cover
Contact Name
Sheila Ayu Pratama
Contact Email
sheilapratama@unesa.ac.id
Phone
+6282336424221
Journal Mail Official
jkptbunesa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ketintang, Ketintang, Kec. Gayungan, Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : 31090893     DOI : https://doi.org/10.26740
Core Subject : Education, Social,
Focus and Scope Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan (JKPTB) promotes research in the broad field of Education Research and Technology (including such disciplines as Building Engineering Education, Vocational Education, etc.) with particular respect to Indonesia, but not limited to authorship or topical coverage within the region. Contributions are expected from senior researchers, project managers, research administrators and undergraduate/postgraduate students at advanced stages of their research, representing both public organizations and private industry. Equally, the journal if intended for scholars and students, reseachers working at research organizations and government agencies, and also for enterprises undertaking applied R&D to lead innovations. The editorial contents and elements that comprise the journal include: Theoretical articles Empirical studies Practice-oriented papers Case studies Review of papers, books, and resources. As far as the criteria for evaluating and accepting submissions is concerned, a rigorous review process will be used. Submitted papers will, prior to the formal review, be screened so as to ensure their suitability and adequacy to the journal. In addition, an initial quality control will be performed, so as to ensure matters such as language, style of references and others, comply with the journal“s style. The below mentioned areas are just indicative. The editorial board also welcomes innovative articles that redefine any Vocational and Building Engineering Educational field. Teaching and learning in building engineering and civil engineering education Evaluation, assessment, and certification in building engineering and civil engineering education, human resources management in civil engineering and building engineering education Vocational resources in building engineering and civil engineering education Policy and contemporary issues in building engineering and civil engineering education Other things related to Building Engineering and Civil Engineering Education
Articles 548 Documents
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN MELAKSANAKAN PEKERJAAAN INSTALASI LISTRIK SISWA JURUSAN BISNIS KONSTRUKSI DAN PROPERTI SMK NEGERI KUDU JOMBANG RIki Edy Setyawan
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v6i2.36434

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan proses pengembangan instrumen penilaian kompetensi mengerjakan pekerjaan instalasi listrik, (2) mendeskripsikan kevalidan hasil pengembangan instrumen penilaian kompetensi mengerjakan pekerjaan instalasi listrik, (3) mendeskripsikan reliabilitas hasil pengembangan instrumen penilaian kompetensi mengerjakan pekerjaan instalasi listrik. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan mengidentifikasi (1) potensi dan masalah, (2) Pengumpulan Data, (3) Desain Produk, (3) Validasi Desain, (4) Revisi Desain, (5) Uji Coba Produk, (6) Revisi Produk. Subjek penelitian ini adalah siswa SMK Negeri Kudu Jombang kelas XIIT ajaran 2019/2020 yang berjumlah 29 siswa. Hasil penelitan ini yaitu 1) berdasarkan pengembangan instrumen penilaian melaksanakan pekerjaan instalasi listrik di SMKN Jombang yang mengacu pada pengembangan kisi-kisi instrumen penilaian sehingga diperoleh instrumen penilaian kompetensi pekerjaan instalasi listrik. 2) Hasil pengembangan instrumen penilaian kompetensi mengerjakan pekerjaan instalasi listrik dinyatakan valid, (3) pengembangan instrumen penilaian kompetensi mengerjakan pekerjaan instalasi listrik dinyatakan reliabel. Kata Kunci: Instalasi Listrik, Instrumen Penilaian, Pengembangan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PEER TUTORING DENGAN MODUL PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK Halimatus Sa'diyah
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v6i2.36443

Abstract

Abstrak Penelitian menggunakan model pembelajaran tipe peer tutoring dengan modul pada mata peajaran mekanika teknik yang bertujuan untuk mendapatkan hasil penerapan model pembelajaran tipe peer tutoring dengan modul sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran mekanika teknik terhadap peserta didik kelas X DPIB di SMKN 3 Jombang. Mengetahui terjadinya peningkatan keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran pada mata pelajaran mekanika teknik menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe peer tutoring dengan modul terhadap peserta didik kelas X DPIB di SMKN 3 Jombang. Penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian quasi experimental design. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X DPIB di SMKN 3 Jombang dengan sebanyak 70 siswa yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas X DPIB 1 dan X DPIB 2, dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling. Metode pengambilan data menggunakan cara interview, angket, dan tes untuk peserta didik. Hasil penelitian di analisis menggunakan hasil belajar dan keaktifan peserta didik. Terdapat hasil keaktifan peserta didik kelas eksperimen dan kelas kontrol setiap pertemuan meningkat sejumlah dua peserta didik sehingga rata-rata hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen pada pertemuan I dan pertemuan II hasil nilai 75,429 sedangkan pada kelas kontrol pada pertemuan I dan pertemuan II hasil nilai 71,071, kesimpulanya terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik antara kelas eksperimen dan kelas kontrol sehingga terjadi peningkatan keaktifan peserta didik. Kata kunci: Model Pembelajaran Peer Tutoring, Hasil Belajar, Keaktifan Peserta didik Abstract He study uses a peer tutoring type learning model with modules in engineering mechanics subjects that aims to find the application of the peer tutoring type learning model with modules as an effort to improve learning outcomes in technical mechanics students towards class X DPIB students in SMKN 3 Jombang. Find an increase in the activeness of students in the learning process in the subject of engineering mechanics using a peer tutoring type cooperative learning model with a module for students of class X DPIB in SMKN 3 Jombang. This research is a type of experimental research with a quantitative approach and the type of research is quasi experimental design. The subjects of this study were students of class X DPIB in SMKN 3 Jombang with 70 students consisting of two classes, namely class X DPIB 1 and X DPIB 2, in this study using simple random sampling. Methods of data collection using interviews, questionnaires, and tests for students. The results of the study were analyzed using learning outcomes and active learners. There was an increase in the activeness of students in the experimental class and the control class in each meeting which increased by two students so that the average learning outcomes of students in the experimental class at the first meeting and second meeting resulted in a value of 75.429 while in the control class at the first meeting and the second meeting the results were 71.071, in conclusion there is an increase in student learning outcomes between the experimental class and the control class so that there is an increase in the activeness of students. Keywords: Peer Tutoring Learning Model, Learning Outcomes, Student Activity
Pelaksanaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Pada Mata Pelajaran Dasar-dasar Konstruksi dan Teknik Pengukuran Tanah Achmad Fadlil Asrori
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v6i2.36584

Abstract

Penelitian pelaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing pada mata pelajaran dasar-dasar konstruksi dan teknik pengukuran tanah ini mempunyai tujuan untuk melihat kelayakan perangkat pembelajaran, keterlaksanaan pembelajaran dan hasil belajar. Metode penelitian ini Pre-Expremental Design dengan bentuk One Shoot Case Study pada siswa kelas X DPIB semester gasal tahun pelajaran 2019/2020 di SMKN 7 Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes kognitif pilihan ganda, lembar observasi, dan dokumentasi. Teknik Analisis data yang digunakan adalah analisis kelayakan perangkat pembelajaran, keterlaksanaan pembelajaran, dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini diperoleh 87,85% hasil validasi kelayakan perangkat pembelajaran artinya perangkat sangat layak digunakan. Nilai keterlaksanaan pembelajaran 83,62% artinya pelaksanaan kegiatan pembelajaran berjalan dengan sangat baik. Rata-rata nilai hasil belajar siswa adalah 80 lebih besar dari KKM (?75) artinya tuntas dan ketuntasan kelas sebesar 87% artinya tuntas. Demikian, dapat dikatakan bahwa pelaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing pada mata pelajaran dasar-dasar konstruksi dan teknik pengukuran tanah ini meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci : Hasil Belajar, Kelayakan, Keterlaksanaan, Snowball Throwing
PERBEDAAN HASIL BELAJAR ANTARA YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION DAN TITIN TRIANTI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v6i2.36601

Abstract

Pembaharuan dan perbaikan proses belajar mengajar di sekolah dapat meningkatkan mutu pendidikan siswa. Pembelajaran dengan K-13 menuntut siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran sehingga diharapkan bisa meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini bermaksud yaitu mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antara yang menggunakan model pembelajaran PBL dan DI pada mata pelajaran gambar teknik di SMK. Penelitian ini memakai metode penelitian kuantitatif dan meta-analisis sebagai jenis penelitian. Teknik analisis menggunakan teknik Hunter-Schmidt. Sampel penelitian ini menggunakan nilai siswa yang telah diterapkan model pembelajaran DI dan PBL. Berdasarkan perhitungan meta-analisis yang telah dilakukan, nilai ?2 hitung > dari ?2 tabel (11,501>11,070) pada (?) sebesar 5%, sehingga Ha diterima. Bisa disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar siswa antara yang diterapkan model pembelajaran PBL dan DI pada mata pelajaran gambar teknik di SMK. Perbedaan tersebut bisa terjadi dikarenakan faktor internal dan faktor eksternal siswa. Faktor internal meliputi kondisi atau keadaan siswa. Sedangkan faktor eksternal meiputi lingkungan sekolah dan perbedaan sintax model pembelajaran. Kata Kunci: PBL, DI, Hasil Belajar
Studi Terhadap Media Pembelajaran 3D SketchUp Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Rochmad Syafril Ismunandar
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v6i2.36659

Abstract

Peserta didik pada umumnya sulit memahami gambar kerja dua dimensi. Indikasi rendahnya pemahaman terhadap gambar kerja dua dimensi adalah hasil belajar peserta didik tidak memenuhi kriteria ketuntasan belajar. Pada penelitian sebelumnya, banyak yang menggunakan media pembelajaran 3D SketchUp untuk menyajikan gambar tiga dimensi sebagai alat bantu dalam pemahaman peserta didik, oleh karena itu studi terhadap media pembelajaran 3D SketchUp dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik perlu dilakukan. Tujuan dari studi ini adalah mengetahui mengapa aplikasi 3D SketchUp dapat digunakan sebagai media pembelajaran dan bagaimana aplikasi 3D SketchUp dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan pengumpulan data penelitian yang relevan tentang media pembelajaran 3D SketchUp. Setelah hasil penelitian yang relevan sudah terkumpul maka dilakukan kompilasi, dianalisis, dan disimpulkan untuk mengetahui hasil dari studi literatur. Berdasarkan hasil studi literatur dari beberapa jurnal, bahwa media 3D SketchUp dapat digunakan sebagai media pembelajaran karena keunggulan yang dimiliki dapat menginformasikan materi dalam bentuk gambar tiga dimensi yang menarik dan memiliki keunggulan membuat video animasi yang konkret. Menggunakan media 3D SketchUp dapat meningkatkan hasil belajar apabila telah memenuhi persyaratan validasi dalam aspek artistik tampilan, aspek kandungan materi, aspek kesesuaian bentuk dan aspek daya tarik media. Kata kunci : Hasil Belajar, Media Pembelajaran, SketchUp
RELEVANSI MATERI MATA PELAJARAN MENGGAMBAR SMK DALAM RANGKA RINTISAN PENGEMBANGAN MATERI MATA KULIAH MENGGAMBAR S-1 PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN FT-UNESA Muhammad Rizal Efendi
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v6i2.36705

Abstract

Abstrak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan lembaga yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas lulusan serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi Program Studi S1 Pendidikan Teknik Bangunan (PTB) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Penelitian memiliki tujuan untuk mengetahui persentase tingkat relevansi kompetensi pada cakupan kurikulum mata kuliah menggambar S1-PTB FT-UNESA dengan cakupan kompetensi pada kurikulum mata pelajaran menggambar SMK dan apakah perlu adanya rintisan pengembangan materi yang terdapat pada kurikulum S1-PTB FT-UNESA. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang disajikan dalam bentuk data deskriptif. Obyek pada penelitian ini adalah mata pelajaran menggambar program studi S1-PTB FT-UNESA, dan mata pelajaran menggambar kompetensi keahlian Desain Permodelan Dan Informasi Bangunan (DPIB) SMK Negeri 1 Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan data bahwa tingkat relevansi kompetensi pada cakupan kurikulum mata kuliah menggambar S1-PTB FT-UNESA dengan cakupan kompetensi pada kurikulum mata pelajaran menggambar DPIB SMK N 1 Sidoarjo, mempunyai tingkat relevansi 87,10% masuk pada kategori sangat relevan (SR) dan materi yang tidak relevan 12,90% yaitu terdapat 8 kompetensi dasar pada kurikulum SMK N 1 Sidoarjo yang tidak tercakup dalam kurikulum S1-PTB FT-UNESA yaitu: (1) Menerapkan prosedur keselamatan dan kesehatan kerja, (2) Mengevaluasi hasil print-out gambar, (3) Menerapkan gambar site plan, (4) Menerapkan prosedur pembuatan lay out desain interior, (4) Menerapkan prosedur pembuatan maket desain interior, (5) Mengevaluasi hasil maket desain interior, (7) Menerapkan prosedur maket gedung, (8) Menerapkan prosedur pembuatan laporan. Kurikulum S1-PTB FT-UNESA sepenuhnya sesuai dengan buku pedoman UNESA tentang tujuan program pengelolaan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas lulusan namun perlu adanya rintisan pengembangan terhadap materi pada kurikulum. Kata Kunci : Relevansi, Materi, Menggambar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE DENGAN MEDIA PERAGA MINIATUR PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN PROSEDURNPEMBUATAN GAMBAR DETAIL PONDASI DAN SLOOF Khusnatul Mawaddah
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v6i2.36732

Abstract

Tujuan diadakannya penelitian ini ialah untuk mengetahuii (a)Keterlaksanaan model pembelajaran. kooperatif tipepicture and ppicture dengan media peraga miniatur pada kompetensii dasar menerapkan prosedur pembuatan ,gambar detail pondasi dan sloof; (b) Perbedaannhasil belajar peserta didiksetelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipepicturee and picturedengan media peragaa miniatur dan model pembelajaran langsung. Quasi eksperimendengan tipe Posttest-Onlyi Control Design adalah jenis penelitian yang akan diterapkan dalam, penelitian ini.Pelaksanaan penelitian di SMK nNegeri 1 Sidoarjo pada semester Genap Tahun Ajaran 2019/2020, tanggal 22-30 Januari 2020. Penggunaan sampel diambil dari kelas XII DPIB 1dan XII DPIB 2 yang berjumlah 59 siswa. Penggunaan angket adalah yang berupa lembar keterlaksanaan model pembelajaran dan tes hasil belajar. Analisis lembar pengamatan keterlaksanaan model pembelajaran dan uji t duapihak atau two sample independentdigunakann sebagaiteknik aanalisis data. Hasil dari dilaksanakannya penelitian ini(a) Hasil tatap muka pertama untuk keterlaksanaan modell pembelajarankooperatif tipepicture and picturee dengan perolehan 80% dan tatap muka kedua menunjukkan kenaikan menjadi 90%. (b) Rata-rata nilai yangg diperoleh dari hasilbelajar kelas dengan model pembelajarann kooperatif tipepicture aand picture adalah sebesar 89, sedangkan penggunaan model pembelajaran langsung diperoleh rata-rata nilai sebesar 86. Analisis uji t dua pihak mendapat hasil . Terdapat perbedaan yang signifikan padan hasil belajar dengan menggunakan modell pembelajaran kooperatif tipeppicture and picture dan model pembelajaran langsungdengan signifikasi = , artinyamenunjukkan-bahwa rerata hasil belajar kelas dengan MPK tipe pictureee and picture dengan kelas tanpa MPK tipe picture aand picture berbeda secara signifikan. Kata kunci:MPK Type Picture andd Picture, Media Peraga Miniatur, Keterlaksanaan Pembelajaran.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIOVISUAL BERBASIS ADOBE FLASH KOMPETENSI DASAR MENGGAMBAR RENCANA STRUKTUR RANGKA ATAP KELAS XI DPIB SMKN 3 JOMBANG halim hilmansyah
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v6i2.36819

Abstract

SMKN 3 Jombang, jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan, memiliki kendala dalam kegiatan pembelajaran pada mata pelajaran Konstruksi dan Utilitas Gedung, kompetensi dasar 3.10 dan 3.40 menggambar struktur rangka atap kayu yang masih menggunakan media gambar 2D rencana atap yang diproyeksikan ke LCD. Hasil wawancara dengan peserta didik, banyak yang belum bisa memahami gambar 2D, dan peserta didik lebih paham jika mengetahui langsung atau lewat gambar 3D. Yulianto meneliti kelayakan media pembelajaran dengan Media Game Edukasi Adobeflash yang memiliki nilai validasi sebesar 83,33 %, masuk kategori layak. Mengetahui nilai kelayakan media Audiovisual dengan software Adobe flash adalah tujuan yang akan di cari dipenelitian ini. Metode penelitian ini dengan Research and Development yang hanya menggunakan lima tahap. Kelayakan media pembelajaran dinilai oleh 2 validator dari dosen Teknik Sipil Unesa dan guru jurusan Desain Permodelan dan Informasi Bangunan SMKN 3 Jombang. Hasil validasi media pembelajaran Audiovisual berbasis Adobeflash, ditinjau dari 4 aspek adalah sebesar 90 %, masuk kategori Sangat Layak, karena dinilai bisa mempermudah siswa memahami materi. Media Audiovisual berbasis Adobeflash berisi materi yang sesuai dengan mata pelajaran Konstruksi dan Utilitas Gedung, yaitu Menggambar Struktur Rangka Atap, dan tujuan pembelajaran yaitu penerapan prosedur cara membuat gambar struktur atap pada gambar rencana struktur atap kayu dan pembuat gambar rencana rangka atap kayu dapat dilakukan oleh peserta didik. Siswa mudah dan tertarik menggunakan media yang memiliki kualitas tampilan, kejelasan gambar, tulisan, dan juga suara. Kata Kunci : Media,Kelayakan, Adobe Flash, Audiovisual
PENGARUH KELENGKAPAN SARANA UNTUK EFESIENSI PEMBELAJARAN PRATIKUM KONSTRUKSI KAYU DI SMK JURUSAN TEKNIK BANGUNAN Aqzanul Aine Muhqofi S.
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v6i2.36882

Abstract

ANALISIS TINGKAT PEMENUHAN FASILITAS BENGKEL KERJA KOMPETENSI KEAHLIAN DESAIN PERMODELAN DAN INFORMASI BANGUNAN SMK NEGERI 3 SURABAYA Muhammad Faiz Amrullah
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v6i2.36934

Abstract

Sarana dan prasarana adalah faktor penting dalam memudahkan penyampaian materi yang diajarkan kepada siswa. Terkait dengan standar sarana dan prasarana ruang praktik yang ada di sekolah, maka dikeluarkan Permendiknas no. 40 tahun 2008 tentang standar saran dan prasarana untuk Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK)/ Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Dijelaskan dalam peraturan tersebut bahwa MAK/ SMK harus memenuhi standar sarana dan prasarana minimum yang telah ditetapkan sesuai dengan bidang kejuruan. Hal ini merupakan usaha pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang lebih spesifik yaitu pendidikan dengan jurusan khusus. Sarana dan prasarana yang memenuhi standar diharapkan bisa meningkatkan kualitas SMK yang lebih berkualitas. Pemerintah mengeluarkan peraturan standar sarana dan prasaran untuk SMK secara detail, seperti ukuran ruangan, peralatan kerja, serta kelayakan ruang kerja yang digunakan. Subjek dari penelitian ini adalah bengkel kerja/ laboratorium dan ruang instruktur jurusan desain permodelan dan informasi bangunan di SMK Negeri 3 Surabaya. Data yang digunkan pada artikel ini menggunakan data sekunder. Dalam artikel ini akan menggunakan data sekunder sebagai analisis data, karena artikel ini bersifat literatur review. Refrensi jurnal diambil dari google scholar dari beberapa universitas. Dari beberapa jurnal yang dimbil menyebutkan bahwa sekolah yang telah diteliti dan memenuhi syarat. Perbandingan dilakukan dengan hasil penelitian oeleh peneliti sebelumnya yang merupakan telah melakukan penelitian tentang sarana dan prasarana khususnya bengkel kerja yang terdapat pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di berbagai daerah Berdasarkan dari beberapa hasil penelitian yang di review bahwa laboratorium yang tersedia di SMK Negeri 3 Surabaya menunjukkan hasil presentase rata-rata diatas 50 %. Akan tetapi belum memenuhi 100% aspek kelengkapan pada fasilitas belajar yang ada dalam peraturan permendiknas no. 40 tahun 2008. Kata kunci : sarana, prasarana, bengkel kerja