cover
Contact Name
-
Contact Email
ft@unmas.ac.id
Phone
+62361240551
Journal Mail Official
ft@unmas.ac.id
Editorial Address
Jl. Kamboja No.11A, Denpasar Utara, Denpasar, Bali 80233
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Unmas (Jitumas) Denpasar
ISSN : 27972992     EISSN : 31242871     DOI : https://doi.org/10.36733/jitumas.v5i2
Jurnal Ilmiah Teknik Unmas (Jitumas) menerima naskah penelitian, artikel ulasan, dan gagasan konseptual yang berfokus pada kemajuan teoretis dan praktis di bidang teknik. Ruang lingkup jurnal ini mencakup, namun tidak terbatas pada, topik-topik berikut: 1. Bidang Teknik Sipil: a. Rekayasa Struktur dan Material Konstruksi b. Rekayasa Geoteknik c. Manajemen Sumber Daya Air, Hidrologi, dan Hidraulika d. Rekayasa Transportasi dan Lalu Lintas e. Manajemen Konstruksi f. Sustainability 2. Bidang Teknik Lingkungan: a. Pengelolaan Kualitas Air dan Teknologi Pengolahan Air Limbah b. Manajemen Persampahan dan Limbah Padat B3 c. Pengendalian Pencemaran Udara dan Tanah d. Kesehatan dan Keselamatan Lingkungan (K3L) e. Sistem Drainase Berkelanjutan f. Pengelolaan Lingkungan Wilayah Pesisir 3. Bidang Teknologi Informasi: a. Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering) b. Ilmu Data (Data Science) dan Kecerdasan Buatan (AI) c. Jaringan Komputer dan Keamanan Siber d. Sistem Informasi dan Interaksi Manusia-Komputer (HCI) e. Pengolahan Citra Digital Jurnal ini terbit dua kali setahun pada bulan April dan Oktober.
Articles 96 Documents
ANALISIS PERCEPATAN PENJADWALAN PROYEK DENGAN METODE FAST TRACK: (Studi Kasus: Pembangunan Jalan Bingin Pecatu) Diputera, I Gede Angga; Istri Lestari, I Gusti Agung Ayu; Yana Hermawan, I Putu; Diah Saptarini, Ni Kadek
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Teknik Unmas (Jitumas) Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi kasus padaapembangunan Jalan Bingin Pecatu menunjukkan bahwa proyek telah berlangsung selama satu minggu dengan progres realisasi sebesar 0,0217%. Pemilik proyek menargetkan penyelesaian lebih cepat dari jadwal semula, sehingga diperlukan strategi percepatan. Penelitian ini menganalisis aktivitas yang memungkinkan dipercepat melalui jalur kritis dan dengan tetap memperhatikan syarat-syarat percepatan dengan metode fast track menggunakan aplikasi Microsoft Project. Data yang digunakan bersifat deskriptif kuantitatif, meliputi Rencana Anggaran Biaya (RAB), Time Schedule, Jadwal Realisasi, Analisis Pekerjaan, serta Kalender Kerja. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa aktivitas yang dapat dipercepat adalah pekerjaan galian drainase dan pekerjaan pasangan pondasi.
ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN PENGECORAN BETON READY MIX DENGAN KONVENSIONAL PADA PEMBANGUNAN VILLA GUILHERME BERAWA, CANGGU, BALI. Sastra Wibawa, I Made; Angga Diputera , I Gede; Candra Devi, Ayulili Sagita
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Teknik Unmas (Jitumas) Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jitumas.v6i1.13957

Abstract

Pembangunan dalam bidang konstruksi semakin berkembang, terutama dari segi desain maupun metode pelaksanaannya. Pembangunan bidang konstruksi menghasilkan produktivitas yang berbeda, sehingga berpengaruh terhadap mutu, waktu dan biaya pelaksanaan, maka dalam pelaksanaan dilakukan secara efisien dan efektif. Dalam pelaksanaan struktur beton ada beberapa metode yang dipakai salah satunya adalah metode konvensional yaitu dilakukan langsung di lokasi. Pembangunan Villa Guilherme Berawa, Canggu menggunakan metode konvensional, terjadi beberapa masalah yaitu dari segi waktu terjadi keterlambatan, dan dari segi tempat memerlukan lokasi penyimpanan material yang luas. Terjadinya permasalahan yang timbul di lapangan, maka dicoba alternatif yaitu metode ready mix. Dari segi waktu pelaksanaan ready mix lebih cepat, dan dari segi lokasi tidak kesulitan menempatkan material. Dari segi sumber daya tidak membutuhkan sumber daya yang banyak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbandingan dari segi biaya dan waktu pelaksanaan pengecoran konvensional dengan ready mix khususnya pada pekerjaan beton balok dan pelat lantai dua. Diperlukan analisis untuk mengetahui tingkat efisiensi dan efektifitas antara kedua metode ini. Hasil penelitian menunjukkan metode konvensional memerlukan biaya sebesar Rp. 158.728.450,00 dengan waktu pelaksanaan 8 hari, sedangkan metode ready mix sebesar Rp. 186.606.936,00 dengan waktu pelaksanaan hanya 1 hari. Selisih biaya antara kedua metode adalah Rp 27.878.486,00 yaitu ready mix lebih mahal sekitar 17,6 %. Perbedaan waktu sangat signifikan, ready mix mampu mempercepat proses pekerjaan hingga 7 hari. Dari sisi biaya metode konvensional terbukti lebih ekonomis, namun dari sisi waktu metode ready mix jauh lebih efisien.
PERANCANGAN SISTEM DIGITALISASI STANDARD RECIPE SERTA MANAJEMEN STOK DAPUR MENGGUNAKAN METODE SDLC WATERFALL PADA RED WHITE COFFEE Permata Sari, Putri Agung; Widyasari, Ni Luh; Imanuel, Azzarya
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Teknik Unmas (Jitumas) Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jitumas.v6i1.14024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem digitalisasi standard recipe serta manajemen stok dapur pada Red White Coffee guna meningkatkan efisiensi operasional dan akurasi pengelolaan bahan baku. Permasalahan utama yang dihadapi adalah proses pencatatan resep dan stok bahan yang masih dilakukan secara manual, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, keterlambatan restock, serta ketidaksesuaian data stok dengan kondisi aktual di dapur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Software Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall, yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem yang dikembangkan mampu mendigitalisasi resep standar, melakukan pengurangan stok otomatis berdasarkan penggunaan bahan, serta menghasilkan laporan stok secara real-time. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dirancang mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan stok, meminimalisir kesalahan pencatatan, dan mendukung pengambilan keputusan operasional pada Red White Coffee.
PENGEMBANGAN POINT OF SALE BERBASIS WEB UNTUK PENGELOLAAN TRANSAKSI APOTEK Pandawana, I Dewa Gede Agung; Putra, Bagus Putu Pramana; Budayasa, I Putu Gede; Joni, I Dewa Made Adi Baskara; Permata Sari, Putri Agung
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Teknik Unmas (Jitumas) Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jitumas.v6i1.14027

Abstract

Pengelolaan transaksi penjualan obat pada apotek membutuhkan sistem yang mampu mencatat data secara akurat dan terstruktur. Namun, dalam praktiknya, masih terdapat apotek yang melakukan pencatatan transaksi secara manual menggunakan nota kertas, sehingga proses rekapitulasi data menjadi kurang efisien dan berpotensi menimbulkan kesalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi Point of Sale (POS) berbasis web yang dapat mendukung pengelolaan transaksi penjualan obat pada apotek. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian terapan dengan metode pengembangan sistem Waterfall yang terdiri dari tahapan analisis, perancangan, pengkodean, pengujian, dan implementasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memahami proses bisnis yang berjalan serta kebutuhan sistem. Sistem dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework Laravel dan basis data MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem POS berbasis web yang dikembangkan mampu mengelola data obat, mencatat transaksi penjualan, serta menghasilkan laporan penjualan secara terstruktur. Proses pencatatan transaksi menjadi lebih sistematis dibandingkan metode manual, dan data yang dihasilkan dapat diakses dengan lebih mudah. Pengujian sistem menggunakan metode Black Box Testing menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan yang telah ditentukan. Dengan demikian, sistem informasi POS berbasis web yang dikembangkan dapat digunakan sebagai solusi dalam mendukung pengelolaan transaksi penjualan obat pada apotek secara lebih terorganisir dan terkomputerisasi.
EVALUASI USABILITY PETA WISATA INTERAKTIF DIGITAL BERBASIS WEBSITE DI DTW JATILUWIH MENGGUNAKAN METODE SYSTEM USABILITY SCALE (SUS) Bintang Pangestu, Ramadillo; Permata Sari, Putri Agung
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Teknik Unmas (Jitumas) Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jitumas.v6i1.14028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat usability dari Peta Wisata Interaktif Digital berbasis website yang telah dikembangkan sebagai panduan berwisata di DTW Jatiluwih. Sistem peta wisata ini sebelumnya dirancang untuk membantu wisatawan dalam memperoleh informasi lokasi atraksi, fasilitas pendukung, serta informasi budaya secara interaktif melalui integrasi peta digital. Namun, sejauh mana sistem tersebut mudah digunakan dan memberikan pengalaman yang baik bagi pengguna belum pernah diukur secara kuantitatif. Evaluasi dilakukan menggunakan metode System Usability Scale (SUS) terhadap 40 responden wisatawan yang telah menggunakan sistem peta wisata digital tersebut. Hasil perhitungan menunjukkan skor SUS rata-rata sebesar 81,6 yang berada pada kategori Acceptable dengan grade A dan adjective rating Excellent. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem telah memiliki tingkat kemudahan penggunaan yang baik, mudah dipelajari oleh pengguna baru, serta mampu membantu wisatawan dalam proses navigasi dan pencarian informasi wisata. Meskipun demikian, beberapa aspek seperti tampilan antarmuka, konsistensi tata letak informasi, serta kebutuhan fitur multibahasa masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini memberikan rekomendasi perbaikan berbasis persepsi pengguna sebagai dasar pengembangan lanjutan sistem peta wisata digital guna meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan di kawasan Jatiluwih.
PERCEPATAN WAKTU PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI DENGAN METODE FAST TRACK Mirayani Pradnyadari, Ni Luh Made Ayu; Purnama Sari, Ni Nengah Dewi; Ngurah Sunatha, I Gede
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Teknik Unmas (Jitumas) Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jitumas.v6i1.14044

Abstract

Proyek konstruksi didefinisikan sebagai aktivitas tunggal dengan durasi yang terbatas. Pengaturan jadwal sangat krusial untuk memproyeksikan durasi aktivitas, mengukur dampak pergeseran waktu, serta mengelola sumber daya secara efisien. Berdasarkan hasil observasi ditemukan adanya deviasi negatif pada progres mingguan pembangunan Ruang Perawatan Wing Utara Tahap 1 RSU Payangan. Proyek mengalami fluktuasi keterlambatan dalam tiga periode, dengan deviasi negatif sebesar 0,197% pada minggu ke-8, meningkat menjadi 0,743% pada minggu ke-9, dan sedikit membaik menjadi 0,226% pada minggu ke-10. Langkah percepatan menjadi esensial. Studi ini menerapkan metode Fast Track berbantuan Microsoft Project sebagai solusi untuk mengejar ketertinggalan jadwal tersebut. Data-data yang digunakan pada penelitian ini berupa time schedule rencana, time schedule realisasi, laporan harian dan laporan mingguan serta kalender proyek. Data mengenai uraian, durasi, dan keterkaitan antarpekerjaan dihimpun dari jadwal rencana, sedangkan perkembangan proyek dipantau melalui laporan harian dan mingguan. Dengan mempertimbangkan kalender kerja, seluruh data tersebut diolah menggunakan Microsoft Project 2007 untuk mengidentifikasi lintasan kritis. Hasil analisis terhadap 3.570 item pekerjaan menunjukkan bahwa terdapat 21 aktivitas yang berada pada jalur kritis dengan durasi total 289 hari. Meskipun dilakukan upaya percepatan menggunakan metode fast track, durasi proyek tetap tidak berubah. Hal ini disebabkan oleh aktivitas pada lintasan kritis yang telah mencapai batas maksimal percepatan serta ketiadaan nilai float, sehingga durasi pelaksanaan tetap bertahan pada 289 hari.

Page 10 of 10 | Total Record : 96