cover
Contact Name
Sheila Ayu Pratama
Contact Email
sheilapratama@unesa.ac.id
Phone
+6282336424221
Journal Mail Official
jkptbunesa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ketintang, Ketintang, Kec. Gayungan, Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : 31090893     DOI : https://doi.org/10.26740
Core Subject : Education, Social,
Focus and Scope Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan (JKPTB) promotes research in the broad field of Education Research and Technology (including such disciplines as Building Engineering Education, Vocational Education, etc.) with particular respect to Indonesia, but not limited to authorship or topical coverage within the region. Contributions are expected from senior researchers, project managers, research administrators and undergraduate/postgraduate students at advanced stages of their research, representing both public organizations and private industry. Equally, the journal if intended for scholars and students, reseachers working at research organizations and government agencies, and also for enterprises undertaking applied R&D to lead innovations. The editorial contents and elements that comprise the journal include: Theoretical articles Empirical studies Practice-oriented papers Case studies Review of papers, books, and resources. As far as the criteria for evaluating and accepting submissions is concerned, a rigorous review process will be used. Submitted papers will, prior to the formal review, be screened so as to ensure their suitability and adequacy to the journal. In addition, an initial quality control will be performed, so as to ensure matters such as language, style of references and others, comply with the journal“s style. The below mentioned areas are just indicative. The editorial board also welcomes innovative articles that redefine any Vocational and Building Engineering Educational field. Teaching and learning in building engineering and civil engineering education Evaluation, assessment, and certification in building engineering and civil engineering education, human resources management in civil engineering and building engineering education Vocational resources in building engineering and civil engineering education Policy and contemporary issues in building engineering and civil engineering education Other things related to Building Engineering and Civil Engineering Education
Articles 548 Documents
PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER DITINJAU DARI SEGI PEMBELAJARAN DI DEPARTEMEN BANGUNAN SMK NEGERI 1 BLITAR YULIA Kusuma KUSUMA WARDANI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 1/JKPTB/13 (2013): Wisuda ke-76 Periode 1 Tahun 2013
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengatasi masalah pendidikan karakter pada siswa SMK. Penerapan pendidikan berkarakter dilakukan pada saat proses belajar mengajar berlangsung. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana penerapan pendidikan karakter di SMK Negeri 1 Blitar ditinjau dari segi pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendidikan karakter di sekolah pada saat proses belajar mengajar berlangsung. Subjek penelitian adalah siswa dan guru di Departemen bangunan SMK Negeri 1 Blitar. Terdapat 12 guru di Departemen Bangunan dan setiap penelitian dilakukan dua kali observasi pada masing-masing guru. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi penerapan karakter dalam kelas dan angket siswa terhadap kemampuan guru menerapkan pendidikan berkarakter. Secara umum penerapan pendidikan karakter dilihat dari 18 aspek mengenai metode observasi mendapatkan nilai rerata (M) = 133 atau masuk dalam kategori baik. Hasil respon siswa diperoleh melalui pengamatan selama proses pembelajaran dengan cara siswa mengamati guru yang sedang mengajar mendapatkan nilai rerata (M) = 67,33 atau masuk dalam kategori sangat baik. Kata kunci: penerapan pendidikan karakter, pembelajaran ABSTRACT This observational background is subject to be settle character education problem on SMK'S student. Characterised education implement is done at the moment teaching and learning process happens. To the effect of observational it which is to know how character education implement at SMK Country 1 Blitar is sighted from learning facet. This research constitute descriptive research that aims to describe character education implement at schooled at the moment teaching and learning process happens. Subjek is research is student and teacher at SMK'S building Department Country 1 Blitar. Available 12 teachers at Building Department and each research is done two times observation on their teacher. Observational instrument that is utilized is implemented observation sheet character within class and student questionnaire for ability to learn apply characterised education. In common character education implement is seen from observation method gets to assess average (M ) = 132,58. So corresponds to average point that is gotten therefore character education implement within class by use of observation method comes in in good category. Of student response data is gotten through watch which done by student up to learning process by student observes to learn that teaching get average point (M ) = 67,33. So corresponds to average point that is gotten therefore character education implement terminologicals to respond input student in pretty good category. Key word: character education implement, learning
PENGARUH PENAMBAHAN CLEAN SET CEMENT PADA TANAH LEMPUNG EKSPANSIF TERHADAP NILAI KUAT TEKAN BEBAS KIKI SAYYIDAH
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 1/JKPTB/13 (2013): Wisuda ke-76 Periode 1 Tahun 2013
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah merupakan dasar dari suatu struktur atau konstruksi. Sifat-sifat tanah yang sering menimbulkan masalah bila memiliki sifat-sifat yang buruk dan kurang menguntungkan bila digunakan sebagai konstruksi, antara lain plastisitas yang tinggi, kekuatan geser yang rendah, kemampatan atau perubahan volume yang besar dan potensi kembang susut yang besar. Berbagai macam digunakan memperbaiki kekuatan dari tanah lempung ekspansif diantaranya dengan penambahan bahan kimia. Pada penelitian ini peneliti menggunakan Clean Set Cement sebagai bahan campuran, karena mengandung bahan sebagai penetralisir dari sifat kembang susut tanah, dan komposisi dari Clean Set Cement yang mudah mengeras apabila diberi air. Pada penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penambahan Clean Set Cement pada tanah lempung ekspansif terhadap nilai kuat tekan bebas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sifat fisik tanah tersebut setelah di campur dengan Clean Set Cement. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen di Laboratorium dengan cara membuat benda uji yang ditambah dengan Clean Set Cement. Dalam penelitian ini dilakukan test Atterberg, yaitu test Batas Cair dan test Batas Plastis untuk mengetahui nilai Indeks Plastisitas, kemudian dilakukan tes Standart Proctor dan Kuat Tekan Bebas (qu). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar penambahan Clean Set Cement nilai kepadatan maksimum semakin besar, semakin padat tanah maka semakin keras dan kuat sehingga nilai qu semakin tinggi, dengan begitu daya dukung semakin baik. Penambahan 0%, 5%, 10%, 15% dan 20% Cleasn Set Cement dari tanah asli hasil Kepadatan Maksimum secara berturut-turut adalah 1.435 gr/cm3, 1.45% gr/cm3, 1.462 gr/cm3, 1.480 gr/cm3 dan 1.492 gr/cm3, kemudian Nilai Kuat Tekan Bebas (qu) adalah 1.595 kg/cm2, 2.765 kg/cm2, 3.720 kg/cm2, 4.022 kg/cm2 dan 4.315 kg/cm2. Pada penelitian ini Nilai Kuat Tekan Bebas yang paling efektif adalah pada penambahan Clean Set Cement sebanyak 20% dari tanah asli dengan nilai 4.315 kg/cm3. Kata kunci: tanah lempung ekspansif, proctor test, Clean Set Cement Abstract. Soil is the foundation of a structure or construction. The characteristic of soil properties often cause problems if you have bad traits and less profitable when used as construction, among others, high plasticity, low shear strength, congestion or changes in volume and development potential losses that big. A variety of kind used to improve the strength of expansive clays such as by the addition of chemicals. In this study researchers applying for Clean Set Cement as a mixture, because it contains materials as neutralization of soil shrinkage and development properties, and composition of the Clean Set Cement easy to harden when given water. In this research, to know how big the effect of adding Clean Cement Set on expansive clay soils of the value of a unconfined compression value. The study was conducted to determine the physical properties of the soil after interfering with the Clean Set Cement. This research is experimental research in laboratory specimens by making a plus Clean Set Cement. In this research, Atterberg test, the test Liquid Limit and Plastic Limit test to determine the value of Plasticity Index, so Standart Proctor Test and then unconfined compression value. The results showed that more increasing the Clean Set Cement the greater the value of the maximum density, the more solid ground, the more hard and strong so qu higher value, thus carrying capacity the better. The addition of 0%, 5%, 10%, 15% and 20% Clean Set Cement of the original soil density maximum results in a row was 1.435 gr/cm3, 1.45% gr/cm3, 1.462 gr/cm3, 1.480 gr/cm3 and 1.492 gr/cm3, then unconfined compression value (qu) is 1.595 kg/cm2, 2.765 kg/cm2, 3.720 kg/cm2, 4.022 kg/cm2 and 4.315 kg/cm2. In this research the most effective unconfined compression value is at increment 20% of Clean Set Cement from the real soil with the value 4.315 kg/cm3. Keywords: expansive clay soil, proctor tests, Clean Set Cement
UJI COBA PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN INTERNET BERBASIS BLOGSPOT PADA MATA PELAJARAN STATIKA BANGUNAN SISWA KELAS X DI SMKN 2 SURABAYA M Rizal RIZAL SYAMSUDIN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 1/JKPTB/13 (2013): Wisuda ke-76 Periode 1 Tahun 2013
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa seringkali merasa jenuh dan kesulitan dalam memahami materi yang disampaikan oleh guru secara konvensional. Untuk itu penggunaan media pembelajaran sangat berperan penting dalam proses pembelajaran. Media pembelajaran dengan memanfaatkan internet berbasis blogspot memungkinkan terlaksananya kegiatan belajar mandiri yang efektif untuk meningatkan pengetahuan siswa. Penulisan ini merupakan hasil penelitian dan pemanfaatan media pembelajaran dengan memanfaatkan internet berbasis blogspot pada mata pelajaran statika bangunan dengan dengan tahapan studi pendahuluan dan pengujian. Dimana siswa diminta untuk mengoprasikan blogspot di dalam kelas dalam pengawasan guru. Tahap penelitian dilakukan melalui uji coba yang dilakukan pada seluruh siswa kelas X GB I di SMK Negeri 2 Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah media pembelajaran dengan memanfaatkan internet berbasis blogspot dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar di SMKN 2 Surabaya kususnya kelas X Gambar Bangunan I. Berdasarkan hasil analisis data penelitian, media pembelajaran menggunakan Blogspot menunjukkan persentase keseluruhan 78,36% maka media pembelajaran dengan memanfaatkan internet berbasis blogspot layak digunakan oleh siswa kelas X GBI sebagai alat bantu pembelajaran di SMKN 2 Surabaya. Media belajar yang diuji coba dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X GBI terhadap mata pelajaran statika bangunan di SMKN 2 Surabaya. Angka ketuntasan belajar siswa menunjukkan rata-rata 72,12. Kata kunci : Memanfaatkan internet berbasis Blogspot. Abstract Students often feel bored and difficulties in understanding the material presented by the teacher conventionally. Therefore, the use of instructional media plays an important role in the learning process. Instructional media using internet-based blogspot allows the effective independent learning activities to increase students’ knowledge. This writing is the result of research and utilization of instructional media by utilizing internet-based blogspot for the subject of building statistics with a preliminary study and testing phases, by asking students to operate the blogspot in the classroom under the teachers’ control. the research was conducted through experiments on the entire class of X GB I in public vocational high school 2 surabaya (SMK Negeri 2 Surabaya). This research purposed to determine whether instructional media by utilizing internet-based on blogspot can improve students’ learning outcomes and fit for teaching and learning activities in public vocational high school 2 surabaya (SMK Negeri 2 Surabaya) especially for x grade of image building (X GB I). Based on the result of research data analysis, instructional media using blogspot showed the overall percentage of 78,36% so that it is worthy to be used for students of image building x grade as a learning tool in SMKN 2 Surabaya. Tested Media can improve the learning outcomes for students of class X for the subject of building statistics GB I SMKN 2 Surabaya. Figures mastery learning of students showed on average of 72,12%. Keywords: Utilizing Internet-based Blogspot.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBASIS DRILLS UNTUK MATA DIKLAT MENGGAMBAR CAD PADA KELAS XI TGB 1 SMK NEGERI 1 MADIUN RIZKY Afif AFIF AZHARI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 1/JKPTB/13 (2013): Wisuda ke-76 Periode 1 Tahun 2013
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar agar memperoleh nilai yang lebih baik dari sebelumnya. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa, kemampuan guru mengajar dan kemampuan siswa belajar. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri atas tiga kali pertemuan. Penelitian tindakan kelas ini mengacu pada model Kemmis dan M.C Taggart yang terdiri dari empat tahap yaitu : Perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun pengajaran 2011/2012. Data-data pada penelitian ini adalah kemampuan guru mengajar, kemampuan siswa belajar, hasil belajar kognitif, hasil belajar psikomotor, perilaku berkarakter dan keterampilan sosial. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI TGB 1 SMK Negeri 1 Madiun sebanyak 26 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru mengajar naik dari 1,94 (kurang baik) pada siklus 1 menjadi 2,96 (baik) pada siklus 2, sedangkan kemampuan siswa naik dari 1,83 (kurang baik) pada siklus 1 menjadi 2,95 (baik) pada siklus 2. Hasil belajar kognitif siswa meningkat dari 57,89% pada siklus 1 menjadi 80,77% pada siklus 2, Hasil belajar psikomotor siswa meningkat dari 69,23% pada siklus 1 menjadi 84,62% pada siklus 2. Sedangkan perilaku berkarakter naik dari 1,69 (menunjukkan kemajuan) pada siklus 1 menjadi 2,66 (memuaskan) pada siklus 2 dan keterampilan sosial naik dari 1,65 (menunjukkan kemajuan) pada siklus 1 menjadi 2,68 (memuaskan) pada siklus 2. Kata Kunci: peningkatan hasil belajar, kooperatif berbasis drills. Abstract The purpose of this research is to improve learning outcomes in order to obtain a better value than ever. In addition, this study aims to improve student learning outcomes, the ability of teachers to teach and students' ability to learn. This study uses classroom action research (CAR) conducted by 2 cycles, each cycle consisting of three meetings. Action research refers to the model of Kemmis and Taggart MC consists of four phases: planning, action, observation, and reflection. The experiment was conducted in odd semester teaching 2011/2012. The data in this study is the ability of teachers to teach, students learn skills, cognitive learning outcomes, learning outcomes psychomotor, behavioral character and social skills. The subjects of this study were students of class XI TGB 1 SMK Negeri 1 Madiun as many as 26 students. The results showed that the ability of teachers to teach up from 1.94 (less good) at cycle 1 to 2.96 (good) in cycle 2, while the ability of students rose from 1.83 (less good) at cycle 1 to 2.95 (both) in cycle 2. Cognitive learning outcomes of students increased from 57.89% in Cycle 1 to 80.77% in cycle 2, psychomotor learning outcomes of students increased from 69.23% in Cycle 1 to 84.62% in cycle 2. While the behavior of character rose from 1.69 (indicating progress) at cycle 1 to 2.66 (satisfactory) in cycle 2 and social skills increased from 1.65 (show progress) at cycle 1 to 2.68 (satisfactory) in cycle 2. Keywords: improved learning outcomes, cooperative-based drills
KINERJA GURU YANG TERSERTIFIKASI DALAM MENGAJAR MATA PELAJARAN PRODUKTIF DI DEPARTEMEN BANGUNAN SMK NEGERI 1 BLITAR TATARIA dharma DHARMA ASIH
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 1/JKPTB/13 (2013): Wisuda ke-76 Periode 1 Tahun 2013
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to identify trends in the performance of certified teachers who teach productive subjects in the Department of Building at the 1st Blitar State Vocational School. The performance includes performance in planning, implementing, and evaluating learning, and conduct follow-up assessments of student achievement. The population of this research was conducted with 12 teachers who teach productive subjects in the Department of Building. The sampling technique that used are the technique of documentation, observation, and deployment of student questionnaire responses. The analysis technique that used is quantitative descriptive technique. The result of this result was included the perfomance trend of certified teachers in the plan of learning which includes the preparation of (1) a syllabus with high category; (2) annual program with very high category; (3) semester program with very high category; (4) lesson plans with a completeness with high category. The performance of certified teachers in implementing learning are included in the very high category. The trend of the teachers performance to evaluate learning which includes the preparation of (1) the grating LP with very low category; (2) compilation LP with high category; (3) preparation item grating with very low category; (4) preparation items with high category; (5) preparation answer key with high category; (6) preparation of a list of values ??with high category; (7) drafting guidelines mastery with high category. The trend of the performance of teachers certified in implementing the follow-up assessment with low category. The results of the questionnaire responses of students to teacher performance are includes in the high category. Keywords: The Performance of Certified Teacher; planning, implementing, and evaluating learning; conduct follow-up assessments of student achievement Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecenderungan kinerja guru yang tersertifikasi dalam mengajar mata pelajaran produktif di Departemen Bangunan SMK Negeri 1 Blitar. Kinerja guru yang dimaksud adalah kinerja dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran, serta melaksanakan tindak lanjut hasil penilaian prestasi belajar siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru mata pelajaran produktif di Departemen Bangunan yang berjumlah 12 guru. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, observasi, dan penyebaran angket respon siswa. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini didapatkan kecenderungan kinerja guru yang tersertifikasi dalam merencanakan pembelajaran yang meliputi penyusunan (1) Silabus dengan kategori tinggi, (2) Program Tahunan dengan kategori sangat tinggi, (3) Program Semester dengan kategori sangat tinggi, (4) RPP dengan kategori tinggi. Kecenderungan kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran dengan kategori tinggi. Kecenderungan kinerja guru dalam mengevaluasi pembelajaran yang meliputi penyusunan (1) Kisi-kisi LP dengan kategori sangat rendah, (2) Lembar Penilaian dengan kategori tinggi, (3) Kisi-kisi soal dengan kategori sangat rendah, (4) Butir soal dengan kategori tinggi, (5) Kunci Jawaban dengan kategori tinggi, (6) Daftar nilai dengan kategori tinggi, (7) Pedoman ketuntasan dengan kategori tinggi. Kecenderungan kinerja guru dalam melaksanakan tindak lanjut hasil penilaian dengan kategori rendah. Kecenderungan kinerja guru menurut angket respon siswa dengan kategori tinggi. Kata kunci: Kinerja Guru yang Tersertifikasi, Merencanakan Pembelajaran, Melak-sanakan Pembelajaran, Mengevaluasi Pembelajaran, Melaksanakan Tindak Lanjut Hasil Penilaian Prestasi Siswa
PENGGUNAAN BULU AYAM SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SERAT FIBER PADA PEMBUATAN FIBERGLASS DEDIK SETIAWAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 1/JKPTB/13 (2013): Wisuda ke-76 Periode 1 Tahun 2013
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Besarnya produksi dan konsumsi ayam menghasilkan limbah dalam jumlah besar pula. Limbah yang dihasilkan tempat pemotongan ayam, salah satunya bulu ayam, menimbulkan masalah terhadap pencemaran lingkungan. Oleh karena itu perlu adanya upaya pemanfaatan limbah bulu ayam, maka dalam penelitian ini limbah bulu ayam dimanfaatkan sebagai bahan pengganti serat penguat ( serat fiber ) pada fiberglass. Tujuan dari penelitian pemanfaatan limbah bulu ayam sebagai bahan pengganti serat fiber pada pembuatan fiberglass antara lain adalah untuk mengetahui perbedaan kualitas fiberglass antara penggunaan serat fiber dengan bulu ayam pada campuran fiberglass dan untuk mengetahui perbandingan biaya produksi fiberglass yang menggunakan serat fiber dengan bulu ayam. Campuran fiberglass yang dipakai dalam penelitian adalah campuran fiberglass standart dengan perbandingan 1 resin : 0,01 katalis : 0,5 serat fiber sebagai kontrol dan dilakukan penggantian serat fiber dengan limbah bulu ayam sebesar 0,05; 0,1; 0,15; 0,2 dari berat resin. Tiap-tiap komposisi terdiri dari 4 sampai 10 buah benda uji. Kualitas fiberglass yang menggunakan bulu ayam dengan campuran bulu ayam 200 gram atau pada benda uji D mempunyai kualitas yang mendekati kualitas fiberglass menggunakan serat fiber atau sebagai kontrol, hanya saja hasil pengujian bentuk,tampak dan kepadatan hasilnya kurang baik. Biaya produksi fiberglass yang menggunakan bulu ayam lebih murah dibandingkan biaya produksi fiberglass yang menggunakan serat fiber dengan selisih Rp 8.691/m2. Kata Kunci: : Limbah Bulu Ayam, fiberglass. Abstract Immensity production and consumption chicken produce waste in great numbers, too. Waste produced, chicken slaughtering place one of them, chicken feathers pose a problem of environmental pollution. It is therefore necessary to attempt the utilization of waste chicken feathers, then in this waste chicken feathers research functions as a substitute material for fiber reinforcement (fiber) on fiberglass. Purpose of research utilization of waste chicken feathers as a substitute for fiber in the manufacture of fiberglass, among others, is to know the difference between the use of quality fiberglass fiber with chicken feathers on a mix of fiberglass and to know the comparison cost of production using fiberglass fiber with chicken feathers. A mix of fiberglass used in research is a blend of fiberglass resin 1 comparison with standard 0.01: catalyst: 0.5 fiber as control and do the replacement fiber waste chicken feathers with 0.05; 0,1; 0.15; 0.2 of the weight of resin. Each composition is made up of 4 to 10 pieces of test objects. The quality of fiberglass that is the use of chicken feathers with a mixture of chicken feathers 200 grams or by objects test d have the quality of being approached the quality of fiberglass using fiber or as control, it ' s just a result, testing the form of looks and the density of outcomes are less than good. Production costs fiberglass that uses chicken feathers cheaper than production costs fiberglass using fiber to within Rp.8.691 / M2. Keyword : Waste Chicken Feathers, Fiberglass.
KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU MATA PELAJARAN MENGGAMBAR KONSTRUKSI ATAP PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN (TGB) DI SMK SE-SURABAYA LUTHFIYAH Indana INDANA ZULFA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 1/JKPTB/13 (2013): Wisuda ke-76 Periode 1 Tahun 2013
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu mata pelajaran produktif yang masih terasa sulit untuk dikuasai siswa adalah mata pelajaran produktif menggambar konstruksi atap. Oleh karena itu perlu adanya upaya yang komprehensif guna meningkatkan kompetensi guru dalam mengajar mata pelajaran menggambar kostruksi atap. Kemampuan guru dalam penguasaan materi pembelajaran menggambar konstruksi atap masih belum memadai, yang mengakibatkan peserta didik tidak menguasai materi yang diajarkan dengan sebab yang belum jelas. Pada penelitian ini peneliti bermaksud mengukur kompetensi pedagogik guru mata pelajaran menggambar konstruksi atap program keahlian Teknik Gambar Bangunan (TGB) di SMK Se-Surabaya. Oleh karena itu, penulis membuat studi untuk mengetahui peta kompetensi pedagogik guru pengajar menggambar konstruksi atap pada program keahlian Teknik Gambar Bangunan (TGB) Di SMK se-Surabaya. Pengukuran kompetensi dilakukan dengan cara mencari dan mengumpulkan informasi dari siswa yang diajar oleh guru mata pelajaran menggambar konstruksi atap. Hasil yang didapat dari penelitian ini dapat dinyatakan bahwa kompetensi pedagogik guru mata pelajaran menggambar konstruksi atap program keahlian Teknik Gambar Bangunan (TGB) di SMK se-Surabaya sudah baik. Hal ini ditunjukkan dengan perhitungan hasil analisis yang diperoleh angka 110,8 artinya menurut perhitungan distribusi normal angka tersebut masuk dalam kategori tinggi. Kompetensi pedagogik guru mata pelajaran menggambar konstruksi atap pada program keahlian Teknik Gambar Bangunan (TGB) di SMK se-Surabaya sudah baik dan mampu memberikan konstribusi yang positif terhadap siswa , karena faktor tersebut merupakan penentu keberhasilan dalam proses kegiatan belajar mengajar. Kata Kunci: Kompetensi Pedagogik Guru, Menggambar Konstruksi Atap, Teknik Gambar Bangunan (TGB). Abstract One of the subjects that are still productive is difficult to master subjects the student is earning roof construction drawing. Therefore there is need for a comprehensive effort to improve the competence of teachers in teaching the subjects to draw konstruksi roof. The ability of teachers to mastery of learning to draw the roof construction is still not adequate, resulting in students not mastering the material being taught with cause is not yet clear. In this study, the researchers intend to measure teacher’s pedagogical subjects roof construction program drawing expertise Architecture Engineering program (AEP) in Se-SMK Surabaya. Thus, the author’s make a study to determine the pedagogical map drawing teacher educators roof construction expertise in Architecture Engineering program (AEP) in SMK se-Surabaya. Measurement of competence is done by finding and collecting information from students who are taught by subject teachers roof construction drawing. The results of this research can be stated that the subject teachers pedagogical roof construction program drawing expertise Architecture Engineering program (AEP) at SMK Surabaya is good. This is demonstrated by calculation of the results obtained by the analysis of 110,8 mean that numbers are the numbers in the high category. Pedagogical subject teachers roof construction drawing on expertise Architecture Engineering Program (AEP) at SMK se-Surabaya is well and able to contribute positively to the students, because it is a critical success factor in the process of teaching and learning activities. Keywords: Teacher Pedagogic Competence, Drawing Roof Construction, Architecture Engineering program (AEP)
PENERAPAN ISO 9001:2008 PADA BIDANG PENDIDIKAN DITINJAU DARI REALISASI PELAYANAN PENDIDIKAN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN DI SMK NEGERI 5 SURABAYA MOCHAMAD NASRUDIN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 1/JKPTB/13 (2013): Wisuda ke-77 Periode 2 Tahun 2013
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat kesesuaian antara pelaksanaan Realisasi Pelayanan Pendidikan pada Bengkel Kerja di lapangan dengan prosedur Bengkel Kerja ISO 9001:2008 pada bidang pendidikan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan ISO 9001:2008 pada Bengkel Kerja terhadap kualitas siswa Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan di SMK Negeri 5 Surabaya. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kuantitatif. Data diambil menggunakan metode pengkajian literatur, observasi, interview dan dokumentasi. Tingkat kesesuaian penerapan ISO 9001:2008 pada Bengkel Kerja menggunakan lembar checklist. Pengujian hipotesis menggunakan analisis korelasi product moment dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1)Tingkat kesesuaian penerapan ISO 9001:2008 pada Bengkel Kerja Kayu di lapangan sudah dilakukan dengan baik. (2)Tingkat kesesuaian penerapan ISO 9001:2008 pada Bengkel Kerja Plumbing di lapangan sudah dilakukan dengan baik. (3)Tingkat kesesuaian penerapan ISO 9001:2008 pada Laboratorium Ukur Tanah di lapangan sudah dilakukan dengan baik. (4)Terdapat pengaruh positif yang sangat kecil dan tidak signifikan antara penerapan ISO 9001:2008 pada Bengkel Kerja Kayu terhadap kualitas siswa praktik kerja kayu. (5)Terdapat pengaruh positif yang sangat kecil dan tidak signifikan antara penerapan ISO 9001:2008 pada Bengkel Kerja Plumbing terhadap kualitas siswa praktik kerja plumbing. (6)Terdapat pengaruh positif yang sangat kecil dan tidak signifikan antara penerapan ISO 9001:2008 pada Laboratorium Ukur Tanah terhadap kualitas siswa praktik ukur tanah. Kata kunci: ISO 9001:2008 pada Bidang Pendidikan, Bengkel Kerja Kayu, Bengkel Kerja Plumbing, Laboratorium Ukur Tanah, Kualitas Siswa. ABSTRACT This research aim to know the extent of suitability between implementation Realization Education Services in the Workshop on the field with ISO 9001:2008 procedures Workshop on education. In addition, this research also aimed to know the effect the application of ISO 9001:2008 on the quality of students Workshop Drawing Building Engineering Skills Program at SMK State 5 of Surabaya. This research method is descriptive-quantitative research. Data retrieved using the assessment literature, observation, interview and documentation. Level according to application of ISO 9001:2008 in the Workshop uses a checklist. Hypothesis testing using product moment correlation analysis and simple regression analysis. The results showed that: (1)The suitability of application of ISO 9001:2008 in the Sector Education reviewed of realization elements in the Education Services Wood Workshop in the field has been done well. (2)The suitability of application of ISO 9001:2008 in the Sector Education reviewed of realization elements in the Education Services Plumbing Workshop in the field has been done well. (3)The suitability of application of ISO 9001:2008 in the Sector Education reviewed of realization elements in the Education Services Measure Soil Laboratory in the field has been done well. (4)There is a positive effect is very small and not significant between the application of ISO 9001:2008 in the Wood Workshop on the quality of students work practices wood. (5)There is a positive effect is very small and not significant between the application of ISO 9001:2008 in the Plumbing Workshop on the quality of students work practices plumbing. (6)There is a positive effect is very small and not significant between the application of ISO 9001:2008 in the Measure Soil Laboratory on the quality of student practice measure soil. Keywords: ISO 9001:2008 at Education, Wood Workshop, Plumbing Workshop, Measure Soil Laboratory, Quality Students.
EVALUASI SISTEM DRAINASE KECAMATAN PONOROGO KABUPATEN PONOROGO HERI SURYAMAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 1/JKPTB/13 (2013): Wisuda ke-77 Periode 2 Tahun 2013
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ponorogo berada pada ketinggian antara 90-199 m dengan kondisi lahan 90% landai atau datar. Kemiringan rata-rata yaitu 0,001 ke arah barat. Wilayah Kota Ponorogo terdapat daerah genangan sementara dengan luas 205,5 ha, dengan kedalaman genangan berkisar 30-50 cm dan lama genangan 0,5-1 hari, permasalahan pada daerah tersebut adalah keadaan saluran drainase primer dan saluran drainase sekunder yang tidak dapat menampung debit rancangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas saluran primer dan saluran sekunder dengan debit rancangan yang dihitung menggunakan analisis hujan rancangan metode distribusi frekuensi Log Pearson Type III kala ulang 25 tahun. Hasil analisa saluran eksisting yang tidak mampu menampung debit rancangan dilakukan rehabilitasi saluran. Saluran yang diteliti meliputi saluran Primer Kali Kategan, Primer Kali Mungkungan dan Sekunder Kali Tambak Kemangi. Hasil penelitian menunjukkan Primer Kali Kategan ruas P29-P40 kapasitas salurannya 22,9974538 m3/det, debit rancangan 23,5890426 m3/det, debit pengamatan 23,2974239 m3/det. Primer Kali Mungkungan ruas P16-P21 kapasitas salurannya 4,0992344 m3/det, debit rancangan 5,0005503 m3/det, debit pengamatan 4,7272755 m3/det. Primer Kali Mungkungan ruas P29-P35 kapasitas salurannya 9,6469072 m3/det, debit rancangan 10,1457773 m3/det, debit pengamatan 10,8816255 m3/det. Sekunder Kali Tambak Kemangi ruas P32-P40 kapasitas salurannya 1,8081730 m3/det, debit rancangan 1,8382242 m3/det, debit pengamatan 2,8138916 m3/det. Penyempitan juga menyebabkan efek back water. Rekomendasi yang dilakukan menggunakan perencanaan kapasitas dimensi saluran 25 tahun. Kata Kunci : Sistem Drainase, Debit Rancangan, Kapasitas Saluran Primer, Kapasitas Saluran Sekunder, Drainase Kota Ponorogo EVALUATION SYSTEM DRAINAGE DISTRICT PONOROGO DISTRICT PONOROGO Heri Suryaman Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya herisuryaman@gmail.com Prof. Dr. Ir. H. Kusnan, SE., MM.,MT. Abstract Ponorogo is located at an altitude of between 90-199 m with the condition 90% gently sloping land or flat. Average slope - the average is 0,001 to the west. Ponorogo city areas while there is a pool area with an area 205,5 ha, with inundation depths ranging from 30-50 cm long and puddles 0,5 to 1 day, the problem in the region is the state of the primary drainage and secondary drainage channels can not accommodate discharge draft. This study aimed to evaluate the capacity of the primary channel and secondary channel with a design discharge calculated using precipitation analysis design distribution method Log Pearson Type III frequency when the 25-year anniversary. Results of analysis of existing channels are not able to accommodate the design discharge channel rehabilitated. Channel under study include the river channel Kategan Primer, Primer river Mungkungan farms and Basil Secondary river. Primary results showed Kategan river segment P29-P40 channel capacity m3/sec 22,9974538, discharge plan 23,5890426 m3/sec, discharge observations 23,2974239 m3/sec. Primary Mungkungan river segment P16-P21 4,0992344 m3/sec channel capacity, the design discharge 5,0005503 m3/sec, discharge observations 4,7272755 m3/sec. Primary Mungkungan river segment P29-P35 channel capacity 9,6469072 m3/sec, the design discharge 10,1457773 m3/sec, discharge observations 10,8816255 m3/sec. Basil Secondary Pond river segment P32-P40 channel capacity 1,8081730 m3/sec, the design discharge 1,8382242 m3/sec, discharge observations 2,8138916 m3/sec. Constriction also cause back water effect. Recommendations are made ??using capacity planning 25-year dimensional channel. Keywords : Drainage System, Debit Plan, Capacity Primary Channel, Secondary Channel Capacity, Ponorogo Town Drainage
PENGENDALIAN WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK PEMBUATAN SALURAN TERBUKA CITRALANDTIME AND COST CONTROL IN OPEN CHANNEL PROJECT MAKING CITRALAND CHRIS SANDY EKO PRAYITNO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 1/JKPTB/13 (2013): Wisuda ke-77 Periode 2 Tahun 2013
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian proyek merupakan usaha sistematis untuk menentukan standar yang sesuai dengan perencanaan, membandingkan pelaksanaan dengan standar, dan mengambil tindakan pembetulan dalam rangka mencapai sasaran. Umumnya pengendalian proyek dilakukan dengan manajemen biaya tradisional, akan tetapi dengan metode ini kinerja proyek tidak dapat diketahui. Indikator yang dilibatkan hanya biaya rencana dan biaya aktual. Metode yang yang dapat memonitoring biaya dan waktu adalah metode nilai hasil atau earned value. Analisis pengendalian waktu dan biaya menggunakan manajemen tradisional dan nilai hasil dilakukan pada proyek pembuatan saluran terbuka Citraland. Pada pelaporan akhir proyek menggunakan manajemen biaya tradisional dan konsep nilai hasil biaya yang dikeluarkan sebesar Rp. 4.243.036.946. Biaya yang dikeluarkan dibawah biaya rencana sebesar Rp. 5.416.044.314, artinya kondisi proyek mengalami profit. Meskipun menunjukan nilai yang sama, manajemen biaya tradisional tidak dapat menunjukan kinerja proyek seperti pada konsep nilai hasil. Pada konsep nilai hasil pelaporan akhir proyek menunjukan (CPI) 1,276>1 dan SPI=1. Nilai 1 pada SPI muncul dikarenakan tidak adanya nilai hasil. Secara umum pengendalian dengan konsep nilai hasil atau earned value menunjukan keterlambatan. Waktu yang direncanakan 19 minggu menjadi 20 minggu. Adanya pekerjaan tambah kurang pekerjaan direncanakan 24 minggu menjadi 26 minggu. Kenyataannya pekerjaan berlangsung selama 32 minggu diakibatkan adanya perbaikan dalam masa pemeliharaan. 6 minggu terakhir merupakan perhitungan tak direncanakan. Kata kunci: manajemen tradisional, nilai hasil, kinerja, waktu, biaya. Abstract. Control of the project is a systematic effort to define standards in accordance with the planning, implementation comparing with the standard, and take corrective action in order to achieve the target. Generally, project management is done by the traditional cost management, but with this method performance are not known. Indicators were included only cost of the plan and the actual cost. The method that can monitor the cost and time is earned value method or the result value. Analysis of the control of the time and cost of using traditional management and the value of the results carried out on the project of making an open channel Citraland. At the end of the reporting project using traditional cost management and the concept of the value of the cost of Rp. 4243036946. Costs incurred under the plan costs Rp. 5,416,044,314, which means that the conditions experienced project profit. Although it shows the same values??, traditional cost management can not provide the performance of a project like the concept of the value of the results. On the concept of the value of the project's final report shows (CPI) 1.276> 1 and SPI = 1. A value of 1 on the SPI arise because there is no return value. In general, the concept of the value of the control or earned value indicates delays. When the planned 19 weeks to 20 weeks. The existence of additional work is planned approximately 24 weeks of work to 26 weeks. In fact the work lasted for 32 weeks due to an improvement in the maintenance period. 6 weeks is not planned calculations. Keywords: traditional management, earned value, performance, time, cost.

Page 1 of 55 | Total Record : 548