cover
Contact Name
Muh Luqman Arifin
Contact Email
luqman@peradaban.ac.id
Phone
+6282329230108
Journal Mail Official
luqman@peradaban.ac.id
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban Jl. Raya Pagojengan KM 03 Paguyangan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Indonesia. 52276.
Location
Kab. brebes,
Jawa tengah
INDONESIA
Dialektika Jurnal Pendidikan
Published by Universitas Peradaban
ISSN : 28081773     EISSN : 28081773     DOI : -
Core Subject :
Dialektika Jurnal Pendidikan is a peer-reviewed, open-access scientific publication platform focused on the development of educational sciences. With a comprehensive scope covering both basic and applied research, this journal is committed to publishing transformative works that provide significant contributions to scientific literature. As a multidisciplinary journal, we are inclusive of various research paradigms and methodologies—including qualitative, quantitative, and mixed methods. We invite academics to disseminate research results themed Educational Transformation. Our primary focus includes policy and leadership, digital technology innovation, curriculum development, as well as the sociological, philosophical, and psychological aspects within the educational ecosystem. The journal is published twice a year (May and October) through a rigorous expert review process, where the substantive accuracy of the manuscript remains the sole responsibility of the author. Dialektika Jurnal Pendidikan holds the p-ISSN: 2528-2328.
Arjuna Subject : -
Articles 190 Documents
Analisis Keterampilan Berbicara Siswa Kelas Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Soviana Gita Safitri
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v9i2.2462

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berbicara siswa kelas 3B SD Islam Ta’allumul huda Bumiayu, yang tampak dari kurangnya rasa percaya diri, keterbatasan kosakata, ketidaktepatan struktur kalimat, serta intonasi yang belum optimal. Kondisi ini menghambat kemampuan siswa dalam menyampaikan gagasan secara runtut dan jelas. Untuk mengatasi hal tersebut, diterapkan metode storytelling yang memberi kesempatan siswa berlatih berbicara secara terstruktur sekaligus menumbuhkan imajinasi, kreativitas, dan keberanian. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keterampilan berbicara siswa serta menganalisis peran guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui metode storytelling. Pendekatan yang digunakan ialah kualitatif fenomenologis dengan subjek siswa kelas 3B. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode storytelling dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa dalam aspek keberanian, kelancaran, kosakata, struktur kalimat, dan intonasi. Guru berperan sebagai perancang pembelajaran, fasilitator, sekaligus pembimbing yang memberikan dorongan dan umpan balik konstruktif agar siswa lebih percaya diri dan mampu mengembangkan potensi berbicaranya. Kata Kunci: keterampilan berbicara, storytelling, peran guru, pembelajaran Bahasa Indonesia
Analisis Berpikir Kreatif Siswa Ditinjau dari Gaya Belajar pada Pembelajaran SBdP di Kelas VI SDN Ciomas Pipih Nurul Padilah
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v9i2.2463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya belajar siswa, kemampuan berpikir kreatif, serta menganalisis keterkaitan antara keduanya pada mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya di kelas VI SD Negeri Ciomas. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah guru kelas VI dan siswa di kelas tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas VI memiliki gaya belajar yang bervariasi, yaitu visual, auditori, dan kinestetik, lima siswa dengan gaya belajar kinestetik memiliki kemampuan berpikir kreatif yang sangat baik dalam seluruh indikator berpikir kreatif. Sedangkan, empat siswa dengan gaya belajar visual menunjukkan kemampuan cukup baik pada indikator fleksibilitas dan elaborasi, terlihat dari kerapihan dan keteraturan dalam menyusun motif, meskipun kemampuan orisinalitas mereka masih terbatas karena bergantung pada contoh visual. Sementara itu, empat siswa dengan gaya belajar auditori, menunjukkan hasil yang kurang optimal, terutama pada aspek orisinalitas dan kelancaran ide, karena cenderung meniru tanpa melakukan modifikasi atau pengembangan. Hal ini menunjukkan adanya keterkaitan antara gaya belajar dengan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam proses pembelajaran SBdP. Kata Kunci: Berpikir Kreatif, Gaya Belajar, Seni Budaya dan Prakarya
Analisis Bullying Terhadap Kondisi Psikis dan Fisik Siswa Kelas IV SD Negeri Pagojengan 03 Windu Riyan Adi Priyadi, Windu Riyan Adi Priyadi; M. Shofi Mubarok; Ujang Khiyarusaleh; Anwar Ardani
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v10i1.1991

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh observasi di kelas IV Sekolah Dasar Negeri Pagojengan 03 yang menemukan adanya 5 korban dan 6 pelaku bullying dari total 45 siswa. Bullying adalah masalah sosial yang sering terjadi di lingkungan sekolah, dengan dampak negatif yang signifikan terhadap kondisi psikis dan fisik siswa. Di Indonesia, kasus bullying di sekolah semakin meningkat dan berdampak pada kesehatan mental anak-anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab, dampak psikis dan fisik, serta layanan yang dapat diterapkan dalam upaya mengatasi dan mencegah bullying di Sekolah Dasar Negeri Pagojengan 03. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan psikis dan fisik siswa. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan program pendidikan karakter, pelatihan anti-bullying, serta pendekatan restoratif. Selain itu, menampilkan video atau film inspiratif diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan inklusif.
STUDENTS’ PERCEPTIONS OF GAME-BASED LEARNING IN MATHEMATICS AT THE PRIMARY LEVEL Rachmawati, Sofi Dian; Diyah Nur Arafah, Diyah Nur Arafah; Ahimsa Putri Justitia, Ahimsa Putri Justitia; Muhammad Syahrul, Muhammad Syahrul; Atmojo, Setyo Eko
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v10i1.2649

Abstract

This study investigates primary school students' perceptions of game-based learning (GBL) in mathematics, focusing on fractions and basic geometry taught through interactive digital games including Kahoot!, Prodigy Math, and a locally adapted platform, Math Adventure. Employing a quantitative survey design, data were collected from 30 Grade 4 students (aged 9–11 years) at SD Negeri Sonosewu, Bantul, Central Java, Indonesia, using a validated 25-item Likert-scale questionnaire (five dimensions: enjoyment and engagement, perceived usefulness, ease of use, motivation to learn, and mathematical understanding; Cronbach α = .912). Descriptive statistics showed an overall mean perception score of 4.37 (SD = 0.51) out of 5, classified as very positive. All five dimensions exceeded a mean of 4.20, with motivation to learn recording the highest score (M = 4.53, SD = 0.44). Independent-samples t-tests revealed no statistically significant gender differences across all dimensions (p > .05), indicating that GBL is equally well received by both male and female learners. Pearson correlation and multiple regression analyses demonstrated that motivation to learn (β = .512, p < .001) and ease of use (β = .341, p = .014) jointly explained 62.3% of the variance in overall perception (R² = .623, F = 22.87, p < .001). Findings suggest that carefully designed GBL environments can meaningfully foster positive attitudes and motivational dispositions toward mathematics in the early grades. Implications for instructional design, teacher professional development, and curriculum integration in Indonesian primary education are discussed.
A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW ON PROJECT-BASED LEARNING IN PRIMARY EDUCATION Atmojo, Setyo Eko; Hana Arikah, Hana Arikah; Aryan Trisna Wibisono, Aryan Trisna Wibisono; Noor Muktiningrum, Noor Muktiningrum; Alifah Nisa Azzahra, Alifah Nisa Azzahra; Estri Mariana, Estri Mariana
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v10i1.2650

Abstract

This study aims to analyze the development, characteristics, impacts, and challenges of implementing Project Based Learning (PjBL) in primary education. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) employing the PRISMA approach through an analysis of 25 articles from national and international journals spanning the years 2016–2026. The results of the study indicate that the use of PjBL has increased significantly and is widely applied across various subjects. PjBL has been proven to improve learning outcomes as well as 21st-century skills such as critical thinking, creativity, communication, and collaboration. However, its implementation still faces challenges such as time constraints, teacher readiness, and supporting resources. Therefore, optimal planning and support are necessary to ensure the effective implementation of PjBL.
IMPLEMENTATION OF CHARACTER EDUCATION THROUGH CHILD- FRIENDLY SCHOOL PROGRAMS Vika Ardian, Vika Ardian; Khoirunnisa, Khoirunnisa; Muhammad Abel Ramadhan, Muhammad Abel Ramadhan; Ida Afi Ratna Sari, Ida Afi Ratna Sari; Riska Ardi Widyanti, Riska Ardi Widyanti; Atmojo, Setyo Eko
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v10i1.2652

Abstract

This study aims to analyze character education practices in schools with child-friendly policies. The method used was descriptive qualitative with a short sentence. The results of interviews and observations yielded phenomenological results. Data collection techniques were conducted through interviews, observations, and documentation using source triangulation involving the principal, teachers, and students. The research results show that the implementation of Child-Friendly School-based character education has been carried out through various programs such as fostering discipline, religous activities, strengthening social values, and creating a safe and comfrotable learning environment for students. Furthermore, the active participation of all school members significantly supports the program`s success. However, several obstacles remain, sucg as limited supporting facilities and a lack of consistency in policy implementation. Therefore, it can be concluded that the practice of character education through the Child-Friendly School policy has a positive impact on the formation of student attitudes and behavior.
EXPLORING TEACHERS' STRATEGIES IN IMPLEMENTING DIFFERENTIATED INSTRUCTION IN PRIMARY SCHOOLS Maulina Dwi Yahya, Maulina Dwi Yahya; Novia Diah Ayu Perdana, Novia Diah Ayu Perdana; Inas Arifah Nurmala Sutanta, Inas Arifah Nurmala Sutanta; Azizah Putri Arseti, Azizah Putri Arseti; Adelia Dian Giendra Wahyu Wardani, Adelia Dian Giendra Wahyu Wardani; Atmojo, Setyo Eko
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v10i1.2653

Abstract

In elementary school, differentiated learning is an effective method of addressing student diversity. By using this strategy, learning content, processes, and products can be tailored to students' needs, interests, and learning readiness. It has the ability to significantly improve student motivation, engagement, and learning outcomes. The purpose of this study is to find and explain the methods used by teachers to implement differentiated learning in the classroom. Qualitative case studies are used through classroom observations, in-depth interviews, and thematic analysis. Research shows that the successful implementation of this strategy is greatly influenced by institutional support, teachers' abilities, and effective time and class management. These findings reinforce the importance of ongoing training and strategic support from schools and governments to maximize the implementation of these strategies to achieve inclusive and high-quality education. These results suggest that the application of differentiated learning can improve students' learning processes and outcomes, although this faces challenges such as time constraints and variations in students' abilities.
CHALLENGES IN INTEGRATING DIGITAL LITERACY IN ELEMENTARY EDUCATION : A QUALITATIVE STUDY Niken Dwi Lestari, Niken Dwi Lestari; Ayu Dwi Astuti, Ayu Dwi Astuti; Anggi Putri Oktavia, Anggi Putri Oktavia; Vania Belinda Ines Nabilah, Vania Belinda Ines Nabilah; Ari Nur Fadilah, Ari Nur Fadilah; Atmojo, Setyo Eko
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v10i1.2654

Abstract

This study aims to explore the challenges in integrating digital literacy in elementary education at SDN Jaban. The research uses a qualitative approach with a phenomenological design to understand teachers' experiences in implementing digital literacy in the classroom. Data were collected through semi-structured interviews involving five teachers. The findings indicate several main challenges, including limited technological infrastructure, differences in teachers' digital competence, and the absence of structured digital literacy materials. Despite these limitations, teachers show adaptive efforts by utilizing simple digital media such as videos and online quizzes, as well as collaborating with fellow teachers. The results of thematic analysis reveal that teachers are in a transitional phase toward digital learning and require institutional support in the form of training and facilities. This study suggests the need for structured programs and continuous professional development to support effective digital literacy integration in elementary schools
PENDEKATAN SOSIOLOGIS DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DAN RELEVANSINYA BAGI PEMBANGUNAN MANUSIA Nabila, Azzah Nabila Kamilia; Ahmad Rifai, Ahmad Rifai
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v10i1.2656

Abstract

Artikel ini membahas teori pendekatan sosiologis dan penerapannya dalam konteks manajemen pendidikan Islam, khususnya melalui kajian studi Islam. Pendekatan sosiologis merupakan cara pandang yang menghubungkan manajemen pendidikan Islam dengan dinamika sosial yang melekat dalam setiap aspek kehidupan masyarakat. Artikel ini menjelaskan bahwa sosiologi merupakan pendekatan yang penting dan tidak terpisahkan dalam upaya mencapai keunggulan jangka panjang dalam hasil pendidikan, dengan fokus pada manusia terdidik dan kehidupan sosialnya. Teori pendekatan sosiologis dalam pendidikan menyoroti aspek individu, kelompok, masyarakat, relasi sosial, dan perilaku manusia. Keberhasilan pendekatan ini tercermin melalui kecerdasan intelektual dan kesadaran sosial yang dimiliki individu ketika menjalankan perannya dalam kehidupan sosial. Dalam menjawab tantangan manajemen pendidikan Islam, artikel ini mengusulkan penerapan pendekatan sosiologis yang mencakup teori-teori sosiologi, tokoh-tokoh sosiologi Islam, serta implementasi manajemen pendidikan yang relevan. Penelitian ini memberikan analisis mendalam mengenai penerapan pendekatan sosiologis, dalam manajemen pendidikan Islam yang dapat menciptakan keharmonisan dan menghasilkan kualitas pendidikan yang lebih baik serta individu yang unggul dan siap berperan di masyarakat.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: DAMPAK PENGGUNAAN GADGET SISWA SEKOLAH DASAR Diah Trismiyati
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v10i1.2697

Abstract

Gadget layaknya memiliki dua mata pisau tergantung yang memanfaatkannya, termasuk untuk siswa sekolah dasar. Penggunaan gadget memberikan dampak positif maupun dampak negative bagi anak sekolah dasar. yaitu diantaranya anak mudah mencari informasi tentang pembelajaran, memudahkan untuk berkomunikasi dengan teman, dan dapat berkomunikasi jarak jauh. Dampak negative yaitu anak lebih sering memainkan gadget daripada bermain, ketergantungan dan kecanduan yang mengakibatkan kemalasan terhadap anak dalam beraktivitas dan konsentrasi belajar anak semakin berkurang, sehingga orang tua harus mengawasi anak saat bermain gadget. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui hasil-hasil dari penelitian dampak dari penggunaan gadget bagi siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah menggunakan metode SLR (Systematic Literature Review). Artikel yang digunakan pada penelitian ini adalah sebanyak 33 artikel jurnal terakreditasi yang diperoleh dari database Google Schoolar. Berdasarkan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan gadget bagi siswa sekolah dasar memberi dampak positif dan negative pada perkembangan anak, perkembangan psikologi anak, perkembangan sosial anak, perilaku anak, interaksi sosial, disiplin dan prestasi belajar, hasil dan minat belajar, kesehatan mental dan penglihatan anak, serta pada pola komunikasi keluarga.