cover
Contact Name
Esti Swatika Sari
Contact Email
humaniora@uny.ac.id
Phone
+628156865456
Journal Mail Official
humaniora@uny.ac.id
Editorial Address
https://journal.uny.ac.id/index.php/humaniora/about/editorialTeam
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian Humaniora
ISSN : 14124009     EISSN : 25286722     DOI : https://doi.org/10.21831/hum.v26i2.40019
Jurnal Penelitian Humaniora is published by Institute of Research and Community Service, Universitas Negeri Yogyakarta Jurnal Penelitian Humaniora publishes articles of non educational research and issues related to humanity (culture, language, arts, social sciences)
Articles 295 Documents
TOPENG BALI DAN MADURA SEBAGAI SUMBER INSPIRASI PENCIPTAAN TARI (SEBUAH TRADISI, TRANSFORMASI BENTUK DAN FUNGSI) Endang Sutiyati; Wenti Nuryani; Bambang Setyo Hari Purwoko
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 20, No 1: April 2015
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1177.823 KB) | DOI: 10.21831/hum.v20i1.7689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan (1) deskripsi naratif tentang karakter Topeng Bidadari dari Bali dan Madura; (2) karya tari kreasi baru yang sumber penciptaannya terinspirasi deskripsi naratif dari karakter topeng Bidadari dan topeng Drupadi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian dan pengembangan (RD). Objek penelitian ini adalah bentuk-bentuk gerakan tari. Subjek penelitian adalah ahli tari Bali dan ahli tari Madura. Data penelitian dikumpulkan dengan observasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pose ragam gerak tari dan penggabungan gerak menjadi sebuah rangkaian gerak tari kreasi baru telah dapat diwujudkan. Pose-pose gerak tari yang telah mengalami distorsi dan abstraksi dari sumber inspirasi, rangkaian gerak tari dalam karya tari hasil pengembangan, disain kostum tari, dan disain iringannya telah sesuai dengan karakter topeng yang menjadi sumber inspirasi penciptaan. Topeng pada awalnya dibuat untuk pemujaan pada roh nenek moyang, kemudian berkembang sebagai bagian dari piranti tari yang disesuaikan dengan karakter tokoh yang dilakonkan penari, kini karakter topeng dapat sebagai sumber penciptaan karya tari
AKTIVITAS KERJA DAN PENGHASILAN PENARI DI RAMAYANA BALLET PURAWISATA YOGYAKARTA Endang Sutiyati
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 12, No 2: Oktober 2007
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.645 KB) | DOI: 10.21831/hum.v12i2.5010

Abstract

This research aims: (1) to find work activity of all dancers in Ramayana Ballet Purawisata and (2) to get information of how much money do they earn. To achieve the goal, data collection is conducted through depth and repeated interview. The research uses a descriptive-analytical technique so that a complete description of the work activity and income of dancers in Ramayana Ballet Purawisata can be obtained. The research finds that: (1) The performance of the dancers is good enough, in term that each of the dancers are competing not to come late since if they did so, their character will be immediately substituted by others. (2) They try to improve themselves by continuous training out of the determined dancing schedule. (3) Senior dancers are actively involved in administration staff. And (4) in addition to salary received monthly, they deserve the right to get additional incomes and holiday subsidy
PENGEMBANGAN COMMUNITY BASED TOURISM SEBAGAI STRATEGI PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DI KABUPATEN KULON PROGO, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Sugi Rahayu; Utami Dewi; Kurnia Nur Fitriana
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 21, No 1: APRIL 2016
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (937.471 KB) | DOI: 10.21831/hum.v21i1.13111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1)  mengetahui upaya yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam mengembangkan Community Based Tourism (CBT), (2) mengidentifikasi potensi wisata yang dapat dikembangkan menjadi CBT, (3) mendapatkan informasi faktor-faktor penghambat CBT di Kabupaten Kulon Progo, dan (4) merumuskan model pengembangan CBT sebagai strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kulon Progo. Upaya Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam mengembangkan CBT sebagai strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat dilakukan melalui: (a) Program pengembangan destinasi wisata, (b) Program pengembangan pemasaran pariwisata, dan (c) Program pengembangan kemitraan. Sementara itu, jenis pariwisata yang potensial untuk dikembangkan menjadi pariwisata berbasis masyarakat di Kulon Progo meliputi wisata alam, wisata agro, wisata religi, wisata pendidikan, budaya, kerajinan, dan kuliner. Terdapat beberapa faktor penghambat pengembangan CBT di Kabupaten Kulon Progo yaitu: (a) infrastruktur yang belum mendukung, (b) partisipasi masyarakat dalam mengembangkan pariwisata masih rendah, dan (c) kemitraan belum terjalin maksimal
MOTIVASI DAN PROSES PENCIPTAAN TARI ANAK DI SANGGAR TARI KEMBANG SORE Trie Wahyuni
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 14, No 2: Oktober 2009
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.764 KB) | DOI: 10.21831/hum.v14i2.5029

Abstract

The research was aimed to describe the form of presentation, to learn the motivation of children dance creator behind his works with animal theme, and to explore the dance creation processes produced by Kembang Sore Dance Gallery (STKS). The research performed at Yogyakarta on May-October 2007 in qualitative approach. Subject of the research: dance creator produced by STKS, dance instructor, dance wardrobe crew produced by SKTS, STKS members. Data was obtained technically by: observation, documentation study, and deep interview. The results show: Dance works produced by SKTS with animal theme was originated from idea expanding from the imagination of the creator to give the education about animal world to the early children, elementary school, and junior high school. On the other hand, to fulfill dance teachers request joined in children dance training to give teaching materials about animal worlds to the early children, elementary school, and junior high school.  The dance work was categorized into new creation dance form. Creation process used creative process includes some steps they are, investigation exploration directly to the observation object, make improvisation trying possible movements can be expressed suitable with the movement characteristics of early children, elementary school, and junior high school. Sorting evaluation of the movements has been found was adapted with dance theme. Movement sequences created by STKS consisted of 3 components, namely a beginning movement that the moving sequences was improved in intermediate level, sitting movement that the moving sequences was performed in sitting (low level), and the movement after sitting that the moving sequences was performed in intermediate level. All of the components were combined into the harmonic unity, with the repeat of movement, rhythm, realized to give the variation and clarity of design from was shaped of several moving position. The movement dynamics consistent with the tap/accentuation of the accompanied music was arranged and using kendang directly drummed by Untung Mulyono. Person who listen the voice of tabuhan accompanied the dance at a glance will realize the East Java taste. The dynamics of the dancing movement united with the kendang dynamics was drummed by the creator, gives the dynamics and rhythmic tastes. Every dance movements he was created always followed by the kendang code, intended to easy in learn it. Dance wardrobe designed by Siwi and Reki in considering doesn’t disturb the movement, and the choice in bright color of wardrobe was liked by children.
MODEL PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS KOMODITAS LOKAL DI KABUPATEN BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Hastuti Hastuti; Nurul Khotimah
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 22, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.917 KB) | DOI: 10.21831/hum.v22i2.19569

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mengetahui potensi desa wisata berbasis komoditas lokal, dan (2) menemukan dan mengembangkan model pengembangan Desa Wisata berbasis komoditas lokal di Kabupaten Bantul. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dan pengembangan (Research and Development). Sampel penelitian dipilih secara purposif yakni Desa Wisata Krebet. Jenis data penelitian meliputi data primer dan data sekunder. Data dikumpulkan dengan menggunakan studi literatur, observasi, wawancara, dan Focus Group Discussion. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, potensi Desa Wisata Krebet adalah sentra kerajinan batik kayu, dengan (1) produk kerajinan yang dihasilkan adalah topeng, wayang, almari, aksesoris rumah tangga, patung kayu, kotak perhiasan, dan hiasan batik kayu lainnya, (2) motif batik kayu yang dibuat adalah motif parangrusak, parangbarong, kawung, garuda, sidorahayu, sidomukti, dan motif lainnya. Kedua, Desa Wisata Krebet dijadikan model pengembangan desa wisata berbasis komoditas lokal berupa sentra kerajinan batik kayu, dengan pertimbangan adanya kegiatan ekonomi produktif, adanya kegiatan sosial budaya yang dilestarikan penduduk setempat, adanya pengembangan jelajah wisata hutan rakyat atau perkebunan, dan adanya potensi desa wisata.
PENYUSUNAN JADWAL KULIAH DI PERGURUAN TINGGI DENGAN METODE TABU SEARCH (Pencarian Terlarang) Sahid Sahid
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 3, No 3: Oktober 1998
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1092.045 KB) | DOI: 10.21831/hum.v3i3.5370

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji masalah penyusunan jadwal kuliah di perguruan tinggi, yang menuntut agar sejumlah tatap muka mingguan antara para dosen dan mahasiswa dijadwalkan pada sejumlah blok waktu dan ruang.Suatu metode heuristic yang didasarkan pada algoritma tabu search (pencarian terlarang) diajukan untuk menyelesaikan masalah tersebut.Hasil eksperimen dengan menggunakan data nyata menunjukan bahwa metode trsebut dapat digunakan untuk menghasilkan jadwal tanpa ada mahasiswa atau dosen yang harus terlibat dalam dua kegiatan pada waktu bersamaan dan tanpa ada kelas yang melebihi kapasitas  ruang kuliah yang dijadwalkan.
MEDIA ALTERNATIF SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN DAN PENGENALAN BATIK MELALUI BONEKA TANGAN Mochamat Santoso; Khairu Rahmah; Putri Dewi Wahyuningsih; Bonny Bhinastiti Aisyah Rachmawati
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 24, No 1 (2019)
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hum.v24i1.15118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media alternatif sebagai upaya pelestarian dan pengenalan batik melalui boneka tangan untuk forum anak Surakarta. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Media yang akan dipakai dalam pengenalan motif batik ini didesain dan dimodifikasi dengan menambahkan unsur batik serta dengan sebuah cerita yang interaktif. Dalam penelitian ini, peserta juga dikenalkan dengan motif batik, diikutsertakan dalam pembuatan batik dan pementasan boneka tangan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenalan batik dan filosofinya dengan menggunakan media boneka tangan ini sesuai untuk anak-anak Forum Anak Surakarta. Pelatihan yang menyenangkan menggunakan media boneka tangan dapat membuat materi yang disampaikan dengan mudah diterima oleh anak-anak. Media bercerita dengan menggunakan boneka tangan membuat proses belajar lebih menyenangkan dan berguna untuk meningkatkan kepercayaan diri. Hasil yang dicapai antara lain peserta mampu mengetahui motif-motif batik dan filosofinya, memiliki kemampuan dalam membatik, mengembangkan kreativitas. Media boneka tangan juga memudahkan peserta menyerap pesan dan meningkatkan keberanian peserta.HAND PUPPETS AS AN ALTERNATIVE MEDIUM TO PRESERVE AND INTRODUCE BATIKThe objective of this study is to develop an alternative medium as an effort to preserve and introduce batik through the use of hand puppets within the Surakarta children's forum. Descriptive qualitative research method was used in this study. The puppets as the medium were designed and modified by adding batik elements depicting an interactive story which then were introduced to the research participants. These participants were also involved in the batik making process as well as in the puppet show. Findings of the study indicated that the introduction of batik and its philosophy of using hand puppets was suitable for the participants in Surakarta Children's Forum. Fun training using hand puppet medium enabled the children to receive the learning materials easily. In addition, storytelling using these puppets had created fun learning atmosphere and helped improve the children’s confidence. The results achieved included the participants’ capability in figuring out the motifs of batik and their philosophies, their ability to make batik, and their creativity improvement. The hand puppets medium also facilitated the children to absorb messages and increase their grits.
TINDAK KEKERASAN PADA WANITA PEDAGANG MENGINAP DI PASAR KOTA YOGYAKARTA Nur Djazifah
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 1, No 6: 2001
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1109.607 KB) | DOI: 10.21831/hum.v1i6.5386

Abstract

Abstract The objective of this study is to prescribe the profile of woman merchandisers who stay overnight in the market and receive harsh behavior. The data were collected through observation, deep interview both through the subject of the study, and the reliable source persons who are related to the case, e.g. market officers, head (lurah) of pasar, market securities and other woman-merchandiser fellows. The result of the study prescribe that 1) Those woman-merchandisers have experience on harsh behavior in  the variety of degrees; 2)Most of them have low educational level, only one woman has a Senior High School diploma, three women have Junior High School diplomas and the rest have  Elementary School diplomas and lower; 3) The age of those women varies from 30through over 70 years old; 4) the harsh-behavior types comprise cases of sexual harassment and non-sexual harassment;5)The attackers are buyers, tricycle drivers, car drivers, helpers of the drivers, strangers , their own fellow- merchandisers, drinkers, marker officers and retailers;6)The effects of harsh-behavior attack are various; annoyance, angry, sadness, big deficits, uncertainty, and uneasiness. Even though some do not care;7)Most women merchandisers admit these harsh behavior as their fate;8)They help usually comes from their fellow-merchandisers or closed relatives both in physical help, financial donation, or psychological advice. Keywords: woman merchandiser night stayers, harsh behavior
USAHA SANGGAR SENI DIDIK NINI THOWOK DALAM MENEMBUS PASAR Sutiyono Sutiyono
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 7, No 2: Oktober 2002
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.414 KB) | DOI: 10.21831/hum.v7i2.7351

Abstract

Abstract The purpose of the research  is to know the effort of Sanggar Seni Didik Nini Thowok Yogyakarta as nonformal art educational program in marketing perforate. Data was obtained through a bibliographical study, observation, interviews and documentary study. Approach of the research is used to qualitative approach. The result of this study showed that the efforts is done by Sanggar Seni Didik Nini Thowok Yogyakarta is: (1) to order sanggar management, (2) to stand at attention of discipline, and (3) publication/promotion of sanggar name. Keywords:art, sanggar, effort
PENGARUH PENGASUHAN DAN PENGETAHUAN ORANGTUA TENTANG NAPZA TERHADAP PERILAKU RELAPSE ANAK Sri Weni Utami; Hetti Rahmawati; Rias Gesang Kinanti
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 17, No 2: Oktober 2012
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.41 KB) | DOI: 10.21831/hum.v17i2.3100

Abstract

Peran orangtua penting dalam menanggulangi penyalahgunaan NAPZA remaja dan upaya pencegahan kekambuhan (relapse prevention) karena orangtua adalah subsistem sentral pengendali sebuah keluarga dengan anak-anak  di  dalamnya.  Sehingga  orangtua  memerlukan  kesempatan belajar ketrampilan dalam hal mengurangi risiko perilaku relapse anak. Parent  Support  Training  sebagai  salah  satu  alternatif  edukasi  bagi orangtua   remaja   penyalahguna NAPZA untuk  belajar   dan   berlatih tentang:  pengetahuan  tentang   NAPZA,  adiksi,  pencegahan  perilaku relapse dan dimensi pengasuhan efektif serta belajar rencana tindakan. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan survei awal penjajakan untuk menguji  pengaruh  pola  pengasuhan  orangtua  (variabel  bebas)  dan pengetahuan orangtua tentang NAPZA (variabel bebas) terhadap perilaku relapse   anak   kembali   menyalahgunakan   NAPZA   (sebagai   variabel tergantung).  Metode pengambilan  data  dengan  metode angket, analisis data  angket  dengan  analisis  regresi.  Data  tambahan  diperoleh  dari analisis  kebutuhan  pelatihan  parent  support  training    tentang  urgensi pelatihan,  karakteristik,  bahan  dan  strategi  pelatihan  dengan  metode wawancara. Analisis deskriptif digunakan untuk mengolah hasil survei. Subjek  penelitian  terdiri  dari  60  orangtua  dari  remaja  penyalahguna NAPZA yang berada di kota Malang, Yogyakarta dan Bogor. Hasil analisis regresi menyatakan bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara pola asuh orangtua dengan   perilaku relapse anak (p- value 0,05), pengetahuan orangtua tentang NAPZA tidak berpengaruh terhadap  perilaku  relapse  subjek  (p-value    0,05),  secara  bersama variabel pola asuh orangtua dan pengetahuan orangtua tentang NAPZA memberikan kontribusi sebesar 30,10% terhadap perilaku relapse anak (R2 = 0,301; p-value 0,000). Sumbangan sebesar 69,99% dijelaskan oleh faktor-faktor selain kedua variabel bebas tersebut. Hasil survei menunjukkan bahwa sebanyak 60% menghendaki pelatihan mencegah kekambuhan/preventing relapse, 40% coping masalah anak, dan bahan pelatihan sebaiknya memberi pemahaman tentang dimensi pengasuhan, NAPZA, adiksi dan pencegahan kekambuhan. Penelitian ini menunjukkan peran penting pola pengasuhan orangtua dalam pencegahan perilaku relapse anak. Maka perlu pengembangan model parent support training untuk peningkatan ketrampilan pengasuhan efektif bagi orangtua yang memiliki anak recovering addict. Pengembangan media pembelajaran termasuk modul, panduan dan buku bacaan dengan mempertimbangkan hasil survei ini

Page 7 of 30 | Total Record : 295