cover
Contact Name
Nurdin Amin
Contact Email
nurdin.amin@ar-raniry.ac.id
Phone
+6285207161847
Journal Mail Official
jim.uin@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Komplek Gedung B Lantai 1 Fakultas Tarbiyah dan Keguruan - Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh Jl. Syeikh Abdul Rauf Darussalam Banda Aceh, 23111. Banda Aceh- Indonesia
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JIM FTK UIN Ar-Raniry
ISSN : -     EISSN : 29886228     DOI : https://doi.org/10.22373/jim
Core Subject :
Jurnal Ilmiah Mahasiswa (JIM) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh merupakan media publikasi Ilmiah yang berfokus pada hasil penelitian (pengembangan model) pendidikan dan pengajaran. Jurnal ini menerbitkan artikel yang menarik bagi mahasiswa. Artikel yang dikirimkan harus orisinal dan menarik. Tujuannya adalah mempromosikan karya mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Karya Ilmiah Mahasiswa Lainnya dalam memajukan pendidikan berkelanjutan kearah yang lebih baik. Karya ilmiah tersebut dipublikasikan pada Bulan Juni dan Desember pada setiap tahunnya. Artikel yang dipublikasikan berupa penelitian atau hasil kajian mahasiswa dalam berbagai bidang meliputi: Pendidikan, Pendidikan Islam, Sains dan Teknologi, Teknologi Pendidikan, Manajemen Pendidikan, Metode dan Model Pembelajaran, Pendidikan Sains, Media pembelajaran, Kurikulum
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
PENGALAMAN GURU DALAM MELAKUKAN ASSESMEN KOGNITIF PADA ANAK DENGAN DYSLEXIA Samir Abdul Azis; Sri Nurhayati Selian
JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry (In Progre
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jim.0001

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman guru dalam melakukan asesmen kognitif pada anak dengan Disleksia di Sekolah Luar Biasa (SLB) di Banda Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif untuk memahami secara mendalam praktik asesmen yang dilakukan guru dalam konteks pembelajaran sehari-hari. Partisipan penelitian terdiri dari tiga guru yang memiliki pengalaman langsung dalam mengajar dan melakukan asesmen terhadap siswa dengan disleksia. Pemilihan partisipan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pedoman semi-terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang muncul dari pengalaman partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen kognitif dipahami guru sebagai proses berkelanjutan yang terintegrasi dengan kegiatan pembelajaran melalui observasi, analisis kesalahan membaca, serta pengamatan terhadap perhatian dan pemrosesan informasi siswa. Guru menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan instrumen asesmen terstandar, minimnya pelatihan profesional, keterbatasan waktu, serta kesulitan dalam mengkomunikasikan hasil asesmen kepada orang tua. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru mengembangkan berbagai strategi adaptif seperti observasi berulang, modifikasi tugas pembelajaran, serta kolaborasi dengan rekan sejawat. Hasil asesmen kemudian dimanfaatkan sebagai dasar dalam perencanaan pembelajaran individual dan komunikasi dengan orang tua untuk mendukung perkembangan belajar anak
Strategi Pembinaan Bakat Anak Usia 6–12 Tahun dalam Mengembangkan Potensi Diri Darmiah
JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry (In Progre
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jim.0002

Abstract

Strategi pembinaan bakat anak usia 6–12 tahun memiliki peranan penting dalam mendukung perkembangan potensi diri anak secara optimal. Pada usia sekolah dasar, anak berada pada fase perkembangan yang pesat, baik dari aspek kognitif, emosional, sosial, maupun motorik, sehingga memerlukan pembinaan yang tepat dan berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji strategi pembinaan bakat yang efektif dalam membantu anak mengenali, mengembangkan, dan meningkatkan potensi dirinya sejak dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber literatur berupa buku, jurnal ilmiah, dan artikel yang berkaitan dengan perkembangan anak dan pembinaan bakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pembinaan bakat yang dilakukan melalui pengenalan minat anak, pemberian motivasi, latihan yang konsisten, dukungan keluarga, serta peran sekolah mampu meningkatkan rasa percaya diri, kreativitas, kemampuan sosial, dan prestasi anak. Selain itu, pembinaan yang dilakukan secara menyenangkan tanpa tekanan memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter dan kemampuan anak. Oleh karena itu, strategi pembinaan bakat perlu diterapkan secara terarah, sistematis, dan sesuai dengan kebutuhan serta minat anak agar potensi diri anak dapat berkembang secara maksimal.
LITERATURE REVIEW: "Dinamika Interaksi Seluler: Analisis Komprehensif Mekanisme Penerapan Immune Checkpoint Inhibitors" Nurfina; Siti Parenda Istiqamah; Firdus; Rosnizar
JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry (In Progre
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jim0003

Abstract

Kanker tetap menjadi tantangan medis global yang memerlukan pendekatan terapi inovatif di luar modalitas konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dinamika interaksi seluler dalam penerapan Immune Checkpoint Inhibitors (ICIs) serta efektivitasnya dalam memodulasi sistem imun inang. Melalui metode tinjauan literatur, artikel ini menganalisis peran antibodi monoklonal, sitokin seperti Interleukin-2, serta integrasi terapi molekuler siRNA dalam mengatasi mekanisme pengelakan imun oleh sel tumor. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa blokade pada jalur protein regulator seperti PD-1 dan CTLA-4 mampu memulihkan fungsi sitotoksik sel T, sementara kombinasi dengan terapi target dapat meningkatkan angka harapan hidup bebas penyakit (disease-free survival). Kesimpulannya, sinergi antara imunoterapi yang presisi dan pemahaman terhadap lingkungan mikro tumor menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan luaran klinis bagi pasien kanker di masa depan.
Dampak Toksikologi Minyak Dan Dispersan Pada Ekosistem Perairan Setelah Tumpahan Minyak Husna Adlin; Andrina Lovita; Nurfina; Firdus; Alia Riski; Muhammad Nasir
JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry (In Progre
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jim.0004

Abstract

Peningkatan intensitas aktivitas maritim dan eksploitasi sumber daya laut berkontribusi pada tingginya risiko tumpahan minyak yang mengancam keseimbangan ekosistem perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efek toksik yang ditimbulkan oleh minyak bumi dan bahan dispersan terhadap berbagai komponen biotik ekosistem akuatik pascakejadian tumpahan minyak. Pendekatan systematic literature review diterapkan dengan menganalisis publikasi ilmiah bereputasi yang terbit dalam rentang 2016 hingga 2026 melalui penelusuran pada basis data Google Scholar, ScienceDirect, Scopus, PubMed serta Portal Garuda menggunakan metode analisis isi. Kajian ini mengungkapkan bahwa kandungan hidrokarbon dalam minyak mentah, khususnya PAH dan BTEX, memiliki karakteristik persisten dan bioakumulatif yang mampu memicu kerusakan fisiologis, hambatan pertumbuhan, disfungsi reproduksi, bahkan mortalitas pada berbagai organisme akuatik termasuk plankton, ikan, terumbu karang dan mangrove. Aplikasi dispersan kimiawi seperti Corexit 9500 diketahui memperparah kondisi tersebut dengan meningkatkan ketersediaan biologis senyawa beracun, terutama pada stadium larva dan organisme simbiotik karang. Paparan simultan minyak dan dispersan menghasilkan efek toksik yang jauh lebih tinggi dibandingkan paparan masing-masing komponen secara terpisah. Penerapan bioremediasi dan fitoremediasi dinilai sebagai strategi pemulihan ekosistem yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
THE IMPACT OF ANIMATED VIDEOS ON STUDENTS' VOCABULARY ACQUISITION OF  EFL STUDENTS Lukmanul Hakim; Reyza Amelia Caesari; Syamsul Bahri
JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry (In Progre
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jim.0005

Abstract

This study aims to examine the effect of animated videos on the vocabulary acquisition of eighth-grade EFL students at MTsN 2 Aceh Besar in the 2025/2026 academic year. The research employed a quantitative pre-experimental design using a one-group pre-test and post-test approach. The sample consisted of 32 students. Data were collected using a 100-item multiple-choice vocabulary test that had been tested for validity and reliability, with a reliability coefficient of 0.986.The results showed that animated videos had a positive impact on students’ vocabulary acquisition. The mean score increased from 53.97 in the pre-test to 78.34 in the post-test, with a gain of 24.37 points. Before the treatment, most students were in the failing category, while after the treatment, no students remained in that category. Some students even reached the good and excellent levels. Therefore, animated videos are proven to be an effective learning medium for improving vocabulary acquisition through engaging and easily understood audio-visual content.
Peran Orang Tua Sebagai Pembimbing Sosial Anak Di Era Digital: Strategi Efektif Meminimalkan Dampak Negatif Penggunaan Gadget Ridwan M Daud
JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry (In Progre
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jim.0006

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan anak, khususnya dalam pola belajar, bermain, dan berinteraksi. Gadget kini menjadi bagian dari keseharian anak dan membuka peluang baru dalam akses informasi serta pengembangan kreativitas. Namun di balik manfaat tersebut, penggunaan gadget tanpa pendampingan juga berpotensi menimbulkan berbagai risiko, seperti kecanduan, gangguan social dan emosional, serta paparan konten yang tidak sesuai usia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua sebagai pembimbing sosial anak di era digital dan memberikan strategi efektif dalam meminimalkan dampak negatif penggunaan gadget. Melalui kajian literatur dan temuan penelitian relevan, studi ini mengidentifikasi empat peran utama orang tua yaitu sebagai teladan sosial yang menunjukkan perilaku bermedia yang sehat; sebagai mediator digital yang terlibat aktif mendampingi anak; sebagai pembimbing nilai dan moral dalam membangun etika bermedia; serta sebagai regulator yang mengatur durasi dan jenis konten yang diakses anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan aktif, komunikasi dialogis, serta penetapan batasan yang konsisten terbukti meningkatkan kemampuan anak dalam mengelola penggunaan gadget secara bertanggung jawab. Studi ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi orang tua dalam menghadapi tantangan pengasuhan di era digital secara lebih efektif dan konstruktif
Dukungan Sosial dan Kecemasan sebagai Prediktor School Well-Being pada Siswa Pedalaman Fakhri Yacob
JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry (In Progre
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jim.0007

Abstract

This study aims to simultaneously examine social support and anxiety variables as predictors of well-being in Islamic senior high school students in remote areas, particularly students at MAN 2 Aceh Besar, who have different socio-economic characteristics, limited access to education, and high dependence on family, teacher, and peer support. This study found that the residual data were normally distributed (Asymp. Sig. = 0.712 > 0.05), so the regression model met the normality assumption and was suitable for hypothesis testing (normality test). The results of the regression analysis reported that social support had no significant effect on students' school well-being (β = 0.103; p = 0.416), although it had a positive relationship direction. Similarly, anxiety had no significant effect on school well-being (β = -0.063; p = 0.618), although it showed a negative relationship direction in accordance with the theory. These findings indicate that in students in remote or outer-city areas, school well-being is not directly determined by social support or anxiety. Student well-being at school is likely influenced by other factors, such as the quality of relationships with teachers, school climate, family support, resilience, learning engagement, and the local educational environment. Therefore, further research is needed to examine these variables to gain a more comprehensive understanding of the factors influencing students' school well-being in rural areas.
Integrasi Pembelajaran Biologi dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam Mendukung Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Pondok Pesantren: A Systematic Literature Review Imron Rosyadi; Zaenal Abidin; Sulistyono
JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry (In Progre
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jim.0008

Abstract

Integrasi pembelajaran Biologi dengan Perilaku Hidup Bersih dan  Sehat   (PHBS) merupakan pendekatan strategis untuk memperkuat Profil Pelajar Pancasila di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mensintesis literatur tentang integrasi Biologi-PHBS serta menganalisis kontribusinya terhadap dimensi Profil Pelajar Pancasila. Tinjauan literatur sistematis mengikuti pedoman PRISMA 2020 dengan pencarian pada  Scopus, Web of Science, ERIC, ScienceDirect, Google Scholar, dan SINTA (2020–2025). Dari 487 artikel awal,25 memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan sintesis tematik. Temuan menunjukkan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) dan Pembelajaran Berbasis Inkuiri paling efektif (peningkatan retensi 42%; pemahaman konseptual 38%). Faktor pendukung utama: kesiapan guru (85% implementasi berhasil) dan fasilitas sekolah (40% peningkatan keterlaksanaan). Hambatan utama: keterbatasan waktu (25–40% lebih banyak dibutuhkan) dan sumber daya. Integrasi Biologi-PHBS berkontribusi signifikan pada seluruh dimensi Profil Pelajar Pancasila, terutama Bernalar Kritis (22 studi), Gotong Royong (20 studi), dan Mandiri (17 studi). Penelitian ini merekomendasikan pengembangan modul ajar terintegrasi, pelatihan guru berbasis PjBL, dan kebijakan sekolah yang mendukung PHBS.
Penerapan Model Pembelajaran Student Teams Achievment Division (STAD) dengan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa pada Materi Pewarisan Sifat Erna Diana; Mulyadi; Ayuni
JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry (In Progre
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jim.0009

Abstract

Rendahnya keaktifan belajar siswa dalam proses pembelajaran menyebabkan hasil belajar siswa   yang relatif rendah. Hal tersebut dipengaruhi oleh strategi pembelajaran yang kurang menarik. Upaya dalam mengatasi permasalahan tersebut salah satunya dengan menerapkan model pembelajaran yang sesuai dengan materi pembelajaran yaitu model STAD (Student Teams Achievment Division) dengan media Audio Visual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas belajar siswa kelas IX MTsS Al-Manar pada materi pewarisan sifat melalui penerapan model pembelajaran STAD (Student Teams Achievment Division) dengan media Audio Visual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX MTsS Al-Manar, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX-A berjumlah 30 orang siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penellitian ini yaitu menggunakan purposive sampling.  Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis aktivitas belajar siswa menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas siswa tergolong aktif dengan persentase 74,94%. 
Public Speaking Challenges Among EFL Learners: Evidence from an English Camp Experience Amiruddin; Ines Darasinta
JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry (In Progre
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jim.0010

Abstract

Public speaking in English presents significant challenges for EFL learners, particularly in Indonesian university contexts where opportunities for authentic oral communication remain limited. This study explores how university students navigate public speaking challenges through their participation in an English immersion camp. Using a qualitative approach with narrative inquiry design, data were collected through semi-structured interviews with six participants aged 21-23 years who had completed the Saree English Camp program in Aceh Besar, Indonesia. Thematic analysis was employed to examine participants' experiences before, during, and after the camp. The findings reveal that participants initially faced multidimensional challenges including psychological barriers (anxiety, fear of negative evaluation, low self-confidence), limited linguistic competence (vocabulary, pronunciation, grammar), and lack of supportive speaking environments. The English camp facilitated transformation through its immersive English-only environment, continuous speaking practice, and strong peer support, which collectively reduced anxiety, normalized mistakes, and increased confidence. Participants developed greater willingness to communicate, improved fluency, and more positive attitudes toward speaking English. However, sustaining these improvements post-camp remained challenging due to the absence of supportive English-speaking environments in daily life. This study contributes empirical insights into how immersive learning environments address both linguistic and psychological dimensions of public speaking development, while highlighting the need for sustained practice opportunities beyond intensive programs

Page 1 of 2 | Total Record : 11