Proceeding of Community Service and Engagement
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar ini adalah forum yang digunakan sebagai salah satu bentuk diseminasi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, dimana pada forum ini para pelaksana PkM dapat berbagi pengalaman dan ide-ide inovatif, baik di bidang keteknikan ataupun sosial sains. Selain itu, seminar ini merupakan forum ilmiah untuk memfasilitasi upaya membangun kultur akademik dosen dan peneliti dalam menyebarluaskan hasil penelitian melalui kegiatan PkM dan untuk memberikan kesempatan kepada para stakeholder dari berbagai level kalangan dan industri serta pemerintah untuk merintis kerjasama yang saling menguntungkan.
Articles
256 Documents
PENGEMBANGAN PEMASARAN STARTUP PENDIDIKAN BINAR CALISTUNG MELALUI PELATIHAN BISNIS MODEL CANVAS DAN PERENCANAAN PEMBUATAN KONTEN KREATIF
Rima Febriani;
Widia Nur Utami;
Fajar Ciptandi
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25124/cosecant.v3i1.7136
Kepedulian orang tua untuk mendukung semangat belajar anak semakin tinggi selepas pandemi Covid-19 terjadi, banyak orang tua akhirnya sadar bahwa tanggung jawab pendidikan anak ada pada diri mereka bukan sepenuhnya ada di sekolah. Oleh karena itu, pola pikir orang tua yang memiliki anak usia dini saat ini sudah berubah, mereka juga dirasa harus paham bagaimana cara mengajarkan anak di rumah atau ketika berada di luar sekolah. StartUp pendidikan Binar Calistung hadir sebagai solusi keresahan orang tua saat ini. StartUp pendidikan Binar Calistung merupakan StartUp pada bidang pendidikan yang saat ini sedang berkembang dalam upaya membantu orang tua anak usia dini dalam mempersiapkan anak-anak untuk siap membaca dan berhitung. Pada tahun 2022 lalu, Tim Abdimas Kolaborasi Internal yang terdiri dari dari Fakultas Industri Kreatif dan Fakultas Rekayasa Industri telah melakukan kegiatan penyempurnaan rancangan craft kit dan menganalisa peluang pengembangan pemasaran digital untuk StartUp pendidikan Binar Calistung. Penyempurnaan craft kit yang dilakukan memiliki dampak yang cukup signifikan dalam proses berjalannya bisnis StartUp pendidikan Binar Calistung saat itu, namun pendampingan dalam hal pengembangan bisnis khususnya pada pemasaran digital belum sempat dilakukan. Pendiri dari StartUp pendidikan Binar Calistung tidak memiliki background dalam hal bisnis, melalui hal tersebut StartUp pendidikan Binar Calistung membutuhkan dukungan lanjutan dari pihak akademisi ataupun praktisi dalam bidang bisnis guna mencapai target roadmap bisnisnya tahun 2024 tetap berjalan, yaitu optimalisasi digital marketing. Secara umum solusi dan tahapan kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini terbagi ke dalam tiga tahap pelatihan yang berfokus pada pengembangan pemasaran melalui pemetaan bisnis model canvas dan branding, yaitu: (1) Tahap 1: Analisa kebutuhan pengembangan (2) Tahap 2: Pelatihan Bisnis Model Canvas dan Pendampingan Penyusunan Konten Kreatif (3) Tahap 3 : Melakukan uji coba dan evaluasi. Luaran yang diharapkan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah adanya optimalisasi pemasaran digital dan branding melalui perencanaan bisnis yang lebih baik.
PELATIHAN KONTEN KREATIF MELALUI FOTOGRAFI DAN VIDEOGRAFI DALAM MEMBANGUN MEREK PADA SISWA SMKN 3 BANDUNG
Anggian Lasmarito Pasaribu;
Almira Shabrina
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25124/cosecant.v3i1.7137
Meningkatnya pengguna media sosial saat ini merefleksikan semakin banyak orang yang menghabiskan waktu di media sosial. Kemudahan akses yang dimiliki oleh media sosial, menjadikan media sosial sangat diminati oleh masyarakat. Namun, dengan semakin banyaknya pengguna media sosial, hal ini berarti akan semakin beragamnya pengguna media sosial yang membutuhkan “ciri khas” untuk dapat teridentifikasi dan terdiferensiasi dengan pengguna media sosial lainnya. Ciri khas tersebut salah satunya dapat dibedakan dengan konten visual yang kreatif dan menarik agar lebih efektif menjangkau dan berinteraksi dengan audiens. Generasi Z, sebagai generasi yang tumbuh dengan internet dan media sosial membutuhkan banyak pengetahuan untuk membuat konten kreatif salah satunya untuk merancang karir masa depan mereka. Oleh karena itu, hal tersebut yang menjadi urgensi dari kegiatan pengabdian masyarakat ini diadakan di SMKN 3 Bandung ini. Diharapkan melalui pengabdian masyarakat ini, siswa SMKN 3 Bandung dapat meningkatkan pengetahuan mengenai perancangan konten visual kreatif sebagai bekal dalam melakukan branding di media sosial guna membangun portofolio karir di masa mendatang.
PEMBUATAN KONTEN KAMPANYE EDUKASI ANTI KEKERASANBERBASISGENDER ONLINE UNTUK WOMEN CRISIS CENTER DI DESA NGLINGGI, KABUPATEN KLATEN, JAWA TENGAH
Alila Pramiyanti;
Anggian Lasmarito Pasaribu
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25124/cosecant.v3i1.7138
Salah satu sisi gelap dari era digital yang tidak bisa kita abaikan begitu saja adalah mengenai masalah Kekerasan Berbasis Gender Online yang selanjutnya akan disingkat menjadi KBGO. KBGO adalah kekerasan berbasis gender dengan niat atau tujuan melecehkankorbanberdasarkan gender atau seksual yang difasilitasi dengan teknologi. Berdasarkancatatantahuanan Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) bahwakasus KBGO ini meningkat drastis dari 281 kasus di tahun 2019 menjadi 940 kasus di tahun2020. Kegiatan abdimas ini bertujuan untuk membuat konten kampanye anti KBGOdi DesaNglinggi yang masih tabu terhadap isu KBGO. Sebagai bentuk penerapan IPTEKmaka luarankegiatan abdimas ini berupa video interaktif yang akan diproduksi bersama unit WomenCrisisCenter yang ada di Desa Ngilinggi, dan disosialisasikan kepada seluuruh masyrakat di desatersebut. Oleh karena itu diharapkan terdapat transfer IPTEK mengenai kesadarantentangkekerasan gender berbasis online yang dapat membangun kewaspadaan terhadap kekerasangender berbasis online.
PELATIHAN ‘ENTREPRENEURIAL PUBLIC SPEAKING’ BAGI KOMUNITAS: SLKT GST BARAYA (SISI LAIN KABUPATEN TEGAL, GERAK SEDEKAH TEGAL CABANG BANDUNG RAYA)
Dindin Dimyati;
Dudi Rustandi;
Miftahul Rozaq;
Miftakhul Fikri
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25124/cosecant.v3i1.7139
Warteg alias warung Tegal menjadi warung makan yang mudah ditemui di berbagai kota. Ada sejarah panjang warteg muncul di Indonesia sampai kini munculnya beragam warteg versi kekinian. Ada banyak versi yang menceritakan tentang awal mula munculnya warteg. Ada yang menyebut warteg muncul ketika banyaknya proyek pembangunan infrastruktur di Jakarta pada 1950-an dan 1960-an. Kala itu, pendatang asal Tegal di ibu kota mulai menyediakan layanan kuliner di lokasi proyek berbentuk bedeng proyek hingga muncul istilah warteg. Bandung menjadi salah satu kota bagi para pengusaha warteg ini dan telah menjadi tempat yang kondusif bagi tumbuh kembang usaha gatronomi ini. Dinamika ekonomi sosial politik di NKRI sering pula mempengaruhi dinamika harga bahan-bahan pokok, termasuk bahan pasokan dalam jumlah partai besar untuk diolah dalam bisnis kuliner warteg tersebut sehingga tidak jarang para pengusaha kuliner ini harus melakukan negosiasi atau tawar menawar serta melakasnakan persuasi kepada para pemasok bahan mentah. Hal tersebut dirasakan oleh para pelaku usaha ini sebagai sesuatu yang harus dipelajari secara khusus melalui asosiasi warteg di mana mereka menjadi anggota. SLKT GST BARAYA (SISI LAIN KABUPATEN TEGAL, GERAK SEDEKAH TEGAL CABANG BANDUNG RAYA) sebagai wadah bergabungnya mereka, bersedia menjadi faslitator bagi keperluan ini melalui kerja sama dengan Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Telkom dalam bentuk kegiatan Abdimas. Di akhir kegiatan pelatihan ini diharapkan para anggota paguyuban dapat meningkatkan keterampilan bertuturnya: negosiasi dan persuasi dalam konteks pengembangan UMKM mereka.
PEMBUATAN DAN PELATIHAN PRESENSI GURU SLB CINTA ASIH MENGGUNAKAN QR CODE BERBASIS APLIKASI ANDROID
Istikmal Istikmal;
Arif Indra Irawan;
Leanna Vidya Yovita
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25124/cosecant.v3i1.7140
Seiring dengan kemajuan teknologi yang cepat, penggunaan teknologi telah meluas ke berbagai bidang, termasuk dalam administrasi akademik. Salah satu teknologi yang menarik perhatian adalah QR Code, yang awalnya digunakan untuk melacak bagian kendaraan dalam manufaktur. QR Code merupakan pengembangan dari barcode dan dapat menyimpan berbagai informasi seperti nomor telepon, URL, pesan SMS, atau teks lainnya. SLB Negeri Cinta Asih di Kabupaten Bandung menghadapi tantangan administrasi akademik terkait jumlah siswa dan guru honorer yang signifikan. Salah satu masalahnya adalah presensi guru honorer yang masih dilakukan secara manual, mencatat kehadiran pada kertas dan merekapnya setiap bulan. Untuk mengatasi masalah ini, dilaksanakan program pengabdian masyarakat dengan membuat sistem presensi berbasis QR Code. Sistem ini berupa aplikasi yang diinstal di smartphone admin dan perangkat IoT di sekolah. Setiap guru honorer dapat melakukan presensi sebelum pelajaran dimulai. Selain memberikan solusi teknologi informasi di SLB Cinta Asih Soreang, pengabdian masyarakat ini memiliki keluaran berupa publikasi melalui media online dan HAKI yang dapat memberikan kebermanfaat bagi Universitas Telkom sebagai sponsor utama kegiatan ini.
PENINGKATAN KESADARAN POLITIK DENGAN LITERASI DEMOKRASI DI DESA NGLINGGI KABUPATEN KLATEN JAWA TENGAH
Adi Bayu Mahadian;
Ruth Mei Ulina Malau
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25124/cosecant.v3i1.7141
Kualitas demokrasi di Indonesia bergerak secara dinamis. Pada periode tertentu dianggap membaik, namun pada periode berikutnya dianggap memburuk. Situasi tersebut diasumsikan sebagai implikasi pada adopsi demokrasi yang masih berproses. Masyarakat sebagai pengguna demokrasi menjadi ujung tombak implementasi demokrasi yang baik. Selama masyarakat tidak berdemokrasi dengan baik, maka kualitas demokrasi Indonesia tidak akan pernah mapan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memperkuat pemahaman tentang demokrasi masyarakat Desa Nglinggi, sebuah desa yang dinilai telah mengimplementasikan nilai-nilai demokrasi. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan praktik berdemokrasi yang berkualitas. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui tiga kegiatan utama, pertama pengumpulan data pemahaman demokrasi masyarakat desa, pembuatan buku saku Literasi Demokrasi, dan diseminasi Literasi Demokrasi bagi masyarakat.
WORKSHOP PENGEMBANGAN STORYBOARD UNTUK MEDIA PEMBELAJARAN PADA MGMP PAI KAB. BANDUNG
Ati Suci Dian Martha;
Muhammad Johan Alibasa;
Sri Widowati
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25124/cosecant.v3i1.7142
Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (MGMP PAI) di SMA Kabupaten Bandung telah menjadi forum yang memungkinkan para pendidik PAI tingkat kabupaten untuk aktif dalam kegiatan profesional. Dalam menghadapi tantangan di era media sosial, siswa kini cenderung terbiasa dengan format reels dan video pendek. Oleh karena itu, pengajar dituntut untuk lebih kreatif dalam mengembangkan video pembelajaran yang tidak hanya singkat dan menarik, tetapi juga sarat dengan ilmu pengetahuan yang dapat disampaikan kepada pelajar. Dalam konteks ini, tim dosen berinisiatif dengan menyelenggarakan workshop yang fokus pada pengembangan storyboard menggunakan platform Canva untuk pembuatan materi pembelajaran, terutama dalam bentuk video atau reels. Workshop dihadiri oleh 45 guru yang aktif dalam MGMP PAI di Kabupaten Bandung, dan berlangsung secara onsite. Materi yang disampaikan mencakup aspek-aspek penting seperti pengembangan storyboard, penulisan script, dan pemanfaatan Canva untuk pembuatan konten video pembelajaran. Evaluasi melalui kuesioner menunjukkan bahwa 98,67% dari 45 peserta sepakat bahwa acara ini memberikan manfaat yang signifikan dan proses workshop berjalan dengan lancar. Sejalan dengan umpan balik positif yang diterima, disarankan untuk mengulang kegiatan serupa di masa depan dengan peningkatan kuota peserta. Hal ini diharapkan dapat lebih memperluas dampak positif workshop dan mendukung upaya penyediaan pendidikan berkualitas melalui penerapan media pembelajaran yang inovatif.
PENDAMPINGAN PRODUKSI KONTEN EDUKASI UNTUK MGMP PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KABUPATEN BANDUNG
Kusuma Ayu Laksitowening;
Indra Lukmana Sardi;
Arfive Gandhi
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25124/cosecant.v3i1.7143
Konten pembelajaran digital memberikan banyak keuntungan, di antaranya kemudahan akses serta menjadi alat bantu utama dalam perubahan cara belajar siswa menuju digitalisasi. Melihat peluang ini, para guru MGMP (Musyawarah Guru mata pelajaran) PAI Kab. Bandung memiliki tujuan untuk memproduksi konten kreatif berbasis digital sebagai pendukung pembelajaran bagi siswa dan edukasi bagi masyarakat luas. Namun, pada proses produksi konten edukasi tersebut, para guru masih terkendala minimnya penguasaan tools. Berdasarkan kondisi tersebut, diperlukan solusi untuk menyediakan Pelatihan Produksi Konten edukasi Untuk MGMP PAI Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dilaksanakan pada 2 Desember 2023 bertempat di Kampus Universitas Telkom Bandung. Pelatihan terdiri dari penyampaian materi dan pendampingan produksi konten edukasi menggunakan tools Capcut. Setelah pelaksanaan kegiatan, dapat diketahui bahwa 97,4% peserta merasa sangat puas dan merasakan kebermanfaatan kegiatan tersebut.Umpan balik dari peserta menunjukkan kesan yang positif terhadap berlangsungnya jalannya pelatihan dan pendampingan ini.
DASHBOARD SISTEM KENDALI PERSEDIAAN PERBEKALAN KESEHATAN DI PUSKESMAS BABAKAN TAROGONG, KOTA BANDUNG
Isnaeni Yuli Arini;
Sheila Amalia Salma;
Tiara Verita Yastica
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25124/cosecant.v3i1.7152
Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan di UPTD Puskesmas Babakan Tarogong, yang terletak di kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung selama rentang waktu Juli – Desember 2023. Puskesmas ini masih mengalami adanya kekosongan stok persediaan obat atau bahan medis habis pakai (BMHP) yang berdampak ketidaktepatan pengobatan, gangguan layanan kesehatan oleh tenaga kesehatan, penurunan mutu layanan kesehatan dan kehilangan kepercayaan dari masyarakat. Untuk mengatasinya, maka pada kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dirancang sistem informasi untuk menjembatani komunikasi di antara pihakpihak yang terkait dengan pengendalian dan monitoring persediaan obat maupun BMHP, sehingga manajemen Puskesmas dapat segera melakukan pengadaan sebelum terjadi kekosongan yang berpotensi menimbulkan gangguan layanan kesehatan di Puskesmas. Tahapan dalam merancang dashboard ini meliputi diskusi dengan stakeholder, perancangan dashboard, dan testing prototype sampai didapatkan hasil yang ditetapkan. Hasil rancangan yaitu sistem informasi yang diberi nama Aplikasi Kendali Perbekalan Kesehatan Puskesmas (AKSES).
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN BERBASIS MANAJEMEN ASET DI DESA SUKAPURA
Sinung Suakanto;
Nia Ambarsari;
Tien Fabrianti Kusumasari
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25124/cosecant.v3i1.7160
Desa Sukapura adalah desa yang berada di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung yang mempunyai banyak inisiatif untuk maju. Salah satu kondisi yang ingin dilihat dan dikelola adalah adanya kebutuhan untuk menampung buku-buku bekas atau buku-buku hibah. Buku-buku sumbangan ini akan dikelola untuk dibuat taman baca dan sistem perpustakaan. Untuk mendukung hal tersebut maka diperlukan sistem informasi perpustakaan dan infrastruktur teknologi informasi yaitu perangkat PC dan internet. Kegiatan ini diawali dengan membuat identifikasi kebutuhan, perancangan sistem dan implementasi sistem. Pada tahap selanjutnya adalah deplyoment di lokasi ruang desa Sukapura. Kegiatan abdimas ini telah memberikan aplikasi sistem informasi perpustakaan beserta alat pendukungnya. Harapannya tentunya pengelolaan buku-buku hibah atau sumbangan dapat tercatat dengan lebih baik dan dapat digunakan sebagai bagian dari good governance di Desa Sukapura.