cover
Contact Name
LPPM UWGM Samarinda
Contact Email
lppm@uwgm.ac.id
Phone
+6282189998560
Journal Mail Official
obor@uwgm.ac.id
Editorial Address
Jl. Wahid Hasyim No.28, Sempaja Sel., Kec. Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75243
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
OBOR: Oikonomia Borneo
ISSN : -     EISSN : 26853000     DOI : https://doi.org/10.24903/obor.v7i1
Core Subject : Economy,
This journal (EISSN. 2685-3000) contains scientific manuscripts published by the Faculty of Economics, Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda with a frequency of publication twice a year (April & October).
Articles 155 Documents
ANALISIS KINERJA KEUANGAN MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC VALUE ADDED, MARKET VALUE ADDED, FINANCIAL VALUE ADDED DAN REFINED ECONOMIC VALUE ADDED PADA PERUSAHAAN DI BURSA EFEK INDONESIA SEKTOR ENERGI PERIODE 2019-2023 Rudy Syafariansyah; Agus Riyanto; Hendra
OBOR: Oikonomia Borneo Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/obor.v7i1.3437

Abstract

The study aims to analyze the financial performance of energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2019-2023 period. The evaluation was carried out using four value-added methods, namely EVA, MVA, FVA and REVA.This type of research uses descriptive quantitative, with the object of research on three coal mining sub-sector companies, namely PTBA, SMMT and TCPI. Data obtained from the company's annual financial statements over a five-year period. The results showed that each company has diverse financial performance. PT Bukit Asam Tbk shows a more stable and positive performance than the other two companies. The analysis with the four methods provides relevant information to evaluate the sustainability of value creation and strategic decision making, especially in the energy sector that faces global challenges and energy transition regulations.
PERAN LEMBAGA KEMAHASISWAAN DALAM PENGEMBANGAN SOFT SKILL MAHASISWA DI PERURUAN TINGGI SWASTA KOTA SAMARINDA Dian Irma Aprianti; Eko Ravi Pratama; Andi Asrullah
OBOR: Oikonomia Borneo Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/obor.v7i1.3452

Abstract

This study aims to explore the role of student organizations in the development of soft skills among students at private universities in Samarinda. Using a qualitative descriptive approach, the data were collected through in-depth interviews and questionnaires distributed to student organization advisors at five private universities. The data analysis process included data reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings show that active participation in student organizations significantly contributes to students’ soft skills development, especially in communication, leadership, and critical thinking. Student organizations serve as effective platforms for experiential learning, preparing students for the competitive job market.
FAKTOR-FAKTOR PENENTU NILAI PERUSAHAAN: ANALISIS PERAN LEVERAGE, PROFITABILITAS, DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN Agus Riyanto; Erni Setiawati; Siti Rohmah; Pilipus Pilipus; Karina Kalpiani
OBOR: Oikonomia Borneo Vol. 8 No. 1 (2026): April
Publisher : University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/obor.v8i1.3953

Abstract

This study aims to analyze and test the real influence of several independent factors, namely Leverage (X1), Profitability (X2), and Company Growth (X3), on Company Value (Y). This study was conducted on manufacturing companies in the basic and chemical industry sectors listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for three years, namely the period 2021 to 2023. To measure Company Value, the Price to Book Value (PBV) ratio was used, Leverage was measured by the Debt to Equity Ratio (DER), and Profitability was measured by Return on Equity (ROE). This study is causal and uses a quantitative approach. To select the sample, a purposive sampling technique was used, resulting in 18 companies as samples with a total of 54 observation data over three years. The analytical methods used were Multiple Linear Regression and Classical Assumption Test. Theoretically, this study is supported by three theories, namely Agency Theory, Pecking Order Theory, and Trade-Off Theory
Efektivitas dan Hambatan Pengelolaan Zakat Produktif di Samarinda (Studi Kasus pada LAZ DPU KALTIM Sugiarto; Abiyajid Bustami; Aldi Bastiatul Fawait
OBOR: Oikonomia Borneo Vol. 8 No. 1 (2026): April
Publisher : University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/obor.v8i1.3987

Abstract

Zakat produktif semakin diposisikan sebagai instrumen strategis dalam keuangan sosial Islam karena tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jangka pendek, tetapi juga diarahkan pada penguatan kapasitas ekonomi dan kemandirian mustahik. Namun demikian, implementasi program zakat produktif pada tingkat lokal masih menghadapi berbagai tantangan manajerial dan kelembagaan yang memengaruhi keberlanjutan program. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas dan hambatan pengelolaan zakat produktif pada LAZ DPU Kaltim di Kota Samarinda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan pada Januari– Maret 2026 melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, studi dokumentasi, dan telaah formulir penilaian kelayakan mustahik. Informan penelitian terdiri atas dua amil dan empat mustahik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan zakat produktif telah menggunakan mekanisme asesmen multidimensi dan penjaringan berbasis komunitas. Namun demikian, masih ditemukan kendala berupa ketidaksesuaian administrasi domisili, keterbatasan kompetensi kewirausahaan penerima, durasi monitoring yang singkat, proses penilaian manual, serta lemahnya orientasi keberlanjutan usaha. Penelitian ini menawarkan perspektif efektivitas zakat produktif berbasis proses kelembagaan yang menekankan kesiapan penerima, pendampingan ahli, digitalisasi asesmen, dan monitoring jangka menengah sebagai faktor penentu keberlanjutan pemberdayaan.
Implementasi Produktivitas Wakaf Kebun Kelapa Sawit dalam Pemberdayaan Ekonomi Pesantren (Studi pada Pondok Pesantren Trubus Iman Kabupaten Paser) Miftahul Huda; Swadia Gandhi Mahardika; Purwanti
OBOR: Oikonomia Borneo Vol. 8 No. 1 (2026): April
Publisher : University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini meneliti implementasi pengelolaan wakaf produktif dan distribusi manfaat dari wakaf perkebunan kelapa sawit di Pondok Pesantren Trubus Iman, Kabupaten Paser. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi untuk menangkap praktik nyata pengelolaan aset wakaf secara produktif dan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 400 hektar lahan wakaf dikelola secara profesional oleh pesantren melalui unit Agrobisnis Trubus Sentra, menerapkan sistem agribisnis terpadu dari budidaya hingga distribusi hasil panen. Tata kelola wakaf mengikuti prinsip-prinsip tata kelola wakaf yang baik, didukung oleh struktur organisasi yang jelas, akuntabilitas keuangan, dan spesialisasi peran di antara sumber daya manusia. Dari segi distribusi manfaat, pendapatan dari perkebunan kelapa sawit secara signifikan mendukung kebutuhan operasional pesantren, termasuk pendidikan, pemeliharaan infrastruktur, beasiswa siswa, dan inisiatif pemberdayaan masyarakat. Di luar kontribusi finansial, wakaf produktif juga menghasilkan dampak sosial dengan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan keterampilan kewirausahaan siswa, dan memperkuat perekonomian masyarakat setempat. Secara keseluruhan, studi ini menyimpulkan bahwa model wakaf produktif di Trubus Iman mewakili integrasi yang efektif antara nilai-nilai Islam, manajemen modern, dan pemberdayaan sosial-ekonomi, sehingga menjadikannya model yang dapat direplikasi untuk pesantren lain di Indonesia.