cover
Contact Name
Agung Abadi Kiswandono
Contact Email
agung.abadi@fmipa.unila.ac.id
Phone
+6281329121722
Journal Mail Official
agung.abadi@fmipa.unila.ac.id
Editorial Address
Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Analit: Analytical And Environmental Chemistry
Published by Universitas Lampung
ISSN : 25408224     EISSN : 25408267     DOI : 10.47352/analit
Core Subject :
Analit is a scientific journal that contains research results and reviews in the field of analytics and the environment. Fields of research studies or review articles that can be published in this journal include analytical chemistry, biosensor, chemical sensor, synthesis and characterization of materials, renewable-energy-related functional materials, environmental chemistry, remediation and waste treatment technologies, green chemistry and sustainability, as well as applied chemistry for environmental health and industrial processes.
Arjuna Subject : -
Articles 173 Documents
MODIFIKASI SCREEN PRINTED CARBON ELECTRODE DENGAN POLIMER TERCETAK MOLEKUL (MIP) DAN APLIKASINYA UNTUK DETEKSI GLUTATION Eti Rohaeti; Wulan Tri Wahyuni; Moh Arif Rohman Nur Hakim
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 3, No. 01 April (2018) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v3i1.2018.p

Abstract

Penelitian ini bertujuan memodifikasi screen printed carbon electrode (SPCE)  dengan polimer tercetak molekul (MIP) dan mengaplikasikannya untuk deteksi glutation tereduksi (GSH) secara tidak langsung dengan mediator bromin menggunakan teknik voltammetri siklik. SPCE dimodifikasi dengan MIP polipirola (MIPpy) melalui teknik elektrodeposisi. Pengukuran GSH dilakukan dalam elektrolit NaClO4 0.2 M yang mengandung 1 mM NaBr. Hasil yang diperoleh menunjukkan SPCE-MIPpy telah berhasil diperoleh melalui teknik elektrodeposisi. Pada pengukuran diperoleh puncak oksidasi bromida pada potensial ±0.63 V vs. Ag/AgCl. Puncak ini berkorelasi linear dengan konsentrasi GSH dalam larutan sehingga dapat digunakan sebagai dasar penentuan GSH. Polipirola meningkatkan konduktivitas listrik elektrode sehingga dapat meningkatkan puncak arus oksidasi GSH. Pengukuran glutation dengan SPCE-MIPpy menunjukkan limit deteksi dan limit kuantitasi yang lebih baik dibandingkan SPCE, yaitu sebesar 7.6626 µM dan 25.4092 µM. Keberadaan interference glukosa tidak mengganggu pengukuran glutation. Kinerja SPCE-MIPpy dalam pengukuran GSH disimpulkan lebih optimum dibandingkan SPCE.  DOI: http://dx.doi.org/10.23960/aec.v3.i1.2018.p47-60 
PENGARUH LARUTAN ATONIK TERHADAP KANDUNGAN KARBOHIDRAT TERLARUT TOTAL PLANLET JERUK SIAM PONTIANAK (Citrus nobilis Lour. var. microcarpa Hassk.) SECARA IN VITRO Nadya Rosyalina; Endang Nurcahyani; Hardoko Insan Qudus; Zulkifli Zulkifli
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 3, No. 01 April (2018) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v3i1.2018.p

Abstract

Jeruk siam pontianak (Citrus nobilis Lour. var. microcarpa Hassk.) salah satu komoditas buah-buahan penting di Indonesia. Jeruk yang mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi baik dalam bentuk segar maupun olahan serta sebagai sumber vitamin dan mineral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi larutan atonik yang optimum; konsentrasi Polyethylene Glycol (PEG) yang toleran terhadap cekaman kekeringan untuk seleksi planlet jeruk siam secara in vitro; mengetahui interaksi antara larutan atonik dengan PEG 6000 untuk mengetahui dan menganalisis karakter ekspresi spesifik pada planlet jeruk siam yang toleran terhadap cekaman kekeringan meliputi kandungan karbohdrat terlarut total. Penelitian ini dilakukan dalam percobaan faktorial 3 x 3. Faktor A adalah larutan atonik dengan 3 taraf konsentrasi : 0 mL/L, 1 mL/L, dan 2 mL/L. Faktor B adalah PEG 6000 dengan 3 taraf konsentrasi: 0% b/v, 3 % b/v, dan 5 % b/v. Uji Levene, analisis ragam pada taraf nyata 5%. Analisis ragam dilakukan pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan atonik dan tingginya tingkat kekeringan berpengaruh nyata menurunkan kandungan karbohidrat terlarut total. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa larutan atonik tidak berpengaruh nyata dalam peningkatan kandungan karbohidrat terlarut total pada planlet jeruk siam Pontianak. Doi: http://dx.doi.org/10.23960/aec.v3.i1.2018.p61-68
ANALISIS KANDUNGAN PROLIN PLANLET JERUK KEPROK BATU 55 (Citrus reticulata Blanco var. crenatifolia) SETELAH DIINDUKSI LARUTAN ATONIK DALAM KONDISI CEKAMAN KEKERINGAN SECARA IN VITRO Anis Ashari; Endang Nurcahyani; Hardoko Insan Qudus; Zulkifli Zulkifli
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 3, No. 01 April (2018) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v3i1.2018.p

Abstract

Jeruk keprok batu 55 merupakan salah satu tanaman yang dibudidayakan di Indonesia umumnya didaerah Jawa Timur yang berada pada ketinggian 700 - 1200 m dpl. Salah satu masalah utama budidaya jeruk di Indonesia adalah terdapat beberapa daerah di Indonesia yang kondisi tanahnya kering. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui larutan atonik yang optimum dan konsentrasi PEG yang toleran untuk pertumbuhan planlet jeruk keprok batu 55 (Citrus reticulata Blanco var. crenatifolia) terhadap cekaman kekeringan menggunakan (PEG) 6000, serta mengetahui karakter spesifik pada planlet jeruk keprok batu 55 meliputi kandungan prolin. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan November-Desember 2017 di Laboratorium Botani Ruang Kultur Jaringan Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lampung menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial, yang terdiri dari 2 faktor yaitu faktor A larutan atonik (0 mL/L, 2 mL/L, 3 mL/L), faktor B konsentrasi PEG ( 0%, 2%, 4% ), sehingga didapatkan 9 kombinasi perlakuan yang masing-masing perlakuan di ulang sebanyak 3 kali. Homogenitas ragam menggunakan uji Levene dilanjutkan dengan analisis ragam taraf nyata 5% dan uji lanjut dengan BNT taraf nyata 5%. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi larutan atonik yang optimum adalah 3 mL/L, sedangkan konsentrasi PEG 6000 yang toleran terhadap seleksi planlet jeruk keprok batu 55 adalah 4%. Karakter ekspresi planlet jeruk keprok batu 55, semakin tinggi konsentrasi PEG 6000 maka kandungan prolin semakin meningkat. Doi: http://dx.doi.org/10.23960/aec.v3.i1.2018.p69-78
PENENTUAN NATRIUM DALAM SEDIAAN RINGER LAKTAT SECARA MICROWAVE PLASMA ATOMIC EMMISION SPECTROSCOPY (MP-AES) Purwadi Purwadi
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 2, No. 02 October (2017) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v2i2.2017.p

Abstract

Metode analisis penentuan natrium (Na) dalam sediaan ringer laktat secara MP-AES telah dikembangkan.  Tahap penelitian meliputi optimasi, tervalidasi dan penentuan natrium pada sampel. Optimasi alat meliputi pump speed, plasma viewing position, dan nebulizer pressure. Hasil validasi metode menunjukkan metode analisis yang dikembangkan mempunyai presisi dengan RSD 1,46%, linearitas dengan  koefisien determinasi (r2) 0,999, sensitifitas dengan batas deteksi (LoD) sebesar 9,92 × 10-6 mg/mL, batas kuantitasi (LoQ) sebesar  3,31 × 10-5 mg/mL, dan  akurasi dengan nilai trueness 97,0%. Penentuan natrium dalam sediaan ringer laktat telah lakukan menggunakan metode analisis yang telah dikembangkan terhadap 5 sampel yang beredar di pasaran di Bandar Lampung dengan hasil memenuhi persyaratan Farmakope Indonesia edisi V.
FABRICATION AND ANALITICAL PERFORMANCE EVALUATION OF CARBON PASTE ELECTRODE USING CYCLIC VOLTAMMETRY Wulan Tri Wahyuni; Latifah K Darusman; Desi Herliani
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 2, No. 02 October (2017) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v2i2.2017.p

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan metode pembuatan Elektrode Pasta Karbon (EPK) yang memberikan respon voltammetri yang optimum serta menguji kinerjanya menggunakan larutan K3[Fe(CN)6] secara voltammetri siklik. Parameter yang dioptimasi meliputi nisbah komposisi grafit dan parafin, pemanasan grafit, sonikasi campuran grafit dan parafin, waktu penggerusan, dan lama penyimpanan EPK sebelum digunakan. Respons terbaik diperoleh saat EPK dibuat dengan nisbah campuran grafit dan parafin sebesar 7 : 3 dan grafit yang dipanaskan terlebih dahulu pada suhu 105 C selama 2 jam. Campuran grafit dan parafin terbaik diperoleh setelah sonikasi selama 30 menit dan waktu penggerusan selama 45 menit. EPK yang disimpan 2 hari sebelum digunakan menghasilkan respons terbaik. Pengukuran K3[Fe(CN)6] pada rentang konsentrasi 0,1 – 125 mM menunjukkan respon linear dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,9998 dan 0,9991, masing-masing untuk arus puncak oksidasi dan reduksi dengan simpangan baku relatif (%SBR) sebesar 2,0% pada reaksi oksidasi dan 1,07% pada reaksi reduksi. EPK yang dihasilkan menunjukkan  stabilitas yang baik pada pemakaian selama 7 hari berturut-turut dan 96 kali pengukuran
EFEKTIVITAS FOTODEGRADASI ZAT WARNA ALIZARINE RED-S MENGGUNAKAN OKSIDATOR HIDROGEN PEROKSIDA (H2O2) DAN FOTOKATALIS TiO2 Rizky Tejo Nugroho; Imelda Fajriati
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 2, No. 02 October (2017) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v2i2.2017.p

Abstract

Penelitian ini mempelajari efektivitas fotodegradasi Alizarine Red-S adanya variabel senyawa oksidator, waktu kontak, massa katalis dan pH. Pengaruh konsentrasi oksidator (H2O2) dilakukan dengan mereaksikan zat warna dan H2O2 konsentrasi 1%, 3%, 6%, 9% dan 12% menggunakan fotokatalis TiO2. Hasil fotodegradasi dianalisis menggunakan ANOVA 1 Faktor. Pengaruh waktu kontak dilakukan dengan mereaksikan zat warna dan H2O2menggunakn fotokatalis TiO2 dengan variasi waktu kontak 30, 40, 50, 60 dan 70 menit. Pengaruh massa fotokatalis TiO2 dipelajari dengan mereaksikan zat warna dan H2O2 menggunakan  fotokatalis TiO2 dengan massa 10, 20, 30 dan 40 mg. Pengaruh pH dipelajari dengan mereaksikan zat warna dan H2O2 menggunakan fotokatalis TiO2 dengan pH 6, 8 dan 10. Hasil fotodegradasi dari masing-masing pengaruh dianalisis menggunakan ANOVA 2 Faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, konsentrasi H2O2 berpengaruh signifikan terhadap fotodegradasi zat warna karena nilai F hitung > F tabel yaitu 26,38994 > 4,964603. Waktu kontak juga berpengaruh signifikan terhadap fotodegradasi zat warna karena nilai F hitung > F tabel yaitu 6,878603 > 6,388233. Untuk variasi massa fotokatalis TiO2 tidak berpengaruh signifikan terhadap fotodegradasi zat warna karena nilai F hitung < F tabel yaitu 1,920771 < 9,276628. Selanjutnya, variasi pH tidak berpengaruh signifikan terhadap fotodegradasi zat warna karena nilai F hitung < F tabel yaitu 0,606747 < 19.
KAJIAN INDEKS STANDAR POLUSI UDARA (ISPU) PM10, SO2, O3, DAN NO2 DI KOTA BANDAR LAMPUNG Rohni Arissa; Agung Abadi Kiswandono
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 2, No. 02 October (2017) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v2i2.2017.p

Abstract

Bandar Lampung merupakan kota di Provinsi Lampung yang padat kendaraan bermotor. Salah satu penyebab utama udara tercemar yaitu meningkatnya jumlah kendaraan bermotor. ISPU (Indeks Standar Pencemar Udara) digunakan untuk menentukan kualitas udara yang dapat menggambarkan seberapa bersih atau tercemarnya kualitas udara di suatu tempat. Berdasarkan KEP-45/MENLH/10/1997 parameter yang digunakan untuk menentukan ISPU yaitu partikulat 10 μm (PM10), Sulfur dioksida (SO2), karbon monoksida (CO), Ozon (O3), dan Nitrogen dioksida (NO2). Penentuan konsentrasi parameter ISPU sebagai pencemar di udara ambien dilakukan dengan metode Pasif Sampler. Sampel udara diambil dari 3 lokasi di Bandar Lampung. Berdasarkan nilai ISPU, pada tiga lokasi di Bandar Lampung SO2: baik, NO2: baik, O3: baik, PM10: Area depan UBL dan Area PUSDA dapat dikategorikan sedang, pada Area Golden Dragon Restaurant kategori tidak sehat.
PENENTUAN KADAR NITRIT DAN NITRAT PADA PERAIRAN TELUK LAMPUNG SEBAGAI INDIKATOR KUALITAS LINGKUNGAN PERAIRAN Ni Luh Gede Ratna Juliasih; Diky Hidayat; Muhammad Prasetio Ersa; Rina wati
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 2, No. 02 October (2017) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v2i2.2017.p

Abstract

Telah dilakukan analisis kadar nitrit dan nitrat pada sampel air di perairan Teluk Lampung dengan metode spektrofotometer UV-Vis untuk uji nitrit serta metode Brusin Sulfat untuk uji nitrat. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi nitrit berkisar antara 0,0059 ppm sampai 0,0008 ppm, sedangkan konsentrasi nitrat berkisar antara 0,003 ppm sampai pada 0,083 ppm. Kadar nitrit terbesar diperoleh di lokasi D yang merupakan kawasan pelabuhan di mana terdapat aktivitas lalu lintas kapal dan bongkar muat barang yang tinggi. Tingginya konsentrasi senyawa nitrit berbanding lurus dengan konsentrasi senyawa nitrat, sebagaimana hasil pengamatan yang telah dilakukan. Pada lokasi I diperoleh kadar nitrit dan nitrat terkecil, di mana lokasi ini merupakan daerah pariwisata.
IDENTIFIKASI HIDROKARBON POLISIKLIK AROMATIK (PAH) DI PERAIRAN TELUK LAMPUNG Yuli Anita Dwi Wahyuni; Agung Abadi Kiswandono; R. Supriyanto; Riandra Pratama Usman; Yunsy'u Nasy'ah; Rina wati
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 2, No. 02 October (2017) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v2i2.2017.p

Abstract

PAH telah menjadi golongan pencemar organik yang  mendapat perhatian serius karena sifatnya yang beracun, mutagenik dan karsinogenik meski pun berada pada rentang konsentrasi yang rendah bahkan kelumit.  Pada penelitian ini telah dilakukan identifikasi senyawa PAH di perairan Teluk Lampung.  Sampel air laut dari enam lokasi diekstraksi dengan menggunakan teknik ekstraksi Solid phase microextraction technique (SPME) dan diidentifikasi dengan menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS).  Hasil analisis menunjukkan bahwa senyawa PAH yaitu phenantrena, antrasena, fluorantena, pyrena, benzo[a]antrasena, chrysena, benzo[a]pyrena, benzo[e]pyrena dan perilena  terdeteksi di semua lokasi sampling.  Adanya senyawa PAH di perairan merupakan indikator telah adanya pencemaran senyawa organik yang memerlukan monitoring terus menerus dan pengawasan yang lebih ketat untuk mencegah meningkatnya pencemaran tersebut.
PENGARUH HNO3 PADA ANALISIS Cr(III) MENGGUNAKAN ASAM TANAT SECARA SPEKTROFOTOMETRI ULTRAUNGU-TAMPAK R. Supriyanto; Agung Abadi Kiswandono
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 2, No. 02 October (2017) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v2i2.2017.p

Abstract

Dampak negatif yang ditimbulkan dari berkembangnya dunia industri adalah peningkatan konsentrasi bahan-bahan pencemar yang mengganggu lingkungan seperti Logam kromium. Logam kromium dalam lingkungan yang paling umum ditemukan dalam dua bentuk ion spesies, yaitu ion Cr(III) dan ion Cr(VI). Metode analisis Cr(III) dengan pembentukan kompleks dengan asam tanat dipengaruhi oleh asam/basa.  Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa konsentrasi terbaik pada penambahan asam nitrat terhadap kompleks Cr(III) dengan asam tanat adalah 4 mM, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai kestabilan pada penambahan asam nitrat adalah setelah menit ke 5, tidak terjadi gangguan pada penambahan asam nitrat terhadap kompleks Cr(III) dengan asam tanat pada konsentrasi ≥4 ppm untuk ion Ni(II) dan konsentrasi ≥4 ppm Mo(II) serta konsentrasi ≤10ppm Ca(II).

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 10, No. 02 October (2025) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 10, No. 01 April (2025) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 9, No. 02 October (2024) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 9, No. 01 April (2024) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 8, No. 02 October (2023) Analit: Analytical and Enviromental Chemistry Vol. 8, No. 01 April (2023) Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol. 7, No. 02 October (2022) Analit : Analytical and Enviromental Chemistry Vol. 7, No. 01 April (2022) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 6, No. 02 October (2021) Analit : Analytical and Environmental Chemistry0 Vol. 6, No. 02 October (2021) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 6, No. 01 April (2021) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 02 October (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry0 Vol. 5, No. 01 April (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry0 Vol. 5, No. 02 October (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 01 April (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 4, No. 02 October (2019) Analit : Analytical and Environmental Chemistry0 Vol. 4, No. 02 October (2019) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 4, No. 01 April (2019) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 3, No. 02 October (2018) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 3, No. 01 April (2018) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 2, No. 02 October (2017) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 2, No. 01 April (2017) Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 1, No. 01 October (2016) Analit : Analytical and Environmental Chemistry More Issue