cover
Contact Name
Teddy Maulana Hidayat Sudirman
Contact Email
teddymaulanahs@unma.ac.id
Phone
+6281313748781
Journal Mail Official
jumashfisipunma@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH Abdul Halim No. 103 Majalengka Jawa Barat
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora (JUMASH)
Published by Universitas Majalengka
ISSN : -     EISSN : 30639700     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora (JUMASH) adalah jurnal akademik yang dikelola oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. JUMASH bertujuan untuk menjadi platform bagi mahasiswa, peneliti, dan akademisi untuk mempublikasikan hasil penelitian dan kajian dalam bidang ilmu sosial dan humaniora. Jurnal ini mencakup berbagai topik seperti sosiologi, antropologi, ilmu politik, hubungan internasional, komunikasi, dan studi budaya. Dengan komitmen terhadap kualitas dan integritas akademik, JUMASH menyediakan ruang bagi kontribusi ilmiah yang inovatif dan relevan, serta mendorong diskusi kritis yang dapat memperkaya pemahaman tentang dinamika sosial dan humaniora. Setiap artikel yang diterbitkan melalui proses peer-review yang ketat untuk memastikan keaslian dan kualitas penelitian.
Articles 30 Documents
Analisis Persepsi Publik terhadap Praktik Pungutan Liar oleh Aparat Kepolisian: Studi Diskursus Media Sosial X (Twitter) di Indonesia Azkia Salma Maulani; Dila Wijhatul Haq; Salwa Nofiara; Muhammad Andi Septiadi
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora Vol 2 No 1 (2025): Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jumash.v2i1.14061

Abstract

Penelitian ini mengangkat masalah praktik pungutan liar (pungli) oleh aparat kepolisian di Indonesia yang mengikis kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis persepsi publik terhadap praktik pungli yang dilakukan oleh aparat kepolisian melalui diskursus di media sosial X (Twitter). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis isi terhadap 523 unggahan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi publik didominasi oleh pandangan negatif yang terbentuk dari pengalaman langsung, narasi kolektif yang satiris dan hiperbolik, serta ketidakpuasan terhadap lemahnya penegakan integritas. Media sosial berperan sebagai ruang pembentukan opini publik, di mana pungli tidak lagi dianggap sebagai ulah oknum, melainkan sebagai gejala struktural dalam institusi kepolisian. Simpulan penelitian menegaskan perlunya reformasi kelembagaan untuk memulihkan kepercayaan masyarakat. Kontribusi penelitian ini terletak pada pemahaman tentang bagaimana media sosial dapat menjadi alat kontrol sosial yang efektif dan refleksi tuntutan masyarakat terhadap akuntabilitas serta transparansi dalam pelayanan publik dan penegakan hukum.
Strategi Komunikasi Pemasaran Digital di Instagram Pada Akun @niskala_coffee Elsa Adethia Nurfitri
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora Vol 2 No 1 (2025): Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jumash.v2i1.14176

Abstract

Perkembangan media sosial sebagai alat komunikasi pemasaran digital telah memberikan peluang besar bagi pelaku usaha dalam menjangkau konsumen secara lebih luas dan personal. Salah satu media sosial yang digunakan adalah Instagram, seperti yang diterapkan oleh Niskala Coffee dalam membangun brand awareness dan hubungan interaktif dengan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh Niskala Coffee melalui akun Instagram @niskala_coffee, mengungkap elemen kunci strategi tersebut, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap aktivitas pemasaran di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Niskala Coffee telah menerapkan perencanaan strategi komunikasi pemasaran yang terarah, meliputi perencanaan konten, pembuatan content calendar, pelaksanaan program loyalty card, hingga interaksi aktif dengan konsumen melalui fitur Instagram dan WhatsApp. Selain itu, Niskala Coffee rutin melakukan analisis SWOT bulanan guna mengukur efektivitas strategi dan mengidentifikasi potensi perbaikan. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran digital yang dilakukan telah membantu Niskala Coffee dalam membangun brand awareness dan meningkatkan keterlibatan audiens meskipun masih terdapat tantangan dalam menghadapi persaingan serta perubahan tren digital. Kata-kata Kunci: Strategi Pemasaran Digital; Instagram; Komunikasi Pemasaran Terpadu; SWOT; Loyalitas Konsumen.
Pengelolaan Administrasi dan Implikasinya terhadap Keberlanjutan Organisasi (Studi Kasus pada PT. Kaldu Sari Nabati Indonesia) Raisya Avriani
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora Vol 2 No 1 (2025): Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jumash.v2i1.14192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan administrasi dan implikasinya terhadap keberlanjutan organisasi di PT. Kaldu Sari Nabati Indonesia. Dalam penelitian ini, dilakukan studi kasus mengenai efektivitas pengelolaan administrasi yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, serta pengawasan yang diterapkan oleh perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan administrasi yang efisien sangat berpengaruh terhadap kelancaran operasional perusahaan, meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya, dan mempercepat pengambilan keputusan yang berbasis data. Implementasi teknologi informasi dalam pengelolaan administrasi berperan penting dalam meningkatkan transparansi dan akurasi data, yang memungkinkan perusahaan untuk lebih responsif terhadap perubahan pasar dan kebijakan eksternal. Selain itu, pengelolaan sumber daya manusia yang baik serta budaya organisasi yang mendukung kolaborasi antar departemen turut memperkuat efektivitas sistem administrasi yang diterapkan, sehingga mendukung keberlanjutan organisasi. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pengelolaan administrasi yang baik tidak hanya memperbaiki operasional jangka pendek, tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan perusahaan dalam jangka panjang. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar PT. Kaldu Sari Nabati Indonesia terus meningkatkan penggunaan teknologi informasi dan pelatihan SDM untuk memperkuat sistem administrasi dan meningkatkan daya saing perusahaan di masa depan. Kata kunci: pengelolaan administrasi, keberlanjutan organisasi, teknologi informasi, sumber daya manusia, budaya organisasi.
Analisis Pesan Satir dalam Game Grand Theft Auto San Andreas: Kajian Semiotika Roland Barthes Mustafid Ilmi
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora Vol 2 No 2 (2025): Vol 2 No 2 2025
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jumash.v2i2.14294

Abstract

Grand Theft Auto: San Andreas adalah salah satu video game paling ikonik yang dikembangkan oleh Rockstar Games dan dirilis pada tahun 2004. Ini adalah bagian dari seri GTA yang terkenal karena memungkinkan pemain untuk menjelajahi dunia terbuka dengan bebas dan menampilkan narasi yang kaya dengan kritik sosial. Berlatar di negara bagian fiksi San Andreas yang terinspirasi dari California dan Nevada, game ini mengikuti kisah Carl "CJ" Johnson, seorang pemuda yang kembali ke kota asalnya setelah kematian ibunya. Sepanjang perjalanan, ia terlibat dalam kekerasan gangster, kriminalitas, dan berbagai isu sosiologis yang mencerminkan realitas kehidupan urban Amerika di tahun 1990-an. Studi ini mengeksplorasi pesan satir dalam GTA San Andreas dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Game ini terkenal karena pendekatan kritisnya secara sosial, politik, dan budaya terhadap masyarakat Amerika. Menggunakan metode dan analisis kualitatif, studi ini bertujuan untuk mengungkap berbagai bentuk satir yang terwujud melalui narasi game, karakter, simbol, dan lingkungan visual. Temuan menunjukkan bahwa GTA San Andreas berusaha memberikan kritik tajam terhadap kapitalisme, kekerasan polisi, manipulasi media, dan rasisme sistemik dengan menggunakan representasi yang berlebihan dan ironis. Temuan ini menunjukkan bahwa video game, terutama yang memiliki alur kaya seperti GTA San Andreas, dapat berfungsi sebagai teks budaya baru yang memberikan diskursus kritis tentang kekuasaan dan ideologi. Oleh karena itu, studi ini menyimpulkan bahwa satir dalam video game berfungsi lebih dari sekadar hiburan, melainkan sebagai sarana komentar sosial yang mengundang dialog dan refleksi lebih dalam tentang isu-isu yang disajikan.
Strategi Komunikasi Akun TikTok @jajanancek Dalam Promosi UMKM Kuliner Di Majalengka Muhamad Al Pariz
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora Vol 2 No 1 (2025): Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jumash.v2i1.14303

Abstract

Media sosial telah menjadi bagian penting dalam aktivitas promosi digital, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). TikTok sebagai platform berbasis video pendek banyak dimanfaatkan oleh pelaku usaha maupun influencer untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang digunakan oleh akun TikTok @jajanancek dalam mempromosikan produk UMKM di Majalengka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan teknik analisis isi. Subjek dalam penelitian ini adalah akun TikTok @jajanancek, sedangkan objeknya adalah tiga video yang diunggah dalam kurun waktu Oktober 2024 hingga Mei 2025. Peneliti menggunakan teori AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) sebagai kerangka analisis untuk mengidentifikasi tahapan strategi komunikasi yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @jajanancek berhasil menarik perhatian melalui visual yang menarik dan teks ajakan yang komunikatif. Minat dibangun melalui ekspresi yang natural, sedangkan keinginan dibentuk melalui penyajian keunggulan produk secara visual. Ajakan bertindak muncul dalam bentuk teks dan interaksi dengan penonton. Kesimpulannya, strategi komunikasi yang diterapkan oleh akun @jajanancek efektif dalam membangun promosi produk UMKM secara persuasif dan relevan di media sosial. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku UMKM untuk memaksimalkan potensi media sosial sebagai sarana promosi berbasis konten kreatif. Kata-kata Kunci: Strategi komunikasi; TikTok; UMKM; Influencer lokal; AIDA
Nahdatul Ulama Dalam Penyebaran Informasi dan Pendidikan Agama Islam Melalui Model New Media Nurul Jannah Lailatul Fitria; Diding Bajuri
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora Vol 2 No 1 (2025): Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jumash.v2i1.14318

Abstract

Nahdlatul Ulama menjalankan organisasi tetap dengan prinsip dan nilai yang sudah ada (tradisional) namun juga memperhatikan perkembangan zaman. Perubahan zaman menciptakan perbedaan situasi dan kondisi serta memerlukan pendekatan yang lebih fleksibel dan dinamis. Salah satu strateginya adalah pemanfaatan new media. NU memiliki dua akun dengan nama @nuonline_id dan @nahdlatululama. Hal ini menarik untuk diteliti terkait bagaimana karakteristik new media yang dilakukan oleh NU? Bagaimana tingkat karakteristik new media yang dilakukan oleh NU?. Tujuannya untuk mengetahui strategi NU sesuai dengan karakteristik new media serta diketahui tingkat prosentasenya. Fokus kajian, 6 karakteristik new media, meliputi digital, interaktivitas, hypertextual, jaringan, virtual, dan simulasi. Riset ini menerapkan penelitian mixed methods, data dianalisis secara tematik dan statistik. Hasil riset secara kualitatif dan kuantitatif menunjukkan akun @nuonline_id dan @nahdlatululama memiliki karakteristik digital, interaktivitas, hypertextual, jaringan, virtual, dan simulasi.
Representasi Resistensi Identitas dan Sistem Kekuasaan dalam Film The Maze Runner (2014): Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce Andiani Nazhara
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora Vol 2 No 2 (2025): Vol 2 No 2 2025
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jumash.v2i2.14326

Abstract

Film sebagai media komunikasi tidak hanya berperan sebagai hiburan, tetapi juga sebagai representasi realitas sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana resistensi identitas dan sistem kekuasaan direpresentasikan dalam film The Maze Runner (2014). Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana individu dalam film menghadapi pembentukan identitas yang dipaksakan oleh sistem kekuasaan yang represif. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis semiotika Charles Sanders Peirce, dengan pendekatan kualitatif deskriptif. serta didukung oleh teori kekuasaan Michel Foucault untuk menafsirkan wacana kekuasaan modern yang bekerja melalui pengawasan dan pengendalian identitas. Data diperoleh melalui observasi terhadap adegan-adegan dalam film yang berkaitan dengan tema identitas dan kekuasaan, kemudian dianalisis berdasarkan komponen sign, object, dan interpretant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film The Maze Runner (2014) merepresentasikan sistem kekuasaan melalui simbol-simbol visual seperti labirin, The Box, Grievers, ruang kontrol WCKD, serta dinamika sosial antar karakter. Sistem kekuasaan digambarkan sebagai mekanisme yang mengontrol individu melalui penghapusan identitas, pengawasan, serta penanaman rasa takut. Di sisi lain, karakter Thomas memperlihatkan bentuk resistensi identitas, di mana ia berusaha menolak identitas yang dipaksakan WCKD, mempertanyakan sistem, dan berupaya keluar dari kontrol kekuasaan tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film The Maze Runner (2014) tidak hanya menyajikan narasi petualangan, tetapi juga mengkritik dinamika kekuasaan dalam pembentukan identitas individu. Disarankan agar penelitian selanjutnya mengkaji representasi resistensi identitas dalam film lain dengan pendekatan semiotika yang berbeda sebagai pembanding.
Analisis Semiotika Ferdinand de Saussure terhadap Pesan Moral dalam Anime Naruto Shippuden Bagas Putra Pratama Nugraha
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora Vol 2 No 2 (2025): Vol 2 No 2 2025
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jumash.v2i2.14344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pesan-pesan moral yang terkandung dalam anime Naruto Shippuden melalui pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure. Anime sebagai bagian dari budaya populer tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media penyampai nilai-nilai kehidupan yang sarat makna. Fokus penelitian diarahkan pada dialog tokoh-tokoh utama yang dianggap mewakili nilai-nilai moral seperti kepercayaan diri, kerja keras, pantang menyerah, empati, tanggung jawab, serta pentingnya persahabatan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dokumentasi terhadap sepuluh episode pilihan dari serial Naruto Shippuden. Data dianalisis menggunakan konsep tanda Saussure yang terdiri dari penanda sebagai bentuk verbal dari dialog dan petanda sebagai makna moral yang dikandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dialog dalam anime ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana naratif, tetapi juga mengandung struktur tanda yang kompleks yang membentuk makna secara mendalam. Melalui hubungan antara penanda dan petanda, ditemukan bahwa karakter-karakter utama menyampaikan pesan moral yang kuat dan relevan dengan kehidupan nyata. Kesimpulan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa pendekatan semiotika Saussure efektif dalam mengungkap makna moral tersembunyi dalam media visual. Penelitian ini diharapkan dapat memperluas wacana literasi media serta menjadi acuan dalam pemanfaatan produk budaya populer sebagai media pembelajaran nilai-nilai karakter.
Analisis Semiotika Analisis Semiotika Roland Barthes pada Cover Majalah Tempo Edisi 22-28 Januari 2024 (Omon-Omon Bansos) Lovi Samrotu s; Ira Hasiana Rambe
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora Vol 2 No 1 (2025): Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jumash.v2i1.14360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna-makna yang terkandung dalam ilustrasi pada sampul Majalah Tempo edisi 22–28 Januari 2024 dengan judul Omon-Omon Bansos, menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika untuk menggali makna berlapis yang disampaikan melalui tingkat denotasi, konotasi, dan mitos. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen visual pada sampul mempresentasikan dinamika kekuasaan menjelang Pemilu 2024. Ilustrasi Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto menggambarkan praktik politisasi distribusi bantuan sosial (bansos) sebagai strategi untuk membentuk opini publik dan dukungan elektoral. Selain itu, tidak dilibatkannya Menteri Sosial dalam proses kebijakan juga dimaknai sebagai bentuk sentralisasi kekuasaan yang menimbulkan pertanyaan terhadap aspek transparansi dan akuntabilitas
Representasi Dunia Sosial dalam Game Roblox: Analisis Semitotika Visual pada Dunia Roleplay Brookhaven Rahma Auliya
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora Vol 2 No 2 (2025): Vol 2 No 2 2025
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jumash.v2i2.14448

Abstract

Penelitian ini membahas representasi dunia sosial dalam game Roblox, khususnya pada dunia roleplay Brookhaven. Sebagai platform media sosial interaktif, Roblox memungkinkan pemain membangun kehidupan virtual yang mencerminkan elemen-elemen sosial seperti tempat tinggal, pekerjaan, sekolah, dan gaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna simbolik dari visualisasi dalam Brookhaven yang membentuk citra masyarakat digital ideal. Menggunakan metode kualitatif dan pendekatan semiotika Roland Barthes, penelitian ini menganalisis makna denotatif, konotatif, serta mitologis dari simbol-simbol visual dalam game. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa simbol-simbol seperti rumah mewah, kendaraan mahal, dan profesi prestisius mengandung nilai-nilai kapitalisme, stratifikasi sosial, serta stereotip gender yang dibalut dalam narasi permainan. Simbol tersebut bekerja secara halus dalam mempengaruhi cara pandang pemain terhadap struktur sosial. Simpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa Brookhaven tidak hanya merepresentasikan realitas, tetapi juga membentuknya melalui repetisi simbolik yang menyisipkan ideologi tertentu. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memperkuat literasi media digital, terutama bagi anak dan remaja, serta menjadi masukan bagi pengembang dan pendidik untuk lebih kritis terhadap konten game.

Page 2 of 3 | Total Record : 30