cover
Contact Name
Matradipti
Contact Email
japatum@matradipti.org
Phone
+6285126063254
Journal Mail Official
japatum@matradipti.org
Editorial Address
Komplek Buana Ciwastra Residence Blok C2 No. 2 , Rt 10 RW 17, Kelurahan Margasari, Kecamatan Buahbatu, Jawa Barat
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29641365     DOI : https://doi.org/10.59328
Core Subject :
Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat (JAPATUM): Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal nasional yang dikelola oleh Asosiasi Masyarakat Transformasi Digital dan Pemanfaatan Teknologi Informasi (MATRADIPTI) dan mempublikasikan hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat dalam lingkup pemanfaatan dan penerapan teknologi pada bidang seperti kesehatan, pendidikan, pertanian, bisnis, ekonomi, sosial humaniora, dan bidang lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 72 Documents
Implementasi Teknologi Tepat Guna dan Sistem Digital Pengelolaan Sampah Organik pada Garda Pangan Dinda Ayu Permatasari; Zakiyah Amalia; Qonitatul Hasanah; Rendi Pambudi Wicaksana; Annisa Maulidia Damayanti
JAPATUM: Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): September 2026
Publisher : MATRADIPTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59328/JAPATUM.2026.5.2.146

Abstract

Sampah organik merupakan komponen terbesar timbulan sampah perkotaan yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan melalui penerapan konsep ekonomi sirkular. Social Enterprise Garda Pangan Kota Surabaya menghadapi kendala dalam pengolahan residu organik yang belum termanfaatkan secara optimal serta pencatatan operasional yang masih dilakukan secara manual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas mitra melalui implementasi teknologi tepat guna dan sistem digital dalam pengelolaan sampah organik. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi identifikasi permasalahan, sosialisasi, pelatihan dan implementasi teknologi tepat guna, implementasi sistem digital, serta pendampingan dan evaluasi. Teknologi yang diterapkan berupa mesin giling sampah organik, blower aerasi kompos, serta sistem pelaporan digital berbasis Telegram Bot yang terintegrasi dengan dashboard web. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 90% peserta mampu mengoperasikan mesin secara mandiri, 95% peserta mampu menggunakan sistem pelaporan digital, dan tingkat kepuasan peserta mencapai rata-rata 4,76 dari skala 5. Implementasi teknologi dan sistem digital meningkatkan efektivitas pengolahan residu organik, dokumentasi, serta monitoring operasional. Program ini berhasil memperkuat kapasitas Garda Pangan dalam mendukung pengelolaan sampah organik berbasis ekonomi sirkular secara berkelanjutan.
Alih Teknologi Pot Pintar untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Margasari Hilal Hudan Nuha; Andi Shafira Dyah Kurnaisari
JAPATUM: Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): September 2026
Publisher : MATRADIPTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan Pot Pintar berbasis Arduino Uno untuk mendukung urban farming di Kelurahan Margasari, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung. Program menggunakan pendekatan Partisipatif Akseleratif melalui asesmen kebutuhan, perancangan dan perakitan, instalasi dan uji fungsional, pelatihan praktik, serta evaluasi penerimaan mitra. Perangkat mengintegrasikan pompa penyiraman, tangki dan jalur resirkulasi, lampu pemanas, serta kipas sirkulasi. Hasil uji fungsional menunjukkan sistem penyiraman dapat dioperasikan, air dapat dialirkan kembali ke tangki tanpa kebocoran selama pengujian, dan komponen pendukung dapat berfungsi sesuai rancangan. Pelatihan dilakukan secara langsung dan perangkat diserahkelolakan kepada masyarakat. Evaluasi terhadap 11 responden menghasilkan 52 respons Sangat Setuju (94,55%) dan 3 respons Setuju (5,45%) dari total 55 respons. Temuan ini menunjukkan penerimaan positif terhadap relevansi materi, pelaksanaan, kejelasan, pelayanan, dan keberlanjutan program. Program belum mengukur efisiensi air, mikroklimat, peningkatan pengetahuan, pertumbuhan tanaman, atau hasil panen secara kuantitatif; karena itu, capaian disimpulkan pada tingkat keberfungsian perangkat dan penerimaan mitra.