cover
Contact Name
Teddy Maulana Hidayat Sudirman
Contact Email
teddymaulanahs@unma.ac.id
Phone
+6281313748781
Journal Mail Official
jumashfisipunma@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH Abdul Halim No. 103 Majalengka Jawa Barat
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora (JUMASH)
Published by Universitas Majalengka
ISSN : -     EISSN : 30639700     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora (JUMASH) adalah jurnal akademik yang dikelola oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. JUMASH bertujuan untuk menjadi platform bagi mahasiswa, peneliti, dan akademisi untuk mempublikasikan hasil penelitian dan kajian dalam bidang ilmu sosial dan humaniora. Jurnal ini mencakup berbagai topik seperti sosiologi, antropologi, ilmu politik, hubungan internasional, komunikasi, dan studi budaya. Dengan komitmen terhadap kualitas dan integritas akademik, JUMASH menyediakan ruang bagi kontribusi ilmiah yang inovatif dan relevan, serta mendorong diskusi kritis yang dapat memperkaya pemahaman tentang dinamika sosial dan humaniora. Setiap artikel yang diterbitkan melalui proses peer-review yang ketat untuk memastikan keaslian dan kualitas penelitian.
Articles 30 Documents
Analisis Framing Dalam Postingan Tiktok Adziqa Ammara Bagas Dwi Oktavian
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora Vol 2 No 1 (2025): Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jumash.v2i1.14454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana strategi framing yang digunakan oleh Adziqa Ammara dalam konten Tiktok miliknya berperan dalam membentuk opini publik, khususnya dalam berbagai isu terkini yang tengah menjadi perbincangan di kalangan masyarakat Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis framing model Pan dan Kosicki, penelitian ini menganalisis elemen-elemen naratif dalam video yang diunggah, mencakup struktur sintaksis, tematik, skrip, dan retoris. Data diperoleh melalui teknik observasi terhadap beberapa unggahan video yang viral serta wawancara mendalam dengan beberapa pengikut akun Adziqa untuk mengetahui sejauh mana pengaruh konten tersebut terhadap cara berpikir dan respons audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Adziqa memanfaatkan kekuatan visual, intonasi suara, dan pemilihan kata sebagai strategi framing untuk memperkuat pesan-pesan yang ia sampaikan. Framing yang dilakukan secara konsisten dalam narasi yang persuasif dan emosional menjadikan kontennya memiliki kekuatan dalam memengaruhi opini serta membentuk persepsi publik terhadap isu tertentu. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman tentang bagaimana media sosial, khususnya TikTok, menjadi ruang strategis dalam pembentukan wacana publik melalui praktik framing. Kata-kata Kunci: framing; TikTok; opini publik.
The Pengaruh Iklan Junk Food Terhadap Disonansi Kognitif Mahasiswa di Universitas Majalengka Risa Anggraini
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora Vol 2 No 1 (2025): Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jumash.v2i1.14479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklan junk food terhadap disonansi kognitif yang dialami oleh mahasiswa di Universitas Majalengka. Disonansi kognitif adalah suatu kondisi psikologis yang muncul akibat ketidaksesuaian antara pengetahuan seseorang tentang suatu hal dengan perilaku yang dilakukannya. Dalam konteks ini, mahasiswa sering kali tetap mengonsumsi junk food meskipun sadar akan dampak negatifnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memadukan dua teori utama, yaitu Elaboration Likelihood Model (ELM) dan teori Disonansi Kognitif. ELM digunakan untuk menganalisis bagaimana pesan dalam iklan diproses melalui jalur pusat maupun pinggiran, sementara teori Disonansi Kognitif digunakan untuk mengukur tingkat ketidaksesuaian kognitif yang terjadi. Sampel penelitian berjumlah 97 responden yang ditentukan berdasarkan rumus Taro Yamane dari total populasi sebanyak 3.316 mahasiswa. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala Likert yang disebarkan secara daring. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik statistik Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen-elemen dalam teori ELM seperti keterlibatan, kualitas argumen, sumber pesan, emosi, dan beban kognitif memiliki pengaruh signifikan terhadap timbulnya disonansi kognitif. Mahasiswa mengalami konflik antara kesadaran kognitif mereka tentang bahaya junk food dan kebiasaan konsumsi yang tetap dilakukan.
Strategi Komunikasi Pemasaran Digital Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka : (Studi Kasus pada Program Agen Promosi dalam Meningkatkan Engagement Akun Instagram @disparbudmajalengka) Dian Nurhidayah
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora Vol 2 No 1 (2025): Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jumash.v2i1.14481

Abstract

Komunikasi pemasaran digital saat ini banyak digunakan oleh perusahaan atau organisasi untuk mencapai tujuannya dengan memanfaatkan keberadaan media sosial khususnya instagram sebagai salurannya dengan membuat konten-konten menarik, namun ketika suatu akun ingin menjangkau banyak audiens maka engagement akun instagram juga harus ditingkatkan dengan strategi tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana paid media, earned media, shared media, dan owned media yang dijalankan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka dalam menjalankan strategi komunikasi pemasaran digital di instagram @disparbudmajalengka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pisau bedah studi kasus. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah PESO Model oleh Gini Dietrich. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka tidak menjalankan paid media di media sosial instagram @disparbudmajalengka. Earned media yang didapatkan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka beragam , namun Pagelaran Mojang Jajaka Kabupaten Majalengka 2024 menjadi suatu hal yang dilakukan oleh Disparbud Majalengka yang mendapatkan banyak perhatian sehingga diulas kembali oleh pihak ketiga secara gratis, diantaranya yaitu instagram @suaracirebon dan @tintahijau. Konten yang banyak di share oleh audiens dari instagram @disparbudmajalengka yakni mengenai pariwisata yang belum banyak diketahui audiens, event-event besar, dan konten yang memuat influencer. Media yang digunakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka memilih Instagram sebagai owned media utama yang digunakan karena instagram merupakan platform media sosial yang banyak digunakan oleh berbagai kalangan dan fitur-fitur yang cukup lengkap.
The Culture Shock Mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka 2023 : (Studi fenomenologi pada mahasiswa Universitas majalengka) Nurul Aidillah
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora Vol 2 No 1 (2025): Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jumash.v2i1.14492

Abstract

Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) merupakan salah satu program unggulan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang terdapat dalam kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka dimana mahasiswa yang mengikuti program ini memiliki kesempatan untuk belajar di kampus lain di dalam negeri. Mahasiswa Universitas Majalengka yang mengikuti program ini mendapatkan kesempatan untuk merasakan pembelajaran di perguruan tinggi lain, berinteraksi dengan budaya yang berbeda, serta menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Namun pada saat proses penyesuaian diri tidak jarang mahasiswa mengalami culture shock atau geger budaya seperti merasakan kekhawatiran, kebingungan, kecemasan, tekanan psikologis hingga ketidak nyamanan berada dilingkungan baru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui culture shock yang dialami mahasiswa Universitas Majalengka saat melaksanakan program Pertukaran Mahasiswa Merdeka di Universitas tujuannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara mendalam terhadap tiga mahasiswa Universitas Majalengka yang mengikuti program PMM pada tahun 2023. Hasil penelitian menunjukan bentuk culture shock yang terjadi mulai dari perbedaan bahasa, gaya komunikasi, makanan, hingga gaya belajar di kampus tujuan yang berbeda dengan kampus asal. Upaya penyesuaian diri, hingga hasil dari upaya penyesuaian pada masing-masing informan cukup beragam. Namun, meski mengalami culture shock pada akhirnya informan dapat menyesuaikan diri seiring berjalannya waktu.
IMPLEMENTASI NILAI NILAI ISLAM DALAM ADMINSISTRASI DI SEKOLAH: STUDI KASUS MAN 2 KOTA BANDUNG Andi Mukti Ali
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora Vol 2 No 2 (2025): Vol 2 No 2 2025
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jumash.v2i2.15021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana nilai-nilai Islam diimplementasikan dalam kegiatan administrasi di MAN 2 Kota Bandung, sebuah lembaga pendidikan Islam yang secara institusional telah mengusung identitas keislaman. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam seperti amanah, tabligh, telah terinternalisasi dalam berbagai aspek administrasi sekolah, termasuk dalam proses pengambilan keputusan, penyusunan program kerja, hingga monitoring dan evaluasi kinerja. Proses administrasi diorientasikan tidak hanya pada efisiensi dan efektivitas, tetapi juga sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT. Meski demikian, implementasi nilai-nilai ini menghadapi tantangan, terutama terkait dengan keberagaman latar belakang keilmuan dan afiliasi keagamaan para tenaga pendidik dan kependidikan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan pemahaman nilai-nilai Islam melalui pembinaan berkelanjutan serta pendekatan kolaboratif dalam pengelolaan administrasi sekolah. Temuan ini dapat menjadi rujukan bagi lembaga pendidikan lainnya dalam membangun sistem administrasi yang berlandaskan pada nilai-nilai spiritual dan etika Islam.
Stratifikasi Sosial dan Akses Kesehatan: Analisis Kesenjangan dalam Sistem Pelayanan Publik Indri Febriyanti; Aiylla Azzura; Chika Aulia; M. Fikri; Faisal Ramdani
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora Vol 2 No 2 (2025): Vol 2 No 2 2025
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jumash.v2i2.16852

Abstract

Stratifikasi sosial memainkan peran krusial dalam menentukan pola akses masyarakat ke layanan kesehatan. Tulisan ini meneliti pengaruh variasi kelas sosial meliputi aspek ekonomi, pendidikan, jenis pekerjaan, serta lokasi domisili terhadap kemampuan individu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai. Di bidang pelayanan publik, disparitas akses masih terlihat jelas melalui keterbatasan infrastruktur, variasi mutu layanan, dan kapasitas keuangan dalam menanggung biaya kesehatan. Dengan mengacu pada teori serta ilustrasi kasus dari berita mutakhir, artikel ini mengungkap bahwa stratifikasi sosial secara signifikan memperlebar jurang kesehatan, khususnya bagi golongan berpendapatan rendah dan penduduk di wilayah terisolir. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa beberapa fasilitas kesehatan primer, seperti puskesmas di wilayah terpencil, tidak dilengkapi dengan koneksi internet yang cukup, sehingga proses integrasi layanan digital mengalami hambatan. Data menunjukkan bahwa sekitar 7,18% puskesmas belum memiliki akses internet. Penyebaran sumber daya manusia dan fasilitas kesehatan pun masih tidak seimbang, dengan banyak daerah yang kekurangan rumah sakit serta tenaga medis. Di samping itu, pasokan obat-obatan, khususnya untuk penyakit kronis, masih menimbulkan ketidakpastian, yang semakin menyulitkan akses bagi kelompok masyarakat berpendapatan rendah. Secara keseluruhan, kesimpulan menegaskan bahwa stratifikasi sosial serta ketidakadilan struktural terus menjadi hambatan utama dalam mencapai akses layanan kesehatan yang setara, walaupun kebijakan kesehatan universal telah diterapkan. Sebagai saran, diperlukan langkah-langkah kebijakan yang mendukung inklusivitas, termasuk penguatan infrastruktur digital kesehatan di daerah terisolir, penyeimbangan distribusi fasilitas dan tenaga medis, serta pengembangan sistem distribusi obat dan layanan yang transparan serta adil.
Stratifikasi Sosial dalam Partisipasi politik antara Generasi Milenial dan Gen Z Anggit Marsandra; Deara Arya Nika; Firgillan Arrafisra Alham; Risma Ayu Alvianti
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora Vol 2 No 2 (2025): Vol 2 No 2 2025
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jumash.v2i2.16859

Abstract

Studi ini menyelidiki hubungan antara pembagian kelas sosial dan partisipasi politik di kalangan generasi Milenial (lahir 1981-1996) serta Gen Z (lahir 1997-2012) di Indonesia. Dengan menggunakan kajian literatur yang luas dan analisis konsep yang mendetail, penelitian ini menunjukkan bahwa pembagian kelas sosial, yang ditetapkan oleh faktor-faktor seperti level pendidikan, pendapatan keluarga, dan akses kepada teknologi informasi, memiliki pengaruh besar terhadap tingkat partisipasi politik di antara pemuda. Generasi Milenial, yang telah melalui transisi dari dunia analog menuju digital, cenderung lebih berperan aktif dalam bentuk partisipasi tradisional seperti pemilu, kampanye politik, dan keanggotaan partai. Di sisi lain, Gen Z, yang lahir dalam dunia digital, lebih aktif dalam kegiatan aktivisme daring melalui media sosial, gerakan online, dan kampanye viral yang mengedepankan topik-topik seperti lingkungan, kesetaraan gender, dan hak asasi manusia. Namun, adanya ketidaksetaraan sosial yang mencolok, terutama di antara kelas bawah yang memiliki akses terbatas terhadap pendidikan dan teknologi, menghambat partisipasi politik mereka, sehingga memperlebar perbedaan antar kelas sosial.Hasil penelitian ini menunjukkan perlunya implementasi kebijakan yang bersifat inklusif, seperti program pendidikan politik digital dan inisiatif pemberdayaan ekonomi, untuk meningkatkan keterlibatan politik antar generasi dan menjamin demokrasi yang lebih baik di Indonesia. Penelitian ini memberikansumbangan bagi pemahaman mengenai dinamika sosial dan politik di kalangan generasi muda dalam konteks negara yang sedang berkembang.
Pengaruh Lingkungan Akademik terhadap Pembentukan Kelompok Sosial Mahasiswa Rahma Aprelia; Resa S.H; Putri A.N.F; Firda R; Raynaldy A.F.; Dzaky M.F.
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora Vol 2 No 2 (2025): Vol 2 No 2 2025
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jumash.v2i2.16867

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya lingkungan akademik sebagai ruang pembentukan identitas dan kelompok sosial mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan akademik terhadap pembentukan kelompok sosial mahasiswa di Universitas Majalengka. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif-korelasional dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada 3200 mahasiswa aktif yang dipilih menggunakan stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan akademik yang kondusif, meliputi aspek sosial, budaya kampus, dukungan institusional, dan fasilitas fisik, berpengaruh positif terhadap terbentuknya kelompok sosial mahasiswa, baik dalam bentuk organisasi, kelompok belajar, maupun komunitas minat. Lingkungan yang suportif mendorong meningkatnya interaksi sosial, rasa memiliki, serta keterlibatan mahasiswa dalam aktivitas kampus. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas lingkungan akademik merupakan langkah strategis dalam membentuk kelompok sosial mahasiswa yang sehat dan inklusif. Oleh karena itu, disarankan agar perguruan tinggi terus memperkuat budaya akademik yang mendukung interaksi sosial dan partisipasi mahasiswa.
Peran Kebijakan Pendidikan dalam Memperluas Mobilitas Sosial Masyarakat Melalui Penguatan Pemerataan dan Dukungan Pembelajaran Ira Yuliawati
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora Vol 2 No 2 (2025): Vol 2 No 2 2025
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jumash.v2i2.16872

Abstract

Indonesia menjadikan upaya perluasan akses dan peningkatan mutu pendidikan sebagai prioritas utama dalam mendorong mobilitas sosial di berbagai strata sosialekonomi. Penelitian ini mengevaluasi bagaimana kebijakan pendidikan nasional terutama yang melibatkan pengembangan infrastruktur, ekspansi pembelajaran daring, dan dukungan finansial pendidikan berperan dalam menciptakan kesetaraan peluang belajar serta meningkatkan mobilitas sosial. Dengan menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengintegrasikan tinjauan literatur dan analisis konten terhadap dokumen kebijakan mutakhir, laporan pemerintah, publikasi internasional, serta berita terkini mengenai pelaksanaan program pendidikan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah kesetaraan, seperti pembangunan sekolah di wilayah terpencil, penyaluran perangkat belajar digital, dan penyediaan bantuan keuangan melalui berbagai skema beasiswa, telah meningkatkan partisipasi pendidikan bagi kelompok marginal. Selain itu, program penguatan kompetensi tenaga pendidik dan peningkatan fasilitas belajar turut memperbaiki hasil pembelajaran serta mengurangi kesenjangan antarwilayah. Meskipun demikian, beberapa tantangan masih muncul, termasuk ketidakmerataan sarana pendidikan, keterbatasan infrastruktur digital, serta penerapan kebijakan yang belum merata di seluruh daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan pendidikan memiliki potensi besar untuk mendorong mobilitas sosial apabila didukung oleh perencanaan inklusif, pemantauan berkala, dan intervensi khusus di wilayah tertinggal. Penguatan aspek-aspek ini penting untuk memastikan bahwa transformasi pendidikan benar-benar berkontribusi pada kesetaraan sosial-ekonomi dalam jangka panjang.
Pengaruh Terpaan Konten “Pantai Terkotor No.3” @Pandawaragroup Terhadap Perilaku Followers di Instagram Ade Novi Sapitri; Teddy Maulana Hidayat Sudirman; Titih Nurhaipah
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora Vol 2 No 2 (2025): Vol 2 No 2 2025
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jumash.v2i2.17056

Abstract

Media sosial, khususnya Instagram, menjadi sarana efektif dalam membentuk kesadaran dan perilaku publik terhadap isu lingkungan. Permasalahan sampah yang terus meningkat membutuhkan media kampanye yang mampu menjangkau masyarakat luas, dan @pandawaragroup hadir sebagai komunitas digital yang aktif mengedukasi publik melalui konten visual yang menarik. Namun, sejauh mana terpaan konten tersebut benar-benar memengaruhi perilaku peduli sampah followers masih perlu dibuktikan secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh frekuensi, intensitas, dan durasi terpaan konten Instagram @pandawaragroup terhadap perilaku peduli sampah followers. Menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teori StimulusOrganism-Response (SOR), penelitian melibatkan 100 responden melalui teknik random sampling dan dianalisis menggunakan SmartPLS. Hasil menunjukkan pengaruh signifikan dengan nilai RSquare 0,637. Temuan ini menegaskan efektivitas konten edukatif yang konsisten dalam meningkatkan kesadaran dan tindakan nyata dalam pengelolaan sampah.

Page 3 of 3 | Total Record : 30