cover
Contact Name
Didin Septa Rahmadi
Contact Email
lppmununtb@gmail.com
Phone
+6285205033979
Journal Mail Official
medika.ununtb@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pendidikan No. 06, Dasan Agung Baru, Kec. Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 27755398     EISSN : 30320011     DOI : https://doi.org/10.69503/medika
Core Subject : Health, Science,
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan focuses on the study of health sciences. This journal publication aims to disseminate conceptual ideas and research results in the health sector. Any interested author can submit their manuscript in English or Indonesian.
Articles 81 Documents
Hubungan Tingkat Pendidikan, Pendapatan, dan Riwayat Pelatihan Tim Pendamping Keluarga (TPK) terhadap Keterampilan Penilaian Status Gizi Melalui Pengukuran Antropometri Nonis Aprilianti; Muhammad Syamsussabri; Novia Arista; Nurmaningsih
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2026): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v6i1.1668

Abstract

Keterampilan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam melakukan pengukuran antropometri sangat penting untuk memperoleh data status gizi balita yang akurat. Faktor seperti tingkat pendidikan, pendapatan, dan riwayat pelatihan diduga memengaruhi keterampilan teknis tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan, pendapatan, dan riwayat pelatihan dengan keterampilan TPK dalam penilaian status gizi balita melalui pengukuran antropometri di Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sebanyak 96 responden dipilih menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan lembar observasi keterampilan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman rho. Analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar TPK berpendidikan SMA/sederajat 40,6% dan perguruan tinggi 45,8%. Sebanyak 56,3% memiliki pendapatan setara UMK, dan 47,9% belum pernah mengikuti pelatihan. Sebanyak 43,8% TPK dinyatakan terampil dan 56,3% belum terampil. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara tingkat pendidikan (nilai p-value = 0,000; p = 0,699) dan tingkat pendapatan (nilai p-value = 0,000; p-value = 0,405). Tidak ditemukan hubungan signifikan antara riwayat pelatihan (nilai p-value = 0,0198; p-value = -0,133). Kesimpulannya terdapat hubungan signifikan antara tingkat pendidikan dan pendapatan dengan keterampilan TPK dalam pengukruan antropometri, sedangkan riwayat pelatian tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.