cover
Contact Name
Eka Oktavianto
Contact Email
ekaoktavianto12@stikessuryaglobal.ac.id
Phone
+6285851912785
Journal Mail Official
ekaoktavianto12@stikessuryaglobal.ac.id
Editorial Address
Yayasan Cendekia Sehat Nusantara, Perum Pondok Indah Banguntapan Blok B. 21, RT. 10 Mertosanan Wetan, Bangutapan Bantun.
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keparawatan
ISSN : 30643163     EISSN : 30643163     DOI : https://doi.org/10.66689/csjpk.vi
Core Subject :
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keparawatan (CSJPK) merupakan jurnal ilmiah dalam lingkup bidang penelitian keperawatan. Jurnal ini berisi artikel-artikel ilmiah hasil penelitian baik yang bersifat original artikel maupun penelitian literatur review. Jurnal ini memfasilitasi para ilmuan maupun praktisi di area keperawatan baik kalangan akademisi, klinisi, maupun mahasiswa keperawatan untuk mempublikasikan hasil penelitianya. Periode penerbitan jurnal ini adalah dua kali setiap tahunya yakni pada bulan Mei dan bulan November dengan nomor e-ISSN: 3064-3163. Setiap issue akan menerbitkan 10 artikel. Seluruh artikel yang masuk akan dilakukan double-blind peer review dan editorial review sebelum diterima dan diterbitkan. Hak Cipta dilindungi oleh hukum. Dilarang memperbanyak bagian atau isi dari jurnal tanpa izin dari penerbit. Lingkup jurnal ini adalah semua area di keilmuan keperawatan, antara lain: Keperawatan Komplementer, Keperawatan Anak, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Medikal Bedah/Dewasa, Keperawatan Kritis, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Gerontik, Keperawatan Keluarga, Managemen Keperawatan, dan Pendidikan Dalam Keperawatan
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Volume 2 Nomor 1, Mei 2025" : 14 Documents clear
Fisioterapi dada pada pengelolaan bersihan jalan nafas tidak efektif anak pra sekolah dengan infeksi saluran pernapasan akut: Chest physiotherapy in the management of ineffective airway clearance in pre-school children with acute respiratory infection. Diah Ayu Pitaloka; Eka Adimayanti
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.45

Abstract

Latar belakang: Anak prasekolah beresiko mengalami penyakit. Salah satunya adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang biasanya ditandai dengan batuk dan pilek, sehingga dapat menganggu bersihan jalan napas. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengeluarkan sekret pada anak adalah dengan fisioterapi dada. Fisioterapi dada adalah tindakan rehabilitasi untuk menangani gangguan pada saluran pernapasan.  Fisioterapi dada terdiri dari beberapa metode yaitu perkusi, vibrasi, dan postural drainage. Tujuan: Tujuan penulisan ini  memberikan gambaran pengelolaan bersihan jalan napas tidak efektif dengan fisioterapi dada pada anak pra sekolah dengan ISPA. Metode: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif berupa laporan kasus asuhan keperawatan. Pendekatan asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi dan evaluasi. Tindakan yang dilakukan adalah pemberian fisioterapi dada 30 menit selama 3 kali kunjungan di rumah responden. Instrumen yang digunakan adalah lembar asuhan keperawatan. Hasil: Hasil dari pengelolaan asuhan keperawatan dengan melakukan fisioterapi dada selama 3 hari masalah bersihan jalan napas tidak efektif teratasi sebagian. Suara ronkhie yang sebelumnya terdengar setelahnya sudah berkurang, frekuensi pernapasan sebelumnya 27 menjadi 21 kali permenit. Anak tidak lagi tampak sesak setelahnya. Secret dapat dikeluarkan setelah dilakukan tindakan. Batuk responden lebih produktif. Simpulan: Asuhan keperawatan dengan melakukan fisioterapi dada efektif untuk mengatasi masalah bersihan jalan napas tidak efektif pada anak prasekolah dengan ISPA.
Pengaruh video edukasi pertolongan pertama luka bakar terhadap tingkat pengetahuan ibu PKK di Dusun Trayeman Kalurahan Pleret Bantul Yogyakarta: The influence of first aid education videos burns on the level of knowledge of PKK Mothers in Trayeman Hamlet, Pleret Village, Bantul, Yogyakarta Arnia Ningsih Hamid; Niken Setyaningrum
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.54

Abstract

Latar belakang: Luka bakar merupakan cedera yang terjadi pada jaringan kulit atau jaringan lain yang disebabkan karena benda panas atau radiasi, radioaktivitas, listrik, gesekan atau terkena bahan kimia. Pertolongan pertama luka bakar adalah salah satu upaya untuk menyelamatkan kehidupan dan mencegah tingkat keparahan luka bakar. Keberhasilan dalam melakukan pertolongan pertama dirumah dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pertolongan pertama luka bakar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh video edukasi pertolongan pertama luka bakar terhadap tingkat pengetahuan ibu PKK di Dusun Trayeman, Kalurahan Pleret, Bantul, Yogyakarta. Metode: Jenis penelitian ini pre eksperimen dengan menggunakan desain penelitian one group pre-test post-test. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 143 ibu PKK di Dusun Trayeman Kalurahan Pleret, Bantul, Yogyakarta dan teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah 23 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Skor rata-rata pengetahuan sebelum diberikan edukasi sebesar 47,8 meningkat menjadi 91,3 setelah diberikan edukasi pertolongan pertama luka bakar. Perubahan skor pengetahuan antara sebelum dan sesudah adalah 36,96. Hasil uji wilcoxon didapatkan nilai p = 0.000. Simpulan: Terdapat pengaruh edukasi pertolongan pertama terhadap pengetahuan ibu tentang luka bakar pada ibu PKK di Dusun Trayeman Kalurahan Pleret, Bantul, Yogyakarta.
Pengaruh video edukasi pertolongan pertama luka bakar terhadap tingkat motivasi ibu PKK di Dusun Trayeman Kalurahan Pleret Bantul Yogyakarta: The influence of first aid education videos burns on the level of Motivation of PKK Mothers in Trayeman Hamlet, Pleret Village, Pleret District, Yogyakarta. Winda Purwanti Nurind; Niken Setyaningrum
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.56

Abstract

Latar belakang: Luka bakar merupakan cedera yang terjadi pada jaringan kulit atau jaringan lain yang disebabkan karena benda panas atau radiasi, radioaktivitas, listrik, gesekan atau terkena bahan kimia. Pertolongan pertama luka bakar adalah salah satu upaya untuk menyelamatkan kehidupan dan mencegah tingkat keparahan luka bakar. Keberhasilan dalam melakukan pertolongan pertama dirumah dapat dilakukan dengan meningkatkan motivasi masyarakat terkait pertolongan pertama luka bakar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh video edukasi pertolongan pertama luka bakar terhadap motivasi ibu PKK di Dusun Trayeman, Kalurahan Pleret, Bantul, Yogyakarta. Metode: Jenis penelitian ini pre eksperimen dengan menggunakan desain penelitian one group pre-test post-test. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 143 ibu PKK di Dusun Trayeman Kalurahan Pleret, Bantul, Yogyakarta. Teknik sampling yang digunakan ialah purposive sampling dengan jumlah sampel 23 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Skor rata-rata motivasi sebelum diberikan video edukasi sebesar 60,43 dan sesudah diberikan video edukasi 97,39. Terdapat perubahan nilai rata-rata sebesar 36,96. Hasil uji wilcoxon didapatkan nilai p = 0.00 (p value <0,05). Simpulan: Terdapat pengaruh edukasi pertolongan pertama terhadap motivasi ibu tentang luka bakar pada ibu PKK di Dusun Trayeman Kalurahan Pleret, Bantul, Yogyakarta.
Pengaruh terapi akupresur pada titik hegu (LI 4) terhadap dismenorea pada siswi putri di sekolah MA Mafaza Bantul Yogyakarta: The effect of acupressure therapy on the hegu point (LI 4) on dysmenorrhea in female students at MA Mafaza Bantul Yogyakarta school Risda Nuraini; Eka Oktavianto; Aris Setyawan
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.99

Abstract

Latar Belakang: Dismenorea yg dialami oleh sebagian remaja putri memiliki gejala dengan tingkat yang berbeda dan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman sehingga dapat mengganggu aktifitas sehari-hari. Penanganann disminorea secara nonfarmakologis sangatlah penting untuk mendukung ataupun menggantikan terapi farmakologis. Salah satu terapi komplementer untuk meredakan dismenorea adalah akupresur. Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi akupresur pada titik hegu (LI 4) terhadap dismenorea pada siswi putri di sekolah MA Mafaza Bantul. Metode: Penelitian ini berjenis praeksperimental dengan rancangan one group pre-post test only design. Responden pada peneitian ini yaitu siswi di MA Mafaza Bantul yang mengalami dismenorea. Populasi pada penelitian ini adalah siswi putri di sekolah MA Mafaza Bantul yang mengalami dismenorea berjumlah 64 siswi. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 25 orang dengan teknik sampling yang digunakan yaitu acidental sampling. Intervensi yang dilakukan adalah pemberian akupresur pada titik hegu (LI4). Instrumen yang digunakan adalah Numeric Rating Scale. Hasil: Rata-rata skor nyeri haid pada responden sebelum diberikan terapi akupresur adalah 7,08 lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata setelahnya yakni  4,08. Terjadi penurunan skor nyeri sebesar 3,00 setelah diberikan terapi akupresur. Nilai p hasil uji Wilcoxon = 0,000 (nilai p < 0,05).
Pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan video animasi terhadap pengetahuan sarapan pada anak usia sekolah dasar: The influence of health education using animated videos on knowledge of breakfast in elementary school children Abel Adellia Salsabila; Eka Oktavianto; Suryati; Endar Timiyatun
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.100

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan sarapan banyak dialami oleh anak usia sekolah. Kebiasaan sarapan yang buruk akan berdampak pada status nutrisi anak. Perlu dilakukan pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuaan tentang sarapan pada anak usia sekolah. Tujuan: Mengetahui adanya pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan video animasi terhadap pengetahuan tentang sarapan pada anak usia sekolah. Metode: Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan rancangan one-group pre-post test design. Responden pada penelitian ini yaitu siswa kelas 4 dan 5 di SD Negeri Wonolelo. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 4 dan 5 SD Negeri Wonolelo yang berjumlah 41 siswa. Teknik sampling yang digunakan yaitu accidental sampling dengan jumlah 36 responden. Intervensi yang dilakukan adalah pendidikan kesehatan dengan menggunakan media video animasi. Instrumen yang digunakan yaitu menggunakan kuesioner. Uji yang digunakan adalah uji wilcoxon. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan responden sebelum diberikan pendidikan kesehatan menggunakan video animasi sebesar 70,83. Rata-rata skor pengetahuan responden setelah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan video animasi sebesar 99,44. Terjadi peningkatan skor pengetahuan sebesar 28,61. Nilai p dari uji Wilcoxon = 0,000 (nilai p < 0,05). Simpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan video animasi terhadap pengetahuan tentang sarapan pada anak usia sekolah (nilai p<0,05).
Perbandingan efektifitas pijat oksitosin dengan pijat refleksi terhadap kecukupan ASI pada ibu menyusui bayi 0-6 bulan di Queen Baby Spa Purwomartani: Comparison of the effectivitass of oxytocin massage with reflexology massage on breast milk adequacy in breastfeeding mothers 0 -6 months at Queen Baby Spa Purwomartani Putri Fatma Sari; Dian Nur Adkhana Sari; Eka Oktavianto; Niken Setyaningrum
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.101

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan kecukupan ASI pada ibu menyusui bayi usia 0-6 bulan merupakan salah satu upaya penting dalam mendukung tumbuh kembang bayi secara optimal. Manfaat ASI yang tak tergantikan dalam memberikan nutrisi terbaik dan melindungi bayi dari berbagai penyakit. Banyak ibu mengalami tantangan dalam memproduksi ASI, sehingga diperlukan intervensi yang dapat mendukung keberhasilan menyusuis seperti pijat oksitosin dan pijat refleksi. Tujuan: Mengetahui ada atau tidaknya perbedaan efektivitas antara pijat oksitosin dengan pijat refleksi terhadap kecukupan ASI pada ibu menyusui bayi 0 – 6 bulan. Metode: Penelitian ini berjenis pra eksperiment dengan rancangan one-group pre-post test design, yang dimana nantinya akan dijadikan kelompok eksperimen 1 pijat oksitosin dan kelompok eksperimen 2 pijat refleksi. Sampel dalam penelitian ini ibu menyusui bayi 0 – 6 bulan yang berada di Queen Baby Spa Purwomartani. Jumlah sampel 40 ibu menyusui dengan 20 ibu menyusui pada masing – masing kelompok. Uji ststistik menggunakan uji Wilcoxon. Tehnik yang dugunakan yaitu purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner kecukupan ASI. Hasil: Hasil uji Wilcoxon menunjukan perubahan signifikan intensif kecukupan ASI. Sebelum diberikan intervensi sebesar 4,80 dan sesudah diberikan intervensi pijat oksitosin menjadi 7,56, selisih dari hasi pre-post yaitu 2,85 dengan nilai p = 0.000 (nilai p < 0,005). Sedangkan pijat refleksi sebelum diberikan 5,55 dan sesudah diberikan intervensi pijat refleksi 7,85, selisih dari hasil pre-post yaitu 2,85 dengan nilai p = 0.000 (nilai p < 0,005). Simpulan: Pijat oksitosin maupun pijat refleksi sama–sama dapat meningkatkan kecukupan ASI dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan di antara keduanya.
Efektivitas pijat oksitosin terhadap kecukupan asi pada ibu menyusui bayi usia 0–6 bulan: studi pra-eksperimental di Queen Baby Spa Sleman: Effectiveness of oxytocin massage on breast milk adequacy among breastfeeding mothers of infants aged 0–6 months: a pre-experimental study at Queen Baby Spa Sleman Annisa Ulfa; Dian Nur Adkhana Sari; Endar Timiyatun; Andri Setyorini
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.102

Abstract

Latar Belakang: Banyak ibu menyusui mengalami kendala dalam kecukupan ASI, yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kurangnya stimulasi hormon oksitosin. Pijat oksitosin merupakan salah satu metode nonfarmakologis yang bertujuan merangsang pelepasan hormon oksitosin agar kecukupan ASI pada ibu menyusui tercukupi. Tujuan: Mengetahui efektivitas pijat oksitosin terhadap kecukupan ASI pada ibu menyusui usia 0-6 bulan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain one group pre-test post-test. Sampel terdiri dari 20 ibu menyusui bayi usia 0–6 bulan yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Intervensi yang diberikan yaitu pijat oksitosin yang berdurasi 10-15 menit selama 3 hari berturut-turut. Pengukuran kecukupan ASI dilakukan menggunakan kuesioner kecukupan ASI yang terdiri dari 8 butir pertanyaan. Data dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil:  Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 4,80 dan nilai rata-rata posttest sebesar 7,65. Selisih antara keduanya menunjukkan peningkatan sebesar 2,85. Dari hasil analisis dengan Wilcoxon didapatkan hasil nilai p= 0,000 (nilai p<0,05) yang artinya terdapat perbedaan skor kecukupan ASI sebelum dan sesudah pemberian intervensi berupa pijat oksitosin. Simpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dari pijat oksitosin terhadap kecukupan ASI pada ibu menyusui usia 0-6 bulan.
Pijat refleksi terhadap tingkat kecukupan ASI pada ibu menyusui di Queen Baby Spa Purwomartani: Effectiveness of reflexology on the level of breastmilk sufficiency in breastfeeding mothers At Queen Baby Spa Purwomartani Marisha Dhian Syaharani; Dian Nur Adkhana Sari; Aris Setyawan; Suryati
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.105

Abstract

Latar belakang: Pijat refleksi merupakan salah satu teknik pijat yang menekankan pada titik kaki dimana pijat refleksi berfungsi untuk menstimulasi hormon kebahagiaan salah satunya hormon oksitosin. Hormon ini akan membantu pada produksi ASI. Semakin banyak ASI yang dapat diproduksi oleh ibu maka tingkat kecukupan ASI pada bayi akan semakin baik. Tujuan: Mengetahui efektivitas pijat refleksi terhadap tingkat kecukupan ASI pada ibu menyusui bayi usia 0-6 bulan. Metode:  Penelitian ini berjenis pra-experimental dengan rancangan one group pre-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu menyusui. Sampel dalam penelitian  ini  sebanyak 20 ibu. Teknik samplingnya adalah purposive sampling. Intervensi yang diberikan yaitu pijat refleksi dengan durasi 15-20 menit selama 3 hari berturut-turut. Instrumen menggunakan kuesioner kecukupan ASI berjumlah 8 pertanyaan. Skala data numerik dan menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil: Berdasarkan hasil uji Wilcoxon menunjukkan perubahan signifikan intensif kecukupan ASI. Sebelum diberikan intervensi pijat refleksi hasil nilai rata-rata pretest 5,55 dan setelahnya menjadi 7,85. Dari hasil uji komparasi didapatkan selisih dari pre-post yaitu 2,3 dengan nilai p= 0,000 (nilai p<0,05). Simpulan: Pijat refleksi efektif meningkatkan kecukupan ASI pada ibu menyusui usia 0-6 bulan dengan nilai p =000 (nilai p<0.05).
Hubungan childhood traumatic dengan phobia social pada remaja kelas XI SMAN 1 Banguntapan Bantul: The Relationship between traumatic childhood and social phobia in grade XI adolescents of SMAN 1 Banguntapan Bantul Hesti Damayanti; Niken Setyaningrum; Eka Oktavianto; Suryati
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.106

Abstract

Latar belakang: Trauma masa kanak-kanak adalah pengalaman tidak menyenangkan yang dapat berdampak jangka panjang, salah satunya menyebabkan phobia sosial, yaitu ketakutan dan kecemasan intens dalam situasi sosial. Tujuan: Mengetahui hubungan antara trauma masa kanak-kanak dengan phobia sosial pada remaja kelas XI di SMAN 1 Banguntapan, Bantul. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 155 siswa dari total 252 siswa, dipilih melalui simple random sampling dan perhitungan rumus Slovin. Instrumen penelitian meliputi kuesioner trauma masa kecil dan phobia sosial. Data dianalisis menggunakan uji Kendall’s Tau dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Sebanyak 72,3% responden tidak mengalami trauma masa kecil, dan 47,7% mengalami phobia sosial ringan. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara trauma masa kecil dengan phobia sosial (koefisien Kendall’s Tau = 0,671; p = 0,000). Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara trauma masa kanak-kanak dengan phobia sosial pada remaja kelas XI di SMAN 1 Banguntapan, Bantul.
Pengaruh terapi plastisin terhadap perkembangan motorik halus anak balita: literature review: The effect of plasticine therapy on fine motor development of stunted toddlers: a literature review Windi Afrilia Sinaga; Dina Rasmita
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.107

Abstract

Latar belakang: Prevalensi keterlambatan motorik halus pada balita merupakan masalah yang signifikan di berbagai wilayah. Salah satu upaya untuk menghindari keterlambatan perkembangan pada balita dibutuhkan peran aktif ibu balita dalam memberikan stimulasi. Stimulasi dengan terapi plastisin merupakan salah satu bentuk stimulasi sensorik motorik efektif dalam merangsang otot-otot halus tangan dan jari anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh terapi plastisin terhadap perkembangan motorik halus anak balita. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh terapi plastisin terhadap perkembangan motorik halus anak balita. Metode: Desain penelitian ini menggunakan literature review, database Google Scholar.  Pencarian dilakukan dengan memasukkan kata kunci terapi plastisin, motorik halus, dan balita. Kriteria inklusi artikel yaitu  teks lengkap, artikel Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, hasilnya tentang pengaruh plastisin terhadap perkembangan motorik halus anak balita, dan publikasi artikel tahun 2019-2024.Instrumen critical appraisal yang digunakan JBI Critical Appraisal Checklist for Quasi-Experimental Studies dari Joanna Briggs Institute dan studi observasional dievaluasi menggunakan CASP Checklist for Observational Studies. Hasil: Hasil literature review terdapat 5 artikel sesuai dengan kriteria. Berdasarkan 5 artikel yang dianalisis menunjukkan bahwa adanya peningkatan signifikan kemampuan motorik halus balita setelah diberikan terapi plastisin secara rutin. Aktivitas dalam terapi ini, seperti meremas dan membentuk plastisin, terbukti dapat meningkatkan koordinasi mata dan tangan serta kekuatan otot jari anak. Simpulan: Terapi plastisin merupakan salah satu intervensi efektif untuk meningkatkan perkembangan motorik halus pada anak balita. Terapi plastisin dapat dilakukan dalam terapi bermain pada balita untuk stimulasi perkembangan motorik halus.

Page 1 of 2 | Total Record : 14