cover
Contact Name
Zagita Marna Putra
Contact Email
zagitanank@unifa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tea@unifa.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Abdurahman Basalamah No. 101
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal Techno Entrepreneur Acta
Published by Universitas Fajar
ISSN : 27163520     EISSN : -     DOI : -
Journal Techno Entrepreneur Acta merupakan jurnal ilmiah yang berfokus pada pengembangan keilmuan di bidang keteknikan dan sains yang terintegrasi dengan nilai-nilai kewirausahaan (techno-entrepreneurship). Jurnal ini bertujuan untuk menjadi media publikasi yang kredibel dalam mendiseminasikan hasil penelitian dan kajian ilmiah yang berkontribusi terhadap pengembangan teknologi terapan, inovasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia yang adaptif dan berdaya saing. Jurnal ini mempublikasikan artikel hasil penelitian asli (original research articles) dan artikel tinjauan (review articles) yang telah melalui proses peer review secara objektif dan sistematis. Cakupan bidang meliputi, namun tidak terbatas pada, Teknik Mesin, Arsitektur, Teknik Sipil, Teknik Elektro, serta Teknik Kimia/Kimia Sains, termasuk kajian interdisipliner yang mengaitkan teknologi dengan kewirausahaan dan pengembangan masyarakat. Sebagai jurnal berbasis akses terbuka (open access), seluruh konten yang diterbitkan dapat diakses secara bebas oleh pembaca untuk mendukung penyebaran ilmu pengetahuan secara luas. Journal Techno Entrepreneur Acta berkomitmen untuk menjaga standar etika publikasi ilmiah, kualitas editorial, serta integritas dalam setiap proses penerbitan. Jurnal ini diterbitkan secara berkala sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan dan dikelola menggunakan sistem Open Journal Systems (OJS) untuk memastikan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam proses pengelolaan dan publikasi artikel ilmiah.
Articles 80 Documents
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KESEHATAN BERBASIS GIS Nurahmad Nurahmad
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 5 No. 1 (2020): Juli
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/tea.v5i1.196

Abstract

Sektor kesehatan merupakan bidang yang kaya informasi, maka sangat diperlukan pada bidang ini menerapkan konsep aplikasi maupun inovasi pengelolaan informasi untuk mewujudkan pelayanan dan penelitian kesehatan yang efektif, efesien dan bermutu tinggi. Penelitian ini bertujuan merancang sistem infromasi manajemen kesehatan berbasis GIS. Pengelolaan informasi kesehatan, yaitu berupa system yang mampu mengelola data input pasien maupun penyakit yang diderita kapan saja dan dimana saja, kemudian data tersebut dikelola oleh server berbasis web untuk menghasilkan output pelaporan data persebaran pasien dan penyakit pada suatu daerah berbasis GIS yang dapat ditampilkan atau dilihat oleh user melalui aplikasi mobile ataupun website. Hasil penelitian menunjukkan dari pengujian dengan menggunakan kuisioner terhadap para pengguna system, seperti petugas kesehatan, pegawai dinas kesehatan dan masyarakat, bahwa didapatkan jawaban rata-rata responden menjawab system cukup efektif di dalam pendataan data pasien dan pengelolaan data pasien dengan presentase sebesar 47.56 %, kemudian rata-rata responden menjawab sistem cukup bermanfaat bagi informasi persebaran penyakit dan pasien yang menderita sebuah penyakit dengan presentase 27.11 %.
EKSPERIMENTAL POLA ALIRAN DAN REMBESAN DIBAWAH PONDASI BENDUNGAN URUGAN TANAH Sudirman Sudirman
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 5 No. 1 (2020): Juli
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/tea.v5i1.197

Abstract

Untuk penanganan permasalahaan rembesan di bawah tubuh bendungan harus digunakan material tanah yang senyawa dengan konstruksi bendungan terutama memilih tanah yang tingkat pori-porinya rendah dan punya tingkatan pemadatan tinggi dalam mencegah tidak terjadinya rembesan dibawah tubuh bendungan. Penelitian ini bertujuan (1) menganalisis pengaruh kepadatan tanah terhadap rembesan air dibendungan urugan tanah (2) untuk mengetahui pengaruh kepadatan tanah terhadap pola aliran garis depresi pada tubuh bendungan.penelitian ini mengguakan konsep dasar permodelan dengan bantuan skala model adalah membentuk kembali masalah atau penomena yang ada diprototip dalam skala yang lebih kecil sehingga fenomena yang terjadi dimodel akan mirip dengan yang ada diprototip yang dimaksud adalah berupa bendungan urugan tanah yang sudah dipadat penelitian menunjukkan analisa debit rembesan pada masing-masing metode, metode depuit pada kepadatan 70,07%(0,1264 ml/jam), kepadatan 78,23% (0,0760 ml/jam) dan kepadatan 86,94% (0,0282 ml/jam). metode Schaffernak & van iterson pada kepadatan 70,07% (0,1052 ml/jam), kepadatan 78,23% (0,0617 ml/jam) dan kepadatan 86,94% (0,0230 ml/jam). dan metode L.Cassagrande pada kepadatan 70,07% (0,1030 ml/jam) kepadatan 78,23% (0,0604 ml/jam) dan kepadatan 86,94% (0,0225 ml/jam). sehingga dapat disimpulkan bahwa, semakin tinggi tingkat kepadatan pada tubuh bendungan, maka semakin kecil rembesan yang terjadi.hal ini disebabkan karena semakin padat timbunan tanah, maka semakin kecil rongga pori dari tanah tersebut sehingga menghambat atau memperlambat jalannya air dari tanah itu sendiri dan juga kuat geser tanah semakin besar.
PENGEMBANGAN SISTEM OTOMATIS PEMBERIAN PAKAN PADA KEPITING CANGKANG LUNAK BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 2560 Zagita Marna Putra
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 5 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/tea.v5i2.229

Abstract

Pengembangan sistem otomatisasi bertujuan untuk merancang pemberi pakan otomatis untuk budidaya kepiting cangkang lunak yang saat ini umumnya masih bergantung pada sumber daya manusia, sehingga seringnya terjadi kesalahan pada penjadwalan pemberian pakan dan juga tidak adanya pengontrolan pada setiap takaran pakan yang diberikan. Metode yang dilakukan pada penelitian ini yaitu untuk menentukan jadwal pemberian pakan dan mengukur bobot pakan yang sesuai dengan porsi makan kepiting. Dalam penelitian ini, pemberian pakan hanya dilakukan 2 hari sekali menggunakan Real Time Clock (RTC) dan menentukan pemberian jumlah bobot pakan sebesar 5% dari berat badan tiap kepiting menggunakan Force Sensitive Resistor (FSR) Square. Penelitian ini telah dilengkapi perangkat lunak berbasis web yang terintegrasi dengan Ethernet Shield pada Mikrokontroler ATMEGA 2560 yang telah terhubung dengan jaringan internet menggunakan kabel RJ45. Selanjutnya sistem pemberi peringatan pengisian ulang tempat penampungan pakan menggunakan SMS Gateway. Hasil pengembangan ini dapat membudahkan pengguna dalam budidaya kepiting cangkang lunak.
PENYAMPAIAN KONDISI BAHAYA PADA POLISI TERDEKAT MENGGUNAKAN METODE HAVERSINE FORMULA Febriansyah Febriansyah
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 5 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/tea.v5i2.230

Abstract

Kawasan perkotaan dewasa ini tidak jauh dari tingginya tingkat kejahatan dan kriminal, hal tersebut tentunya bertolak belakang dengan konsep hidup yang nyaman dan aman dalam pencanangan smart city dibeberapa kota. Tujuan dari penelitian ini nantinya akan membangun aplikasi berbasis android untuk memberikan laporan dini tentang kondisi bahaya yang dialami pengguna aplikasi dengan sistem melakukan pencarian polisi terdekat dengan korban dengangan menggunakan metode Haversine Formula. Metode ini digunakan untuk membandingkan tiap koordinat pengguna dalam kondisi bahaya dengan koordinat polisi yang berada disekitar, sehingga ditemukan koordinat polisi yang paling dekat untuk disampiakn kondisi dalam bahaya pengguna aplikasi. Koordinat polisi sendiri diupdate secara otomatis tiap 2 menit ke dalam web server. Pengujian sistem menggunakan 30 responden yang melakukan implementasi langsung sistem, Hasil yang didapatkan dengan penerapan metode ini pada saat aplikasi saat dijalankan adalah rata-rata tingkat akurasi mencapai 96,67% dengan waktu respon rata-rata 5,63 detik, Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Haversine berjalan dengan baik pada aplikasi pencarian polisi terdekat dalam kondisi bahaya.
STUDI KINETIKA REAKSI ESTERIFIKASI PADA PROSES PRODUKSI BIODIESEL DARI MINYAK KELAPA SAWIT Yoel Pasae
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 5 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/tea.v5i2.231

Abstract

Biodiesel merupakan suatu senyawa alkil ester yang dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif karena memiliki sifat fisik dan sifat kimia yang menyerupai minyak diesel. Salah satu bahan baku utama dalam industri biodiesel adalah minyak kelapa sawit. Minyak kelapa sawit mengandung minyak lemak (trigliserida), asam lemak bebas dan air. Komponen minyak lemak dan asam lemak bebas inilah yang akan diubah menjadi metil ester. Reaksi utama untuk menghasilkan metil ester adalah reaksi transesterifikasi yang mengubah trigliserida menjadi biodiesel. Adanya asam lemak bebas dalam minyak sawit dapat menghambat reaksi transesterifikasi tetapi asam lemak bebas tersebut dapat juga dikonversi menjadi biodiesel. Untuk mengkonversinya maka reaksi yang harus dilalui adalah reaksi esterifikasi. Pada penelitian ini reaksi esterifikasi asam lemak bebas menggunakan metanol sebagai pereaksi dan asam sulfat sebagai katalis. Reaksi dilangsungkan pada suhu 60 ℃, dengan variabel penelitian adalah waktu reaksi dan kecepatan pengadukan. Perolehan metil ester dipengaruhi oleh waktu reaksi dan kecepatan pengadukan. Hasil penelitian yang diperoleh, memberikan informasi bahwa waktu reaksi optimum untuk konversi asam lemak bebas menjadi metil ester adalah 60–80 menit, kecepatan pengadukan optimum yang memberikan konversi terbesar adalah 150 rpm. Konstanta kecepatan reaksi terbesar dicapai pada pengadukan 150 rpm yaitu 0,00587 mol/l.menit dan konstanta paling rendah pada pengadukan 110 rpm yaitu 0,00480 mol/l.menit.
ANALISIS UJI KEAUSAN DAN STRUKTUR MIKRO BAJA CARBON RENDAH MELALUI PROSES NITRIDING Atus Buku
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 5 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/tea.v5i2.232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat mekanis baja karbon rendah dengan proses nitriding. Proses perlakuan panas dilakukan pada temperatur 925-950 oC, dengan penahanan waktu selama 10 menit, lalu didingan melalui udara selama 24 jam, dengan melakukan uji kekerasan untuk menganalisa keausan menghitung nilai ketahan aus, dan mikro menganalisa perubahan struktur mikro. Dari hasil penelitian ini diperoleh hasil Volume keausan yang terjadi pada baja karbon rendah pada spesimen normal adalah 89,4 mm3, pada spesimen dengan proses nitriding 925 oC adalah 53.3 mm3 dan pada spesimen dengan proses nitriding 950 oC adalah 34.6 mm3. Laju keausan yang terjadi pada baja karbon rendah pada spesimen normal adalah 0.62 mm3, pada spesimen dengan proses nitriding 925 oC adalah 0.37 mm3 dan pada spesimen dengan proses nitriding 950 oC adalah 0.24 mm3. Struktur mikro material baja karbon rendah mengalami perubahan, dimana semakin tinggi temperatur proses nitriding yang diberikan unsur ferrite dan pearlite mengalami penurunan tetapi unsur austenitnya mengalami peningkatan dalam dimensi dan penyebarannya.
COMPARISON OF THE QUALITY OF COCONUT SHELL BRIQUETTES AND CANDLENUT SHELLS AS ALTERNATIVE FUELS Elisabet Kafama
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 5 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/tea.v5i2.233

Abstract

Penelitian tentang Perbandingan Kualitas Briket Tempurung Kelapa Dan Cangkang Kemiri Sebagai Bahan Bakar Alternatif telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kualitas briket cangkang kemiri dan tempurung kelapa sebagai sumber bahan bakar alternatif. Untuk analisis kadar air, kadar abu, kadar zat mudah menguap digunakan alat tanur, sedangkan untuk analisis nilai kalor di gunakan alat Bomb Kalorimeter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel briket tempurung kelapa memiliki kualitas lebih bagus dari sampel briket cangkang kemiri.
KONSEP TERITORI PKL KULINER DI KAWASAN PERDAGANGAN 45 KOTA MANADO DENGAN PENDEKATAN PERILAKU Faizah Mastutie
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 5 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/tea.v5i2.234

Abstract

PKL Kuliner sebagai salah satu komponen utama dari usaha mikro memiliki peran yang cukup berarti dalam perputaran ekonomi. Akan tetapi keberadaannya kurang mendapat dukungan pemerintah khususnya dalam hal penyediaan lokasi usaha, sehingga mendorong mereka memanfaatkan pada fasilitas-fasilitas umum untuk melakukan kegiatan usahanya. Di satu sisi PKL Kuliner dibutuhkan oleh masyarakat sekitar, akan tetapi di sisi lain keberadaan PKL kuliner membawa image buruk bagi citra kota, karena umumnya : 1). Wadah juga penataanya yang tidak estetis, tidak teratur bahkan terkesan kumuh, 2). Aktivitasnya menimbulkan masalah sampah, yang dapat menurunkan kualitas lingkungan sekitar, 3). Berpotensi mengganggu sirkulasi baik pejalan kaki maupun pengendara kendaraan bermotor, bahkan tidak jarang menyebabkan terjadinya kemacetan di beberapa simpul jalan, karena keberadaanya yang tidak teratur. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konsep teritori dari PKL Kuliner yang beraktivitas di kawasan perdagangan 45 kota Manado. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat dijadikan panduan bagi pemerintah kota dalam upaya penataan kawasan perdagangan yang nyaman, aman dan estetis dengan tetap memberi ruang bagi PKL Kuliner dalam melakukan aktivitasnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah behavioral mapping yang meliputi : place-centred mapping dan person centred mapping. Dari hasil pemetaan dalam penelitian ini, ditemukan bahwa interaksi antara PKL Kuliner dengan berbagai elemen yang ada di sekitar kawasan tersebut, baik itu elemen fix, elemen semi fix maupun elemen non fix menghasilkan 2 tipe PKL Kuliner, yaitu 1). Tipe Mobile (bergerak) dengan 4 pola dan 2). Tipe Menetap dengan 5 pola.
ANALISIS SEKAM PADI MENGGUNAKAN SEM SEBAGAI PELAT ABSORBER AIR LAUT MENJADI AIR BERSIH Humayatul Ummah Syarif
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 5 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/tea.v5i2.235

Abstract

Sekam adalah bagian dari bulir padi-padian (serealia) berupa lembaran yang kering, bersisik, dan tidak dapat dimakan, yang melindungi bagian dalam (endospermium dan embrio). Sekam dapat dijumpai pada hampir semua anggota rumput-rumputan (Poaceae), meskipun pada beberapa jenis budidaya ditemukan pula variasi bulir tanpa sekam (misalnya jagung dan gandum). Dalam kehidupan sekam ini merupakan limbah dari hasil Tanaman. Dalam pertanian, sekam padi dapat dipakai sebagai campuran pakan, alas kandang, dicampur di tanah sebagai pupuk, dibakar, atau arangnya dijadikan media tanam, di cetak dijadikan bahan bakar pengganti minyak tanah. Pada penelitian ini sekam padi di bakar dan arangnya akan dijadikan briket sebagai absorber pada proses distilasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa komposisi sekam padi setelah terendam di air laut beberapa senyawa mengalami penurunan dan peningkatansebelum dan sesudah proses destilasi. Kesimpulannya bahwa sekam padi yang sebenarnya sebagai limbah dapat dibuat sebagai briket, pupuk, bahan bakar dan lain-lainnya tapi juga dapat digunakan sebagai pelat absorber pada proses destilasi air laut menjadi air bersih. Hasil yang diperoleh dengan menggunakan alat SEM (Scanning Electron Microscope) diketahui komposisi kimia yang mengalami penurunan yaitu nilai unsur Wt% Silika mengalami penurunan dari 42.23 % menjadi 35.49 % setelah melalui proses distilasi dengan absorber sekam padi yaitu 6,74%, Sedangkan Wt% Fe = 3,41% menjadi 6,83% setelah proses distilasi mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan briket sekam padi sebagai pelat absorber di dalam proses distilasi menghasilkan senyawa terlarut di dalamnya datang setelah proses kondensasi.
STUDI PERMODELAN PENGENDALIAN BANJIR, BIOPORI DRAINASE PADA DAERAH PERKOTAAN Sudirman Sudirman
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 5 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/tea.v5i2.236

Abstract

Model biofori drainase adalah metode konservasi dan teknologi yang digunakan untuk melihat kemampuan debit air atau kemapuan biopori tanah meresap dalam skala volume besar dalam waktu, meter/perdetik air sampai pada tampungan rongga rongga air dalam tanah, dimana air hujan setiap musimnya meninggalkan persoalan banjir terus menerus dalam wilayah perkotaan, seperti dapat kita lihat permukaan tanah, sudah dipenuhi betonisasi, keramik, sehingga sulit secara akal sehat air tak mampu masuk meresap kedalam lapisan tanah akibat biofori permukaan tanah sudah tertutup rapat. salah satu metode sistem pengendalian banjir diperkotaan biofori drainase adalah drainase resapan atau lubang resapan biopori. dalam penelitian ini digunakan pendekatan deskriptif secara prototif dilapangan terhadap suatu hasil penelitian yang berhubungan dengan biofori drainase pengendalian banjir perkotaan. dari beberapa hasil penelitian, hasil akhir menunjukkan bahwa biofori drainase resapan atau lubang resapan biopori terbukti mampu mengurangi debit banjir dalam skala besar yang terjadi khususnya di daerah perkotaan. Selain efektif sebagai pengendalian genangan banjir, drainase biopori resapan juga mampu meningkatkan ataupun menambah cadangan air tanah melalui proses infiltrasi. hasil penelitian menunjukkan bahwa biopri drainase lubang resapan terbukti efektif mereduksi debit banjir sebesar 37,96 % dari total debit banjir di kawasan Perkotaan. hasil penelitian menunjukkan bahwa debit direct runoffper hari hujan maksimum hampir mendekati 140 juta liter air dari hujan, sehingga dengan kata lain diperlukan maksimum drainase lubang resapan biopori sebanyak kurang lebih 350.000 1/Km drainase lubang untuk peresapan air limpasan permukaan.