cover
Contact Name
Afdhal Ilahi
Contact Email
afdhalilahi08@gmail.com
Phone
+6281277798480
Journal Mail Official
afdhalilahi08@gmail.com
Editorial Address
Jl. Arifin Ahmad, Gang Karya Bakti, Perumahan Dwi Tunggal Arifin Blok C8 Tahap 2
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE)
ISSN : 31105807     EISSN : 31105807     DOI : https://doi.org/10.62567/ijete
Core Subject :
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) bertujuan menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, guru, dan praktisi pendidikan untuk berbagi pengetahuan, temuan ilmiah, dan inovasi yang berkontribusi terhadap pengembangan teori dan praktik pendidikan dasar, baik di Indonesia maupun secara global.
Arjuna Subject : -
Articles 52 Documents
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL GAME BASED LEARNING PADA SISWA KELAS 5 SD NEGERI 11 LUBUK JAYA Alan Gustian; Dinda Lusti; Febi Yutiasari; Jerina Farda Hazma; Sofi Desrienti; Syarifah Tri Amelia; Ade Marlia
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 : Edisi Desember 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v1i2.1760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan peningkatan motivasi belajar matematika siswa kelas 5 SD 11 Lubuk Jaya setelah penerapan model pembelajaran Game Based Learning (GBL). Motivasi belajar matematika siswa seringkali rendah karena persepsi bahwa pelajaran tersebut sulit dan membosankan. GBL diyakini mampu menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, interaktif, dan menantang, sehingga mendorong keterlibatan aktif siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dalam dua siklus, dengan subjek penelitian 11 siswa kelas 5. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar (pre-test dan post-test setiap siklus), observasi aktivitas siswa, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar matematika yang signifikan dari pra-siklus hingga Siklus II. Peningkatan ini ditandai dengan meningkatnya antusiasme siswa dalam mengikuti pelajaran, tingginya partisipasi dalam memecahkan masalah, dan meningkatnya skor rata-rata angket motivasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model Game Based Learning efektif dalam meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas 5 SD 11 Lubuk Jaya
STUDI LITERATUR: PENGGUNAAN MEDIA KARTU GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Anisyariva Aprilia; Hanyka Anggun Arniagsa; Indah Apriliani
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 : Edisi Desember 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v1i2.1765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh penggunaan media kartu gambar terhadap kemampuan membaca siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, dengan menelaah sebelas artikel ilmiah yang membahas efektivitas media kartu gambar dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu gambar secara konsisten memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan membaca siswa. Media ini membantu siswa mengenali huruf dan kata secara visual, memahami makna kata secara kontekstual, serta meningkatkan minat dan motivasi belajar melalui kegiatan yang interaktif dan menyenangkan. Temuan dari berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa media kartu gambar efektif diterapkan melalui berbagai pendekatan penelitian seperti Penelitian Tindakan Kelas (PTK), kuantitatif, kualitatif, dan Research and Development (R&D). Secara keseluruhan, penggunaan media kartu gambar terbukti valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa sekolah dasar.
STUDI LITERATUR: PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN IPA DI SD/MI Ana Mariana; Berliana Novia Fitri Yani; Eka Lina Yunita; Oktavia Kharisma Pertiwi; Umi Samsiyah
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 : Edisi Desember 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v1i2.1766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI). Model PBL dipilih karena mampu melatih siswa berpikir kritis, kreatif, dan mandiri melalui pemecahan masalah yang kontekstual dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik studi pustaka dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan pemahaman konsep IPA, keterampilan berpikir ilmiah, serta partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, guru berperan penting dalam merancang masalah yang menantang dan membimbing siswa untuk menemukan solusi secara kolaboratif. Dengan demikian, model PBL dapat menjadi alternatif efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di SD/MI.
PENERAPAN STRATEGI SCAFFOLDING DALAM ZPD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS DI KELAS IV SDN SUMBERSARI 01 Mufidatur Rizqiya Permana; Irfan Maulana; Indah Ayu Rahmawati; Trapsilo Prihandono
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 : Edisi Desember 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v1i2.1768

Abstract

Pendidikan merdeka menurut Ki Hadjar Dewantara merupakan usaha untuk menuntun peserta didik berkembang sesuai dengan kodratnya sehingga menjadi pribadi yang mandiri dan mampu hidup bermasyarakat. Perwujudan pendidikan merdeka dalam pembelajaran ialah dengan menerapkan strategi scaffolding sesuai tingkat zone of proximal development (ZPD) peserta didik. Zone of proximal development (ZPD) peserta didik dalam penelitian terbagi menjadi 3 tingkat capaian belajar diantaranya sangat mahir, cukup mahir, dan perlu bimbingan, ditujukan untuk mempermudah pemberian scaffolding sesuai kapasistas yang dibutuhkan peserta didik. Implementasi strategi scaffolding pada ZPD peserta dididk salah satunya ialah pada mata pelajaran IPAS dengan materi BAB 6 Indonesiaku Kaya Budaya kelas IVA di SDN Sumbersari 01. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan batasan 3 siklus yang terdiri dari 6 pertemuan pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis pada Siklus I diperoleh presentase 64,29% kriteria hasil belajar Baik dan 28,57% Sangat Baik oleh 13 peserta didik. Siklus II memperoleh hasil 42,86% kriteria hasil belajar Sangat Baik dan 53,57% kriteria Baik oleh 20 peserta didik. Perolehan presentase pada siklus III oleh 27 peserta didik menunjukkan besaran presentase 64,29% kriteria Sangat Baik dan 35,71% kriteria Baik.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN VISUAL PERSEPTUAL ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS SMARTBOARD DI TK SARANTAU SASURAMBI Monica Sikma; Rio Tri Putra; Sri Suhartika; Ade Marlia
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 : Edisi Desember 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v1i2.1781

Abstract

Visual perceptual ability is one of the important aspects of cognitive development in early childhood. This ability is related to children’s capacity to recognize, differentiate, interpret, and understand information received through vision. It includes the recognition of shapes, colors, sizes, patterns, and visual relationships, which are essential for children’s learning readiness. This study aims to improve the visual perceptual abilities of children aged 5–6 years at TK Sarantau Sasurambi through smartboard-based learning. The research employed a Classroom Action Research (CAR) method conducted in several cycles, namely planning, action, observation, and reflection. The research subjects were children aged 5–6 years. The research instruments included observation sheets of visual perceptual abilities (visual discrimination, visual memory, matching, sequencing, spatial relations, and eye–hand coordination), observation sheets on the use of the smartboard, and field notes. The results showed an improvement in visual perceptual abilities from the pre-cycle to Cycle I and Cycle II. Children’s mastery in the pre-cycle reached only 45%, increased to 65% in Cycle I, and reached 88% in Cycle II. The use of smartboards proved effective as it offers interactive and engaging visual learning experiences and facilitates children’s direct manipulation of objects. Therefore, smartboard-based learning is highly effective in improving the visual perceptual abilities of children aged 5–6 years.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERACTIVE FLAT PANEL (IFP) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MURID PADA MATA PELAJARAN SENI RUPA KELAS IV SD NEGERI 02 PEKAN SELASA KABUPATEN SOLOK SELATAN Efni Dwi Rachma Nasti; Valenia Dwi Putri; Belinda Putri Faradhiva; Regi Anggara; Ade Marlia
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 : Edisi Desember 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v1i2.1801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan media pembelajaran Interactive Flat Panel (IFP) terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Seni Rupa di kelas IV SD Negeri 02 Pekan Selasa, Kabupaten Solok Selatan. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebanyak dua siklus, setiap siklus terdiri dari satu pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 02 Pekan Selasa (n = [isi jumlah]). Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket motivasi, wawancara singkat dengan guru dan dokumentasi hasil karya siswa. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif pre–post siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar setelah penerapan IFP: skor rata-rata motivasi meningkat dari __ (pra-siklus) menjadi __ (siklus I) dan __ (siklus II). Selain itu, keterlibatan aktif siswa dan kualitas hasil karya seni rupa mengalami peningkatan sesuai indikator yang ditetapkan. Temuan ini mengindikasikan bahwa IFP berpotensi meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran seni rupa.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY BASED LEARNING (IBL) BERBANTUAN SMARTBOARD TV PADA MATA PELAJARAN IPAS PADA SISWA KELAS IV-A UPT SD NEGERI 05 PASAR MUARA LABUH KECAMATAN SUNGAI PAGU KABUPATEN SO Nabilah Syarifah; Melda Oktaviani; Fitri Rahma Dini; Ade Marlia
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 : Edisi Desember 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v1i2.1803

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS melalui penerapan model pembelajaran Inquiry Based Learning (IBL) berbantuan SmartBoard TV. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV-A UPT SD Negeri 05 Pasar Muara Labuh Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan yang berjumlah 26 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar, lembar observasi motivasi belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model IBL berbantuan SmartBoard TV dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II, serta meningkatkan motivasi belajar siswa secara signifikan. Dengan demikian, model Inquiry Based Learning berbantuan SmartBoard TV efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPAS MENGGUNAKAN MEDIA INTERACTIVE FLAT PANEL (IFP) PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 01 SURIAN KABUPATEN SOLOK Maghfira Aulia; IfiaSr; Yeni Sovia Yunus; Siti Aira Hidayani
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 : Edisi Desember 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v1i2.1814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada siswa kelas V SD Negeri 01 Surian Kabupaten Solok melalui penerapan media Interactive Flat Panel (IFP) menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi tes (pretest–posttest), observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil (contoh) menunjukkan rata-rata skor pretest 58,2 meningkat menjadi 76,5 pada akhir siklus II; persentase ketuntasan (KKM = 75) meningkat dari 28% (pretest) menjadi 84% (akhir siklus II). Temuan menunjukkan bahwa penggunaan IFP meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman konseptual siswa. Implikasi penelitian ini mengarah pada rekomendasi penggunaan IFP secara terintegrasi dengan pendekatan konstruktivis dan model pembelajaran yang mendukung interaksi siswa.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN IFB PADA SISWA KELAS V SDN 04 SUNGAI ARO Fazila; Osma Yoli; Rahma Yuni Saputri; Gery Sangra
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 : Edisi Desember 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v1i2.1829

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar matematika melalui penerapan model Cooperative Learning tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan Intelligent Feedback Board (IFB) pada siswa kelas V SDN 04 Sungai Aro. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa yang dibagi secara acak ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan adalah angket motivasi belajar dan tes matematika. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan motivasi belajar matematika pada kelompok eksperimen setelah perlakuan TGT berbantuan IFB. Penerapan model ini terbukti efektif untuk meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas V SD. Kata kunci: motivasi belajar matematika, Cooperative Learning, Teams Games Tournament, Intelligent Feedback Board.
MODEL INTEGRASI SAINS DAN ISLAM MODEL OF INTEGRATION OF SCIENCE AND ISLAM Filzah Nadila Nasir; Kadar M.Yusuf
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 : Edisi Desember 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v1i2.1836

Abstract

Integrasi sains dan Islam merupakan konsep penting dalam pembangunan peradaban ilmu yang berlandaskan nilai-nilai wahyu dan rasionalitas. Sains modern yang berkembang pesat sering kali bersifat sekuler dan memisahkan dimensi spiritual dari realitas ilmiah. Hal ini menimbulkan kebutuhan akan model integrasi yang mampu menghubungkan pengetahuan empiris dengan nilai-nilai ilahiah. Artikel ini membahas pengertian model integrasi, ragam pendekatan yang dapat digunakan dalam menyatukan sains dan Islam, serta tiga model utama yaitu nusus al-shar'iyah, tahlil imani, dan al-naqd al-islami. Model nusus al-shar'iyah menekankan pentingnya penggalian nilai-nilai ilmiah dari teks wahyu, sedangkan tahlil imani berorientasi pada pembentukan kesadaran iman melalui pemahaman terhadap fenomena alam. Sementara itu, al-naqd al-islami berfungsi sebagai kritik terhadap paradigma sains modern yang bertentangan dengan prinsip tauhid. Dengan ketiga model ini, integrasi sains dan Islam diharapkan dapat melahirkan keilmuan yang seimbang antara akal dan wahyu, rasionalitas dan spiritualitas, serta ilmu dan moralitas.