cover
Contact Name
Andriyana
Contact Email
andriyana@uniku.ac.id
Phone
+6282121616969
Journal Mail Official
journal.fon@uniku.ac.id
Editorial Address
Jl. Cut Nyak Dien nomor 36A Cijoho Kuningan
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Fon; Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Kuningan
ISSN : 20860609     EISSN : 26147718     DOI : https://doi.org/10.25134/
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat artikel dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pembelajaran dan pengajaran Bahasa Indonesia serta sastra Indonesia. Ruang lingkup penelitian mencakup penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pertama, bahasa kedua, maupun bahasa asing. Penelitian dapat dilakukan di jenjang pendidikan dasar, menengah, hingga perguruan tinggi. Subruang lingkup jurnal ini meliputi: fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, wacana, pragmatik, sosiolinguistik, psikolinguistik, menyimak, berbicara, membaca, menulis, teori sastra, sejarah sastra, kritik sastra, sastra bandingan, ekranisasi, sosiologi sastra, perencanaan pembelajaran, strategi pembelajaran, evaluasi pembelajaran, kurikulum, bahan ajar, dan media pembelajaran.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 2 (2016)" : 12 Documents clear
PERBEDAAN KEMAMPUAN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 LURAGUNG TAHUN AJARAN 2014/2015 DALAM MEMAHAMI ISI CERPEN DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK MENYIMAK DAN TEKNIK MEMBACA Yusida Gloriani; Nila Karnilasari
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2 (2016)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/kvnhh936

Abstract

Judul penelitian ini adalah Perbedaan Kemampuan Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Luragung Tahun Ajaran 2014/2015 dalam Memahami Isi Cerpen dengan Menggunakan Teknik Menyimak dan Teknik Membaca. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. 1) Bagaimanakah kemampuan siswa kelas VII 2 SMP Negeri 1 Luragung tahun ajaran tahun 2014/2015 dalam memahami isi cerpen “Mata” karya Titi Said dengan menggunakan teknik menyimak? 2) Bagaimanakah kemampuan siswa kelas VII 8 SMP Negeri 1 Luragung tahun ajaran 2014/2015 dalam memahami isi cerpen “Mata” karya Titi Said dengan menggunakan teknik membaca? 3) Apakah terdapat perbedaan kemampuan siswa kelas VII 2 dan VII 8 SMP Negeri 1 Luragung tahun ajaran tahun 2014/2015 dalam memahami isi cerpen “Mata” karya Titi Said dengan menggunakan teknik menyimak dan teknik membaca? Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif komparatif. Simpulan : 1) kemampuan siswa kelas VII 2 dalam memahami unsur isi cerpen “Mata” karya Titi Said dengan menggunakan teknik menyimak berada pada kriteria baik, karena memperoleh nilai rata-rata pada 66,16 yang berada pada rentan (66,00 – 80,00). Jadi hipotesis ditolak. 2) kemampuan siswa kelas VII 8 dalam memahami unsur isi cerpen “Mata” karya Titi Said dengan menggunakan teknik membaca berada pada kriteria cukup, karena memperoleh nilai rata-rata pada 58,44 yang berada pada rentan (56,00-65,00). Jadi hipotesis ditolak. 3) terdapat perbedaan kemampuan siswa kelas VII 2 dan VII 8 SMP Negeri 1 Luragung tahun ajaran 2014/2015 dalam memahami unsur isi cerpen “Mata” karya Titi Said dengan menggunakan teknik membaca dan teknik menyimak hasilnya adalah sebagai berikut. Hasil uji perbedaan dengan menggunakan uji t antara teknik membaca dan teknik menyimak cerpen “Mata” karya Titi Said. Nilai t tabel (dk 70) dengan taraf signifikasi 0,05 atau 5% diperoleh 2,000. Nilai t hitung diperoleh 1,99 Ternyata t hitung lebih kecil dari t tabel, simpulannya tidak menunjukkan perbedaan atau tidak signifikan. Jadi hipotesis ditolak.
PERBANDINGAN SK DAN KD PADA STANDAR ISI KURIKULUM 2006 DENGAN KI DAN KD PADA STANDAR ISI KURIKULUM 2013 MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SMP KELAS IX DILIHAT DARI TAKSONOMI TUJUAN PEMBELAJARAN, CAKUPAN ILMU KETERAMPILAN BERBAHASA, ILMU KEBAHASAAN, DAN ILMU Aan Sugiantomas; Asep Jejen Jaelani; Ade Hidayat
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2 (2016)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/qhbn9t60

Abstract

Penelitian ini merupakan sebuah perbandingan hasil analisis isi SK dan KD dengan KI dan KD. Rumusan Masalah:1)bagaimanakah Taksonomi Tujuan Pembelajaran dalam SK dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2006 mata pelajaran Bahasa Indonesia SMP kelas IX?; 2) bagaimanakah Taksonomi Tujuan Pembelajaran dalam KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa Indonesia SMP kelas IX?; 3) bagaimanakah perbandingan Taksonomi Tujuan Pembelajaran dalam SK dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2006 dengan KI dan KD pada standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa Indonesia SMP Kelas IX?; 4) bagaimanakah cakupan ilmu keterampilan berbahasa dalam KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa IndonesiaSMP Kelas IX?; 5) bagaimanakah perbandingan SK dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2006 dengan KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa Indonesia SMP Kelas IX dilihat dari cakupan ilmu keterampilan berbahasa?; 6) bagaimanakah cakupan ilmu kebahasaan dalam KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa IndonesiaSMP Kelas IX?; 7) bagaimanakah perbandingan SK dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2006 dengan KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa Indonesia SMP Kelas IX dilihat dari cakupan ilmu kebahasaan?; 8) bagaimanakah cakupan ilmu kesastraan dalam KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa IndonesiaSMP Kelas IX?; 9) bagaimanakah perbandingan SK dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2006 dengan KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa Indonesia SMP Kelas IX dilihat dari cakupan ilmu kesastraan?Tujuan Penelitian: 1) ingin mengetahui Taksonomi Tujuan Pembelajaran dalam SK dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2006 mata pelajaran Bahasa Indonesia SMP kelas IX; 2) ingin mengetahui Taksonomi Tujuan Pembelajaran dalam KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa Indonesia SMP kelas IX;3) ingin mengetahui perbandingan Taksonomi Tujuan Pembelajaran dalam SK dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2006 dengan KI dan KD pada standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa Indonesia SMP Kelas IX;4) ingin mengetahui cakupan ilmu keterampilan berbahasa dalam KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa IndonesiaSMP Kelas IX;5) ingin mengetahui perbandingan SK dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2006 dengan KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa Indonesia SMP Kelas IX dilihat dari cakupan ilmu keterampilan berbahasa;6) ingin mengetahui cakupan ilmu kebahasaan dalam KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa IndonesiaSMP Kelas IX;7) ingin mengetahui perbandingan SK dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2006 dengan KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa Indonesia SMP Kelas IX dilihat dari cakupan ilmu kebahasaan;8) ingin mengetahui cakupan ilmu kesastraan dalam KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa IndonesiaSMP Kelas IX; 9) ingin mengetahui perbandingan SK dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2006 dengan KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa Indonesia SMP Kelas IX dilihat dari cakupan ilmu kesastraan.Metode: deskriptif kualitatif. Simpulan: 1) taksonomi tujuan pembelajaran dalam SK dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2006 mata pelajaran Bahasa Indonesia SMP kelas IX adalah siswa lebih ditekankan dalam ranah kognitif memahami, selanjutnyapsikomotor organisisi, dan afektif menghayati nilai; 2) taksonomi tujuan pembelajaran dalam KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa Indonesia SMP kelas IX adalah siswa lebih ditekankan dalam ranah kognitif memahami, selanjutnyaafektif menghayati nilai, dan psikomotor persepsi; 3) perbandingan taksonomi tujuan pembelajaran dalam SK dan KD kurikulum 2006 dengan KI dan KD kurikulum 2013 adalah SK dan KD kurikulum 2006 urutannya kognitif memahami, psikomotor organisisi, afektif menghayati nilai, KI dan KD kurikulum 2013 urutannya kognitif memahami, afektif menghayati nilai, psikomotor persepsi;4) cakupan ilmu keterampilan berbahasa dalam KI dan KD kurikulum 2013 yang paling banyak dipelajari adalah menulis, selanjutnya berbicara, menyimak, membaca;5) perbandingan SK dan KD kurikulum 2006 dengan KI dan KD kurikulum 2013 dilihat dari cakupan ilmu keterampilan berbahasa adalah SK dan KD kurikulum 2006 berbicara, menulis, membaca, menyimak, sedangkan KI dan KD kurikulum 2013 menulis, berbicara, menyimak, membaca;6) cakupan ilmu kebahasaan dalam KI dan KD kurikulum 2013 yang paling banyak dipelajari adalah semantik, selanjutnya sintaksis, fonologi, morfologi;7) perbandingan SK dan KD kurikulum 2006 dengan KI dan KD kurikulum 2013 dilihat dari cakupan ilmu kebahasaan adalah SK dan KD kurikulum 2006 urutannya sintaksis, fonologi, semantik, morfologi, sedangkan KI dan KD kurikulum 2013 urutannya semantik, sintaksis, fonologi, morfologi;8) cakupan ilmu kesastraan dalam KI dan KD kurikulum 2013 yang paling banyak dipelajari adalah prosa fiksi dan drama, selanjutnya puisi; 9) perbandingan SK dan KD kurikulum 2006 dengan KI dan KD kurikulum 2013 dilihat dari cakupan ilmu kesastraan adalah SK dan KD kurikulum 2006 urutannya prosa fiksi, drama, puisi, sedangkan KI dan KD kurikulum 2013 urutannya prosa fiksi dan drama, selanjutnya puisi.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MEMAHAMI UNSUR INTRINSIK HIKAYAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFE) DAN METODE COOPERATIVE SCRIPT PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 LURAGUNG TAHUN AJARAN 2014/2015 Ahmad Dedi Mutiadi; Cucu Cahyaningsih
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2 (2016)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/awaf7e57

Abstract

Judul penelitian ini adalah Perbedaan Hasil Belajar Siswa dalam Memahami Unsur Intrinsik Hikayat dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFE) dan Metode Cooperative Scriptpada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Luragung Tahun Ajaran 2014/2015.Rumusan Masalah: 1) bagaimana hasil belajar siswa dalam memahami unsur intrinsik hikayat dengan menggunakan metode pembelajaran student facilitator and explaining pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Luragung tahun ajaran 2014/2015? 2) bagaimana hasil belajar siswa dalam memahami unsur intrinsik hikayat dengan menggunakan metode pembelajarancooperative script pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Luragung tahun ajaran 2014/2015? 3) adakah perbedaan hasi belajar dalam memahami unsur intrinsik hikayat dengan menggunakan metode pembelajaran student facilitator and explaining dan metode cooperative script pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Luragung tahun ajaran 2014/2015?. Metode: deskriptif komparatif. Simpulan: 1) hasil belajar siswa dalam memahami unsur intrinsik hikayat dengan menggunakan metode pembelajaran student facilitator and explaining pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Luragung tahun ajaran 2014/2015, baik. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata yang dicapai yaitu 76,42, dapat dikategorikan baik; 2) hasil belajar siswa dalam memahami unsur intrinsik hikayat dengan menggunakan metode pembelajaran cooperative script pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Luragung tahun ajaran 2014/2015, cukup. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata yang dicapai adalah 68,63,dapat dikategorikan cukup; 3) ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa dalam memahami unsur intrinsik hikayat dengan menggunakan metode pembelajaran student facilitator and explaining dan metode cooperative script pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Luragung tahun ajaran 2014/2015. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji perbedaan dengan uji t yang menyatakan bahwa pada taraf signifikansi 0,05 (tingkat kepercayaan 95%) hasil t tabel (2,000) < t hitung (3,23). Jadi hipotesis diterima.
MAKSIM KESANTUNAN YANG DIGUNAKAN OLEH DEDDY COURBUZIER PADA ACARA “HITAM PUTIH” DAN ANDI FLORES NOYA PADA ACARA “KICK ANDY” Ida Hamidah; Dedeh Supriatin
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2 (2016)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/k146cp63

Abstract

Judul penelitian ini adalah Maksim Kesantunan yang Digunakan Oleh Deddy Courbuzier Pada Acara “Hitam Putih” dan Andi Flores Noya Pada Acara “Kick Andy”. Rumusan Masalah: 1) Maskim apa saja yang digunakan Deddy Corbuzier pada acara “Hitam Putih?” 2) Maksim apa saja yang sering digunakan Deddy Corbuzier pada acara “Hitam Putih?” 3) Maskim apa saja yang digunakan Andi Flores Noya Pada Acara “Kick Andy?” 4) Maksim apa saja yang sering digunakan Andi Flores Noya Pada Acara “Kick Andy?” 5) Bagaimanakah perbedaan penggunaan maksim kesantunan oleh Deddy Corbuzier pada acara “Hitam Putih dan Andi F. Noya pada acara “Kick Andy?” Metode: deskriptif kualitatif. Simpulan: maksim kesantunan yang digunakan oleh Deddy Corbuzier Pada Acara “Hitam Putih” yakni maksim kebijaksanaan 8 (delapan) kali, maksim penghargaan 22 (dua puluh dua) kali, maksim kesederhanaan 2 (dua) kali, maksim permufakatan/kecocokan 13 (tiga belas) kali, dan maksim kesimpatian 41 (empat puluh satu) kali dan maskim yang sering digunakan adalah maksim kesimpatian. Sementara Andi Flores Noya Pada Acara “Kick Andy” menggunakan maksim kebijaksanaan 2 (dua) kali, maksim kedermawanan 1 (satu) kali, maksim penghargaan 32 (tiga puluh dua) kali, maksim permufakatan/kecocokan 4 (empat) kali, dan maksim kesimpatian 18 (delapan belas) kali dan maksim yang sering digunakan adalah maksim penghargaan. Perbedaan penggunaan maksim kesantunan oleh Deddy Corbuzier Pada Acara “Hitam Putih” dan Andi Flores Noya Pada Acara “Kick Andy” adalah bahwa Deddy Corbuzier lebih sering menggunakan maksim kesimpatian sementara Andi Flores Noya lebih sering menggunakan maksim penghargaan.
PERBANDINGAN SK DAN KD PADA STANDAR ISI KURIKULUM 2006 DENGAN KI DAN KD PADA STANDAR ISI KURIKULUM 2013 MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SMP KELAS VII DILIHAT DARI TAKSONOMI TUJUAN PEMBELAJARAN, CAKUPAN ILMU KETERAMPILAN BERBAHASA, ILMU KEBAHASAAN, DAN ILM Aan Sugiantomas; Asep Jejen Jaelani; Emay Maesaroh
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2 (2016)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/yfyc5e35

Abstract

Judul penelitian ini adalah Perbandingan SK dan KD pada standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMPKelas VII dilihat dari taksonomi tujuan pembelajaran, cakupan ilmu keterampilan berbahasa, ilmu kebahasaan, dan ilmu kesastraan.Rumusanmasalah:1)bagaimanakah Taksonomi Tujuan Pembelajaran dalam SK dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP kelas VII?;2) bagaimanakah Taksonomi Tujuan Pembelajaran dalam KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP kelas VII?;3) bagaimanakah perbandingan Taksonomi Tujuan Pembelajaran dalam SK dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2006 dengan KI dan KD pada standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP Kelas VII?;4) bagaimanakah cakupan ilmu keterampilan berbahasa dalam KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa IndonesiaSMP Kelas VII?;5) bagaimanakah perbandingan SK dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2006 dengan KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP Kelas VII dilihat dari cakupan ilmu keterampilan berbahasa?;6) bagaimanakah cakupan ilmu kebahasaan dalam KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa IndonesiaSMP Kelas VII?;7) bagaimanakah perbandingan SK dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2006 dengan KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP Kelas VII dilihat dari cakupan ilmu kebahasaan?; 8) Bagaimanakah cakupan ilmu kesastraan dalam KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa IndonesiaSMP Kelas VII?;9) bagaimanakah perbandingan SK dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2006 dengan KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP Kelas VII dilihat dari cakupan ilmu kesastraan?Tujuan Penelitian: 1) untuk mengetahui Taksonomi Tujuan Pembelajaran dalam SK dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2006 mata pelajaranbahasa Indonesia SMP kelas VII;2) untuk mengetahui Taksonomi Tujuan Pembelajaran dalam KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaranbahasa Indonesia SMP kelas VII;3) untuk mengetahui perbandingan Taksonomi Tujuan Pembelajaran dalam SK dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2006 dengan KI dan KD pada standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaranbahasa Indonesia SMP Kelas VII;4) untuk mengetahui cakupan ilmu keterampilan berbahasa dalam KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa IndonesiaSMP Kelas VII;5) untuk mengetahui perbandingan SK dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2006 dengan KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP Kelas VII dilihat dari cakupan ilmu keterampilan berbahasa;6) untuk mengetahui cakupan ilmu kebahasaan dalam KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa IndonesiaSMP Kelas VII; 7) untuk mengetahui perbandingan SK dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2006 dengan KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP Kelas VII dilihat dari cakupan ilmu kebahasaan;8) untuk mengetahui cakupan ilmu kesastraan dalam KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa IndonesiaSMP Kelas VII;9) untuk mengetahui perbandingan SK dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2006 dengan KI dan KD pada Standar Isi Kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP Kelas VII dilihat dari cakupan ilmu kesastraan.Metode Penelitian: metode penelitian deskriptif kualitatif. Simpulan: 1)setelah dianalisis berdasarkan persepsi peneliti isi SK dan KD pada standar isi SMP/MtsKelas VII mata pelajaran bahasa Indonesia kurikulum 2006 tentang taksonomi tujuan pembelajaran yang lebih mendominasi adalah ranah kognitif K2 (memahami), selanjutnya psikomotor P3 (tanggapan terpadu), dan afektif A2 (menanggapi); 2) taksonomi tujuan pembelajaran terdapat pada KI dan KD SMP/MtsKelas VII mata pelajaran bahasa Indonesia kurikulum 2013 yang lebih mendominasi adalah ranah Kognitif K2 (memahami), selanjutnya ranah Afektif A2 (menanggapi) danPsikomotor P7 (organisasi); 3) perbandingan taksonomi tujuan pembelajaran antara SK dan KD pada standar isi SMP/MtsKelas VII mata pelajaran bahasa Indonesia kurikulum 2006 serta KI dan KD pada standar isi SMP/MtsKelas VII mata pelajaran bahasa Indonesia kurikulum 2013 yakni sama-sama lebih mendominasi pada ranah Kognitif K2 (memahami). Adapun perbedaannya terletak pada ranah selanjutnya yang mana SK dan KD dalam standar isi SMP/Mts Kelas VII mata pelajaran bahasa Indonesia Kurikulum 2006 (KTSP) ranah selanjutnya yaitu ranah Psikomotor P3 (tanggapan terpadu), dan Afektif A2 (menanggapi), sedangkan dalam KI dan KD dalam standar isi SMP/Mts Kelas VII mata pelajaran bahasa Indonesia Kurikulum 2013 ranah selanjutnya yaitu ranah Afektif A2 (menanggapi) dan Psikomotor P7 (organisasi); 4) keterampilan berbahasa yang terdapat pada KI dan KD Kurikulum 2013 urutannya adalahberbicara, menulis, membaca, dan menyimak; 5) perbandingan keterampilan berbahasa antara SK dan KD serta KI dan KD adalah sama-sama lebih banyak mempelajari tentang berbicara. Bisa dilihat dari keterampilan berbahasa pada SK dan KD kurikulum 2006 urutannya adalah berbicara, menulis, membaca, dan mendengarkan sedangkan urutan pada KI dan KD kurikulum 2013 yaitu berbicara, menulis, membaca, dan menyimak;6) ilmu kebahasaan yang lebih mendominasi pada KI dan KD Kurikulum 2013 adalah sintaksis/kalimat, selanjutnya semantik/makna, morfologi/kata dan fonologi/bunyi segmental dan bunyi suprasegmental; 7) perbandingan cakupan ilmu kebahasaan pada SK dan KD yaitu sama-sama lebih banyak mempelajari tentang sintaksis/kalimat. Hal tersebut dapat dilihat dari urutan cakupan kebahasaan pada SK dan KD yaitu Ilmu kebahasaan yang mencakup dalam SK dan KD urutannya adalah sintaksis/kalimat,semantik/makna, fonologi/bunyi suprasegmental (intonasi, volume suara, tekanan),dan morfologi/kata dengan perbandingan yang cukup jauh antar kebahasaanya. Sedangkan pada KI dan KD urutannya adalah sintaksis/kalimat, semantik/makna, morfologi/kata dan fonologi/bunyi segmental dan bunyi suprasegmental dengan perbandingan tidak terlalu jauh antar kebahasannaya; 8) cakupan ilmu kesastraan yang terdapat pada KI dan KD urutannya adalah prosa fiksi/cerpen, puisi, dan drama;9) perbandingan cakupan ilmu kesastraan pada SK dan KD dengan KI dan KD yakni sama-sama lebih banyak mempelajari tentang prosa fiksi. Akan tetapi pada SK dan KD ilmu kesastraan dipelajari secara jelas beda halnya dengan KI dan KD yang ilmu kesastraannya tersebut tidak terlalu dipelajari secara mendalam kebanyakan hanya digunakan sebagai media untuk menyampaikan saja. Urutan cakupan kesastraan pada SK dan KD adalah prosafiksi/dongeng/cerpen/ceritaanak/novel,dan puisi.
PERBANDINGAN SK DAN KD DALAM STANDAR ISI KURIKULUM 2006 DENGAN KI DAN KD DALAM STANDAR ISI KURIKULUM 2013 MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SMP KELAS VIII DILIHAT DARI TAKSONOMI TUJUAN PEMBELAJARAN, CAKUPAN ILMU KETERAMPILAN BERBAHASA, ILMU KEBAHASAAN, DAN Aan Sugiantomas; Asep Jejen Jaelani; Lia Handiyanti
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2 (2016)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/3tarp687

Abstract

Judul penelitian ini adalahperbandingan SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa Indonesia SMP kelas VIII dilihat dari taksonomi tujuan pembelajaran, keterampilan berbahasa, ilmu kebahasaan dan ilmu kesastraan. Rumusan masalah: 1) bagaimanakah taksonomi tujuan pembelajaran pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP kelas VIII?; 2) bagaimanakah taksonomi tujuan pembelajaran pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP kelas VIII?; 3) bagaimanakah perbandingan taksonomi tujuan pembelajaran pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP kelas VIII?; 4) bagaimanakah cakupan ilmu keterampilan berbahasa pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP kelas VIII?; 5) bagaimanakah perbandingan antara SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP kelas VIII dilihat dari cakupan ilmu keterampilan berbahasa?; 6) bagaimanakah cakupan ilmu kebahasaan pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP kelas VIII?;7) bagaimanakah perbandingan antara SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP kelas VIII dilihat dari cakupan ilmu kebahasaan?; 8) bagaimanakah cakupan ilmu kesastraan pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP kelas VIII?; 9) bagaimanakah perbandingan antara SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP kelas VIII dilihat dari cakupan ilmu kesastraan?.Tujuan penelitian:1) ingin mengetahui taksonomi tujuan pembelajaran pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP kelas VIII.; 2) ingin mengetahui taksonomi tujuan pembelajaran pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP kelas VIII.; 3) ingin mengetahui perbandingan taksonomi tujuan pembelajaran pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP kelas VIII.; 4) ingin mengetahui cakupan ilmu keterampilan berbahasa pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP kelas VIII.; 5) ingin mengetahui perbandingan antara SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP kelas VIII dilihat dari cakupan ilmu keterampilan berbahasa.; 6) ingin mengetahui cakupan ilmu kebahasaan pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP kelas VIII.; 7) ingin mengetahui perbandingan antara SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP kelas VIII dilihat dari cakupan ilmu kebahasaan.; 8) ingin mengetahui cakupan ilmu kesastraan pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP kelas VIII.; 9) ingin mengetahui perbandingan antara SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP kelas VIII dilihat dari cakupan ilmu kesastraan. Metode: deskriptif analitis.Simpulan: 1)Taksonomi tujuan pembelajaran yang mencakup dalam SK dan KD standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa IndonesiaSMP kelas VIII urutannya adalah kognitif, psikomotor, dan afektif. 2) Taksonomi tujuan pembelajaran yang mencakup dalam KI dan KD standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SMP kelas VIII urutannya adalah kognitif, afektif, dan psikomotor. 3) Taksonomi tujuan pembelajaran pada SK dan KD standar isi kurikulum 2006 lebih didominasi oleh ranah kognitif begitupun pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 didominasi oleh ranah kognitif. 4) Ilmu keterampilan berbahasa yang mencakup dalam KI dan KD standar isi kurikulum 2013 urutannya adalah menyimak, membaca, berbicara, dan menulis. 5) Ilmu keterampilan berbahasadalam SK dan KD standar isi kurikulum 2006yang mendominasi adalah ilmu keterampilan berbicara. Sedangkan, pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 yang mendominasi adalah ilmu keterampilan menyimak. 6) Ilmu kebahasaan yang mencakup dalam KI dan KDstandar isi kurikulum 2013 urutannya adalah semantik, sintaksis, morfologi, dan terakhir fonologi. 7) Ilmu kebahasaanpada SK dan KD standar isi kurikulum 2006 yang mendominasi adalah sintaksis. Sedangkan, pada KI dan KD standar isi kurikulum 2013 yang mendominasi adalah semantik. 8) Ilmu kesastraan yang mencakup dalam KI dan KD adalah puisi, prosa fiksi dan drama. Ketiga ilmu kesastraan tersebut hanya sebagai media penunjang pembelajaran. 9) Ilmu kesastraan pada SK dan KD standar isi kurikulum 2006 yang mendominasi adalah prosa fiksi. Sedangkan, pada KI dan KD standar isi kurikulum 2013 ilmu kesastraan tidak ada yang lebih mendominasi.
PERBEDAAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI MELALUI PENERAPAN METODE PROBLEM BASED LEARNING DENGAN EXAMPLE NONEXAMPLE PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 KADUGEDE KABUPATEN KUNINGAN TAHUN AJARAN 2014/2015 Ajat Sudrajat; Linda Dwi Oktaviyani
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2 (2016)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/36h2b516

Abstract

Judul penelitian ini adalah Perbedaan kemampuan menulis karangan narasi melalui penerapan metode problem based learning dengan example nonexamplepada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kadugede Kabupaten Kuningan Tahun Ajaran 2014/2015. Rumusan Masalah: 1) Bagaimanakah kemampuan siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kadugede Kabupaten Kuningan Tahun Ajaran 2014/2015 dalam menulis karangan narasi melalui metode problem based learning ?, 2) Bagaimanakah kemampuan siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kadugede Kabupaten Kuningan Tahun Ajaran 2014/2015 dalam menulis karangan narasi melalui metode example nonexample ?, 3) Adakah perbedaan kemampuan menulis karangan narasi melalui penerapan metode problem based learning dengan example nonexample pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kadugede Kabupaten Kuningan Tahun Ajaran 2014/2015?. Metode: quasi eksperiment atau eksperimen semu. Simpulan: 1)Kemampuan siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kadugede Kabupaten Kuningan Tahun Ajaran 2014/2015 dalam menulis karangan narasi melalui metode problem based learningtermasuk kategori baik, hal ini dibuktikan dengan memperoleh nilai rata-rata 79,47 dengan jarak interval 71 – 85. Jadi hipotesis diterima. 2) Kemampuan siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kadugede Kabupaten Kuningan Tahun Ajaran 2014/2015 dalam menulis karangan narasi melalui metode example nonexampletermasuk kategori cukup, hal ini dibuktikan dengan memperoleh nilai rata-rata 65,87 dengan jarak interval 41 – 70. Jadi hipotesis diterima. 3) Terdapat perbedaan kemampuan menulis karangan narasi melalui penerapan metode problem based learning dengan example nonexamplepada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kadugede Kabupaten Kuningan Tahun Ajaran 2014/2015hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan uji hipotesis diperoleh t hit (5,686) > t daf (1,67), maka Hi diterima.
PERBEDAAN KEMAMPUAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 CIWARU TAHUN AJARAN 2014/2015 DALAM MENENTUKAN UNSUR ISI DRAMA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DAN INKUIRI Yusida Gloriani; Ida Hamidah; Reni Febrianti
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2 (2016)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/9bq6h726

Abstract

Judul penelitian ini adalah Perbedaan Kemampuan Siswa Kelas Xi Sma Negeri 1 Ciwaru Tahun Ajaran 2014/2015 Dalam Menentukan Unsur Isi Drama dengan Menggunakan Model Pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (Stad) dan Inkuiri. Rumusan Masalah: 1) Bagaimana kemampuan siswa kelas XI IIS 1 SMA Negeri 1 Ciwaru tahun ajaran 2014/2015 dalam menentukan unsur isi drama “Maling“ karya Puntung C.M Pudjadi dengan menggunakan model Student Teams Achievement Divisions (STAD)? 2) Bagaimana kemampuan siswa kelas XI IIS 2 SMA Negeri 1 Ciwaru tahun ajaran 2014/2015 dalam menentukan unsur isi drama “Maling“ karya Puntung C.M Pudjadi dengan menggunakan model inkuiri? 3) Apakah terdapat perbedaan kemampuan siswa kelas XI IIS 1 dan IIS 2 SMA Negeri 1 Ciwaru tahun ajaran 2014/2015 dalam menentukan unsur isi drama “Maling“ karya Puntung C.M Pudjadi dengan menggunakan model Student Teams Achievement Divisions (STAD) dan model inkuiri? Metode: deskriptif komparatif. Simpulan: Perbedaan Kemampuan Siswa Kelas Xi Sma Negeri 1 Ciwaru Tahun Ajaran 2014/2015 Dalam Menentukan Unsur Isi Drama dengan Menggunakan Model Pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (Stad) dan Inkuiri sebagai berikut: 1) Kemampuan siswa kelas XI IIS 1 SMA Negeri 1 Ciwaru tahun ajaran 2014/2015 dalam menentukan unsur isi drama “Maling” karya Puntung C.M Pudjadi dengan menggunkan model pembelajaran Student Teams Achievment Divisions (STAD) hasilnya baik dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 61,95 (62). Dengan demikian, hipotesis nomor 1 yang penulis rumuskan diterima. 2) Kemampuan siswa kelas XI IIS 2 SMA Negeri 1 Ciwaru tahun ajaran 2014/2015 dalam menentukan unsur isi drama “Maling” karya Puntung C.M Pudjadi dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri hasilnya cukup dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 56,83 (57). Dengan demikian, hipotesis nomor 2 yang penulis rumuskan diterima. 3) Terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan siswa menentukan unsur isi drama “Maling” karya Puntung C.M Pudjadi dengan menggunakan model pembelajaran Student Teams Achievment Divisions (STAD) dan inkuiri pada siswa kelas XI IIS 1 dan 2.
PERBEDAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 CIAWIGEBANG TAHUN AJARAN 2014/2015 DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERPEN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR SERI DAN MEDI TEKS NARASI Ifah Hanifah; Rian Permana
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2 (2016)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/rbmdmk48

Abstract

Masalah Penelitian ini yaitu : 1) Bagaimanakah hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 dalam Ciawigebang pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan media gambar seri? 2) Bagaimanakah hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Ciawigebang dalam pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan media teks narasi? 3)Adakah perbedaan hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Ciawigebang dalam pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan media gambar seri dan media teks narasi? Metode: metode eksperimen sungguhan Simpulan: Berdasarkan data dan pengolahan data maka peneliti mendapatkan hasil sebagai berikut. 1) Kemampuan menulis cerpen dengan menggunakan media gambar seri, berkategori baik. Berdasarkan pengolahan data diperoleh nilai rata-rata 66 berada pada rentang nilai 60-80. Jadi, hipotesis yang peneliti ajukan, diterima. 2) Kemampuan menulis cerpen dengan menggunakan media teks narsi, berkategori cukup. Berdasarkan pengolahan data diperoleh nilai rata-rata 58 berada pada rentang nilai 50-60. Jadi, hipotesis yang peneliti ajukan, diterima. 3) Ada perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis cerpen dengan menggunakan media gambar seri dan media teks narasi pada siswa kelas XI IPS 4 dan XI IPS 5 SMA Negeri 1 Ciawigebang tahun ajaran 2014/2015. Hal tersebut dibuktikan dari hasil penghitungan dengan uji t yang menghasilkan t hitung lebih besar daripada t tabel, yaitu t hitung 4,12 > t tabel 1,66. Artinya, kemampuan menulis cerpen dengan menggunakan media gambar seri lebih baik dari pada media teks narasi.
PERBANDINGAN BUKU TEKS BAHASA INDONESIA TERBITAN ERLANGGA UNTUK SISWA SMP KELAS VII KURIKULUM 2006 DALAM MENJABARKAN SK DAN KD DENGAN BUKU TEKS MAHIR BERBAHASA INDONESIA TERBITAN ERLANGGA UNTUK SISWA SMP KELAS VII KURIKULUM 2013 DALAM MENJABARKAN KI DAN K Aan Sugiantomas; Asep Jejen Jaelani; Ridha Ramadhan
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2 (2016)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/gvqr2653

Abstract

Judul penelitian ini adalah Perbandingan Buku Teks Bahasa Indonesia Terbitan Erlangga untuk Siswa SMP Kelas VII Kurikulum 2006 Dalam Menjabarkan SK dan KD dengan Buku Teks Mahir Berbahasa Indonesia Terbitan Erlangga untuk Siswa SMP Kelas VII Kurikulum 2013 dalam Menjabarkan KI Dan KD dilihat dari Proporsi Ilmu Keterampilan Berbahasa, Ilmu Kebahasaan, Dan Ilmu Kesastraan. Rumusan masalah: (1) Bagaimana buku teks Bahasa Indonesia Erlangga SMP kelas VII kurikulum 2006 dalam menjabarkan SK dan KD; (2) Bagaimana buku teks Mahir Bahasa Indonesia Erlangga siswa SMP kelas VII kurikulum 2006 dalam menjabarkan SK dan KD dilihat dari proporsi ilmu keterampilan berbahasa, ilmu kebahasaan, dan ilmu kesastraan; (3) Bagaimana perbandingan buku teks Bahasa Indonesia Erlangga SMP kelas VII kurikulum 2006 dalam menjabarkan SK dan KD dengan buku teks Mahir Bahasa Indonesia Erlangga SMP kelas VII kurikulum 2013 dalam menjabarkan KI dan KD; (4) Bagaimana perbandingan buku teks Bahasa Indonesia Erlangga SMP kelas VII kurikulum 2006 dalam menjabarkan SK dan KD dengan buku teks Mahir Bahasa Indonesia Erlangga SMP kelas VII kurikulum 2013 dalam menjabarkan KI dan KD dilihat dari proporsi ilmu keterampilan berbahasa, ilmu kebahasaan, dan ilmu kesastraan. Tujuan: ingin mengetahui kelengkapan dan perbandingan buku teks Bahasa Indonesia Erlangga SMP kelas VII kurikulum 2006 dengan buku teks Mahir Bahasa Indonesia Erlangga SMP kelas VII kurikulum 2013. Metode: deskriftif kualitatif. Simpulan: perbandingan perbandingan buku teks Bahasa Indonesia Erlangga SMP kelas VII kurikulum 2006 dalam menjabarkan SK dan KD dengan buku teks Mahir Bahasa Indonesia Erlangga SMP kelas VII kurikulum 2013 sebagai berikut: keilmuan Berbicara, Sintaksis3 (kalimat), dan Puisi mendominasi penjabaran buku teks Bahasa Indonesia Erlangga SMP kelas VII kurikulum 2006. Sementara keilmuan Membaca, Sintaksis3 (kalimat), dan Cerpen mendominasi penjabaran buku teks Mahir Bahasa Indonesia Erlangga SMP kelas VII kurikulum 2013.

Page 1 of 2 | Total Record : 12