cover
Contact Name
Muhammad Kris Yuan Hidayatulloh
Contact Email
muhammadhidayatulloh@unesa.ac.id
Phone
+6285851233341
Journal Mail Official
energy@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ketintang, Ketintang, Kec. Gayungan, Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Energy: Educational Synergy Journal
ISSN : -     EISSN : 30896371     DOI : https://doi.org/10.21831
ENERGY promotes research in the broad field of Education Research and Technology (including such disciplines as Building Engineering Education, Vocational Education, etc.) with particular respect to Indonesia, but not limited to authorship or topical coverage within the region. Contributions are expected from senior researchers, project managers, research administrators and undergraduate/postgraduate students at advanced stages of their research, representing both public organizations and private industry. Equally, the journal if intended for scholars and students, reseachers working at research organizations and government agencies, and also for enterprises undertaking applied R&D to lead innovations. The editorial contents and elements that comprise the journal include: Theoretical articles Empirical studies Practice-oriented papers Case studies Review of papers, books, and resources. As far as the criteria for evaluating and accepting submissions is concerned, a rigorous review process will be used. Submitted papers will, prior to the formal review, be screened so as to ensure their suitability and adequacy to the journal. In addition, an initial quality control will be performed, so as to ensure matters such as language, style of references and others, comply with the journal´s style. The below mentioned areas are just indicative. The editorial board also welcomes innovative articles that redefine any Vocational and Building Engineering Educational field. Teaching and learning in building engineering and civil engineering education Evaluation, assessment, and certification in building engineering and civil engineering education, human resources management in civil engineering and building engineering education Vocational resources in building engineering and civil engineering education Policy and contemporary issues in building engineering and civil engineering education Other things related to Building Engineering and Civil Engineering Education
Articles 20 Documents
Pengaruh Microteaching dan Komunikasi Interpersonal terhadap Kesiapan Mengajar Mahasiswa Pendidikan Teknik Bangunan Dela Stefani Tri Rahmatika; Wahyu Dwi Mulyono
Educational Synergy Journal Vol. 2 No. 1 (2025): December
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/energy.v2i1.71935

Abstract

Tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk mempelajari bagaimana kemampuan komunikasi interpersonal dan program microteaching mempengaruhi kesiapan mengajar siswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, baik secara parsial maupun secara bersamaan dalam melaksanakan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP). Metode ex-post facto dengan pendekatan kuantitatif yang dipakai dalam penelitian ini. Responden dari studi merupakan 35 mahasiswa PLP dari program studi angkatan 2021 Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Surabaya. Instrumen pengumpulan data berupa angket Skala Likert, yang kemudian dianalisis melalui teknik statistik deskriptif serta pengujian asumsi klasik, meliputi uji normalitas, linearitas, dan multikolinearitas. Untuk mengetahui pengaruh variabel, dilakukan analisis regresi linier sederhana dan berganda. Hasil penelitian diketahui: (1) variabel microteaching berpengaruh terhadap kesiapan mengajar siswa sebesar 62,9%; (2) variabel komunikasi interpersonal juga menunjukkan pengaruh signifikan sebesar 49,8%; dan (3) secara bersamaan, kedua variabel memberikan kontribusi signifikan sebesar 68,4% terhadap kesiapan mengajar siswa. Sebesar 31,6 % dari fenomena lain yang tidak menjadi fokus penelitian ini.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Teribtegrasi E-Modul Dan Edugme Terhadap Hasil Belajar Siswa Abdullah Ammar; Suprapto Suprapto
Educational Synergy Journal Vol. 2 No. 1 (2025): December
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/energy.v2i1.72262

Abstract

Rendahnya hasil belajar peserta didik pada elemen Kontruksi Jalan dan Jembatan menjadi perhatian utama dalam penelitian ini. Hal tersebut dipengaruhi oleh metode pembelajaran yang kurang melibatkan siswa secara aktif, sehingga peserta didik masih kesulitan dalam memahami materi dengan baik. Untuk menjawab permasalahan tersebut, pada penelitian ini menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang dirancang mampu dalam melibatkan peserta didik terhadap pemecahan masalah nyata sebagai sarana membangun pemahaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Elemen Konstruksi Jalan dan Jembatan di kelas XI DPIB SMKN 3 Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment Design dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar yang diberikan kepada dua kelas, yaitu kelas eksperimen (XI DPIB 2) dan kelas kontrol (XI DPIB 1). Hasil analisis menunjukkan bahwa kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) memperoleh nilai rata-rata sebesar 88,47 dengan standar deviasi 7,380, sedangkan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran Direct Interaction memperoleh nilai rata-rata sebesar 84,17 dengan standar deviasi 9,270. Rentang nilai pada kelas eksperimen lebih sempit (75–100) dibandingkan dengan kelas kontrol (70–100), yang menunjukkan bahwa siswa pada kelas eksperimen memiliki pencapaian belajar yang lebih tinggi dan lebih merata. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa, baik dari segi peningkatan nilai maupun konsistensi capaian antar siswa.
Pengaruh Minat dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa Galang Ramadhan Susetyo; Heri Suryaman
Educational Synergy Journal Vol. 2 No. 1 (2025): December
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/energy.v2i1.72490

Abstract

Sebagian siswa yang menjadi responden dalam penelitian ini mengungkapkan kurangnya ketertarikan terhadap pembelajaran di program keahlian Desain Pemodelan Informasi Bangunan (DPIB). Faktor utama yang menyebabkan hal ini antara lain pemilihan jurusan yang tidak sesuai dengan minat pribadi, adanya dorongan atau paksaan dari orang tua, serta pengaruh teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui apakah minat siswa dalam memilih jurusan DPIB berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas X DPIB di SMK Negeri 2 Surabaya; (2) mengidentifikasi pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa; dan (3) menganalisis pengaruh gabungan antara minat dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa di jurusan DPIB. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode survei berdesain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 69 siswa kelas X DPIB. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket, dan analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, serta uji hipotesis (uji t dan uji F) dengan bantuan program IBM SPSS 25. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh kesimpulan bahwa: (1) minat belajar siswa tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar; (2) motivasi belajar juga tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa; dan (3) minat dan motivasi belajar secara simultan tidak menunjukkan pengaruh yang berarti terhadap capaian akademik siswa kelas X DPIB.
Pengaruh Penggunaan AI terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Menengah Kejuruan di Manado Puput Yulia Septi; Harun Ghozali
Educational Synergy Journal Vol. 2 No. 1 (2025): December
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/energy.v2i1.80073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan kecerdasan buatan (AI) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Manado. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian berjumlah 120 siswa dari empat SMK di Manado yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa tes kemampuan berpikir kritis berbasis indikator Facione dan angket penggunaan AI. Analisis data menggunakan uji-t independen dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (p < 0,05) dengan nilai F = 18,73. Kelompok yang menggunakan AI menunjukkan peningkatan skor rata-rata sebesar 23,4% dibandingkan kelompok kontrol. Faktor intensitas penggunaan dan jenis aplikasi AI turut memoderasi pengaruh tersebut. Temuan ini mengimplikasikan perlunya panduan pedagogis dalam integrasi AI pada pembelajaran kejuruan.
Pengaruh Model Group Investigation terhadap Kreativitas Siswa dalam Pemecahan Masalah Machrus Ali Zainal; Sarah Sahetapy
Educational Synergy Journal Vol. 2 No. 1 (2025): December
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/energy.v2i1.80090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran group investigation terhadap kreativitas siswa dalam pemecahan masalah. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian berjumlah 116 siswa dari empat Sekolah Menengah Pertama di Ambon yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa tes kreativitas pemecahan masalah berbasis indikator Torrance dan lembar observasi keterlaksanaan model. Analisis data menggunakan uji-t independen dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model group investigation berpengaruh signifikan terhadap kreativitas siswa dalam pemecahan masalah (p < 0,05) dengan nilai F = 21,46. Kelompok yang menerapkan model group investigation menunjukkan peningkatan skor rata-rata sebesar 27,9% dibandingkan kelompok kontrol. Faktor intensitas keterlibatan kelompok dan tahapan investigasi turut memoderasi pengaruh tersebut. Temuan ini mengimplikasikan perlunya optimalisasi tahapan group investigation dalam pembelajaran untuk meningkatkan kreativitas siswa.
Implementasi pendidikan inklusif di sekolah menengah ditinjau dari aspek kepemimpinan instruksional Roby Bukhari Firdaus
Educational Synergy Journal Vol. 2 No. 2 (2026): June
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/energy.v2i2.80484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan instruksional kepala sekolah terhadap pelaksanaan pembelajaran diferensiasi dan implikasinya terhadap pelaksanaan pendidikan inklusif di sekolah. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain survei korelasional dan analisis jalur (path analysis). Subjek penelitian berjumlah 116 guru dari empat Sekolah Menengah Pertama di Bandung yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa skala kepemimpinan instruksional, skala pelaksanaan pembelajaran diferensiasi, dan skala pelaksanaan pendidikan inklusif. Analisis data menggunakan uji-t independen, regresi linear berganda, dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan instruksional berpengaruh signifikan terhadap pembelajaran diferensiasi (p < 0,05) dengan nilai F = 24,73, dan pembelajaran diferensiasi berpengaruh signifikan terhadap pelaksanaan pendidikan inklusif (p < 0,05) dengan nilai F = 19,88. Sekolah dengan kepemimpinan instruksional yang kuat menunjukkan peningkatan skor pelaksanaan pendidikan inklusif sebesar 29,4% dibandingkan sekolah dengan kepemimpinan instruksional yang lemah. Faktor intensitas supervisi pembelajaran dan pendampingan guru turut memoderasi pengaruh tersebut. Temuan ini mengimplikasikan perlunya penguatan peran kepemimpinan instruksional kepala sekolah dalam mendorong praktik pembelajaran diferensiasi guna mewujudkan pendidikan inklusif yang efektif.
Deep learning (pembelajaran mendalam) dalam pendidikan indonesia: tinjauan sistematis teori dan praktik Mustamirin Husain; Baikhaqi Ahmad
Educational Synergy Journal Vol. 2 No. 2 (2026): June
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/energy.v2i2.80486

Abstract

Perkembangan deep learning (pembelajaran mendalam) sebagai cabang machine learning telah membuka peluang baru bagi transformasi pendidikan di Indonesia, mulai dari sistem pembelajaran adaptif hingga analitik pembelajaran prediktif. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan sistematis terhadap teori dan praktik penerapan deep learning dalam konteks pendidikan Indonesia. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) mengacu pada protokol PRISMA, dengan menelusuri basis data Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar untuk publikasi periode 2019-2025. Dari 312 artikel yang teridentifikasi, 47 artikel memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa penerapan deep learning di Indonesia terkonsentrasi pada empat domain utama: sistem rekomendasi pembelajaran adaptif (34%), deteksi dini risiko putus sekolah (23%), penilaian otomatis berbasis pemrosesan bahasa alami (21%), dan analisis sentimen umpan balik siswa (22%). Arsitektur yang paling banyak digunakan adalah Convolutional Neural Network (CNN) dan Long Short-Term Memory (LSTM), sedangkan penerapan arsitektur transformer masih terbatas. Tinjauan ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan signifikan, meliputi keterbatasan ketersediaan data pendidikan berskala besar, kesenjangan infrastruktur digital antarwilayah, serta minimnya kerangka etika dan tata kelola data siswa. Studi ini merekomendasikan perlunya kolaborasi lintas sektor antara institusi pendidikan, pengembang teknologi, dan pembuat kebijakan untuk mengoptimalkan potensi deep learning secara bertanggung jawab dalam ekosistem pendidikan Indonesia.
Transformasi pembelajaran jarak jauh di era generative AI: systematic literature review Awaludin Komari; Yustina Harahap
Educational Synergy Journal Vol. 2 No. 2 (2026): June
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/energy.v2i2.80489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis bagaimana teknologi generative artificial intelligence (generative AI) mentransformasi praktik pembelajaran jarak jauh (PJJ) dalam satu dekade terakhir. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan mengikuti protokol PRISMA, mencakup penelusuran artikel pada basis data Scopus, ERIC, dan Google Scholar terbitan 2019-2026. Setelah proses penyaringan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, sebanyak 42 artikel dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa generative AI berkontribusi pada empat area utama, yaitu personalisasi materi belajar, otomatisasi umpan balik, penciptaan konten multimodal, dan dukungan interaksi tutor virtual. Namun demikian, ditemukan pula tantangan terkait integritas akademik, kesenjangan literasi digital, dan ketergantungan berlebih pada sistem otomatis. Simpulan penelitian ini menegaskan perlunya kerangka pedagogis baru yang mengintegrasikan generative AI secara etis dan reflektif dalam pembelajaran jarak jauh.
Pengaruh literasi AI dan fasilitas laboratorium terhadap prestasi belajar siswa menengah kejuruan Khusnul Khotimah; Ari Akbar
Educational Synergy Journal Vol. 2 No. 2 (2026): June
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/energy.v2i2.80505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi kecerdasan artifisial (AI) dan fasilitas laboratorium terhadap prestasi belajar siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain survei korelasional dan analisis regresi berganda. Subjek penelitian berjumlah 128 siswa dari empat SMK jurusan Teknik Komputer dan Jaringan di Mataram yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa skala literasi AI, skala persepsi fasilitas laboratorium, dan dokumentasi nilai rapor sebagai indikator prestasi belajar. Analisis data menggunakan uji-t independen, regresi linear berganda, dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi AI dan fasilitas laboratorium secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa (p < 0,05) dengan nilai F = 22,17. Siswa dengan akses fasilitas laboratorium yang memadai menunjukkan peningkatan skor prestasi belajar sebesar 26,8% dibandingkan siswa dengan fasilitas yang kurang memadai. Faktor intensitas penggunaan perangkat digital dan bimbingan guru turut memoderasi pengaruh tersebut. Temuan ini mengimplikasikan perlunya penguatan literasi AI siswa serta pemenuhan fasilitas laboratorium yang memadai guna meningkatkan prestasi belajar di SMK.
Pengaruh Kepemimpinan Instruksional terhadap Pembelajaran Diferensiasi dalam Mewujudkan Pelaksanaan Pendidikan Inklusif Firdaus Bayu Rofiudin; Adam Bramantara
Educational Synergy Journal Vol. 2 No. 2 (2026): June
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/energy.v2i2.80508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan instruksional kepala sekolah terhadap penerapan pembelajaran diferensiasi dalam mewujudkan pelaksanaan pendidikan inklusif di sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan teknik analisis jalur (path analysis). Subjek penelitian berjumlah 132 guru dari delapan Sekolah Dasar penyelenggara pendidikan inklusif di Kota Padang yang dipilih melalui proportionate stratified random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa angket kepemimpinan instruksional, angket pembelajaran diferensiasi, dan angket pelaksanaan pendidikan inklusif yang disusun dengan skala Likert 5 poin. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson, regresi linear berganda, dan analisis jalur dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan instruksional berpengaruh signifikan terhadap pembelajaran diferensiasi (β = 0,53; p < 0,01), pembelajaran diferensiasi berpengaruh signifikan terhadap pelaksanaan pendidikan inklusif (β = 0,61; p < 0,01), serta kepemimpinan instruksional memiliki pengaruh tidak langsung yang signifikan terhadap pelaksanaan pendidikan inklusif melalui pembelajaran diferensiasi (p < 0,05). Model penelitian mampu menjelaskan 58,3% varians pelaksanaan pendidikan inklusif (R² = 0,583). Temuan ini mengimplikasikan pentingnya penguatan kompetensi kepemimpinan instruksional kepala sekolah, khususnya dalam supervisi dan pendampingan pembelajaran diferensiasi, sebagai strategi untuk mengoptimalkan pelaksanaan pendidikan inklusif di sekolah dasar.

Page 2 of 2 | Total Record : 20