cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Interaksi Online
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Interaksi Online adalah jurnal yang memuat karya ilmiah mahasiswa S1 Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP Undip. Interaksi Online menerima artikel-artikel yang berfokus pada topik yang ada dalam ranah kajian Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial
Arjuna Subject : -
Articles 65 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 4: Oktober 2014" : 65 Documents clear
Hubungan Intensitas Menonton Tayangan Yuk Keep Smile dan Bentuk Parental Mediation dengan Perilaku Kekerasan Yang Dilakukan Anak Annisa Aulia Mahari; Tandiyo Pradekso; Djoko Setyabudi; Sri Widowati; Agus Naryoso
Interaksi Online Vol 2, No 4: Oktober 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.15 KB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah didasarkan pada tingginya kekerasan yang dilakukan anak, salah satu faktor anak melakukan kekerasan itu adalah karena dampak dari televisi. Anak menonton tayangan dan mengadopsi perilaku yang mereka lihat dalam adegan tayangan tersebut. disini, tayangan Yuk Keep Smile merupakan tayangan yang memberikan dampak negatif. Yuk Keep Smile merupakan acara hiburan, namun di dalam adegannya sering ditemukan kekerasan verbal dan kekerasan fisik. Orang tua haruslah memberikan mediasi antara anak dengan televisi, sehingga anak tidak serta merta menirukan apa yang mereka lihat. Bentuk parental mediation manakah yang berhubungan dengan adopsi perilaku anak dari tayangan yang mereka tonton.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas menonton tayangan Yuk Keep Smile dan bentuk parental mediation dengan perilaku kekerasan yang dilakukan anak. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori belajar sosial dari Bandura dan diperkuat dengan teori Powerfull Berdasarkan data dari lapangan didapatkan hasil bahwa intensitas menonton tayangan Yuk Keep Smile cukup tinggi dan 61persen responden mendapatkan coviewing mediation. Anak yang mendapatkan coviewing mediation kecenderungan melakukan kekerasan cukup tinggi, anak yang mendapatkan active mediation kecenderungan melakukan kekerasan rendah dan anak yang mendapatkan restrictive mediation kecenderungan melakukan kekerasan cukup rendah. Populasi dalam penelitian ini adalah anak-anak yang berdomisili di Semarang yang berusia 6 - 12 tahun dan pernah menonton tayangan Yuk Keep Smile. Sampel yang digunakan non random dengan tekhnik accidental sampling dikarenakan jumlah populasi yang tidak diketahui dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden. Untuk menguji hubungan variabel X1 dengan Y dan variabel X2 dengan Y maka digunakan uji analisis Korelasi Pearson, dan uji formula dengan Chi Square, sedangkan untuk menguji variabel X1 dan X2 dengan Y, digunakan uji analisis Korelasi Konkordansi Rank Kendall (Kendall’s W Test). Berdasarkan hasil penelitian maka semakin tingginya intensitas menonton tayangan Yuk Keep Smile dan mendapatkan coviewing mediation semakin tinggi kecenderungan perilaku kekerasan yang dilakukan anak.Kata kunci: dampak televisi dengan anak, parental mediation,kekerasan oleh anak.
Kampanye Public Relations Untuk Penguatan Positioning Batik Jayakarta Melalui Event Batik Fashion Week 2014 Kiky Rizkiana; Agus Naryoso; Lintang Ratri Ramiaji; Adi Nugroho
Interaksi Online Vol 2, No 4: Oktober 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.708 KB)

Abstract

Batik Jayakarta merupakan salah pilihan untuk fashion batik di kota Semarang. Batik Jayakarta melakukan pendekatan promosi yang baik untuk masyarakat Kota Semarang. Promosi melalui media baru telah ditekuni oleh Batik Jayakarta seperti adlips di lampu merah, mini baliho yang bekerja sama dengan pos polisi, dan mencari endorse untuk memasarkan produknya. Namun, pemasaran ini belum menyentuh segmentasi anak muda. Minat anak muda untuk mengunjungi toko batik dan minat menggunakan batik masih rendah. Maka, laporan karya bidang ini disusun untuk meningkatkan brand awareness Batik Jayakarta dan meningkatkan minat anak muda memakai batik.Karya bidang ini disusun dengan menggunakan pendekatan persuasive serta penerapan teori -teori kampanye PR untuk mendukung keberhasilan tujuan komunikasinya. Melalui penyelenggaraan serangkaian event “Batik Fashion Week 2014”. Acara ini dinilai efektif untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap Batik Jayakarta. Roadshow diselenggarakan di berbagai sekolah dan universitas di kota Semarang. Acara puncak “Batik Fashion Week” diselenggarakan di kawasan Kota Lama Semarang dengan bekerjasama dengan para desainer batik dan komunitas - komunitas yang ada di Jawa Tengah.Keberhasilan dalam mencapai tujuan komunikasi dapat diketahui berdasarkan riset pasca event. Setelah event berlangsung, awareness audiens meningkat sebanyak 16% dari yang semula 30% menjadi 46%. Sedangkan minat untuk memakai batik juga meningkat sebesar 15 % dari yang semula 20% menjadi 35%. Dengan demikian, rangkaian kampanye PR melalui event ini efektif untuk mencapai tujuan komunikasi awal.Karya bidang ini diharapkan dapat memberikan implikasi-implikasi dalam aspek akademis dan praktis. Implikasi akademis karya bidang ini berupa kontribusi untuk memperkaya pengetahuan akan penerapan strategi persuasive dan penerapan teori kampanye PR dalam pencapaian tujuan komunikasi. Sementara itu, implikasi praktis memberikan pengetahuan dan pengalaman untuk membuat kegiatan promosi yang efektif sesuai dengan target audiens serta tujuan komunikasinya.Keywords : fashion, batik, skripsi, event
Pemaknaan Maskulinitas Dalam Iklan Produk Kosmetik Untuk Laki-laki Wahyu Widiyaningrum; Hapsari Dwiningtyas; Tandiyo Pradekso; Hedi Pudjo Santosa
Interaksi Online Vol 2, No 4: Oktober 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.781 KB)

Abstract

Maskulinitas merupakan sebuah produk kultural yang dihasilkan masyarakat untuk memberikan hak-hak istimewa terhadap laki-laki dalam kehidupansosialnya. Tradisi gender sangat mengunggulkan maskulin dan melarang adanya persamaan antara maskulin dan feminin. Laki-laki maskulin sering digambarkan media sebagai laki-laki yang jantan, tampil natural, tidak mementingkan keindahan fisiknya, memiliki tubuh yang besar, dominan, kuat, berpikir rasional, sosok seorang pemimpin, kompetitif, dan sifat-sifat lain yang lebih unggul dari perempuan. Iklan produk kosmetik untuk laki-laki kemudian menampilkan pemaknaan maskulinitas yang berbeda dari nilai-nilai maskulinitas dominan yang ditampilkan oleh media. Iklan produk kosmetik untuk laki-laki justru menghadirkan laki-laki feminin sebagai laki-laki yang maskulin.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap makna dominan mengenai maskulinitas pada iklan produk kosmetik untuk laki-laki dan melihat representasi laki-laki yang kehadirannya menjadi terpinggirkan karena tidak termasuk kedalam kategori maskulinitas yang ditawarkan iklan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis semiotika model Roland Barthes melalui tahapan analisis denotasi dan analisis konotasi.Hasil penelitian memperlihatkan bahwa iklan produk kosmetik untuk laki-laki menunjukkan makna dominan mengenai maskulinitas laki-laki dengan menampilkan laki-laki yang maskulin sebagai laki-laki yang memperlihatkan sisi femininnya dengan berdandan, memiliki sifat narsis atau memuja diri, berkulit putih, tampil lebih modern dengan gaya berbusana dan tatanan rambut terbaru, heteroseksual, memiliki tubuh berotot, berasal dari lingkungan menengah ke atas, dan bekerja di wilayah publik. Iklan menambahkan laki-laki yang berdandan dan berkulit putih sebagai kriteria baru dalam maskulinitas laki-laki. Iklan juga membuat laki-laki yang tidak termasuk kategori yang ditawarkan oleh iklan produk kosmetik untuk laki-laki menjadi terpinggirkan.Selain itu penelitian ini juga menunjukkan ideologi maskulinitas yang tidak lagi tunggal, melainkan terbagi berdasarkan kelas sosial laki-laki di masyarakat. Kata kunci : gender, maskulininitas, maskulin, laki-laki, iklan, kosmetik
TERPAAN PEMBERITAAN MEDIA MASSA DAN TINGKAT KEPERCAYAAN MASYARAKAT PADA KOMPETENSI JOKOWI SEBAGAI PEMIMPIN TERHADAP MINAT MASYARAKAT MEMILIH JOKOWI SEBAGAI CAPRES Titan Armaya; Sri Widowati Herieningsih; Tandiyo Pradekso; Much. Yulianto
Interaksi Online Vol 2, No 4: Oktober 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.588 KB)

Abstract

Pemberitaan mengenai Joko Widodo seringkali menjadi headline pada media massa nasional, baik media cetak, online dan televisi. Pemberitaan menjadi semakin bervariatif ketika secara resmi Joko Widodo dicalonkan sebagai capres pada pemilu 2014 yang diusung oleh partai PDI-P. Tidak hanya sejumlah keberhasilan yang dicapai selama menjadi pemimpin, namun sejumlah isu seperti konsistensi, korupsi hingga SARA terkait Jokowi mulai diangkat dan dikritisi oleh banyak pihak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan tipe eksplanatori, yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh terpaan pemberitaan media massa dan tingkat kepercayaan masyarakat pada kompetensi Jokowi sebagai pemimpin terhadap minat masyarakat memilih Jokowi sebagai capres. Teori yang digunakan adalah teori Dependensi Efek Komunikasi Massa. Jumlah populasi sebanyak 36.711 penduduk yang berada di kelurahan Sendangmulyo, Semarang. Penelitian ini menggunakan teknik multistage random sampling diambil sampel sebanyak 100 orang. Data primer dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik dan regresi linier sederhana dengan bantuan program SPPS.Perhitungan statistik menunjukkan bahwa signifikansi level terpaan pemberitaan media massa terhadap tingkat kepercayaan masyarakat pada kompetensi Jokowi sebagai pemimpin melebihi batas toleransi yaitu 0,075. Sementara, persamaan regresi linier sederhana antara tingkat kepercayaan masyarakat pada kompetensi Jokowi sebagai pemimpin terhadap minat masyarakat memilih Jokowi sebagai capres adalah Y = -0,501+0,021Z dengan nilai signifikansi 0.000. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa terpaan pemberitaan media massa tidak berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan masyarakat pada kompetensi Jokowi sebagai pemimpin, namun tingkat kepercayaan masyarakat pada kompetensi Jokowi berpengaruh positif terhadap minat masyarakat memilih Jokowi sebagai capres.Media massa hendaknya melakukan tugas sesuai dengan fungsinya yaitu fungsi sebagai media informasi, pendidikan, dan kontrol sosial dan melaksanakan praktik jurnalisme yang bertanggung jawab. Hal ini bertujuan untuk membangun masyarakat yang kritis dalam memperoleh dan mengolah informasi bagi keberlangsungan sistem demokrasi yang lebih baik.Kata kunci : Terpaan Pemberitaan, Tingkat Kepercayaan, Minat Memilih, Kompetensi Jokowi.
PRODUKSI PROGRAM BERITA FEATURE TELEVISI “IS IT YOU?” DIVISI JURU KAMERA Widjaja, Ifadhah Vellayati; Widagdo, M Bayu; Setyabudi, Djoko; Winata, I Nyoman; Santosa, Hedi Pudjo
Interaksi Online Vol 2, No 4: Oktober 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.675 KB)

Abstract

Pada zaman sekarang ini, realita kehidupan anak muda begitu beragam dan menarik untuk diamati. Misalnya saja mengenai eksistensi anak muda di media sosial. Mereka berlomba-lomba melakukan kegiatan di sosial media untuk menunjukan eksistensi mereka sesama anak muda pengguna sosial media. Namun, hal tersebut justru berbanding terbalik dengan kehidupan mereka di dunia nyata. Itulah yang kemudian melatarbelakangi pembuatan program berita feature televisi “IS IT YOU?”. “IS IT YOU?” adalah sebuah program yang dikemas secara ringan untuk mengkritisi realita kehidupan di sekitar anak muda. Program ini diharapkan dapat menjadi ajang pencerminan diri bagi anak muda masa kini terhadap realita di sekitar mereka. Pada pelaksanaan program berita feature televisi “IS IT YOU?”, penulis bertanggungjawab sebagai juru kamera. Di mana pada laporan karya bidang ini, akan dipaparkan secara rinci mengenai tugas sebagai juru kamera, dari praproduksi hingga paska produksi.Kata kunci : Karya bidang, Juru Kamera, Anak Muda.
Resistensi dari Objektifikasi Terhadap Perempuan Dalam Novel The Sinden Karya Halimah Munawir Yuyun Octaviani Budiarti; Dr Sunarto; Hapsari Dwiningtyas; M Bayu Widagdo
Interaksi Online Vol 2, No 4: Oktober 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.121 KB)

Abstract

Novel merupakan salah satu bentuk karya sastra yang memiliki struktur yang bermakna dan menggunakan bahasa sebagai medianya. Selain merupakan salah satu media massa yang digunakan untuk menyampaikan pesan dan sekaligus menyebarkan ideologi kepada masyarakat novel juga dapat dijadikan sebagai media untuk melakukan perlawanan terhadap suatu konstruksi dominan di masyarakat. Stereotip pada sinden merupakan produk konstruksi sosial di masyarakat yang menempatkan sinden pada posisi subordinat. Melalui novel The Sinden, penulis Halimah Munawir ingin menunjukkan adanya sebuah perlawananterhadap konstruksi negatif dari sosok sinden.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana bentuk perlawanan dari objektifikasi terhadap perempuan sinden dalam novel The Sinden karya Halimah Munawir, serta mengungkap gagasan residual konstruksi dominan yang negatif di dalam novel. Teori yang digunakan adalah teori standpoint dan teori feminis radikal kultural dan teori resistensi. Metode yang digunakan adalah analisis semiotik naratif A.J Greimas, yaitu dengan analisis struktur cerita dan analisis struktur dalam untuk mendapatkan makna yang terdapat di dalam teks.Hasil penelitian menunjukkan adanya bentuk perlawanan yang dilakukan sinden dengan cara terbuka. Perempuan berusaha melawan opresi laki-laki dari objek tatapan dan objek seksualnya, dengan melarikan diri dan menolak menjadi seorang selir, menolak menjadi objek tatapan serta objek hasrat seksual laki-laki. Objektifikasi seksualitas perempuan mereduksi kaum perempuan menjadi pasif dan objek gender (hasrat, eksploitasi, siksaan). Oleh karenanya, pembebasan perempuan dari opresi hanya dapat dilakukan melalui penghancuran ideologi patriarki yang menjadi gagasan residual di dalam novel. Gagasan residual masih menempatkan laki-laki berada di posisi dominan sehingga dapat melakukan kontrol seksualitas atas perempuan. Kata kunci: resistensi, objektifikasi, perempuan sinden, novel
Analisis Pengaruh Iklim Komunikasi Organisasi dan Efektifitas Media Internal Majalah Signal terhadap Kepuasan kerja karyawan Telkomsel (Studi pada Karyawan Telkomsel Regional Jateng & DIY) Rr Ratri Feminingrum; Sri Widowati Herieningsih; Agus Naryoso; Much. Yulianto
Interaksi Online Vol 2, No 4: Oktober 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.622 KB)

Abstract

Iklim komunikasi organisasi memberi pedoman bagi keputusan perilaku individu dalam organisasi. Oleh karenanya, apabila iklim komunikasi organisasi berjalan dengan kondusif dan kebutuhan informasi karyawan dapat terpenuhi melalui sebuah media internal yang baik, hal tersebut akan menciptakan kepuasan kerja karyawan pula. Namun, prasurvey yang dilakukan peneliti untuk mengetahui keefektifan majalah Signal, didapatkan hasil bahwa intensitas membaca majalah Signal tersebut rendah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh iklim komunikasi organisasi terhadap kepuasan kerja karyawan Telkomsel Regional Jateng & DIYdan pengaruh efektifitas media internal Majalah Signal terhadap kepuasan kerja karyawan Telkomsel Regional Jateng & DIY. Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini adalah positivistik, karena penelitian hendak menguji kebenaran hipotesis yang diajukan secara statistik, dengan menggunakan two factor theorydan elaboration likelihood model. Adapun alat ukur statistik yang dipakai ialah regresi berganda. Sampel yang dipakai dalam penelitian sebesar 70 responden dari sejumlah 227 jumlah populasi yang diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling.Hasil penelitian memperlihatkan bahwa hasil (uji-t) menghasilkan nilai t sebesar 3,614, dengan signifikansi (sig) sebesar 0,001. Kesimpulannya, terdapat pengaruh iklim komunikasi organisasi terhadap kepuasan kerja karyawan Telkomsel Regional Jateng & DIY dan hasil (uji-t) menghasilkan nilai t sebesar 3,592, dengan signifikansi (sig) sebesar 0,001. Kesimpulannya, terdapat pengaruh efektifitas media internal Majalah Signal terhadap kepuasan kerja karyawan Telkomsel Regional Jateng & DIY. Keywords: Iklim Komunikasi Organisasi, Media Internal dan Kepuasan Kerja
Fenomena Penggunaan Blackberry Messenger Sebagai Media Personal Branding Imam Dwi Nugroho; Agus Naryoso; Wiwid Noor Rakhmad; M Bayu Widagdo
Interaksi Online Vol 2, No 4: Oktober 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.158 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi informasi sekarang ini telah memasuki babak baru yakni dunia digital. Blackberry messenger merupakan bagian dari perkembangan teknologi saat inimemudahkan penggunanya untuk memperluas pertemanan. Fenomena Blackberry messengersudah menjadi kebutuhan bagi para penggunanya untuk menjadi media komunikasi palingefektif antar teman, keluarga, bahkan rekan bisnis. Dalam personal branding pada mediaBlackberry Mesenger, pengguna harus dengan cermat mengetahui bagaimana cara memasarkan dan membangun image diri sendiri kepada target. Maka dari itulah pokokpermasalahan bagaimana pengalaman berkomunikasi pengguna Blackberry messengersebagai media personal branding melalui pesan instan.Studi ini merupakan penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan fenomenologi yangberupaya memberi penjelasan tentang pengalaman individu dalam memanfaatkan Blackberrymessenger sebagai media personal branding. Penulis teori dramaturgi karya Erving Goffmandalam konteks Computer Mediated Communication (CMC) untuk mendeskripsikanpenggunaan Blackberry messenger sebagai media personal branding.Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman penggunaan Blackberrymessenger sebagai media untuk mengelola kesan (impression management) demi membentukpersonal brand yang kuat. Struktur kognitif yang terbangun dari pemrosesan informasi kemudianmengantar pengguna sampai pada kesadaran bahwa pembentukan personal branding yang kuatterjadi karena strategi pembentukan yang baik dan dapat mengelola kesan. Sehingga, brandimage dapat melekat pada target.Implikasi studi ini dalam lingkup teoritis adalah memahami pengalaman komunikasi pengguna pesan instan Blackberry messenger dalam membentuk personal branding padakonsep dramaturgi oleh Erving Goffman yang erat kaitannya dengan pengelolaan kesan(impression management). Secara praktis, penelitian ini dapat memberikan penjelasan mengenai pembentukan personal brand dalam sebuah komunikasi interpersonal. Kesan perluuntuk dibentuk agar komunikasi interpersonal yang terjalin dapat berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Sementara, sebagai implikasi sosial hasil studi ini memberi informasikepada masyarakat bagaimana membentuk personal branding dalam komunikasi di mediasosial khususnya pesan instan.Kata kunci : Media, BBM, personal branding
Hubungan Terpaan Iklan Berniaga.com di Media Massa dan Intensitas Komunikasi Word Of Mouth dengan Minat Bertransaksi Indah Puspawardhani; Sri Widowati Herieningsih; Tandiyo Pradekso; Nurrist Surayya Ulfa
Interaksi Online Vol 2, No 4: Oktober 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.132 KB)

Abstract

Maraknya kasus penipuan yang terjadi dalam transaksi jual beli online menjadi latar belakang penelitian ini. Berniaga.com sebagai salah satu situs jual beli online melakukan strategi komunikasi untuk meningkatkan minat khalayak bertransaksi dengan banyak beriklan di media massa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Apakah ada hubungan terpaan iklan Berniaga.com di media massa dan intensitas komunikasi word of mouth dengan minat bertransaksi?Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan terpaan iklan Berniaga.com di media massa dan intensitas komunikasi word of mouth dengan minat khalayak untuk bertransaksi di forum jual beli online Berniaga.com. Dimana sebagai variabel independen yaitu terpaan iklan Berniaga.com di media massa dan intensitas komunikasi word of mouth berhubungan dengan minat bertransaksi sebagai variabel dependennya.Populasi dalam penelitian ini adalah khalayak yang pernah melihat iklan Berniaga.com di media massa. Sampel yang diambil sebanyak 100 orang responden dengan menggunakan teknik non-random accidental sampling. Data dikumpulkan denganmenggunakan metode melalui kuesioner yang diisi sendiri oleh responden. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis korelasi pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara terpaan iklan Berniaga.com di media massa dengan minat bertransaksi dimana diperoleh korelasi pearson sebesar 0,854 yang berarti semakin tinggi terpaan iklan maka semakin tinggi minat bertransaksi. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara intensitas komunikasi word of mouth dengan minat bertransaksi dimana diperoleh korelasi pearson sebesar 0,902 yang berarti bahwa semakin tinggi intensitas komunikasi word of mouth maka semakin tinggi minat bertransaksi.Kata kunci : Terpaan iklan, word of mouth, minat bertransaksi
Sikap Media, Citra Personal dan Penghapusan APBD Untuk Wartawan (Analisis Isi Berita Gubernur Jawa Tengah di Suara Merdeka, Tribun Jateng, dan Radar Semarang) Aisyah Monicaningsih; Hapsari Dwiningtyas; Djoko Setyabudi; Turnomo Rahardjo
Interaksi Online Vol 2, No 4: Oktober 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.024 KB)

Abstract

Adanya pemberitaan di berbagai media cetak mengenai penghapusan APBD untuk wartawan di Provinsi Jawa Tengah menjadi dasar kajian penelitian yang mempersoalkan bagaimana perbedaan sikap Surat Kabar Suara Merdeka, Tribun Jateng, dan Jawa Pos Radar Semarang terhadap citra (personal image) dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebelum dan sesudah adanya kebijakan penghapusan APBD untuk wartawan ?Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan sikap ketiga surat kabar dan citra (personal image) dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebelum dan sesudah adanya kebijakan penghapusan APBD untuk wartawan. Penelitian ini menggunakan teori Agenda Setting dan konsep Citra Personal (Personal Image). Tipe penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan mengacu pada metoda analisis isi media. Subjek penelitian yang diambil dalam penelitian ini adalah Suara Merdeka, Tribun Jateng, dan Radar Semarang dengan unit observasinya adalah 82 berita terkait Gubernur. Sementara itu teknik analisis statistik Independent T-test dan Anova One Way digunakan untuk mencapai tujuan penelitian. Hasil uji T yang digunakan untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah penghapusan APBD untuk wartawan menunjukan rata-rata signifikansi sikap media 0,466 > 0,05. Kemudian rata-rata signifikansi citra personal adalah 0,137 > 0,05. Ini memperlihatkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi sebelum dengan sesudah adanya kebijakan penghapusan pembiayaan untuk wartawan dari APBD Jawa Tengah. Sedangkan hasil uji F untuk mengetahui perbedaan dari ketiga media sebelum dan sesudah penghapusan APBD untuk wartawan menunjukan rata-rata signifikansi 0,000 < 0,05 yang menunjukan ada perbedaan signifikan antara ketiga surat kabar tersebut.Penelitian ini disimpulkan tidak terdapat perbedaan sikap media dan citra personal Gubernur Jawa Tengah, antara kondisi sebelum dengan sesudah adanya kebijakan penghapusan pembiayaan untuk wartawan dari APBD Jawa Tengah. Lalu terdapat perbedaan sikap media dan citra personal Gubernur Jawa Tengah sebelum dan sesudah penghapusan APBD untuk wartawan di ketiga surat kabar harian (Suara Merdeka, Radar Semarang, dan Tribun Jateng). Kata Kunci: sikap media, citra personal