cover
Contact Name
Lukman Santoso
Contact Email
justicia@uinponorogo.ac.id
Phone
+6285643210185
Journal Mail Official
justicia@uinponorogo.ac.id
Editorial Address
Faculty of Sharia, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Puspita Jaya Street, Jenangan District, Ponorogo Regency, East Java, Indonesia.
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Hukum dan Sosial
ISSN : 16935926     EISSN : 25027646     DOI : 10.21154/justicia
The journal aims to advance knowledge in Islamic legal studies within Muslim societies from various perspectives, enriching both theoretical and empirical research. It covers a range of subjects, including in-depth studies of living law in Muslim communities, legal negotiations on human rights, and issues related to comparative legal systems and constitutional law in Muslim-majority countries.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 359 Documents
Ekonomi Islam Menjawab Tantangan Global: (Dalam Perspektif Kebijakan Ekonomi Moneter) Agung Eko Purwana
Justicia Islamica Vol 7 No 2 (2010)
Publisher : Faculty of Sharia UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekonomi Islam, sebagai sistem ekonomi yang berlandaskan nilai-nilai syariah, menawarkan solusi alternatif dalam menghadapi tantangan global, khususnya di bidang kebijakan ekonomi moneter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ekonomi Islam dalam menjawab tantangan ekonomi global, dengan fokus pada kebijakan moneter yang sesuai dengan prinsip syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan literatur, mengkaji berbagai sumber seperti Al-Qur’an, Hadis, fatwa ulama, serta studi empiris terkait kebijakan moneter Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi Islam menekankan prinsip keadilan, stabilitas, dan larangan riba, yang dapat menjadi solusi terhadap ketidakstabilan moneter, inflasi, dan krisis finansial global. Kebijakan moneter Islam, seperti penggunaan instrumen zakat, bagi hasil (profit-sharing), dan pengelolaan uang berbasis emas (dinar), memberikan alternatif yang lebih stabil dan berkeadilan dibandingkan sistem konvensional. Manfaat penelitian ini adalah memberikan pemahaman mendalam tentang kontribusi ekonomi Islam dalam kebijakan moneter global serta menjadi referensi bagi pemerintah dan lembaga keuangan dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dengan demikian, ekonomi Islam tidak hanya relevan dalam konteks keilmuan, tetapi juga aplikatif dalam menjawab tantangan ekonomi kontemporer.
Akuntan dan Akuntansi dalam Perspektif Posmodernisme Didik Noeryono Basar
Justicia Islamica Vol 7 No 2 (2010)
Publisher : Faculty of Sharia UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuntansi sebagai disiplin ilmu dan praktik profesional seringkali dipandang sebagai bidang yang objektif dan netral. Namun, dalam perspektif posmodernisme, akuntansi tidak lepas dari pengaruh nilai-nilai sosial, budaya, dan kekuasaan yang membentuknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran akuntan dan praktik akuntansi melalui lensa posmodernisme, dengan mengeksplorasi bagaimana wacana, relasi kekuasaan, dan konstruksi sosial memengaruhi representasi informasi keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis (critical discourse analysis), mengkaji berbagai teks akuntansi, regulasi, serta narasi praktisi untuk mengungkap dinamika di balik objektivitas yang diklaim dalam akuntansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntansi tidak hanya sekadar teknik penghitungan, tetapi juga alat yang dapat memperkuat hegemoni tertentu, menciptakan ketimpangan, atau bahkan menjadi medium resistensi terhadap dominasi ekonomi. Manfaat penelitian ini adalah memberikan perspektif alternatif dalam memahami akuntansi, mendorong refleksi kritis di kalangan akademisi, regulator, dan praktisi akuntansi mengenai etika, transparansi, dan tanggung jawab sosial profesi. Selain itu, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori akuntansi yang lebih inklusif dengan mempertimbangkan dimensi humanis dan kritis dalam praktik akuntansi kontemporer.
Pertanggungjawaban Hukum Perum Pegadaian Wilayah Jawa Timur sebagai Kreditur terhadap Kasus Jaminan Emas Palsu Martha Eri Safira
Justicia Islamica Vol 7 No 2 (2010)
Publisher : Faculty of Sharia UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban hukum Perum Pegadaian wilayah Jawa Timur sebagai kreditur dalam kasus penerimaan jaminan emas palsu. Fokus penelitian mencakup tinjauan yuridis terhadap prosedur verifikasi jaminan, kelalaian yang mungkin terjadi, serta implikasi hukum bagi Pegadaian terkait perlindungan konsumen dan kepatuhan terhadap prinsip kehati-hatian (prudential principle). Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan analisis terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan terkait, serta standar operasional Pegadaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Pegadaian telah menerapkan prosedur pemeriksaan jaminan, terdapat celah hukum yang memungkinkan terjadinya praktik penipuan, seperti keterbatasan alat verifikasi dan ketidakjelasan tanggung jawab dalam hal kelalaian. Secara hukum, Pegadaian dapat dimintai pertanggungjawaban berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata tentang perbuatan melawan hukum dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Manfaat penelitian ini adalah memberikan rekomendasi perbaikan sistem verifikasi jaminan, memperkuat aspek pengawasan internal, serta meningkatkan kesadaran hukum masyarakat dalam transaksi gadai. Temuan ini juga dapat menjadi referensi bagi regulator dalam menyusun kebijakan yang lebih ketat untuk mencegah praktik serupa di masa depan.
Teologi Kemiskinan Abu Bakar
Justicia Islamica Vol 7 No 2 (2010)
Publisher : Faculty of Sharia UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep teologi kemiskinan dengan mengeksplorasi perspektif agama terhadap fenomena kemiskinan serta relasi antara iman dan tanggung jawab sosial dalam mengatasi ketidakadilan ekonomi. Studi ini difokuskan pada interpretasi teks-teks keagamaan yang membahas kemiskinan, serta bagaimana pemahaman teologis tersebut memengaruhi sikap dan praktik masyarakat maupun institusi keagamaan dalam merespons masalah kemiskinan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis teologis-filosofis, mencakup kajian komparatif antara berbagai tradisi agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teologi kemiskinan tidak hanya memandang kemiskinan sebagai takdir, tetapi juga sebagai konsekuensi struktural yang menuntut respons aktif berbasis nilai-nilai keadilan, belas kasih, dan pemberdayaan. Manfaat penelitian ini adalah memberikan kerangka teologis yang relevan bagi upaya pengentasan kemiskinan, memperkaya dialog antariman tentang keadilan sosial, serta mendorong keterlibatan komunitas religius dalam advokasi kebijakan yang pro-kaum miskin. Temuan ini juga dapat menjadi dasar pengembangan program pemberdayaan yang integratif antara dimensi spiritual dan praktis.
Konsepsi Pembaruan Fiqh Abdullah Ahmad Al-Naim, Khaled Abou El Fadl, dan Nasr Hamid Abu Zayd Achmad Rodli Makmun
Justicia Islamica Vol 7 No 2 (2010)
Publisher : Faculty of Sharia UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis konsepsi pembaruan fiqh (tajdīd al-fiqh) yang ditawarkan oleh tiga pemikir kontemporer Abdullah Ahmad al-Na'im, Khaled Abou El Fadl, dan Nasr Hamid Abu Zayd dalam merespons tantangan modernitas. Tujuan penelitian adalah mengkomparasi metodologi dan epistemologi pembaruan fiqh ketiga tokoh tersebut, dengan fokus pada dekonstruksi teks-teks keagamaan, kontekstualisasi hukum Islam, serta integrasi nilai-nilai universal seperti hak asasi manusia (HAM), keadilan gender, dan pluralisme. Pendekatan penelitian bersifat kualitatif melalui analisis kritis terhadap karya-karya primer ketiga pemikir, dikombinasikan dengan studi literatur terkait hermeneutika Al-Qur'an dan ushul fiqh kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Na'im menekankan pendekatan sosio-historis dengan memisahkan syariah dari negara, Abou El Fadl mengusung etika interpretasi yang berpusat pada keadilan (justice-centered jurisprudence), sementara Abu Zayd membongkar otoritas teks melalui hermeneutika kritis. Manfaat penelitian ini adalah memberikan peta epistemologis pembaruan fiqh kontemporer, memperkaya wacana hukum Islam progresif, serta menjadi referensi bagi pengembangan metodologi ijtihad yang responsif terhadap isu-isu kekinian seperti demokrasi, kesetaraan gender, dan multikulturalisme.
Aqall Maqasid Qila dan Urf: Studi Komparatif antara Jumhur Ulama dan Ibn Hazm Al-Andalusi Ajat Sudrajar
Justicia Islamica Vol 7 No 2 (2010)
Publisher : Faculty of Sharia UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep aqall maqasid qila (tujuan minimal yang diklaim) dan urf (adat kebiasaan) dalam perspektif perbandingan antara pandangan jumhur ulama dan Ibn Hazm al-Andalusi. Tujuan penelitian adalah menganalisis perbedaan metodologis kedua pihak dalam mengintegrasikan urf sebagai pertimbangan hukum (al-'adah muhakkamah), khususnya terkait validitas klaim tujuan minimal (aqall maqasid) dalam penetapan hukum Islam. Penelitian menggunakan metode komparatif-analitis dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), mengkaji karya-karya ushul fiqh klasik dan kontemporer serta analisis kritis terhadap konsep maqasid al-shariah dan urf dalam mazhab Zhahiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumhur ulama menerima aqall maqasid qila dengan syarat kesesuaiannya dengan prinsip syariah dan kemaslahatan umum, sementara Ibn Hazm menolaknya secara radikal karena bertentangan dengan prinsip zhahir nash dan konsistensi hukum. Manfaat penelitian ini adalah (1) memperkaya khazanah metodologi istinbath hukum Islam kontemporer, (2) memberikan perspektif alternatif dalam menyikapi pluralitas adat lokal, dan (3) menjadi referensi akademik bagi pengembangan teori maqasid al-shariah yang lebih inklusif tanpa mengabaikan otentisitas teks.
Otoritas dalam Hukum Islam: Antara Transformasi dan Krisis dalam Sistem Negara Modern Ahwan Fanani
Justicia Islamica Vol 7 No 1 (2010)
Publisher : Faculty of Sharia UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji otoritas dalam hukum Islam dan bagaimana konsep ini berinteraksi dengan transformasi serta krisis dalam sistem negara modern. Di tengah dinamika globalisasi dan perubahan sosial, otoritas hukum Islam menghadapi tantangan dalam mempertahankan relevansinya. Transformasi ini mencakup adaptasi hukum Islam terhadap konteks modern, yang sering kali menimbulkan krisis identitas dan legitimasi di kalangan masyarakat. Tujuan artikel ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana otoritas hukum Islam dapat bertransformasi tanpa kehilangan esensinya, serta untuk memberikan wawasan tentang strategi yang dapat diambil negara untuk menyelaraskan hukum Islam dengan nilai-nilai demokrasi dan keadilan.
Transformasi Hukum Islam Menuju Hukum Positif dalam Konteks Keindonesiaan Shohibul Itmam
Justicia Islamica Vol 7 No 1 (2010)
Publisher : Faculty of Sharia UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas transformasi Hukum Islam menuju hukum positif dalam konteks keindonesiaan. Dengan latar belakang keragaman sosial, budaya, dan agama di Indonesia, proses transformasi ini menjadi krusial untuk menciptakan harmonisasi antara norma-norma Islam dan hukum positif yang berlaku. Tujuan utama artikel ini adalah untuk menganalisis proses dan tantangan yang dihadapi dalam integrasi Hukum Islam ke dalam sistem hukum nasional, serta untuk mengeksplorasi solusi yang dapat mengoptimalkan penerapan Hukum Islam tanpa mengabaikan prinsip-prinsip hukum positif. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai relevansi Hukum Islam dalam konteks modern, serta memberikan rekomendasi bagi pembuat kebijakan dalam menyusun regulasi yang inklusif dan adil.
Dimensi Hukum Wakaf Modern dalam Kitab Al-Fiqh Al Islam Al Adillatuh: Bab Al Waqf Karya Wahbah Al Zuhayli Suchamdi
Justicia Islamica Vol 7 No 1 (2010)
Publisher : Faculty of Sharia UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji dimensi hukum wakaf modern dalam konteks kitab Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuh karya Wahbah al-Zuhayli. Dengan meningkatnya kebutuhan akan pengelolaan aset wakaf yang berkelanjutan, pemahaman terhadap prinsip-prinsip hukum yang terkandung dalam karya al-Zuhayli menjadi sangat penting. Tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis konsep wakaf dalam perspektif hukum Islam, serta untuk mengeksplorasi penerapannya dalam konteks modern, termasuk aspek ekonomi dan sosial. Manfaat dari penelitian ini adalah memberikan wawasan yang mendalam tentang bagaimana hukum wakaf dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta menawarkan rekomendasi bagi pengelola wakaf untuk memaksimalkan potensi aset wakaf dalam pembangunan masyarakat.
Menggali Potensi Wakaf Untuk Kesejahteraan Umat Nurul Asiya Nadhifah
Justicia Islamica Vol 7 No 1 (2010)
Publisher : Faculty of Sharia UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas potensi wakaf sebagai instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan umat. Dalam konteks sosial dan ekonomi yang semakin kompleks, wakaf menawarkan solusi bagi pengembangan komunitas dan pemberdayaan ekonomi. Tujuan artikel ini adalah untuk mengidentifikasi berbagai model pengelolaan wakaf yang efektif dan inovatif, serta mengeksplorasi dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat. Manfaat penelitian ini adalah untuk memberikan panduan praktis bagi pengelola wakaf dan lembaga keagamaan dalam memaksimalkan potensi wakaf, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam program-program wakaf yang berkelanjutan.