cover
Contact Name
Matradipti
Contact Email
japatum@matradipti.org
Phone
+6285126063254
Journal Mail Official
japatum@matradipti.org
Editorial Address
Komplek Buana Ciwastra Residence Blok C2 No. 2 , Rt 10 RW 17, Kelurahan Margasari, Kecamatan Buahbatu, Jawa Barat
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29641365     DOI : https://doi.org/10.59328
Core Subject :
Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat (JAPATUM): Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal nasional yang dikelola oleh Asosiasi Masyarakat Transformasi Digital dan Pemanfaatan Teknologi Informasi (MATRADIPTI) dan mempublikasikan hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat dalam lingkup pemanfaatan dan penerapan teknologi pada bidang seperti kesehatan, pendidikan, pertanian, bisnis, ekonomi, sosial humaniora, dan bidang lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 70 Documents
Pengisian Data Kelompok Kebun Buruan Sae dan Data Hewan Kurban di DKPP Kota Bandung Rahmat Yasirandi; Muhammad Rafly Maulana; Dafi Fala Tansa
JAPATUM: Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat Vol 3 No 3 (2024): September 2024
Publisher : MATRADIPTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59328/JAPATUM.2024.3.3.106

Abstract

Kegiatan pendataan Kelompok Kebun Buruan SAE dan hewan kurban di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan informasi yang akurat dalam mendukung program ketahanan pangan dan pelaksanaan hari besar keagamaan. Melalui kegiatan ini, petugas melakukan pendataan langsung terhadap kelompok kebun yang tersebar di berbagai wilayah serta mencatat data hewan kurban dari laporan masyarakat dan instansi terkait. Pendataan mencakup aspek lokasi, jenis komoditas pertanian, jumlah anggota kelompok, serta keadaan dan jenis hewan kurban yang disiapkan menjelang Hari Raya Idul Adha. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi data, memudahkan proses monitoring, serta membantu perencanaan program yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Mean Squared Error (MSE) dan Penggunaannya Hilal Nuha
JAPATUM: Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat Vol 3 No 4 (2024): Desember, 2024
Publisher : MATRADIPTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59328/JAPATUM.2024.3.4.107

Abstract

Mean Squared Error (MSE) adalah metrik evaluasi yang umum digunakan dalam statistik dan machine learning untuk mengukur seberapa akurat sebuah model regresi dalam memprediksi nilai numerik. MSE menghitung selisih antara nilai prediksi model dan nilai sebenarnya dari data, kemudian mengkuadratkan selisih tersebut agar tidak ada selisih yang bernilai negatif. Kemudian, selisih kuadrat dijumlahkan dan diambil rata-rata dari semua sampel data.
Mean Absolute Percentage Error (MAPE) dan Pengertiannya Hilal Nuha
JAPATUM: Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat Vol 3 No 4 (2024): Desember, 2024
Publisher : MATRADIPTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59328/JAPATUM.2024.3.4.108

Abstract

Mean Absolute Percentage Error (MAPE) adalah metrik evaluasi yang umum digunakan dalam statistik dan machine learning untuk mengukur tingkat kesalahan prediksi dalam sebuah model regresi. MAPE sebaiknya digunakan ketika ingin mengukur tingkat kesalahan prediksi dalam persentase, sehingga cocok digunakan dalam kasus di mana perbedaan absolut antara prediksi dan nilai sebenarnya tidak terlalu penting, dan yang lebih penting adalah persentase kesalahan yang dibuat oleh model.
Implementasi dan evaluasi Presensi Digital Berbasis Fingerprint di SMAN 24 Rio Guntur Utomo; Parman Sukarno; Isa Mulia Insan
JAPATUM: Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : MATRADIPTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59328/JAPATUM.2026.5.1.109

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dalam bidang pendidikan menuntut sekolah untuk memiliki sistem manajemen yang efektif, termasuk dalam pengelolaan presensi siswa. Namun, sebagian sekolah masih menggunakan sistem presensi manual yang rentan terhadap kesalahan pencatatan dan kecurangan. SMAN 24 Bandung menghadapi permasalahan serupa, sehingga diperlukan solusi presensi yang lebih akurat, aman, dan transparan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan menyempurnakan sistem presensi digital berbasis fingerprint di SMAN 24 Bandung guna meningkatkan kedisiplinan siswa dan efisiensi administrasi sekolah. Metode pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, pemasangan perangkat fingerprint, pengembangan aplikasi dan dashboard monitoring, serta pelatihan dan pendampingan bagi guru dan tenaga kependidikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem presensi berbasis fingerprint berhasil diimplementasikan dengan baik dan mampu mengurangi kesalahan pencatatan serta praktik kecurangan presensi. Selain itu, sistem ini meningkatkan transparansi data kehadiran melalui penyajian informasi secara real-time yang dapat dimanfaatkan oleh pihak sekolah dalam memantau kedisiplinan siswa. Dengan demikian, penerapan sistem presensi digital berbasis fingerprint memberikan dampak positif terhadap tata kelola sekolah dan berpotensi untuk direplikasi pada sekolah lain
Pemanfaatan Teknologi IoT untuk Monitoring pH Tanah di Perkebunan Desa Wareng Hilal Hudan Nuha; Ryan Lingga; Rimba W Ciptasari; Dita Oktaria; Satria Akbar Mugitama
JAPATUM: Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : MATRADIPTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59328/JAPATUM.2026.5.1.111

Abstract

Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Wareng ini bertujuan untuk membantu petani meningkatkan hasil pertanian melalui pemanfaatan teknologi embedded system (ES), khususnya dalam pemantauan pH tanah secara real-time. Mengingat sebelumnya petani masih mengandalkan cara tradisional yang kurang akurat, tim pengabdian memperkenalkan sensor pH berbasis ES serta memberikan pelatihan intensif mengenai penggunaan alat dan pengolahan datanya untuk pengambilan keputusan pertanian yang lebih tepat, seperti pemilihan pupuk. Kegiatan ini juga disertai penyuluhan mengenai pentingnya teknologi dalam pertanian modern demi mendorong efektivitas kerja para petani di lapangan. Hasil evaluasi melalui survei kepuasan menunjukkan keberhasilan program yang sangat signifikan, di mana seluruh responden (100%) menyatakan "Sangat Setuju" pada berbagai aspek penilaian. Berdasarkan data survei, waktu pelaksanaan program dinilai telah mencukupi dan sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, peserta memberikan apresiasi tinggi terhadap tim dosen dan mahasiswa Universitas Telkom yang dinilai sangat ramah, cepat, serta tanggap dalam mendampingi selama kegiatan berlangsung. Antusiasme yang besar ini berujung pada harapan masyarakat agar program serupa dapat terus dilanjutkan di masa mendatang. Dengan respon positif tersebut, program ini tidak hanya memberikan manfaat instan bagi warga Desa Wareng, tetapi juga memiliki potensi besar untuk diimplementasikan secara lebih luas di desa-desa lain dengan karakteristik pertanian yang serupa.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI EMBEDDED SYSTEM UNTUK MONITORING AUTOMASI PENYIRAMAN DI PERKEBUNAN DESA WARENG Inung Wijayanto; Endro Ariyanto; Fazmah Arif Y
JAPATUM: Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : MATRADIPTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59328/JAPATUM.2026.5.1.112

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Wareng dengan tujuan membantu para petani dalam mengoptimalkan kegiatan penyiraman tanaman melalui pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT). Sebelum adanya inovasi ini, proses penyiraman masih dilakukan secara manual dan tidak terjadwal, yang dapat menyebabkan pemborosan air serta tidak efektif dalam memenuhi kebutuhan air tanaman. Oleh karena itu, tim pengabdian memperkenalkan sistem penyiraman otomatis berbasis IoT yang mampu menyesuaikan waktu dan intensitas penyiraman berdasarkan kondisi kelembaban tanah secara real-time. Melalui kegiatan ini, para petani diberikan pelatihan mengenai cara mengoperasikan sistem, memahami data kelembaban yang ditampilkan, serta bagaimana data tersebut dapat digunakan untuk mendukung keputusan pertanian yang lebih efisien. Kegiatan ini juga mencakup edukasi mengenai pentingnya transformasi digital di sektor pertanian guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja. Hasil evaluasi menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat, serta harapan agar program ini dapat terus berlanjut dan diterapkan lebih luas di wilayah lain yang memiliki kondisi pertanian serupa.
Penerapan Sistem Monitoring Kelembapan Tanah Berbasis Internet of Things (IoT) untuk Pemberdayaan Petani di Desa Wareng Sutiyo; Kusuma Adi Achmad; Satria Mandala
JAPATUM: Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : MATRADIPTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59328/JAPATUM.2026.5.1.113

Abstract

Desa Wareng di Kabupaten Gunungkidul memiliki potensi pertanian yang besar, namun masih menghadapi kendala dalam pemantauan kondisi lahan dan efisiensi penggunaan air irigasi. Praktik pemantauan kelembapan tanah yang selama ini dilakukan secara manual cenderung tidak akurat dan sulit dilakukan secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan sistem monitoring kelembapan tanah berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan dashboard berbasis web, serta meningkatkan literasi teknologi petani melalui pelatihan dan pendampingan. Metode pengabdian dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan berbasis kebutuhan mitra, melalui tahapan perencanaan dan analisis kebutuhan, pengadaan dan instalasi perangkat IoT, konfigurasi sistem dan integrasi dashboard, pelatihan serta pendampingan masyarakat, hingga implementasi, monitoring, dan evaluasi. Sistem yang dikembangkan memanfaatkan sensor kelembapan tanah dan mikrokontroler untuk mengirimkan data secara real‑time ke server dan divisualisasikan dalam bentuk grafik time‑series serta indikator nilai rata‑rata pada dashboard. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu merekam data secara kontinu dengan jumlah lebih dari 1.000 sampel, dengan nilai rata‑rata kelembapan tanah sebesar 91,29%, suhu tanah 27,38 °C, dan kelembapan udara 80,74%. Pemanfaatan data sensor membantu petani dalam menentukan waktu penyiraman yang lebih tepat dan mendorong efisiensi penggunaan air. Selain itu, kegiatan pelatihan dan pendampingan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemandirian petani dalam memanfaatkan teknologi monitoring berbasis IoT. Kegiatan ini membuktikan bahwa penerapan teknologi IoT yang disertai pemberdayaan masyarakat dapat menjadi solusi teknologi tepat guna yang aplikatif, berkelanjutan, dan berpotensi untuk direplikasi pada wilayah pedesaan lainnya.
Pengembangan Fitur Statistik Distribusi Hewan E-Laman Hati untuk DKPP Bandung Isa Mulia Insan; Rahmat Yasirandi; Jonathan Arya Wibowo
JAPATUM: Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat Vol 4 No 5 (2025): Desember 2025
Publisher : MATRADIPTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59328/JAPATUM.2025.4.5.119

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bermitra dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kota Bandung untuk meningkatkan dukungan pengambilan keputusan distribusi hewan melalui aplikasi E-Laman Hati. Tujuan kegiatan adalah mengembangkan fitur statistik distribusi berbasis data historis serta meningkatkan kapasitas staf dalam memanfaatkan informasi tersebut. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, pengumpulan dan pembersihan data, pengembangan serta integrasi fitur, pelatihan dan sosialisasi, dan evaluasi melalui uji coba pengguna. Hasil kegiatan menunjukkan fitur statistik mampu menyajikan ringkasan dan estimasi distribusi (waktu dan volume) yang lebih terukur, sehingga membantu perencanaan operasional dan mitigasi risiko penyakit ternak. Survei umpan balik peserta menunjukkan penilaian sangat positif pada kesesuaian materi, kualitas pelaksanaan, dan harapan keberlanjutan program. Secara keseluruhan, pengembangan ini memperkuat tata kelola peternakan berbasis data dan mendukung ketahanan pangan perkotaan.
Implementasi sistem Point of Sale (POS) pada UMKM Warung Makan Toba Jonathan Arya Wibowo; Rachelina Putri Arta Saragih; Isa Mulia Insan
JAPATUM: Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat Vol 4 No 5 (2025): Desember 2025
Publisher : MATRADIPTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59328/JAPATUM.2025.4.5.120

Abstract

UMKM sektor makanan dan minuman memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, namun masih banyak yang menggunakan pencatatan transaksi secara manual sehingga kurang efisien dan rentan kesalahan. Warung Makan Toba di Kota Kendari menghadapi permasalahan serupa dalam pengelolaan transaksi dan pelaporan pendapatan harian. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem Point of Sale (POS) berbasis Google Apps Script yang terintegrasi dengan Google Sheets sebagai basis data. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan mitra secara aktif dalam proses analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, implementasi, hingga evaluasi sistem. Aplikasi POS yang dikembangkan memiliki fitur transaksi penjualan, riwayat pemesanan harian, manajemen menu, serta dasbor pembukuan untuk analisis pendapatan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan akurasi pencatatan, mempercepat proses transaksi, serta memudahkan pemilik usaha dalam memantau pendapatan dan performa penjualan secara real-time. Dengan demikian, digitalisasi melalui sistem POS ini mendukung peningkatan efisiensi operasional dan kapasitas manajerial UMKM secara berkelanjutan.
Implementasi BundaStunting Berbasis AI untuk Pencegahan Stunting Masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Jonathan Arya Wibowo; Isa Mulia Insan; Rahmat Yasirandi
JAPATUM: Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat Vol 4 No 5 (2025): Desember 2025
Publisher : MATRADIPTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan dukungan berbagai pihak, termasuk pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkenalkan aplikasi BundaStunting sebagai media edukasi pencegahan stunting berbasis chatbot Telegram yang didukung kecerdasan buatan melalui n8n. Kegiatan dilaksanakan pada November 2025 di Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung, dan bertempat di Kantor Bupati Tulang Bawang. Pelaksanaan kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap inovasi digital di bidang kesehatan. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif melalui tahapan persiapan, sosialisasi, pendampingan penggunaan aplikasi, dan evaluasi pelaksanaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aplikasi BundaStunting dapat diperkenalkan sebagai media edukasi yang interaktif, praktis, dan mudah diakses oleh masyarakat untuk memperoleh informasi tentang pencegahan stunting. Dengan demikian, BundaStunting diharapkan menjadi salah satu sarana pendukung dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat serta mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan stunting secara berkelanjutan di tingkat daerah.