cover
Contact Name
Yanto
Contact Email
jurnalstidkis@gmail.com
Phone
+6282330108632
Journal Mail Official
stidkis.am@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kompleks PP. Al Mardliyyah sumber laga, Tagangser Laok Waru Pamekasan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluan Islam
ISSN : -     EISSN : 28303156     DOI : https://doi.org/10.65178/elfatih
El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluan Islam has been published by Sekolah TInggi Ilmu Dakwa dan Komunikasi Islam (STIDKIS) Al Mardliyyah Pamekasan. El-Fatih:Jurnal Dakwah dan Penyuluan Islam is published twice every year in April and October. The contents are research manuscript and concept/theoretical papers on Islamic guidance and counseling: psychotherapy, sufistic therapy, individual and group counseling, community counseling, family counseling, parenting counseling contemporary issues in Islamic guindance and counseling, indigineous counseling, and multiculture counseling. And Islamic communication science; Islamic media, dakwah, Islam and public relations; Islam and political communication; and virtual/online religion.
Articles 40 Documents
INTERPERSONAL COMMUNICATION PATTERNS IN DEVELOPING EXCELLENT CHARACTER THROUGH STUDENT DISCIPLINE IN ISLAMIC BOARDING SCHOOLS Sari Dea Ika Meilani; Suyono Suyono; Almaydza Pratama Abnisa
El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam Vol 4 No 01 (2025): El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Dakwa dan Komunikasi Islam (STIDKIS) Al Mardliyyah Pamekasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65178/elfatih.v4i01.1

Abstract

This study aims to understand the methods of interpersonal communication applied by administrators in developing positive character in students through the implementation of discipline at Al-Mar’atush Sholihah Islamic Boarding School, Depok. The background of this study is the importance of interpersonal communication in supporting students, not only in academic aspects but also in moral and character development. Interpersonal communication serves as the primary foundation in the process of cultivating consistent disciplinary behavior. This research employs a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through direct observation, in-depth interviews, and document analysis. The results indicate that the administrators implement interpersonal communication patterns that include emotional bonding, personal approaches, and role modeling in daily activities. The forms of communication used involve both verbal and nonverbal actions, delivered in a polite and educational manner. Obstacles encountered in the character-building process through interpersonal communication were identified as minimal, considering the relatively small number of students, which allows for more intensive guidance. Minor challenges mainly arise from external cultural influences brought by students after holidays, such as interest in K-pop. However, the administrators successfully redirected students’ attention and motivation toward learning through encouraging and educational communication. The study concludes that the interpersonal communication patterns implemented by the administrators play a significant and effective role in shaping students’ excellent character through the disciplinary habits instilled in boarding school life.
PERSEPSI ANAK YATIM TERHADAP FIGUR SEORANG AYAH DALAM MENGEMBAN TANGGUNG JAWAB Umar Faruk; Nur Hotimah; Arina Athiyallah
El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam Vol 1 No 2 (2022): El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Dakwa dan Komunikasi Islam (STIDKIS) Al Mardliyyah Pamekasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65178/elfatih.v1i2.3

Abstract

Penelitian ini menyoroti dampak besar ketiadaan ayah, baik secara fisik maupun psikologis, terhadap anak-anak di Indonesia, khususnya fenomena "fatherless". Fatherless diartikan sebagai anak yang tumbuh tanpa kehadiran ayah. Studi ini dilakukan di Tamberu Barat untuk mengeksplorasi persepsi anak yatim terhadap figur ayah, baik sebagai figur simbolik maupun personal. Enam anak yatim, dengan komposisi tiga laki-laki dan tiga perempuan dari keluarga tunggal ibu, menjadi subjek penelitian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk menganalisis pengalaman anak-anak ini. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun tidak tinggal bersama, anak yatim masih memiliki persepsi positif terhadap peran ayah dalam mengemban tanggung jawabnya, walaupun citra personal ayah cenderung negatif
Gaya Komunikasi Da’i dalam Kegiatan Dakwah Abdul Hamid Bashori
El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam Vol 1 No 1 (2022): El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Dakwa dan Komunikasi Islam (STIDKIS) Al Mardliyyah Pamekasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65178/elfatih.v1i1.4

Abstract

Setiap individu memiliki gaya komunikasi unik saat menyampaikan pesan kepada orang lain. Perbedaan ini bisa berasal dari karakteristik model komunikasi, cara berkomunikasi, gaya menyampaikan, dan respons yang diberikan saat berkomunikasi. Gaya komunikasi mencakup perilaku antarpribadi yang spesifik dalam situasi tertentu, terdiri dari berbagai perilaku untuk mencapai respons dan situasi yang diinginkan. Kesesuaian gaya komunikasi tergantung pada makna dari pengirim pesan dan harapan penerima pesan. Dalam propaganda Islam, beberapa jenis gaya komunikasi yang digunakan oleh penceramah meliputi: gaya kontrol yang mengatur perilaku dan respons orang lain, gaya egaliter yang berlandaskan kesetaraan, gaya struktural yang memanfaatkan pesan lisan atau tertulis untuk mengatur struktur organisasi, gaya dinamis yang aktif dalam lingkungan kerja, gaya merelakan yang terbuka terhadap saran dan pendapat orang lain, serta gaya menarik diri dalam interaksi antarpribadi
Strategi Dakwah dalam Keberagaman Masyarakat Yanto
El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam Vol 1 No 1 (2022): El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Dakwa dan Komunikasi Islam (STIDKIS) Al Mardliyyah Pamekasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65178/elfatih.v1i1.5

Abstract

Propaganda Islam adalah kegiatan untuk mengajak masyarakat kepada agama Allah, menjalankan perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya. Kondisi sosial sasaran propaganda, yang bervariasi dalam etnis, agama, atau budaya, memerlukan perhatian penceramah. Agar propaganda Islam efektif, penceramah harus menerapkan strategi yang tepat. Strategi adalah perencanaan dan desain kegiatan propaganda, termasuk penentuan dan pemanfaatan sumber daya untuk mencapai tujuan. Ini berfungsi sebagai dasar atau cetak biru pencapaian tujuan. Dalam strategi, terdapat komponen dan teknik pelaksanaan yang dipilih berdasarkan kemampuan sumber daya dan situasi lingkungan. Semua keputusan harus bijaksana agar kegiatan propaganda dapat dilaksanakan dengan efektif. Dengan strategi yang baik, propaganda Islam dapat berjalan lancar, dan nilai-nilai ajaran Islam dapat diterima serta dipahami oleh masyarakat.
Media Dakwah: Pemanfaatan Buletin sebagai Media Dakwah Moh. Jalaluddin
El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam Vol 1 No 1 (2022): El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Dakwa dan Komunikasi Islam (STIDKIS) Al Mardliyyah Pamekasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65178/elfatih.v1i1.6

Abstract

Masalah utama yang dihadapi umat Muslim saat ini adalah kurangnya penggunaan media massa, terutama media cetak yang berpotensi untuk meningkatkan pemahaman agama sosial. Umat Muslim sering kali hanya menjadi konsumen informasi yang dikembangkan oleh media Barat, sehingga budaya yang tidak sejalan dengan ajaran Islam mudah menyebar di kalangan mereka. Untuk mengatasi hal ini, penting bagi para penceramah menggunakan media cetak sebagai alat propaganda untuk menyebarkan nilai-nilai Islam kepada masyarakat. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat memahami dan mengamalkan nilai-nilai Islam dengan lebih baik dalam kehidupan sehari-hari. Propaganda melalui media cetak juga memungkinkan audiens untuk berpartisipasi lebih aktif dengan menganalisis wacana yang disampaikan dan memberikan masukan langsung kepada editor. Ini adalah kesempatan bagi penceramah untuk mengambil peran aktif dalam media dan mempengaruhi perspektif Islam dalam konteks etika, moral, dan agama yang sesuai
Terapi Psikoanalisis dalam Mengatasi Degradasi Moral Remaja Nur Hotimah
El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam Vol 1 No 1 (2022): El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Dakwa dan Komunikasi Islam (STIDKIS) Al Mardliyyah Pamekasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65178/elfatih.v1i1.7

Abstract

Terapi psikoanalisis, yang dipelopori oleh Sigmund Freud, adalah sistem psikologi yang tidak hanya menganalisis teori kepribadian, tetapi juga berfungsi sebagai pedoman dalam terapi. Psikoanalisis membahas tidak hanya pikiran manusia, tetapi juga perilaku dan tindakan yang menunjukkan gangguan kesehatan mental. Metode ini membantu individu menghadapi tekanan emosional secara mendalam. Kegiatan psikoanalisis mencakup dua aspek utama: pertama, penelitian proses psikologis seperti struktur, dinamika, dan perkembangan kepribadian individu; kedua, teknik untuk mengobati gangguan kesehatan mental. Kedua aspek ini penting untuk mengatasi penurunan moral pada remaja akibat gangguan mental mereka, sehingga terapi ini perlu dimanfaatkan dengan baik. Dengan terapi psikoanalisis, masalah kesehatan mental remaja dapat diidentifikasi dan solusinya dicari, sehingga remaja dapat menunjukkan moral yang baik dalam interaksi sosial di lingkungan mereka.
Strategi Dakwah dalam Membangun Ukhuwah Islamiyah Nur Imamah
El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam Vol 1 No 1 (2022): El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Dakwa dan Komunikasi Islam (STIDKIS) Al Mardliyyah Pamekasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65178/elfatih.v1i1.8

Abstract

Usaha dakwah adalah kegiatan teratur untuk mengundang masyarakat memeluk agama Allah dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Agar hasilnya optimal, usaha dakwah memerlukan strategi yang tepat, termasuk perencanaan, manajemen, dan pelaksanaan yang baik. Strategi dakwah melibatkan pemilihan metode dan upaya untuk mencapai tujuan dalam berbagai situasi dan kondisi. Pendakwah harus memahami berbagai strategi seperti sentimental, rasional, dan sensorik. Di era globalisasi dan informasi saat ini, penerapan strategi dakwah harus mampu menyeimbangkan kemajuan yang ada. Salah satu pendekatan yang penting adalah strategi partisipan, yaitu terlibat secara aktif dan sukarela dalam masyarakat. Dengan strategi yang tepat, usaha dakwah dapat mewujudkan persaudaraan sesama Muslim secara efektif.
STRATEGI KOMUNIKASI DAKWAH PADA PEMUDA Asyaari; Dadan Sunandar
El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam Vol 1 No 2 (2022): El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Dakwa dan Komunikasi Islam (STIDKIS) Al Mardliyyah Pamekasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65178/elfatih.v1i2.9

Abstract

Pemuda adalah harapan banyak pihak, termasuk orang tua, masyarakat, bangsa, dan negara. Mereka dianggap sebagai penerus perjuangan generasi sebelumnya dan kunci pengembangan berkelanjutan untuk masa depan. Secara sosial, pemuda memiliki potensi besar sebagai identitas masa depan bangsa dan sumber daya manusia untuk pembangunan, menggambarkan bahwa mengendalikan pemuda berarti mengendalikan masa depan. Untuk memastikan partisipasi positif pemuda dalam kehidupan pribadi, keluarga, sosial, dan nasional, diperlukan peran aktif pengkhotbah sebagai misionaris lapangan. Peran mereka dalam mendidik pemuda sejalan dengan peran orang tua, mengajarkan moralitas Islam untuk kehidupan sosial. Upaya ini dilakukan melalui misi dakwah Islam yang bertujuan mengubah pandangan dan pemahaman pemuda terhadap nilai-nilai Islam. Strategi komunikasi dalam misi dakwah dapat berupa komunikasi personal, kelompok, dan massa yang dilakukan oleh pengkhotbah kepada pemuda
THE ROLE OF SOCIAL MEDIA IN THE DISSEMINATION OF ISLAMIC DA‘WAH AMONG YOUTH Dhimas Agus Prasetyo; Fathorrahman Fathorrahman
El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam Vol 4 No 01 (2025): El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Dakwa dan Komunikasi Islam (STIDKIS) Al Mardliyyah Pamekasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65178/elfatih.v4i01.10

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of Islamic da‘wah through social media in reaching youth, with a focus on three major platforms: YouTube, Instagram, and TikTok. The background of this research arises from the phenomenon of increasing social media usage among adolescents, which not only serves as a means of entertainment but also becomes a medium for the dissemination of religious values. The method employed is descriptive qualitative, with data collection techniques including in-depth interviews, participatory observation, and documentation of digital da‘wah content. The data were then analyzed using data reduction, data presentation, and drawing conclusions, with validity tested through source and method triangulation. The results indicate that social media plays a significant role in expanding the reach of da‘wah to youth, particularly through short, creative content, visually appealing materials, and a communicative style of language. Nevertheless, digital da‘wah also faces several challenges, such as low digital literacy, social media algorithms that prioritize entertainment, and the limitations of content duration in conveying profound religious messages. Recommended strategies include optimizing content upload times, collaborating with Islamic influencers, and enhancing digital literacy and social media ethics among youth. Thus, this study confirms that social media holds great potential as a medium for contemporary da‘wah, provided it is managed with appropriate, innovative strategies aligned with the needs of the youth audience.
THE USE OF SOCIAL MEDIA IN ISLAMIC PREACHING: A CASE STUDY OF THE YOUTUBE CHANNEL OF ASH-SHOMAD MOSQUE Idi Pangestu
El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam Vol 4 No 01 (2025): El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Dakwa dan Komunikasi Islam (STIDKIS) Al Mardliyyah Pamekasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65178/elfatih.v4i01.11

Abstract

The shift from traditional media such as newspapers, magazines, and television to digital platforms, including YouTube, has prompted Islamic preaching (dakwah) to adapt to modern technology. In this context, Ash-Shomad Mosque utilizes social media to disseminate Islamic messages to a community that increasingly accesses information online. The objectives of this study are: 1) to examine how the YouTube channel of Ash-Shomad Mosque is used as a medium for dakwah, and 2) to identify the challenges and obstacles present in the operation of the mosque’s YouTube channel. This study employs qualitative field research methods, focusing on the implementation of Ash-Shomad Mosque’s YouTube channel in the development of dakwah media. Data were collected through interviews, observation, and documentation. The object of this research is Ash-Shomad Mosque, Citra Raya, Tangerang. The results indicate that the use of YouTube as a dakwah medium by Ash-Shomad Mosque has had a significant positive impact, both spiritually and socially. Materials such as sermons, Islamic studies, and Friday khutbahs are accessible at any time, allowing worshippers who cannot attend in person to benefit from the teachings. This also supports the dissemination of Islamic values that are inclusive and tolerant. One of the main outcomes is the effective digital dakwah, which enables the mosque to reach audiences beyond the local Citra Raya community, even globally, without geographical limitations.

Page 1 of 4 | Total Record : 40