cover
Contact Name
Lady Wizia
Contact Email
wizialady@gmail.com
Phone
+6281374015820
Journal Mail Official
wizialady@gmail.com
Editorial Address
Jalan kusuma bhakti no 99 gulai bancah
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20857098     EISSN : 26571366     DOI : https://doi.org/10.35730
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan is open access, a peer-reviewed journal and authoritative source of health information. The journal has a special focus on Public health, nursing, midwifery, and relevant topics of health issues. The scopes of Jurnal Kesehatan are : Public health: Epidemiology, Health promotion, health policies and systems, environmental, health information, Nursing: Neurologist, paediatrics, community and home care, gerontology, maternity, medical and surgical nursing, psychiatric mental health Midwifery: midwifery in complementary based, midwifery in community with gender-based.
Articles 493 Documents
Hubungan Persepsi Mahasiswa dengan Penggunaan Video APN saat Pembelajaran dengan Hasil Belajar Mata Kuliah Askeb II Mahasiswa Semester III Prodi D-III Kebidanan STIKes Prima Nusantara Bukittinggi Tahun 2014 Fitri Rahmadhaniaty, Fitri; Nikmatullah Wahidah, Nikmatullah
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v5i2.229

Abstract

Untuk menurunkan AKI dan AKB diperlukan bidan terampil yang dibentuk sejak masa pendidikan. Salah satu kompetensinya ialah asuhan persalinan yang terdapat dalam mata kuliah Askeb II dan salah satu sarana penunjang pembelajaran dikelas adalah media audio visual yang dapat menyampaikan pesan yang lebih realistis dan video ini telah diberikan oleh pendidik kepada peserta didik atau mahasiswa kebidanan dalam proses pembelajaran Askeb II. Namun dari evaluasinya masih terdapat mahasiswa yang 9,3% mahasiswa yang belum lulus mata kuliah ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara persepsi mahasiswa terhadap penggunaan video APN dalam pembelajaran dengan hasil belajar mata kuliah Askeb II. Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Dilakukan di STIKes Prima Nusantara Bukittinggi dengan jumlah sampel 129 mahasiswa D-III Kebidanan. Data dikumpulkan dengan mengambil hasil belajar dibagian evaluasi dan menyebarkan kuisioner penelitian, dan uji statistik menggunakan chi-square secara komputerisasi. Dari hasil pengolahan data yang dilakukan didapatkan hasil bahwa 66,7% mahasiswa yang memiliki persepsi yang positif terhadap penggunaan video APN dalam pembelajaran dan 90,7% mahasiswa lulus mata kuliah Askeb II. Mereka mengatakan bahwa pembelajaran dengan menggunakan video lebih menyenangkan dibandingkan dengan hanya mengunakan simulator. Hasil uji statistik menggambarkan bahwa nilai p=0,002
Pelaksanaan Posyandu Lansia di Jorong Tiakar Wilayah Kerja Puskesmas Dangung Dangung Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2014 Darnisah Umala Harahap, Darnisah; Fitri Ramadhaniaty, Fitri
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v5i2.230

Abstract

Penelitian ini berawal dari pengamatan pelaksanaan pelaksanaan kegiatan Posyandu Lansia di beberapa tempat. Dari pengamatan sekilas didapatkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat sangat kurang dalam pemanfaatan Posyandu Lansia tersebut. Pencapaian hanyan 10,5%-22,4% pada tahun 2013 dari target 70%. Angka kunjungan terendah terdapat di Posyandu Lansia Jorong Tiakar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaannya, faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan kegiatan. Penelitian ini berbentuk kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada 8 orang informan di sertai dengan observasi langsung ke lokasi dan studi dokumentasi. Data yang di dapatkan berupa data primer dan data sekunder. Data diolah sehingga diketahui bagaimana proses pelaksanaan Posyandu Lansia dan dapat diketahui faktor-faktor yang mendukung serta faktor-faktor yang menghambat dalam proses pelaksanaanya. Dari penelitian dapat di simpulkan bahwa proses pelaksanaan Posyandu Lansia du Jorong Tiakar belum sesuai standar pelayanan dan di dukung oleh beberapa faktor serta mengalami beberapa hambatan dalam pelaksanaannya.
Pengaruh Masase Effleurage Terhadap Penurunan Intensitas Skala Nyeri Disminore Pada Siswi Kelas IX MTsN 1 Bukittinggi Tahun 2014 Siti Nurkhasanah, Siti; Wiwit Fetrisia, Wiwit
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v5i2.231

Abstract

Disminore merupakan nyeri perut yang berasal dari kram rahim dan terjadi selama menstruasi. Sekitar 50% dari seluruh wanita di dunia menderita dismenore dalam sebuah siklus menstruasi dan 14% dari pasien remaja sering tidak hadir di sekolah dan tidak menjalani kegiatan sehari-hari. Masase effleurage merupakan salah satu metode non farmakologis yang dianggap efektif dalam menurunkan nyeri mengunakan prinsip teori gate kontrol. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh masase efflleurage terhadap penurunan intensitas skala nyeri disminore pada siswi kelas IX MTsN 1 Bukittinggi yang dilakukan pada tanggal 04 Agustus 2014 sampai dengan 20 September 2014 dengan populasi 65 orang dan sampel 16 orang. Desain penelitian Quasi Experiment dengan One Group Pretest – Posttest. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata- rata penurunan intensitas skala nyeri pre-test 4.50 dan rata- rata penurunan skala nyeri post–2.06. Hasil uji statistik menggunakan paired t-test diperoleh P = 0.000 (α = 0,05), yang berarti P lebih kecil dari α < 0.05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh masase effleurage terhadap penurunan intensitas nyeri disminore pada siswi MTsN 1 Bukittinggi tahun 2014. Dengan hasil penelitian ini, diharapkan para remaja yang mengalami disminore dapat mengunakan masase effleurage untuk mengurangi nyeri disminore.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL RIMPANG TEMU HITAM (Curcuma aeruginosa Roxb.) TERHADAP KEMAMPUAN FAGOSITOSIS DAN JUMLAH SEL LEUKOSIT PADA MENCIT PUTIH Vina Hidayana, Vina
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v5i2.232

Abstract

Temu hitam (Curcuma aeruginosa) termasuk family Zingiberaceae merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak digunakan sebagai obat tradisional. Bagian yang sering digunakan adalah rimpangnya. Sebagai obat tradisional, temu hitam diduga memiliki aktivitas imunostimulan. Untuk melihat aktifitas tersebut, maka dilakukan pengujian terhadap pengaruh pemberian ekstrak etanol rimpang temu hitam (Curcuma aeuginosa Roxb.) terhadap kemampuan fagositosis dengan metoda carbon clearance dan jumlah sel leukosit pada mencit putih betina menggunakan metode hapusan darah. Dari penelitian tersebut diperoleh data yang memperlihatkan indeks fagositosis rata rata pada kelompok dosis 30mg/kgBB, dosis 100 mg/kgBB, dan dosis 300 mg/kgBB besar dari satu (IF > 1) . Dalam perhitungan jumlah sel leukosit adanya perbedaan yang bermakna (F Hitung > 0,05) terhadap jumlah sel monosit. Maka dapat disimpulkan pemberian ekstrak etanol rimpang temu hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.) dapat meningkatkan kemampuan fagositosis dan jumlah sel darah putih yaitu monosit yang berperan dalam sistem imun non spesifik dan dapat memberikan efek imunostimulan.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL RIMPANG TEMU HITAM (Curcuma aeruginosa Roxb.) TERHADAP KEMAMPUAN FAGOSITOSIS DAN JUMLAH SEL LEUKOSIT PADA MENCIT PUTIH BETINA Vina Hidayana, Vina
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v5i2.233

Abstract

Temu hitam (Curcuma aeruginosa) termasuk family Zingiberaceae merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak digunakan sebagai obat tradisional. Bagian yang sering digunakan adalah rimpangnya. Sebagai obat tradisional, temu hitam diduga memiliki aktivitas imunostimulan. Untuk melihat aktifitas tersebut, maka dilakukan pengujian terhadap pengaruh pemberian ekstrak etanol rimpang temu hitam (Curcuma aeuginosa Roxb.) terhadap kemampuan fagositosis dengan metoda carbon clearance dan jumlah sel leukosit pada mencit putih betina menggunakan metode hapusan darah. Dari penelitian tersebut diperoleh data yang memperlihatkan indeks fagositosis rata rata pada kelompok dosis 30mg/kgBB, dosis 100 mg/kgBB, dan dosis 300 mg/kgBB besar dari satu (IF > 1) . Dalam perhitungan jumlah sel leukosit adanya perbedaan yang bermakna (F Hitung > 0,05) terhadap jumlah sel monosit. Maka dapat disimpulkan pemberian ekstrak etanol rimpang temu hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.) dapat meningkatkan kemampuan fagositosis dan jumlah sel darah putih yaitu monosit yang berperan dalam sistem imun non spesifik dan dapat memberikan efek imunostimulan.
Efektivitas Senam Otak terhadap Perubahan Skor Fungsi Kognitif pada Lansia dengan Demensia Ringan di Panti Sosial Treshna Werdha Kasih Sayang Ibu Batusangkar Tahun 2014 Ashra, Fauzi; Junios, Junios
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i1.234

Abstract

Menurut WHO tahun 2009 salah satu infeksi nasokomial adalah infeksi luka pasca operasi, dimana hal ini bisa menjadi penyebab utama morbiditas, mortalitas. Resiko terjadinya infeksi setelah pembedahan dipengaruhi oleh beberapa faktor termasuk didalamnya, umur pasien, status nutrisi dan obesitas. Berdasarkan pengambilan data di RSUD pada tahun 2012 ditemukan 49 pasien yang menjalani operasi laparatomi, hamper 50% orang diantaranya mengalami infeksi pada luka post operasi dan pada tahun 2013 dari 61 pasien yang menjalani operasioperasi laparatomi, 50% orang diantaranya mengalami infeksi luka operasi, dimana terdapat peningkatan kejadian infeksi luka post operasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan tejadinya infeksi luka pasien post laparatomi. Penelitian ini menggunakan desain studi korelasi dengan pendekatan cross sectional dan pengambilan sampel secara accidental sampling sebanyak 30 orang, dengan pengolahan data menggunakan chi-squere. Alat yang digunakan adalah lembar kuesioner dan observasi. Variabel yang diteliti adalah umur, status nutrisi, obesitas dan infeksi luka psien post laparomi. Penelitian ini menunjukan 72,7 % responden yang berumur >60 tahun beresiko terhadap infeksi post laparatomi, 71,4% responden dengan status nutrisi buruk, 71,4% responden mengalami obesitas dan 33,3% responden yang terjadinya infeksi luka post laparatomi. Analisis bivariat, ada hubungan umur (p value 0,001), status nutrisi (p value 0,026) dan obesitas ( p value 0,111) dengan terjadinya infeksi pada pasien post laparatomi. Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan yang bermakna antara umur, status nutrisi dan obesitas dengan terjadinya infeksi pada pasien post laparatomi di RSUD Achmad Darwis Suliki, disarankan pada pihak RSUD agar bisa memberikan penyuluhan tentang upaya preventif terjadinya infeksi.
Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Demam Kejang Berulang pada Balita di Ruang Rawat Anak RSAM Bukittinggi Sobirin, Cecep; Putra, Yuhendri
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i1.235

Abstract

Menurut WHO tahun 2009 salah satu infeksi nasokomial adalah infeksi luka pasca operasi, dimana hal ini bisa menjadi penyebab utama morbiditas, mortalitas. Resiko terjadinya infeksi setelah pembedahan dipengaruhi oleh beberapa faktor termasuk didalamnya, umur pasien, status nutrisi dan obesitas. Berdasarkan pengambilan data di RSUD pada tahun 2012 ditemukan 49 pasien yang menjalani operasi laparatomi, hamper 50% orang diantaranya mengalami infeksi pada luka post operasi dan pada tahun 2013 dari 61 pasien yang menjalani operasioperasi laparatomi, 50% orang diantaranya mengalami infeksi luka operasi, dimana terdapat peningkatan kejadian infeksi luka post operasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan tejadinya infeksi luka pasien post laparatomi. Penelitian ini menggunakan desain studi korelasi dengan pendekatan cross sectional dan pengambilan sampel secara accidental sampling sebanyak 30 orang, dengan pengolahan data menggunakan chi-squere. Alat yang digunakan adalah lembar kuesioner dan observasi. Variabel yang diteliti adalah umur, status nutrisi, obesitas dan infeksi luka psien post laparomi. Penelitian ini menunjukan 72,7 % responden yang berumur >60 tahun beresiko terhadap infeksi post laparatomi, 71,4% responden dengan status nutrisi buruk, 71,4% responden mengalami obesitas dan 33,3% responden yang terjadinya infeksi luka post laparatomi. Analisis bivariat, ada hubungan umur (p value 0,001), status nutrisi (p value 0,026) dan obesitas ( p value 0,111) dengan terjadinya infeksi pada pasien post laparatomi. Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan yang bermakna antara umur, status nutrisi dan obesitas dengan terjadinya infeksi pada pasien post laparatomi di RSUD Achmad Darwis Suliki, disarankan pada pihak RSUD agar bisa memberikan penyuluhan tentang upaya preventif terjadinya infeksi.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN MAHASISWA PRODI D-III KEBIDANAN DALAM PRAKTEK LABORATORIUM DI STIKES PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI TAHUN 2014 Kasrin, Rinawati
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i1.236

Abstract

Penelitian ini berawal dari fenomena dalam praktek laboratorium. Praktek laboratorium bagi mahasiswa prodi D-III Kebidanan sangat penting agar lulusan D-III Kebidanan nantinya menjadi seorang bidan yang profesional. Keadaan laboratorium yang tidak memuaskan akan berdampak kepada pelaksanaan praktek mahasiswa di lapangan, mahasiswa tidak mengerti dengan tindakan yang akan diberikannya kepada pasien di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kepuasan mahasiswa Prodi D-III Kebidanan dalam praktek laboratorium. Penelitian ini dilaksanakan di STIKes Prima Nusantara Bukittinggi, desain penelitian Cross Sectional, bulan Maret sampai Oktober 2014, jumlah sampel 58 orang dan tehnik sampel proportionale random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan kuesioner, data diolah dan dianalisis dengan komputer. Hasil penelitian didapatkan bahwa labih dari separoh responden memiliki persepsi kehandalan baik (62,1%), daya tanggap baik (69%), empati baik (62,1%), wujud baik (65,5%), dan lebih dari separoh responden puas dalam praktek laboratorium (62,7%). Berdasarkan variabel yang diteliti, semua variabel memiliki hubungan signifikan terhadap kepuasan mahasiswa dalam praktek laboratorium dengan nilai p < 0,05. Diharapkan STIKes Prima Nusantara Bukittinggi terus memperhatikan kebutuhan mahasiswa agar kepuasan mahasiswa dalam praktek laboratorium tetap baik, dan mahasiswa diharapkan untuk meningkatkan kompetensi dengan memotivasi diri sendiri untuk berlatih secara mandiri.
HUBUNGAN GAYA HIDUP DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI POLI KLINIK PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT ACHMAD MOCHTAR BUKITTINGGI TAHUN 2015 Putra, Yuhendri; Kasrin, Rinawati; Kurnia Sari, Yade
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i1.237

Abstract

Hypertension or high blood pressure is an abnormal increase in blood pressure in the arteries continuously over a period. several risk factors that can take into severe hypertension, among other things: stress, obesity, food containing salt, high cholesterol, preserved foods, meat, fruit durian, cigarettes, coffee, family history or genetic and age. Most of it is an indicator of an unhealthy lifestyle. Lifestyle is a pattern of life which describes the overall self interacts with its environment. The purpose of this study was to determine the relationship between lifestyle with hypertension. The sampling technique accidental sampling as many as 95 respondents. The independent variable in this study is a lifestyle, while the dependent variable was the incidence hipertensi Hasil univariate analysis obtained more than half of respondents (51.6%) who have a healthy lifestyle and more than half of respondents (52.6%) who had hypertension. Bivariate analysis results There is significant correlation between lifestyle with hypertension (p = 0.003 and OR = 3.937). So lifestyle is associated with the incidence of hypertension. For it is expected to further research to examine the other variables.
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN TINGKAT KECEMASAN Puspita Sari, Yanti; Fetrisia, Wiwit
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i1.238

Abstract

Komunikasi Terapeutik adalah bagian penting dalam suatu layanan kesehatan terutama pada asuhan persalinan normal. Dari hasil survey pendahuluan yang dilakukan pada bulan Februari 2014 di BPM yang dipilih secara acak di Bukittinggi, didapatkan 4 dari 5 ibu bersalin yang mendapat perlakuan komunikasi terapeutik memberikan respon positif dalam menanggapi nyeri persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik dengan intensitas nyeri pada persalinan kala I di BPM B Bukittinggi. Penelitian merupakan penelitian observasional Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian dilakukan pada bulan agustus-september 2014 di BPM B dengan sampel sebanyak 30 orang dengan teknik Accidental Sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi. Pengolahan data dilakukan secara komputerisasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian didapatkan lebih dari sebagian responden mendapatkan pelayanan komunikasi terapeutik yang baik dari bidan yaitu 60% (18 responden), sebagian responden mengalami nyeri ringan, yaitu 50% (15 responden), dan hasil uji statistik hubungan komunikasi terapeutik dengan intensitas nyeri pada persalinan didapatkan p value = 0,017 < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara komunikasi terapeutik dengan intensitas nyeri pada persalinan kala I di BPM B Bukittinggi tahun 2014. Diharapkan pada instansi pelayanan khususnya bidan, agar dapat menerapkan komunikasi terapeutik disetiap melayani kliennya, tidak hanya saat persalinan saja, tetapi semua pelayanan kesehatan yang diselenggarakan.

Page 8 of 50 | Total Record : 493


Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Volume 17 Nomor 1 Tahun 2026 (on progress) Vol 16 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 3 Tahun 2025 Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 2 Tahun 2025 Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 1 Tahun 2025 Vol 15 No 3 (2024): Jurnal Kesehatan Volume 15 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 3 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 (2022): Supplementary 1 Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 (2021): Supplementary 2 Vol 12 (2021): Supplementary 1 Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN - Special Issue Hari Kesehatan Nasional 2020 Vol 11 No 3 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN-SPECIAL ISSUE KEBIDANAN Vol 10 No 3 (2019): JURNAL KESEHATAN Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi Vol 10 (2019): Special Issue HKN Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 1 (2017) Vol 7 No 2 (2016) Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015) Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) Vol 2 No 2 (2010) More Issue