cover
Contact Name
marulan andivas
Contact Email
andivas@uniba-bpn.ac.id
Phone
+6282313548797
Journal Mail Official
jurnal.industri@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
Jl. Pupuk Raya, Gn. Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (76114)
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
JIETech
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : -     EISSN : 30894190     DOI : 10.36277/jietech.v1i1
Core Subject :
Journal of Industrial Engineering and Technology (JIETECH)) is a scientific multidisciplinary journal managed by the Department of Industrial Engineering, Faculty of Industrial Technology, Universitas Balikpapan. This journal aims to publish the results conceptual and research articles in the field of Industrial Engineering and is published twice a year. Journal of Industrial Engineering and Technology (JIETECH) includes contributions, but not limited to, in the following fields: Work Design and Measurement; Operations Research and Analysis; Decision Analysis and Methods; Facilities Engineering and Engineering Management; Quality and Reliability Engineering; Human Factors, Ergonomics, and Safety; Operations Engineering & Management; Supply Chain Management and Logistics; Engineering Management; Information System, Business Process Management; Product Design & Development; System Design & Engineering; Project Management; Simulation & Stochastic Models; Material Management.
Arjuna Subject : -
Articles 59 Documents
Persepsi Masyarakat Terhadap Dampak Industri Perminyakan Terhadap Lingkungan Sekitar Pratama, Andhika; Prasetya, Kiftian Hady
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 2 No 2: Juli 2026
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Industrial Technology, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jietech.v2i2.122

Abstract

Industri perminyakan memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, namun aktivitasnya tidak terlepas dari potensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, terutama pada kualitas udara, air, dan tanah di wilayah sekitar operasional. Kondisi ini menimbulkan berbagai persepsi masyarakat mengenai perubahan lingkungan yang mereka alami serta kekhawatiran terhadap dampaknya terhadap kesehatan dan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini dilakukan untuk memahami bagaimana masyarakat memandang dampak lingkungan tersebut dan faktor-faktor yang memengaruhi persepsi mereka. Pembahasan hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat merasakan penurunan kualitas lingkungan yang cukup signifikan, terutama terkait pencemaran udara, kondisi tanah, serta kenyamanan hidup di sekitar kawasan industri. Selain itu, perubahan lingkungan tersebut dianggap berpengaruh terhadap kesehatan, beban ekonomi rumah tangga, dan kualitas hidup secara umum. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan edukasi lingkungan, pengawasan yang lebih optimal, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam upaya pengelolaan lingkungan agar tercipta keseimbangan antara kebutuhan industri dan kelestarian lingkungan di wilayah terdampak.
Persepsi Masyarakat Terhadap Isu Lingkungan Akibat Industri Migas Fadhil, Ahmad; Prasetya, Kiftian Hady
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 2 No 2: Juli 2026
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Industrial Technology, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jietech.v2i2.124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap isu lingkungan yang muncul akibat aktivitas industri minyak dan gas bumi (migas) di wilayah Balikpapan. Industri migas memiliki kontribusi penting terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, namun aktivitas eksplorasi, pemboran, dan produksi yang berlangsung dekat dengan pemukiman berpotensi menimbulkan pencemaran udara, air, dan tanah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif melalui penyebaran kuesioner kepada 14 responden yang tinggal di sekitar area operasi migas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat mengenai dampak lingkungan tergolong tinggi, ditandai dengan pemahaman yang baik terhadap potensi pencemaran yang ditimbulkan industri migas. Namun demikian, masyarakat menilai bahwa tanggung jawab perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan masih belum optimal, terutama dalam pengelolaan limbah serta upaya mitigasi. Selain itu, pengawasan pemerintah dianggap kurang tegas sehingga belum memberikan efek pengendalian yang signifikan. Partisipasi masyarakat dalam pemantauan lingkungan juga dinilai masih terbatas karena minimnya pelibatan dari pihak terkait. Secara keseluruhan, temuan penelitian ini menegaskan perlunya peningkatan kolaborasi antara perusahaan migas, pemerintah, dan masyarakat untuk memperkuat pengawasan lingkungan dan mendukung keberlanjutan industri.
Analisis Dampak Lingkungan Eksplorasi Migas Melalui Implementasi Pelibatan Masyarakat dan Stakeholder di Wilayah Kalimantan Timur Islah, Muhammad Rafif; Prasetya, Kiftian Hady
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 2 No 2: Juli 2026
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Industrial Technology, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jietech.v2i2.125

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan cara wawancara mendalam serta survei untuk memperoleh gambaran yang lebih luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika masyarakat terlibat secara aktif, mereka lebih sadar akan masalah lingkungan dan mampu berperan dalam mencari solusi yang lebih berkelanjutan. Artikel ini diharapkan membawa manfaat bagi pihak yang membuat keputusan dan perusahaan pertambangan, agar mereka lebih responsif terhadap permasalahan lingkungan dan sosial di Kalimantan Timur. Artikel ini membahas isu penting terkait dampak lingkungan dari kegiatan eksplorasi minyak dan gas di Kalimantan Timur. Fokus utama artikel ini adalah peran masyarakat setempat dan para pemangku kepentingan. Eksplorasi migas sering kali menyebabkan berbagai masalah, seperti kerusakan hutan, pencemaran air, dan penurunan keanekaragaman hayati. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana keterlibatan masyarakat lokal dan kolaborasi dengan pihak lain dapat membantu meminimalkan dampak negatif dari kegiatan tersebut. Selain itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa transparansi dan komunikasi yang baik antara perusahaan migas, pemerintah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan sinergi dalam pengelolaan sumber daya alam. Dengan membangun kepercayaan dan kerja sama, diharapkan dampak negatif dari eksplorasi migas dapat diminimalisir, sementara manfaat yang diperoleh dapat dirasakan oleh semua pihak terkait.
Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko pada Pemasangan Scaffholding di PT. X Salwa Alfian, Putri Nurafifah; Wicaksana, Arya Aji
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 2 No 2: Juli 2026
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Industrial Technology, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jietech.v2i2.142

Abstract

Pemasangan scaffolding di PT. X memiliki potensi bahaya setelah ditemukannya kasus pekerja terjatuh akibat struktur yang tidak stabil. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, dan menentukan langkah pengendalian menggunakan metode HIRA. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis berdasarkan tingkat kemungkinan dan keparahan. Hasilnya menunjukkan 1 risiko rendah, 6 risiko sedang, 3 risiko tinggi, dan 6 risiko ekstrem yang Sebagian besar terkait kerusakan komponen, pemasangan yang tidak tepat, serta aktivitas kerja di ketinggian. Penelitian menyimpulkan bahwa inspeksi rutin, penggunaan APD, penguatan prosedur keselamatan. Serta penataan ulang area kerja diperlukan guna menurunkan risiko kecelakaan pada kegiatan scaffolding.
Analisis Keselamatan Kerja pada Proses Servis Pompa Grease di PT XYZ Gias Fadilla, Muhammad Nur; Noviansyah, Aditya Ramadhan
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 2 No 2: Juli 2026
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Industrial Technology, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jietech.v2i2.153

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan menilai tingkat risiko pada proses servis pompa grease di PT XYZ, mengingat aktivitas pemeliharaan pompa memiliki risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi akibat pembongkaran, penggantian komponen dan perakitan. Penelitian menggunakan metode deskriptif observasional dengan pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara, yang kemudian dianalisis menggunakan Job Safety Analysis (JSA) untuk mengidentifikasi bahaya, menentukan tingkat risiko berdasarkan parameter likelihood dan severity, serta merumuskan tindakan pengendalian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap tahapan pekerjaan memiliki potensi bahaya dengan level risiko bervariasi, mulai dari rendah hingga sangat tinggi. Risiko tertinggi ditemukan pada aktivitas membongkar dan memperbaiki komponen pompa, terutama terkait jari terjepit, tertusuk alat, serta komponen berat yang berpotensi jatuh. Berdasarkan temuan tersebut, disusun langkah pengendalian berupa penggunaan APD lengkap, penataan dan perapian area kerja, penggunaan alat bantu, serta penerapan prosedur kerja yang aman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan pengendalian risiko secara konsisten diperlukan untuk meminimalkan kecelakaan kerja dan meningkatkan keselamatan operasional pada proses servis pompa grease di PT XYZ.
Analisis Keselamatan Kerja pada Aktivitas Grinding dalam Proses Pembuatan Conveyor di PT XYZ Dynova, Anindya Putrie; Aulia, Adhriana Zuma
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 2 No 2: Juli 2026
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Industrial Technology, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jietech.v2i2.155

Abstract

Aktivitas grinding pada proses pembuatan conveyor memiliki potensi bahaya keselamatan kerja karena melibatkan penggunaan mesin berkecepatan tinggi, sumber listrik, kebisingan, serta percikan dan debu logam. Di PT XYZ, aktivitas grinding dilakukan secara berulang dan berisiko menimbulkan kecelakaan kerja apabila tidak disertai pengendalian yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya serta menilai tingkat risiko keselamatan kerja pada aktivitas grinding dalam pembuatan conveyor. Metode yang digunakan yaitu Job Safety Analysis (JSA) untuk menguraikan tahapan pekerjaan dan mengidentifikasi potensi bahaya pada setiap langkah kerja, serta Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) untuk menilai tingkat risiko dan menentukan prioritas pengendalian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas grinding memiliki beberapa potensi bahaya dengan tingkat risiko bervariasi, mulai dari rendah hingga tinggi. Risiko dengan tingkat tinggi terutama berkaitan dengan kebisingan, paparan listrik, serta percikan partikel logam. Berdasarkan hasil analisis tersebut, diperlukan penerapan langkah pengendalian yang sesuai agar risiko kecelakaan kerja dapat dikurangi dan keselamatan pekerja dapat ditingkatkan.
Analisis Bahaya dan Penilaian Risiko Pada Pekerjaan Pengelasan Pipa di PT.X Ramadhan, Andi Artha Rizky; Nugroho, Kent
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 2 No 2: Juli 2026
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Industrial Technology, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jietech.v2i2.156

Abstract

Kegiatan pengelasan pipa di perusahaan kontraktor memiliki berbagai potensi bahaya yang dapat memicu kecelakaan kerja, seperti percikan api, radiasi UV, asap las, panas, serta risiko ergonomi dan kelistrikan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menilai tingkat risiko pada setiap tahap pekerjaan pengelasan pipa di PT. X. Metode Job Safety Analysis (JSA) digunakan untuk mengenali bahaya, menilai kemungkinan dan dampaknya, serta menentukan kategori risikonya. Penelitian ini dilakukan dengan mewawancarai karyawan PT. X secara acak sebanyak 10 orang. Hasil analisis menunjukkan risiko yang bervariasi mulai dari rendah hingga sangat tinggi. Tahap pengelasan menjadi tahap paling berbahaya dengan kategori sangat tinggi akibat paparan percikan api, radiasi, dan asap las. Tahap pembersihan hasil las termasuk kategori tinggi karena potensi cedera mata dan luka sayat. Tindakan pengendalian yang direkomendasikan meliputi penggunaan APD lengkap, pemeriksaan peralatan rutin, penggunaan ventilasi tambahan, dan penerapan prosedur kerja aman. Penerapan JSA terbukti membantu perusahaan dalam memetakan bahaya dan menentukan pengendalian yang tepat untuk menekan kemungkinan kecelakaan kerja.
Analisis Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko pada Proses Pemotongan Plat Baja Menggunakan Cutting Torch di CV. Fandika Berkah Berjaya Fandika, Alip; Salombe, Apryan
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 2 No 2: Juli 2026
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Industrial Technology, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jietech.v2i2.158

Abstract

Proses pemotongan plat baja menggunakan cutting torch di CV. Fandika Berkah Berjaya masih memiliki berbagai permasalahan keselamatan kerja, terutama kebocoran gas, percikan logam cair, paparan cahaya intens, serta tekanan gas yang tidak stabil. Kondisi ini menunjukkan urgensi untuk melakukan identifikasi bahaya dan penilaian risiko secara sistematis, karena beberapa bahaya memiliki nilai risiko tinggi yang berpotensi menimbulkan kecelakaan serius. Penelitian ini menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) untuk menguraikan langkah kerja, mengidentifikasi bahaya, dan menilai tingkat risiko berdasarkan skor likelihood dan severity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa risiko masuk kategori tinggi, seperti kebocoran gas asetilen dengan nilai risiko 20, percikan api yang dapat menyambar material mudah terbakar dengan nilai risiko 15, percikan logam cair yang mengenai tubuh dengan nilai risiko 16, serta tekanan asetilen berlebih yang dapat memicu backfire dengan nilai risiko 15. Bahaya lainnya berada pada kategori sedang dengan nilai risiko berkisar 9–12, sedangkan beberapa risiko rendah bernilai 4–6. Berdasarkan temuan tersebut, disusun langkah pengendalian berupa pemeriksaan peralatan secara rutin, pengaturan tekanan gas sesuai standar, penataan area kerja, serta peningkatan penggunaan APD untuk menurunkan potensi kecelakaan..
Analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Proses Pengelasan di Workshop PT XYZ Faisal, Faisal; Azriel Abna, Fabio Bintang
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 2 No 2: Juli 2026
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Industrial Technology, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jietech.v2i2.159

Abstract

Penelitian ini membahas keselamatan dan kesehatan kerja pada proses pengelasan di workshop PT XYZ yang memiliki tingkat risiko tinggi akibat paparan radiasi, percikan logam panas, asap pembakaran, serta kondisi kerja yang bersifat ergonomis berat. Permasalahan utama adalah masih ditemukannya potensi bahaya pada setiap tahapan pekerjaan, mulai dari persiapan, proses pengelasan, hingga pembersihan area. Metode Job Safety Analysis (JSA) digunakan sebagai pendekatan utama untuk mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko menggunakan parameter Potensi Risiko (PR) dan Severity (SV), serta menetapkan langkah pengendalian yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko kerja berada pada tingkat rendah hingga tinggi, di mana risiko tertinggi muncul pada paparan asap las di area kurang ventilasi, radiasi UV/IR terhadap mata dan kulit, serta luka bakar akibat percikan logam panas. Penerapan pengendalian seperti penggunaan APD lengkap, perbaikan ventilasi, penataan area kerja, dan pengawasan K3 terbukti efektif dalam menurunkan tingkat risiko. Penelitian ini menyimpulkan bahwa JSA merupakan metode yang tepat dan sistematis untuk memetakan risiko pengelasan serta mendukung peningkatan standar keselamatan di PT XYZ.