengklasifikasikan apa saja yang merupakan kegiatan kritis dan tidak kritis. Kegiatan kritis merupakan kegiatan yang pelaksanaannya tidak dapat ditunda, sebab jika ditunda maka dapat memperbesar total waktu penyelesaian proyek konstruksi. Pada analisis ini penulis menggunakan software Ms. Project yang dipakai untuk membuat penjadwalan proyek, dan output pemasukan data dari perangkat lunak ini ditampilkan sebagai gantt chart. Metode analisis deskriptif kuantitatif dipakai dalam penelitian ini. Pendekatan ini dimulai dengan pengumpulan data, penafsiran data, serta penampilan dan hasil, dengan tujuan memberikan gambaran atau gambaran obyektif tentang suatu keadaan dengan menggunakan angka-angka. Kegiatan kritis yang didapat pada analisis dengan metode CPM (Critical Path Method) hanya pada 1 kegiatan yaitu pada pekerjaan door and window di lantai 1. Waktu pengerjaan proyek memakai metode CPM (Critical Path Method) adalah 245 hari kerja sedangkan dengan metode konvensional waktu pelaksanaan 231 hari kerja. Sehingga terdapat selisih waktu selisih waktu selama 14 hari kerja.