cover
Contact Name
Sri Wahyuni Bahrum
Contact Email
swbahrun@gmail.com
Phone
+6285255332550
Journal Mail Official
swbahrun@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sultan Alauddin No. 293
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari
ISSN : 30252458     EISSN : 30252458     DOI : https://doi.org/10.58294
Core Subject :
JPMGS merupakan wadah publikasi illmiah untuk kegiatan yang berhubungan langsung dengan masyarakat yaitu pengabdian masyarakat dalam bidang yang berhubungan dengan kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 48 Documents
Penyuluhan Gizi ibu Hamil dan Pemeriksaan Antenatale Care Di Pustu Darma kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar Sumiyati; Fransiska Firna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 4 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v4i1.352

Abstract

Pemeriksaan Antenatal Care (ANC) dan penyuluhan Gizi Ibu hamil sangat penting untuk mencegah Kelahiran Stunting dan komplikasi kehamilan Serta Persalinan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran ibu hamil tentang pentingnya pemeriksaan ANC dan Pemenuhan Gizi Pada Ibu Hamil. Dengan adanya Kegiatan Penyuluhan menunjukkan peningkatan kesadaran ibu hamil sebesar 90%. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya peningkatan kesadaran dan ketersediaan fasilitas kesehatan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk mengembangkan pengetahuan ibu hamil dengan penyuluhan edukasi/informasipemeriksaan Antenatae Care dan Gizi Pada Ibu Hamil yang merupakan salah satu upaya preventif dan promotif dalam mencegah Serta menurunkan anka kejadian Stunting dan gizi buruk pada ibu hamil. Metode penyuluhan kegiatan menggunakan metode ceramah (penyuluhan) yang dirangkaikan dengan diskusi tanya jawab secara interaktif antara penyuluh dan peserta kegiatan dengan menggunakan powerpoint dan lemba rleaftlet. Evaluasi dilakukan dengan menganalisis pertanyaan-pertanyaan peserta sebagai bahan evaluasi untuk kegiatan selanjutnya dan antusias peserta pada saat kegiatan berlangsung.
Optimalisasi Peran Kader Kesehatan melalui Pelatihan Stimulasi Pijat Endorphin, Oksitosin, dan Sugestif untuk Mendukung ASI Eksklusif Berbasis Komunitas Fadlyatul Fajri; Irma Sri Rejeki; Harlina Harlina; Sitti Hardiyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 4 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v4i1.353

Abstract

Pemberian ASI eksklusif masih menghadapi berbagai tantangan di tingkat komunitas, termasuk keterbatasan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam mendukung ibu menyusui melalui pendekatan nonfarmakologis. Pemberdayaan kader kesehatan menjadi strategi penting untuk meningkatkan keberhasilan ASI eksklusif melalui penerapan terapi komplementer yang aman dan mudah diaplikasikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan melalui pelatihan stimulasi pijat endorphin, oksitosin, dan sugestif sebagai terapi komplementer berbasis komunitas dalam mendukung keberhasilan ASI eksklusif. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung kepada kader kesehatan, disertai evaluasi menggunakan pre-test dan post-test pengetahuan serta keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan kader kesehatan dari 15% pada pre-test menjadi 97% pada post-test, serta peningkatan keterampilan dari 5% menjadi 98% setelah pelatihan. Kader kesehatan mampu memahami konsep terapi komplementer dan mempraktikkan teknik stimulasi pijat endorphin, oksitosin, dan sugestif secara benar dan mandiri. Pelatihan ini meningkatkan kesiapan kader dalam mendampingi ibu menyusui di komunitas. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan kader kesehatan melalui pelatihan terapi komplementer berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kapasitas kader dan berpotensi mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif.
Penguatan Kapasitas Kader Kesehatan Dalam Pencegahan Kehamilan Resiko Tinggi Pada Ibu Hamil Niar niar; Rusni Safitry
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 4 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v4i1.354

Abstract

Kader kesehatan memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Peningkatan pengetahuan kader dapat dilakukan melalui pemberian edukasi pengetahuan mengenai risiko tinggi pada kehamilan. Bidan sebagai penanggung jawab pendataan ibu hamil di wilayahnya tidak terlepas dari dukungan kader kesehatan yang merupakan pihak terdekat dengan masyarakat. Deteksi dini menjadi langkah penting dalam mencegah terjadinya kehamilan berisiko. Namun, efektivitas edukasi tersebut sangat dipengaruhi oleh peran aktif kader di komunitas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader dan edukasi terpadu dalam pencegahan risiko tinggi kehamilan dalam kegiatan ini dilakukan bukan hanya untuk meningkatkan pengetahuan kader dan ibu hamil saja Masyarakat komunitas pun menjadi sasaran dalam kegiatan ini. Metode Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilaksanakan pada tanggal 17 Desember 2025 pukul 08.30 wita. Kegiatan pengabdian di laksanakan di lingkungan kantor desa rumpa. Jumlah kader yang hadir sebanyak 8 orang dan jumlah ibu hamil yang hadir sebanyak 21 orang. Hasil setelah di lakukan pengukuran pengetahuan dengan menggunakan quesioner Pre dan post didapatkan perubahan pengetahuan setelah di lakukan edukasi. Kesimpulan dalam pengabdian masyarakat ini kita dapat menarik kesimpulan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan kader ibu hamil dan masyarakat yang ada di komunitas.
Optimalisasi Peran Kader Kesehatan melalui Pelatihan Stimulasi Pijat Endorphin, Oksitosin, dan Sugestif untuk Mendukung ASI Eksklusif Berbasis Komunitas Fadlyatul Fajri; Irma Sri Rejeki; Harlina Harlina; Sitti Hardiyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 5 No 2 (2026): MEI 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v5i2.355

Abstract

Pemberian ASI eksklusif masih menghadapi berbagai tantangan di tingkat komunitas, termasuk keterbatasan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam mendukung ibu menyusui melalui pendekatan nonfarmakologis. Pemberdayaan kader kesehatan menjadi strategi penting untuk meningkatkan keberhasilan ASI eksklusif melalui penerapan terapi komplementer yang aman dan mudah diaplikasikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan melalui pelatihan stimulasi pijat endorphin, oksitosin, dan sugestif sebagai terapi komplementer berbasis komunitas dalam mendukung keberhasilan ASI eksklusif. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung kepada kader kesehatan, disertai evaluasi menggunakan pre-test dan post-test pengetahuan serta keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan kader kesehatan dari 15% pada pre-test menjadi 97% pada post-test, serta peningkatan keterampilan dari 5% menjadi 98% setelah pelatihan. Kader kesehatan mampu memahami konsep terapi komplementer dan mempraktikkan teknik stimulasi pijat endorphin, oksitosin, dan sugestif secara benar dan mandiri. Pelatihan ini meningkatkan kesiapan kader dalam mendampingi ibu menyusui di komunitas. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan kader kesehatan melalui pelatihan terapi komplementer berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kapasitas kader dan berpotensi mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif.
EDUKASI TANDA BAHAYA DAN UPAYA PENCEGAHAN KOMPLIKASI PADA MASA KEHAMILAN Rahayu Arum Winarningsih; Natasha Novianty
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 4 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v4i1.356

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia dan sebagian besar disebabkan oleh keterlambatan dalam mengenali tanda bahaya selama kehamilan serta keterlambatan mendapatkan penanganan medis. Rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan berkontribusi terhadap meningkatnya risiko komplikasi yang dapat mengancam keselamatan ibu dan janin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan ibu hamil dalam mengenali tanda bahaya kehamilan serta upaya pencegahan komplikasi melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif yang disertai diskusi, tanya jawab, serta pembagian media edukasi berupa leaflet. Kegiatan dilaksanakan di PUSTU Salekoe, Kota Palopo, dengan sasaran 30 ibu hamil. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana sebelum edukasi sebagian besar peserta berada pada kategori pengetahuan kurang, sedangkan setelah edukasi mayoritas peserta berada pada kategori pengetahuan baik. Peserta mampu mengenali tanda bahaya kehamilan seperti perdarahan, hipertensi dalam kehamilan, penurunan gerak janin, dan tanda infeksi. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang terstruktur dan berkelanjutan efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan ibu hamil.
Pendampingan Penggunaan Melaleuca cajuputi dan Allium cepa sebagai Terapi Komplementer dalam Penanganan Demam pada Anak Ekayanti Ekayanti; Jusmawati Jusmawati; Ade Sriwahyuningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 5 No 2 (2026): MEI 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v5i2.404

Abstract

Kesehatan ibu dan anak merupakan indikator utama dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Permasalahan kesehatan ibu dan anak masih banyak dijumpai, terutama yang berkaitan dengan rendahnya pengetahuan ibu mengenai kehamilan, persalinan, masa nifas, menyusui, serta perawatan bayi dan balita. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan tersebut adalah melalui edukasi kesehatan yang inovatif dan mudah diakses. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang kesehatan ibu dan anak melalui edukasi berbasis e-book. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Lurah Tanah Lemo, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba dengan jumlah responden sebanyak 27 orang yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu yang memiliki balita. Metode pelaksanaan meliputi penyusunan e-book kesehatan ibu dan anak, penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, serta evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait kesehatan ibu dan anak, khususnya mengenai tanda bahaya kehamilan, pemeriksaan antenatal, pemberian ASI eksklusif, serta perawatan bayi dan balita. Edukasi kesehatan berbasis e-book dinilai efektif karena mudah diakses, praktis, dan dapat digunakan secara berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam peningkatan literasi kesehatan ibu dan anak di masyarakat.
Peningkatan Pengetahuan Lansia Hipertensi Melalui Penyuluhan Gizi Dengan Video Pembuatan Torade (Tongkol Rolade) Sebagai Camilan Sehat Di Desa Semanding, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban Dian Ayu Ainun Nafies; Tysa Runingsari; Eva Mufidatul Lutfiyah; Ihda Wulan Maulidia; Naily Dwi Rahmah Putri; Nazwa Khaila Ramadhani; Putri Ayu Wahyuni; Rena Qurrotul Aini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 5 No 2 (2026): MEI 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v5i2.406

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak dialami lansia dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius seperti stroke dan penyakit jantung. Tingginya prevalensi hipertensi menunjukkan perlunya upaya promotif dan preventif melalui edukasi gizi dan penerapan pola makan sehat. Salah satu inovasi pangan sehat yang dapat diperkenalkan kepada masyarakat adalah TORADE (Tongkol Rolade) sebagai camilan sehat berbahan dasar ikan tongkol. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pencegahan hipertensi melalui edukasi gizi dan pemaparan video pembuatan TORADE. Kegiatan dilaksanakan di Desa Semanding, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, dan diikuti oleh 42 peserta lansia. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan gizi menggunakan metode ceramah dan diskusi interaktif, pemaparan video pembuatan TORADE, serta pemeriksaan kesehatan meliputi pengukuran indeks massa tubuh (IMT), lingkar perut, dan tekanan darah. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Materi yang diberikan meliputi pengertian hipertensi, faktor risiko, pencegahan hipertensi, dan pemanfaatan TORADE sebagai camilan sehat bagi lansia. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan peserta dari 86,09 pada pre-test menjadi 98,26 pada post-test. Peserta juga menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Penggunaan media video membantu peserta memahami proses pembuatan TORADE dengan lebih mudah dan menarik. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung penerapan pola makan sehat sebagai upaya pengendalian hipertensi pada lansia.
Edukasi Nutri-Level dan Pangan Fungsional Ubi Ungu sebagai Upaya Preventif Diabetes Tysa Runingsari; Dian Ayu Ainun Nafies; Intan Dewi Karnia Putri; Luna Sari; Salsabila Putri Ramadhani; Siti Fatimah; Sya’baniyah Lailatul Falikhah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 5 No 2 (2026): MEI 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v5i2.407

Abstract

Penyakit Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu tantangan degeneratif global kronis yang manifestasinya dominan terjadi pada usia dewasa, namun akumulasi faktor risikonya telah dimulai sejak usia remaja akibat pola konsumsi tinggi gula. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan gizi preventif diabetes, mengimplementasikan instrumen regulasi industri terbaru berupa peringkat mutu gizi (Nutri-Level), serta mengenalkan pemanfaatan ubi ungu sebagai alternatif pangan fungsional rendah indeks glikemik. Metode intervensi menggunakan rancangan edukasi gizi terstruktur satu kali pertemuan (one-shot education) berdurasi 45 menit yang diintegrasikan dengan demonstrasi formulasi praktis olahan ubi ungu. Responden pengabdian masyarakat melibatkan 43 responden siswa kelas 11 dan 12 Madrasah Aliyah (MA) Al Hidayah, Jenu, Kabupaten Tuban. Pengumpulan data primer dilakukan menggunakan lembar instrumen evaluasi objektif pilihan ganda yang telah divalidasi, dilanjutkan dengan teknik analisis deskriptif persentase untuk membandingkan proporsi tingkat pengetahuan sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) intervensi. Hasil analisis data menunjukkan fenomena unik di mana proporsi tingkat pengetahuan responden konstan dan tidak mengalami perubahan antara pre-test dan post-test, yaitu tetap bertahan pada angka 70% kategori paham dan 30% kategori tidak paham. Kestabilan kelompok mayoritas (70%) mengindikasikan terjadinya ceiling effect akibat paparan informasi awal yang optimal dari kurikulum sekolah dan media digital, sedangkan kelompok 30% mencerminkan hambatan cognitive overload terhadap istilah teknis baru. Kesimpulan dari pengabdian ini membuktikan bahwa untuk mengoptimalkan literasi gizi aplikatif, model sosialisasi temporer satu arah ke depan harus ditransformasikan menjadi program pendampingan kelembagaan sekolah yang berkelanjutan berbasis media edukasi digital interaktif.