cover
Contact Name
Dr. Agussalim Rahman, SE, M.Si
Contact Email
agus.stietdn@gmail.com
Phone
+6281355772349
Journal Mail Official
jurnalforsiladisulsel@gmail.com
Editorial Address
Jl. Maccini Raya No. 48 B Kota Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Forum Cendekia: Jurnal Ilmiah Multidisipliner
ISSN : -     EISSN : 30645956     DOI : -
Forum Cendekia: Jurnal Ilmiah Multidisipliner merupakan jurnal ilmiah yang dikelola secara peer review, memiliki  e-ISSN: 3064-5956. di kelola oleh Forum Silaturahmi Doktor Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan yang  bertujuan untuk mempublikasikan artikel atau karya ilmiah berupa hasil penelitian maupun pemikiran dari berbagai kalangan praktisi, ilmuan, Guru, Dosen baik di indonesia maupun dari berbagai negara di dunia. Forum Cendekia: Jurnal Ilmiah Multidisipliner Menerima artikel dari berbagai bidang ilmu seperti: pendidikan, Ilmu sosial dan humaniora, teknik, sains, bahasa dan Teknologi. Jurnal ini terbit dia kali dalam setahun yaitu Februari dan Agustus. Artikel di kirim secara online lewat website dengan terlebih dahulu melakukan registrasi kemudian melakukan submit artike
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 23 Documents
Pengaruh Kompensasi Dan Pengembangan Karier Terhadap Kinerja Karyawan PT Telkom Witel Sulbagsel Makassar Sulistiawati; Andi Hendra Syam; Nurmega
Forum Cendekia: Jurnal Ilmiah Multidisipliner Vol 3 No 2 (2026)
Publisher : DPW FORSILADI SULSEL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan pengembangan karier terhadap kinerja karyawan pada PT Telkom Witel Sulbagsel Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi yang dinyatakan dalam penelitian adalah 92 karyawan tetap, sedangkan data yang dianalisis dalam pengolahan statistik berjumlah 50 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, dan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien regresi 0,726, t-hitung 5,994, dan signifikansi 0,000. Sebaliknya, pengembangan karier memiliki koefisien regresi positif sebesar 0,036, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan t-hitung 0,274 dan signifikansi 0,785. Model penelitian memiliki nilai R sebesar 0,760 dan R Square sebesar 0,577, sehingga kompensasi dan pengembangan karier secara bersama-sama menjelaskan 57,7% variasi kinerja karyawan, sedangkan 42,3% dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menunjukkan bahwa kompensasi merupakan faktor yang lebih dominan dalam meningkatkan kinerja karyawan, sedangkan pengembangan karier tetap penting sebagai bagian dari strategi pengelolaan sumber daya manusia jangka panjang.
Pengaruh Pelatihan Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Maros M. Randi Saputra; Andi Hendra Syam; Andi Novita Paramitha
Forum Cendekia: Jurnal Ilmiah Multidisipliner Vol 3 No 2 (2026)
Publisher : DPW FORSILADI SULSEL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pelatihan dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 70 orang responden. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 29. Sebelum pengujian hipotesis dilaksanakan, terlebih dahulu dilakukan uji validitas, uji reliabilitas, serta uji asumsi klasik yang mencakup uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pelatihan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, yang ditandai dengan nilai signifikansi sebesar 0,055 (lebih besar dari 0,05). Sementara itu, kepuasan kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,022 (kurang dari 0,05). Secara simultan, pelatihan dan kepuasan kerja bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, yang dibuktikan dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,007 (di bawah 0,05). Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,138 menunjukkan bahwa kedua variabel independen tersebut mampu menjelaskan 13,8% variasi kinerja pegawai, sedangkan sisanya sebesar 86,2% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kepuasan kerja merupakan faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai secara parsial, sedangkan pelatihan tidak, namun kedua variabel secara bersama-sama tetap memberikan pengaruh yang signifikan.
Rekonstruksi Model Tata Kelola Tanah Wakaf Berbasis Maqashid al-Syariah dan ESG: Strategi Transformasi Aset Keagamaan Menuju Pembangunan Berkelanjutan Muhammadong
Forum Cendekia: Jurnal Ilmiah Multidisipliner Vol 3 No 2 (2026)
Publisher : DPW FORSILADI SULSEL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waqqf land management in Indonesia faces a number of difficulties, including low asset productivity, nazhir (waqqf managers) capacity limitations, lack of transparency, and the absence of sustainability principles in waqf governance. In order to transform religious assets toward sustainable development, this study aims to create a waqf land governance model based on Maqashid al-Shariah and Environmental, Social, and Governance (ESG) principles. This study uses a qualitative approach, utilizing a library research approach and conceptual analysis of national regulations, maqashid al-shariah studies, waqf jurisprudence literature, and modern ESG frameworks. The findings demonstrate that a waqf governance model centred on asset protection (hifz al-mal), social empowerment (hifz al-nafs and hifz al-mujtama'), environmental sustainability, and enhancing institutional accountability can be created by combining maqashid al-shariah and ESG. Using social impact, innovation, and transparency, this model presents Nazhir as a key player in the management of profitable waqf assets. The study comes to the conclusion that waqf can be transformed from a passive philanthropic asset into a tool for sustainable socioeconomic development by reconstructing waqf land governance based on maqashid al-shariah and ESG.

Page 3 of 3 | Total Record : 23