cover
Contact Name
Iwan Fauzi
Contact Email
humabetang.pkbdb@gmail.com
Phone
+628992543888
Journal Mail Official
humabetang.pkbdb@gmail.com
Editorial Address
Jl. G. Obos VIII No. 4 Palangka Raya, Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah, 73112.
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Huma Betang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 31244823     DOI : -
Huma Betang adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat dengan sistem peer-review dan akses terbuka yang diterbitkan dua kali setahun (Juni dan Desember) oleh lembaga riset non-pemerintah di bawah naungan Pusat Kajian Bahasa Daerah dan Budaya (Centre for Vernacular and Cultural Studies) yang berdiri sejak 2016 dan berkedudukan di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Sebagai media publikasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat, Huma Betang adalah jurnal online dengan platform akses terbuka (open access) dengan tujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil kegiatan pengabdian masyarakat untuk khalayak luas tanpa membebankan biaya langganan untuk pembacanya. Kegiatan yang berkaitan dengan kemasyarakatan seperti pelatihan, lokakarya, penyuluhan, sosialisasi program, dan pemberdayaan masyarakat merupakan fokus yang diutamakan dalam publikasi jurnal Huma Betang ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 14 Documents
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Fun English Learning di Rumah Baca Bahijau Teras Pelatuk Palangka Raya Erma Sujiyani; Titik Rahmawati; Saskia Triayu Sagitany; Ni Nyoman Diah Nabila; Lola Agusthin; Figo Matias
HUMA BETANG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): HUMA BETANG - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Kajian Bahasa Daerah dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69743/humabetang.v2i1.17

Abstract

Artikel ini menguraikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk Fun English Learning, yang diinisiasi dan diimplementasikan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Palangka Raya. Inisiatif ini dirancang untuk meningkatkan kemahiran bahasa Inggris dan menumbuhkan sikap belajar yang positif di kalangan anak-anak dan masyarakat umum yang mengunjungi Rumah Baca Bahijau Teras Pelatuk Palangka Raya. Dengan menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis masyarakat, interaktif, dan berbasis proyek, kegiatan ini bertujuan untuk menjadikan akuisisi bahasa Inggris menyenangkan dan mudah diakses. Hasil yang diharapkan meliputi peningkatan keterampilan dasar bahasa Inggris yang mencakup berbicara, mendengarkan, membaca, dan menulis, di samping peningkatan motivasi dan rasa percaya diri pembelajar. Lebih lanjut, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan kolaboratif antara pihak universitas dan organisasi masyarakat setempat, serta berfungsi sebagai model kemitraan universitas-masyarakat yang efektif dalam mengatasi kesenjangan pendidikan dan mempromosikan pengembangan literasi yang berkelanjutan di Kalimantan Tengah.
Penggunaan Media Gambar dalam Pembelajaran Kosakata Bahasa Inggris Dasar kepada Pembelajar Muda di Komunitas Cinta Anak Bangsa Melani; Clalisha Kathryn Natalia Kurniawidi; Afriyandi; Christian Ramot Sitoemorang; Nesa Natasha Ester; Maria Arina Luardini
HUMA BETANG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): HUMA BETANG - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Kajian Bahasa Daerah dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69743/humabetang.v2i1.18

Abstract

Artikel ini membahas implementasi media pembelajaran berbasis gambar dalam pengajaran kosakata bahasa Inggris di Komunitas Cinta Anak Bangsa (Rumah Singgah). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan motivasi belajar, memperkaya kosakata siswa, dan menyediakan media pembelajaran yang menarik. Program dilaksanakan melalui enam pertemuan yang mencakup kegiatan mencocokkan gambar, mewarnai, latihan mendengarkan, dan praktik berbicara. Metode yang digunakan meliputi praktik mengajar, observasi kelas, analisis SWOT, serta evaluasi berbasis lembar kerja yang dianalisis secara deskriptif menggunakan Microsoft Excel 2019. Hasil menunjukkan bahwa media berbasis gambar memberikan dampak positif terhadap penguasaan kosakata, partisipasi, dan motivasi siswa. Sebagian besar siswa menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif, terutama saat menggunakan media visual dan lembar kerja interaktif. Beberapa siswa juga mengalami peningkatan dalam mengenali, mengingat, dan melafalkan kosakata bahasa Inggris. Meskipun terdapat kendala berupa gangguan lingkungan dan kehadiran yang tidak konsisten, implementasi ini terbukti efektif mendukung pembelajaran kosakata dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris berbasis komunitas.
Pendampingan Kepewaraan untuk Meningkatkan Kompetensi Public Speaking Guru SD 4 Bae Kecamatan Bae Kabupaten Kudus Mila Roysa; Muhammad Noor Ahsin; Ristiyani Ristiyani
HUMA BETANG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): HUMA BETANG - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Kajian Bahasa Daerah dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69743/humabetang.v2i1.21

Abstract

Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kompetensi berbicara di depan umum, keterampilan membawakan acara, dan profesionalisme guru SD 4 Bae Kecamatan Bae Kabupaten Kudus. Pengetahuan guru di SD 4 Bae akan manfaat kegiatan menjadi pembawa acara masih rendah. Dari 4 pilihan jawaban. Adapun yang paling banyak dipilih yakni melatih kemampuan menulis (40%), meningkatkan keterampilan dan profesionalisme guru (30%), meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum (10%) menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain (20%). Dari 15 guru, hanya ada 2 guru yang menjawab pernah menjadi Pewara di lingkungan selain sekolah. Berdasarkan permasalahan tersebut adapun solusi yang ditawarkan adalah dengan diadakannya Pendampingan Kepewaraan untuk Guru SD 4 Bae Kecamatan Bae Kabupaten Kudus. Metode yang digunakan meliputi observasi, pelatihan, pendampingan, simulasi, evaluasi, dan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai teknik kepewaraan, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, pengelolaan vokal, serta peningkatan kepercayaan diri.
Implementasi Program "Let's Speak Up!" untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa SMP di Panti Asuhan Maria Ines Hartani Tamba; Anggun Sagala
HUMA BETANG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): HUMA BETANG - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Kajian Bahasa Daerah dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69743/humabetang.v2i1.22

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini membahas implementasi program Let's Speak Up! sebagai upaya meningkatkan kemampuan berbicara dan kepercayaan diri siswa SMP di Panti Asuhan Maria Ines, Palangka Raya. Program dilaksanakan melalui lima kali pertemuan dengan menerapkan pendekatan pembelajaran komunikatif dan interaktif. Berbagai aktivitas pembelajaran dirancang untuk memberikan kesempatan praktik berbicara secara langsung, seperti ice breaking, pair practice, descriptive speaking, role play, storytelling, permainan edukatif, dan speaking challenge. Pelaksanaan program difokuskan pada penciptaan lingkungan belajar yang mendukung sehingga peserta terdorong untuk menggunakan bahasa Inggris secara aktif dalam komunikasi yang bermakna. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi, motivasi belajar, penguasaan kosakata, serta kepercayaan diri peserta dalam berbicara bahasa Inggris. Peserta menjadi lebih berani menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan, serta melakukan percakapan sederhana di depan teman-temannya. Penggunaan permainan, aktivitas kolaboratif, dan sistem penghargaan memberikan kontribusi positif terhadap keterlibatan peserta selama kegiatan berlangsung. Selain itu, program ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pengalaman praktik berbicara yang lebih luas di luar pembelajaran formal. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis aktivitas komunikatif dan permainan dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris pada remaja di lingkungan pendidikan berbasis komunitas.

Page 2 of 2 | Total Record : 14