cover
Contact Name
Subhan Adi Santoso
Contact Email
jsolusi729@gmail.com
Phone
+6285808460361
Journal Mail Official
jsolusi729@gmail.com
Editorial Address
STIT Muhammadiyah Bojonegoro (Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro) Alamat: Jalan Dr. Setyo Budi No.03, Klangon, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62113
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Solusi: Jurnal Pengabdian Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 31100198     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Solusi: Jurnal Pengabdian Pendidikan adalah jurnal ilmiah yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan penelitian berupa penerapan disiplin keilmuan pendidikan. Pengabdian pendidikan kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat.
Articles 25 Documents
Membangun Jiwa Kepemimpinan dan Entrepreneurship Remaja Melalui Sinergi Building di SMAM 4 Gresik Maulidyah Amalina Rizqi
Jurnal Pengabdian Pendidikan Vol 2 No 1 (2026): Solusi: Jurnal Pengabdian Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/djhev081

Abstract

Keterampilan perencanaan keuangan (financial planning) yang baik memungkinkan individu untuk membuat keputusan finansial yang lebih bijaksana, menghindari utang berlebihan, dan mempersiapkan masa depan yang lebih aman secara finansial. Kesadaran tentang pentingnya financial planning di kalangan siswa Madrasah Aliyah (MA) masih tergolong rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa sosialisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini. Perencanaan keuangan untuk mendorong investasi agar para siswa mulai mengenal tentang investasi. Metode sosialisasi dilakukan dengan ceramah interaktif dan diskusi aktif, dimana siswa diajak untuk menentukan tujuan keuangan dan memahami pentingnya menabung dan berinvestasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa dan ketertarikan untuk memperdalam investasi. Hal ini menunjukkan bahwa financial planning dan investasi adalah pendekatan yang tepat dalam meningkatkan minat dan kesadaran finansial siswa. People with sound financial planning abilities can steer clear of excessive debt, make better financial judgments, and get ready for a more secure financial future. Students in high school still have a poor level of awareness regarding the significance of financial planning. Through outreach, this community service project seeks to educate youngsters about the value of sound money management from a young age. Since financial planning promotes investment, it aids in kids' education. Through engaging lectures and lively debates, the outreach strategy pushed students to establish financial objectives and recognize the value of investing and saving. The activity's outcomes showed that students' comprehension and desire to learn more about investments had grown. This demonstrates that financial planning and investment are appropriate approaches to increasing students' financial interest and awareness.
Peningkatan Pemahaman Makna Bacaan Sholat Jamaah Masjid Jami’ H. Ismail di Desa Mlideg melalui Pelatihan Terjemah Muh. Zakki Amrulloh; Abdul Haris; M. Rondi; Budi Sunariyanto; Jefri Mardiansyah A
Jurnal Pengabdian Pendidikan Vol 2 No 1 (2026): Solusi: Jurnal Pengabdian Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/1m3k9d96

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman jamaah Masjid Jami’ H. Ismail Desa Mlideg terhadap arti dan makna bacaan sholat melalui pelatihan terjemah. Program ini dilatarbelakangi oleh kondisi jamaah yang telah terbiasa melafalkan bacaan sholat, tetapi belum seluruhnya memahami kandungan makna dari bacaan yang digunakan dalam ibadah sehari-hari. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui sosialisasi, penyampaian materi, diskusi interaktif, latihan memahami terjemah bacaan sholat, praktik pemaknaan bacaan, evaluasi, dan refleksi bersama jamaah. Materi pelatihan mencakup bacaan takbir, doa iftitah, surah Al-Fatihah, rukuk, iktidal, sujud, duduk di antara dua sujud, tasyahud, hingga salam. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa jamaah mulai memahami bahwa bacaan sholat memuat doa, pujian, permohonan ampun, pengakuan kelemahan diri, dan bentuk penghambaan kepada Allah. Jamaah juga menunjukkan keterlibatan dalam diskusi, tanya jawab, latihan, praktik pemaknaan, dan refleksi. Kegiatan ini membantu jamaah lebih menyadari hubungan antara bacaan, gerakan, dan kekhusyukan dalam sholat. Program ini disimpulkan bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman dan penghayatan jamaah terhadap bacaan sholat serta memperkuat fungsi masjid sebagai ruang pembinaan ibadah. Keberlanjutan program direkomendasikan melalui kajian rutin, pendampingan bertahap, latihan muraja’ah, dan bahan bacaan praktis. This community service activity aimed to improve the understanding of the congregation of Jami’ H. Ismail Mosque in Mlideg Village regarding the meaning and significance of prayer recitations through translation training. The program was motivated by the condition of the congregation, who were accustomed to reciting the prayers in salat but had not fully understood the meanings contained in the recitations used in daily worship. The implementation method employed an educational-participatory approach through socialization, material delivery, interactive discussion, exercises in understanding the translation of prayer recitations, practice in interpreting the recitations, evaluation, and collective reflection with the congregation. The training materials covered the recitations of takbir, the opening supplication, Surah Al-Fatihah, bowing, standing after bowing, prostration, sitting between two prostrations, tashahhud, and salutation. The results of the activity showed that the congregation began to understand that prayer recitations contain supplications, praises, requests for forgiveness, acknowledgment of human weakness, and expressions of servitude to Allah. The congregation also demonstrated active involvement in discussions, question-and-answer sessions, exercises, interpretation practice, and reflection. This activity helped the congregation become more aware of the relationship between recitation, movement, and solemnity in prayer. The program is concluded to be beneficial in improving the congregation’s understanding and appreciation of prayer recitations, as well as strengthening the role of the mosque as a space for worship development. Program sustainability is recommended through regular religious study sessions, gradual mentoring, muraja’ah practice, and practical reading materials.
Pelatihan Pembuatan Liquid Detergent Sakura pada Ibu-Ibu Pengurus PKK dan Kader Taman Posyandu Desa Tapelan Rizka Aisyah; Subhan Adi Santoso santoso
Jurnal Pengabdian Pendidikan Vol 2 No 1 (2026): Solusi: Jurnal Pengabdian Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/h5w87042

Abstract

Deterjen merupakan kebutuhan pokok rumah tangga yang digunakan setiap hari untuk mencuci pakaian. Pemilihan dan penggunaan deterjen sangat memengaruhi pengeluaran rumah tangga. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan pembuatan liquid detergent “Sakura” pada Ibu-Ibu Pengurus PKK dan Kader Taman Posyandu Desa Tapelan. Metode pelaksanaan kegiatan dengan tahapan: 1) Survey lapangan, 2) Sosialisasi kegiatan, 3) Pelatihan dan praktik, serta 4) Evaluasi. Indikator ketercapaian program yang ditetapkan adalah ketersediaan bahan baku tumbuhan untuk membuat deterjen, keaktifan peserta pelatihan, keterampilan dalam praktik, dan keterlaksanaan program. Sasaran dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah bu-Ibu Pengurus PKK dan Kader Taman Posyandu Desa Tapelan Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Teknik pengambilan data menggunakan observasi dan angket. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif. Berdasarkan hasil analisis angket pelatihan didapatkan 100% mengetahui bahan-bahan dan alat untuk pembuatan deterjen cair, sebanyak 86,2% mengetahui langkah pembuatan. Sebanyak 100% mengetahui pengemasan produk, serta 86,2% memiliki rencana untuk membuka usaha deterjen cair.  Detergent is a basic household necessity used every day for washing clothes. The selection and use of detergent greatly affect household expenses. The purpose of this community service activity is to empower the community through training in making "Sakura" liquid detergent for PKK (Family Welfare Movement) members and Posyandu (Integrated Service) Park Cadres in Tapelan Village. The activity implementation method is in stages: 1) Field survey, 2) Socialization of activities, 3) Training and practice, and 4) Evaluation. The program achievement indicators set are the availability of plant raw materials for making detergent, the activeness of training participants, skills in practice, and program implementation. The targets of this community service activity are PKK members and Posyandu (Integrated Service) Park Cadres in Tapelan Village, Kapas District, Bojonegoro Regency. Data collection techniques use observation and questionnaires. Data analysis techniques are carried out descriptively. Based on the results of the training questionnaire analysis, 100% knew the ingredients and tools for making liquid detergent, as many as 86.2% knew the steps for making it. As many as 100% are aware of product packaging, and 86.2% have plans to open a liquid detergent business.
Pelatihan dan Pendampingan Internalisasi Nilai-Nilai Ekoteologi Berbasis Islam dalam Membangun Islamic Green School di MI Muhammadiyah 7 Kenep, Balen, Bojonegoro M. Rondi; Muh. Zakki Amrulloh
Jurnal Pengabdian Pendidikan Vol 2 No 1 (2026): Solusi: Jurnal Pengabdian Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/4wad8s22

Abstract

Krisis sampah plastik dan rendahnya kepedulian terhadap lingkungan menjadi tantangan serius di dunia pendidikan, termasuk di madrasah. Program pengabdian ini bertujuan untuk menginternalisasi nilai-nilai ekoteologi berbasis Islam melalui pelatihan dan pendampingan pengelolaan sampah dalam rangka membangun Islamic Green School di MI Muhammadiyah 7 Kenep, Bojonegoro. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif partisipatif yang menekankan pada keterlibatan aktif seluruh warga sekolah (guru, siswa, dan staf) mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan. Kegiatan meliputi tiga tahap: persiapan (survei dan identifikasi masalah), pelaksanaan (pelatihan ekoteologi Islam, pendampingan teknis pengelolaan sampah organik menjadi eco-enzyme dan kompos, serta praktik pemilahan dan bank sampah sekolah), dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman ekoteologi Islam dari 20% (pre-test) menjadi 86,7% (post-test), peningkatan kepatuhan pemilahan sampah dari 0% menjadi 78%, serta pengelolaan rata-rata 28,5 kg sampah per minggu menjadi produk bernilai guna. Faktor pendukung meliputi komitmen kepala madrasah, antusiasme siswa, dan dukungan komite sekolah. Program ini berdampak pada terbentuknya budaya bersih, sehat, dan berkelanjutan berbasis nilai spiritual Islam di lingkungan madrasah. The plastic waste crisis and the lack of active environmental concern pose serious challenges in education, including in madrasahs. This community service program aims to internalize Islam-based ecotheological values through training and assistance in waste management to build an Islamic Green School at MI Muhammadiyah 7 Kenep, Bojonegoro. The method used is a participatory educational approach that emphasizes the active involvement of all school members (teachers, students, and staff) from the planning and implementation stages through to the evaluation of activities. The activities comprised three stages: preparation (survey and problem identification), implementation (Islamic ecotheology training, technical assistance in processing organic waste into eco-enzyme and compost, as well as waste sorting practices and a school waste bank), and evaluation. The results showed an increase in understanding of Islamic ecotheology from 20% (pre-test) to 86.7% (post-test), an increase in waste sorting compliance from 0% to 78%, and the management of an average of 28.5 kg of waste per week into valuable products. Supporting factors included the principal's commitment, student enthusiasm, and school committee support. This program has led to the formation of a clean, healthy, and sustainable culture based on Islamic spiritual values within the madrasah environment.
Pendampingan Spiritualitas Tenaga Medis Melalui Kajian Hadits Arba’in An-Nawawiyah Di Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro Ibnu Habibi
Jurnal Pengabdian Pendidikan Vol 2 No 1 (2026): Solusi: Jurnal Pengabdian Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/arv62w33

Abstract

This community service program aimed to strengthen the spirituality of medical personnel through the study of Imam Nawawi's Forty Hadiths at Aisyiyah Hospital Bojonegoro. The program employed an action research approach consisting of mentoring, regular studies, discussion, practice, and evaluation. The findings indicate strengthened spiritual motivation, sincerity, responsibility, patience, and empathy among healthcare workers while reinforcing collaboration between STIT Muhammadiyah Bojonegoro and Aisyiyah Hospital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat spiritualitas tenaga medis melalui kajian Hadits Arba’in An-Nawawiyah di RS ‘Aisyiyah Bojonegoro. Program dilaksanakan dengan pendekatan action research melalui pendampingan, kajian rutin, diskusi, praktik, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan motivasi spiritual, penguatan nilai keikhlasan, amanah, kesabaran, dan empati dalam pelayanan kesehatan. Program juga memperkuat sinergi antara STIT Muhammadiyah Bojonegoro dan RS ‘Aisyiyah Bojonegoro dalam implementasi dakwah Islam melalui layanan kesehatan.

Page 3 of 3 | Total Record : 25