cover
Contact Name
Zagita Marna Putra
Contact Email
zagitanank@unifa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tea@unifa.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Abdurahman Basalamah No. 101
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal Techno Entrepreneur Acta
Published by Universitas Fajar
ISSN : 27163520     EISSN : -     DOI : -
Journal Techno Entrepreneur Acta merupakan jurnal ilmiah yang berfokus pada pengembangan keilmuan di bidang keteknikan dan sains yang terintegrasi dengan nilai-nilai kewirausahaan (techno-entrepreneurship). Jurnal ini bertujuan untuk menjadi media publikasi yang kredibel dalam mendiseminasikan hasil penelitian dan kajian ilmiah yang berkontribusi terhadap pengembangan teknologi terapan, inovasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia yang adaptif dan berdaya saing. Jurnal ini mempublikasikan artikel hasil penelitian asli (original research articles) dan artikel tinjauan (review articles) yang telah melalui proses peer review secara objektif dan sistematis. Cakupan bidang meliputi, namun tidak terbatas pada, Teknik Mesin, Arsitektur, Teknik Sipil, Teknik Elektro, serta Teknik Kimia/Kimia Sains, termasuk kajian interdisipliner yang mengaitkan teknologi dengan kewirausahaan dan pengembangan masyarakat. Sebagai jurnal berbasis akses terbuka (open access), seluruh konten yang diterbitkan dapat diakses secara bebas oleh pembaca untuk mendukung penyebaran ilmu pengetahuan secara luas. Journal Techno Entrepreneur Acta berkomitmen untuk menjaga standar etika publikasi ilmiah, kualitas editorial, serta integritas dalam setiap proses penerbitan. Jurnal ini diterbitkan secara berkala sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan dan dikelola menggunakan sistem Open Journal Systems (OJS) untuk memastikan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam proses pengelolaan dan publikasi artikel ilmiah.
Articles 80 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN TANAH LIAT TERHADAP KUAT TEKAN BATU BATA MERAH Muhammad Yusuf Amir; Hajatni Hasan; Hendra Kusuma Putra
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku kuat tekan adalah salah satu parameter penting dalam analisa suatu elemen struktur. Penelitian batu bata merah sebagai komponen dalam konstruksi dan merupakan salah satu aplikasi dari analisa perilaku kuat tekan. Beberapa hasil kajian mengemukakan bahwa pembuatan batu bata merah dapat dikembangkan dengan cara ilustrasi yaitu menggunakan material lain sebagai bahan pengganti sebagian tanah liat. Salah satunya adalah bahan abu sekam padi. Dalam penelitian ini yang diteliti adalah penyerapan air, kerapatan dan kuat tekan. Adapun tujuan penelitian ini yaitu guna mengetahui sifat fisis batu bata merah, mengetahui daya serap air dan kerapatan batu bata merah serta mengetahui nilai presentase kuat tekan optimum batu bata merah. Adapun komposisi campuran antara tanah liat dan abu sekam padi yaitu 0% dan 20 kg, 5% dan 19 kg, 10% dan 18 kg, 15% dan 17 kg. Berdasarkan hasil pengujian nilai penyerapan air diantara komposisi 0% - 15% didapat nilai komposisi 10% campuran abu sekam padi dan tanah liat sebesar 19.73%. Hal ini disebabkan penambahan 10% abu sekam padi mampu memperkecil penyerapan air sesuai syarat SNI-15-2094-2000. Tingkat penyerapan air maksimum batu bata merah sebesar 20%. Adapun pengujian nilai kerapatan batu bata merah diantara komposisi 0% - 15% didapat nilai komposisi 10% campuran abu sekam padi dan tanah liat sebesar 0.888 g/cm3 dan pengujian kuat tekan batu bata merah antara komposisi 0% - 15% didapat nilai komposisi 10% campuran abu sekam padi dan tanah liat sebesar 54.64 kg/cm2 .
PENGUJIAN PRESTASI MOTOR BENSIN BERBAHAN BAKAR CAMPURAN PREMIUM DAN ETANOL DARI NIRA AREN Ahmad Thamrin D; Yusuf Siahaya; Effendy Arif
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan bioetanol (96,7%) dari nira aren, mengetahui perbedaan prestasi motor bensin dengan menggunakan bahan bakar Premium dan Biopremium (E-10 dan E-15) dari nira aren, mengetahui pengaruh penggunaan Premium dan Biopremium (E-10 dan E-15) terhadap emisi gas buang yang dihasilkan (CO, CO2, O2 dan HC), mengetahui pengaruh penggunaan Biopremium E-10 terhadap komponen - komponen bagian dalam mesin (Silinder head, Katup dan Piston), dan mengetahui besar selisih volume pelumas dengan menggunakan bahan bakar Biopremium (E-10) dari aren dengan ubi kayu sebelum dan setelah pengoperasian mesin selama 200 jam. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kimia Farmasi Universitas Hasanuddin, Laboratorium PT. Pertamina (Persero)Terminal BBM dan LPG Makassar Laboratorium Motor Bakar Universitas Kristen Indonesia Paulus dan Laboratorium instrument SMAK Makassar . Metode pengujian yang digunakan adalah pengujian eksperimen. Pengambilan data dilakukan dengan mengambil sejumlah data pengujian langsung pada alat uji. Data dianalisis secara teorits berdasarkan data pengujian eksperimen dengan membandingkan prestasi mesin berbahan bakar premium, biopremium (E-10 dan E-15). Hasil penelitian diperoleh Pembuatan bioetanol dilakukan dengan menggunakan destilasi sederhana tanpa proses dehidrasi dan Kadar alkohol dihasilkan sebesar 96 ,7%, energi hasil pembakaran Biopremium E-10 dan E-15 lebih rendah daripada Premium. E-10 masih layak untuk digunakan dalam pengoperasian walaupun prestasi mesin kerja yang dihasilkan masih kecil dan besar selisih volume pelumas sebesar 10 ml
PENGARUH PERGERAKAN ANGKUTAN UMUM TERHADAP KEPADATAN ARUS LALU-LINTAS (STUDI KASUS: RUAS JALAN ANDI TONRO MAKASSAR) Muh Hadinata R; Nur Khaerat Nur; Sry Gusty
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan asal - tujuan wisata dan pola penggunaan lahan menghasilkan volume yang berbeda dan waktu gerakan di jalan-jalan. Sepanjang hari pada fluktuasi lalu lintas jalan, seperti menjadi padat pada jam-jam tertentu dan bergoyang di lain waktu. Misalnya di Bagian Jalan Andi Tonro Makassar. Efek pada jumlah angkutan umum di daerah juga merupakan indikator dari peningkatan arus lalu lintas di jalan ini, salah satunya adalah transportasi umum (minibus). Dimana Jalan Tonro Makassar Andi adalah pilihan dari beberapa ini rute trek transportasi kota. Kondisi arus lalu lintas pada jam sibuk (peak hour) di jalan-jalan waktu Andi Tonro studi ini dilakukan, hasil perhitungan dapat dilihat total volume rata-rata jam puncak (peak hour) di Jalan Andi Tonro = 315,031 smp / jam dengan kecepatan (V ) = 21,90 km / jam. MKJI diperoleh berdasarkan kapasitas (C) = 2755 smp / jam, dengan waktu perjalanan (TT) = 0.046 jam, tingkat layanan "D" dengan nilai 0,9, yang berarti arus lalu lintas dari jalan mulai tidak stabil .
DETEKSI KARIES GIGI MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN DENGAN METODE BACKPROPAGATION Andini Dani Achmad; Andani Achmad; Elly Warni
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karies merupakan suatu penyakit pada jaringan keras gigi, yaitu email, dentin dan sementum yang disebabkan aktivitas jasad renik yang ada dalam suatu karbohidrat yang diragikan. Salah satu cara untuk menegakkan diagnosa pada karies gigi menggunakan dental radiographs atau rontgen gigi. Dasar diagnostik rontgen memberikan perbedaan densitas dari berbagai jaringan tubuh yang memberikan berbagai derajat kehitaman pada film . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa proses pembuatan sistem yang dapat mendeteksi karies berdasarkan stadium karies ( karies media dan karies profunda) pada gigi menggunakan jaringan syaraf tiruan dengan metode back propagation serta dapat mengetahui tingkat keakuratan menggunakan jaringan syaraf tiruan dengan metode back propagation dalam mendeteksi karies pada gigi stadium karies ( karies media dan karies profunda). Data input diambil dari arsip foto rontgen dari Ladokgi TNI AL Makassar sejumlah 360 untuk citra latih yang terbagi atas citra gigi terkena karies media,citra gigi terkena karies profunda serta citra gigi normal dan 180 untuk citra uji. Citra akan diolah melalui proses akusisi citra, grayscale, thresholding, deteksi tepi dan ekstraksi ciri untuk menghasilkan input bagi jaringan syaraf tiruan Back Propagation. Hasil penelitian memberikan keakuratan dalam pengujian mendeteksi karies gigi dengan jaringan syaraf tiruan dengan metode Back Propagation terhadap citra uji sebesar 83.89 %
IDENTIFIKASI RUMAH NELAYAN DALAM PEMBAGIAN ZONASI PERMUKIMAN DI KAWASAN DANAU TEMPE Faris Jumawan; Suhartina Suhartina
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan permukiman nelayan danau Tempe di kampung Salo Mate, kelurahan Limpomajang kecamatan Marioriawa terdiri dari tiga zonasi hunian masyarakat berdasarkan dari perletakannya yaitu pertama zona daratan, kedua zona rawa-rawa, dan ketiga zona perairan danau. Adanya perbedaan tipologi hunian ini disesuaikan dengan adaptasi masyarakat terhadap lingkungan sesuai dengan pembagian zona/wilayah yang ditempatinya. Rencana penelitian ini dititik beratkan pada (1) mengidentifikasi karateristik dasar tipologi rumah nelayan ditinjau dari bentuk fisik dan fungsi ruangnya (2) mengidentifikasi persamaan dan perbedaan rumah nelayan terhadap pembagian zonasi permukiman masyarakat di kampung Salo Mate, kelurahan Limpomajang kecamatan Marioriawa kawasan danau Tempe. Teknik pengambilan sampel adalah teknik purvosive sampel yaitu penunjukan langsung oleh peneliti. Penentuan studi kasus berdasarkan jumlah populasi rumah nelayan di Kelurahan Limpomajang yaitu sebanyak 59 rumah, sedangkan teknik analisa data yang dilakukan analisis deskriktif dan teknik analisis komparatif. Tipologi hunian nelayan mempunyai karakter tersendiri ditinjau dari perbedaan atas tiga zona yaitu zona darat, rawa-rawa, dan perairan. Bentuk huniannya berupa tipe rumah panggung di zona darat dan rawa-rawa, tipe rumah terapung di zona perairan. Konstruksi hunian di tiga zona umumnya sama yaitu terdiri dari tiang, lantai, dinding dan atap. Jenis sambungan menggunakan sistem bongkar pasang (knock down) dengan cara takik dan pen.
KARAKTERISTIK SELF COMPACTING CONCRETE (SCC) TANPA CURING Erniati Erniati
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Self Compacting Concrete (SCC) merupakan salah satu solusi untuk mendapatkan konstruksi beton yang mempunyai ketahanan yang baik. Ketahanan beton diperoleh dengan pemadatan yang baik dengan dilakukan oleh tenaga-tenaga kerja terampil. Namun demikian, salah satu kelalaian yang sering terjadi dilapangan yakni mengabaikan curing pada beton keras setelah pengecoran. Penelitian ini membahas tentang workability beton segar dan sifat mekanik (kuat tekan dan kuat tarik belah) pada SCC tanpa curing. Pengujian workability berdasarkan standar EFNARC. Uji sifat mekanik berdasarkan standar ASTM. Metode pengujian kuat tekan sesuai standar ASTM 39/C 39M – 12a, sedangkan kuat Tarik belah sesuai satndar ASTM C496/C496M-11. Hasil penelitian menunujukkan bahwa SCC tanpa curing memberikan efek penurunan pada kuat tekan pada umur 1, 3, 7, 28, dan 90 hari berturut-turut sebesar 4,11 MPa (16,1%); 4,90 MPa (13,9%); 6,64 MPa (13,1%); dan 6, 72 MPa (12,75%). Kuat tarik belah terjadi penurunan berturut-turut sebesar 0,1 MPa (3,25%); 0,26 MPa (7,99%); 0,4 MPa (9,52%); dan 0,39 MPa (9,16%).
STUDI PREFERENSI TRANSFORMASI MODA ANGKUTAN PRIBADI BERDASARKAN PREFERENSI ANGKUTAN PRIBADI Nur Khaerat Nur; Lawalenna Samang; M. Isran Ramli; Sumarni Hamid
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor yang menyebabkan kemacetan bahwa jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan peningkatan volume jalan. Pendekatan desain analisis terdiri dari metode statistik deskriptif untuk mendapatkan karakteristik komuter transportasi pribadi dalam hal biaya perjalanan, biaya operasi kendaraan, jarak tempuh dan waktu perjalanan, serta model SEM Partial Least Square (PLS) untuk mendapatkan efek karakteristik komuter transportasi pribadi menuju transformasi mode transportasi. Hasil keamanan dari kegiatan kriminal oleh 85,9%, kelengkapan kendaraan dalam hal peralatan keselamatan oleh 84,6%, menjamin keselamatan kecelakaan lalu lintas sebesar 74,8%, kemudahan dalam hal kehidupan kesesuaian kendaraan sebesar 55,5%, Budaya (Image) dalam hal berlalulintas disiplin oleh 53,3% dan indikator terendah Kebudayaan (Image) dalam hal prestise fakor dari 38,6%. Maka persepsi responden dari mode transformasi dalam dimanifestasikan oleh variabel indikator dalam hal kesediaan untuk bergerak menggunakan transportasi umum moda responden menyatakan sangat setuju sebesar 18,3%, setuju sebesar 20,6%, kurang setuju pada 22,2%, tidak setuju sebesar 28,1% dan yang menyatakan sangat setuju sebesar 10,8%. Indikator dalam hal faktor prioritas utama yang mempengaruhi bersedia untuk pindah ke angkutan umum, orang-orang yang mengatakan waktu perjalanan faktor sebesar 38,2%, faktor waktu tunggu oleh 16,7%, jumlah tarif faktor bepergian dengan 12,7% faktor keamanan dari 9,8%, faktor keamanan 7,8%, faktor kenyamanan dari 6,5%, modus transfer factor dari 4,2%, 3,6% faktor waktu akses dan negara-negara faktor budaya (image) dari 0,3% .. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis ditemukan bahwa karakteristik Transportasi Preferensi Personal (PAP) efek langsung Transformasi signifikan dari variabel endogen (TRF) dari 8230.
PERBANDINGAN HASIL PERHITUNGAN HIDROGRAF BANJIR ANTARA METHODE ITB-1 DAN ITB-2 DENGAN HASIL HITUNGAN PROGRAM HEC-HMS PADA DAS KARANG MUMUS KALIMANTAN TIMUR Tamrin Tamrin
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Hidrograf ITB-1 dan ITB-2 adalah methode hidrograf baru yang dikenal simple dan akurat digunakan di beberapa Das di Jawa barat, namun masih perlu diuji hasilnya dengan di DAS yang lain dengan membandingkannya dengan method yang lain dan sala satu nya adalah hasil perhitungan program HEC-HMS. Hasil perbandingan output dari ketiga metode tersebut menunjukkan kesamaan untuk semua  periode ulang, dimana nilai hidrograf yang diperoleh memiliki trend yang identic diantara ketiganya dimana puncak banjir hujan akan terjadi pada jam ke 6-7 setelah terjadinya hujan. Metode ITB-1 dan ITB-2 sangat tergantung dari penentuan nilai  alfa dan bethanya untuk menentukan nilai koreksi yang harus mendekati nilai satu.   .
PEMANFAATAN METODE CHARACTER RECOGNITON DALAM PEMERIKSAAN LEMBAR JAWABAN PILIHAN GANDA Andi Patombongi
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa  tahun terakhir ini  telah  dikembangkan otomatisasi pemrosesan form isian   data   menggunakan   Lembar    Jawab   Komputer   (LJK)  atau   Dokumen Bertanda Jawab (DBJ). Otomatisasi tersebut diperlukan karena  jumlah data atau kuisioner  yang   besar   menyebabkan  kebutuhan   akan   efisiensi    pemrosesan mutlak  diperlukan. LJK dibaca  dan  diproses menggunakan piranti  yang disebut Optical   Mark   Reader   (OMR)   yaitu   sejenis    pemindai  khusus   yang   dapat mendeteksi tanda  pada lembar  jawab. Piranti  OMR   yang   beredar   dipasaran  memiliki  kisaran   harga   yang   tinggi sedangkan kebutuhan  akan  piranti   OMR  saat  ini  tidak  hanya  pada  institusi besar,  tetapi  juga  institusi menengah  maupun  kecil.  Biaya  pengadaan OMR dapat   memberatkan  anggaran  atau  bahkan   tidak  terjangkau.  Berangkat dari keadaan  ini  muncul ide  untuk mengembangkan perangkat pemeriksa lembar jawab   yang   ekonomis  namun   tidak   mengurangi   keakuratan  pemeriksaan jawaban.  Perangkat ini  dinamakan Digital  Mark  Reader (DMR)  yang dikembangkan oleh  LPPM-ITB. penelitian ini mencoba untuk mengusulkan desain DBJ yang sederhana dengan pembacaan identitas dan jawaban peserta ujian atau responden dengan metode pengenalan karakter. Hasil yang diperoleh dari pengujian yaitu keseluruhan DBJ mengalami kemiringan ketika proses peletakan DBJ ke dalam alat scanner  data hasil pengolahan dapat dilihat pada Tabel 5.1, dari tabel dilihat DBJ yang mengalami sudut kemiringan paling kecil adalah -0,0560 dan terbesar adalah -1,860. Kondisi ini akan mempengaruhi proses pengenalan NIM dan Jawaban oleh Sistem, dikarenakan koordinat setiap titik dari karakter pengisian telah ditentukan sebelumnya. Hasil keakuratan yang diperoleh dari identifikasi jawaban sejumlah 11 DBJ adalah 94,1 %.
EVALUASI TARIF BUS ANTAR KOTA DALAM PROVINSI (AKDP) SAMARINDA-BALIKPAPAN Abdul Mubarak; Triana Sharly Permaisuri Arifin; Muhammad Jazir Alkas
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penentuan besaran tarif angkutan membutuhkan penanganan dan kebijakan yang arif. Karena harus dapat menjembatani kepentingan penumpang selaku konsumen dan pengelola angkutan umum. angkutan bus AKDP merupakan salah satu angkutan umum bus kota yang melayani daerah strategis, diharapkan dapat mewakili penumpang angkutan umum khususnya bus AKDP yang ada di Samarinda dan Balikpapan. Data di dapat dengan penyebaran kuisioner kepada pengguna angkutan bus AKDP dan juga wawancara dengan pengelola bus AKDP PO. Jahe Raya, PO. Sapulidi dan PO. MMT kemudian data di analisis, hasil analisis data untuk mengetahui besarnya Biaya Operasional Kendaraan (BOK) yang dikeluarkan oleh operator dan mengetahui daya beli penumpang dari kemampuan (ability) dan kemauan (willingness) untuk membayar tarif bus kota.Hasil analisis data menunjukkan tarif berdasarkan BOK rata-ratanya adalah Rp. 32.126,23, berdasarkan ability to pay (ATP) pada lokasi terminal Sungai Kunjang sebesar Rp. 66.832,00 dan pada lokasi terminal Batu Ampar sebesar Rp 66.413,43. Besarnya nilai willingness to pay (WTP) pada lokasi terminal Sungai Kunjang sebesar Rp.23.464,00 dan pada lokasi terminal Batu Ampar sebesar Rp 27.673,91. Pemerintah perlu memberikan subsidi untuk penumpang agar mampu membayar sesuai kemampuannya dan mengeluarkan kebijakan agar load factor angkutan umum meningkat sehingga operator angkutan meningkatkan kenyamanan angkutannya yang dapat mempengaruhi  kemauan  membayar penumpang