cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Interaksi Online
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Interaksi Online adalah jurnal yang memuat karya ilmiah mahasiswa S1 Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP Undip. Interaksi Online menerima artikel-artikel yang berfokus pada topik yang ada dalam ranah kajian Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial
Arjuna Subject : -
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2: April 2018" : 23 Documents clear
Representasi Androgini Jovi Adhiguna di Video Blog YouTube Chela Merchela Funay; Lintang Ratri Rahmiaji
Interaksi Online Vol 6, No 2: April 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.148 KB)

Abstract

Jovi Adhiguna’s vlog is one of the social media accounts on YouTube featuring the personal life of a Jovi Adhiguna with his uniqueness as an androgyny. Androgyny is an individual who has two gender roles with masculine and feminine social values that are equally strong and emerge at the same time. This study aims to find out how the androgynous representation through semiotic analysis and also to see the effect of androgyny on the dominant ideology of heteronativity. In analyzing the three vlogs of Jovi, the author uses the theory of semiotics from Roland Barthes, which in theory is expressed in the meaning system of denotation, connotation, and myth. Based on the results of three vlogs Jovi's research, shows the representation that androgyny is not a gender identity that has a sexual orientation but the development of gender roles, in which the masculine self is integrated into the feminine traits. Nevertheless, Jovi also represents androgyny as “the other”, the realization that he is the “self” outside the normal conception prevailing in society, discriminated against because of the differences he believes in, while continuing to refuse to be called a “banci”, “waria”, “bencong”, and transgender. Other findings suggest that androgynous tend to engage in creative activities that are not limited by gender or unisex, but tend to feminine headlines such as fashion and beauty. Through the representation that appears on Jovi's vlogs, it shows that the androgyny concept that is presented is not fully against heteronativity and even tends to strengthen the ideology of heteronativity by recognizing the concept of androgyny as liyan.
PEMAKNAAN KHALAYAK TERHADAP KONSTRUKSI HYBRID MASCULINITY Dyah Nastiti, Ingrid; Dwiningtyas Sulityani, Hapsari
Interaksi Online Vol 6, No 2: April 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.376 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pemaknaan yang dilakukan oleh khalayak terhadap konstruksi hybrid masculinity dengan melihat acara reality survival show Produce 101 Season 2. Produce 101 Season 2 termasuk acara dari Korea Selatan yang banyak dikonsumsi dan ditonton oleh masyarakat Indonesia, padahal acara ini menampilkan bentuk maskulinitas yaitu hybrid masculinity yang cukup berbeda dan baru bagi masyarakat Indonesia karena berbeda dengan bentuk maskulinitas dominan yang selama ini telah dikenal. Jenis hybrid masculinity yang diteliti dalam penelitian ini adalah localized global/regional masculinity dan manufactured versatile masculinity. Penelitian ini menggunakan metode analisis semiotika Roland Barthes untuk mengetahui makna – makna dominan atau preferred reading yang muncul dan analisis resepsi Stuart Hall untuk mengetahui pemaknaan khalayak, serta menggunakan teori khalayak aktif dan teori performativitas gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para informan memiliki standar maskulinitas ideal yang sejalan dengan maskulinitas dominan, seperti memiliki rahang yang tegas dan tubuh yang tegap, tidak memiliki gaya rambut yang berlebihan, mampu menjaga penampilan, memiliki pembawaan yang tenang dan tidak berlebihan, serta mampu menghormati perempuan. Pemaknaan informan yang terdiri dari informan laki – laki dan perempuan terhadap konstruksi hybrid masculinity dalam acara Produce 101 Season 2 mengalami keberagaman dengan kecenderungan berada pada posisi dominan. Elemen yang paling banyak dimaknai dominan adalah elemen penampilan fisik yang dilihat dari bentuk tubuh berotot, badan yang tinggi dan keseluruhan penggabungan wajah kkonminam dengan tubuh berotot, dan elemen upaya mencapai penampilan fisik melalui olahraga, penggunaan masker wajah dan bercukur janggut. Selain itu, elemen yang paling banyak dimaknai secara negosiasi adalah elemen penampilan fisik yang dilihat dari tipe wajah kkonminam, elemen upaya mencapai penampilan fisik melalui penggunaan make up, dan elemen citra yang ditampilkan melalui gerak tubuh menarikan tarian grup perempuan. Sedangkan elemen citra yang ditampilkan melalui ekspresi dan suara yaitu penggabungan citra aegyo dan manly memiliki pemaknaan yang imbang antara posisi dominan, negosiasi, dan oposisi. Hal ini menunjukkan bahwa khalayak dapat setuju dan menegosiasikan laki – laki yang memiliki maskulinitas yang cukup berbeda dengan maskulinitas dominan yang sebelumnya mereka kenal, dan bahwa khalayak aktif karena mereka tidak serta merta mengintepretasikan dan menerima pesan yang disampaikan media begitu saja, namun dipertimbangkan dan dinegosiasikan sesuai dengan latar belakang dan kondisi masing – masing khalayak.
Hubungan Intensitas Mengakses Online Shop dan Tingkat Kepercayaan Rekomendasi Peer Group dengan Pembelian Impulsif Secara Online Mentari Danuza, Dania; Herieningsih, Sri
Interaksi Online Vol 6, No 2: April 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.547 KB)

Abstract

Pembelian impulsif merupakan fenomena yang terjadi di masyarakat. Seiring dengan menjamurnya online shop, pembelian impulsif tidak hanya terjadi di toko saja tetapi juga terjadi dalam belanja online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas mengakses online shop dan tingkat kepercayaan rekomendasi peer group dengan pembelian impulsif secara online, dengan menggunakan teknik non-probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang responden warga kota Semarang dengan ketentuan rutin mengakses online shop dan memiliki peer group. Hasil penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara variabel intensitas mengakses online shop dengan variabel pembelian impulsif online dengan menggunakan The Strong Theory of Advertising dapat dibuktikan melalui analisis korelasi Kendall’s Tau menghasilkan angka signifikansi sebesar 0,000 atau dinyatakan sangat signifikan dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,550 Penelitian ini juga menemukan bahwa tidak ada hubungan antara itu pada hubungan variabel tingkat kepercayaan rekomendasi peer group dan pembelian impulsif online. Hubungan dua variabel ini menggunakan konsep kelompok referensi, dengan analisis korelasi Kendall’s Tau menghasilkan angka signifikansi sebesar 0,412 atau tidak signifikan dan koefisien korelasi sebesar 0,074 yang artinya tidak ada hubungan antar variabel terserbut.
PENGALAMAN INTERAKTIF PENGGUNAAN KARAKTER ‘QUIET’ DALAM PERMAINAN METAL GEAR SOLID V: THE PHANTOM PAIN MUTIA ADI CAHYANI, REZA; Suprihatini, Taufik
Interaksi Online Vol 6, No 2: April 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.508 KB)

Abstract

Metal Gear Solid V: The Phantom Pain is the game that has been known even before its launch date by their unique character ‘Quiet’, a sniper that will accompany players as a buddy along the mission. ‘Quiet’ has become a popular character between both men and women player. From the total 657 member, around 184 women’s player as a part of discussion group on Kaskus site using ‘Quiet’ as their buddy By using a qualitative approach, with constructivism paradigm, and analyzed through phenomenological method, this study aims to understand player experience by using ‘Quiet’ character in the Metal Gear Solid V: The Phantom Pain game and the effect caused by using the character upon themselves. Flow theory is a main theory to apprehend this research. 6 informants were taken as a part of the study that consist of 3 men and 3 women that has played using ‘Quiet’ as their buddy with 100% bond meter. The result of the study found that the immersive process require a sense of human sensory and graphical display of the game. The control itself is a main part to enhance the ability of immersive experience to be felt especially for fan service features that allow players to take control over camera is one of the reason men players using Quiet as their buddy whilst women players tend to utilize Quiet for gameplay matter. Proteus effect shows to certain player where the de individuation occurs where the game character characteristic induced to on how they behave in reality. Personal experience and the ability to mod the game are triggering the proteus effect into the players.
PENGARUH KOMPETENSI KOMUNIKASI TRAINER PERTANIAN ORGANIK TERHADAP KOGNISI PETANI MENGENAI SISTEM PERTANIAN ORGANIK. Rizky Kaharudin Supriyadi; Much. Yuliyanto
Interaksi Online Vol 6, No 2: April 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.831 KB)

Abstract

Kesadaran tentang bahaya yang ditimbulkan oleh pemakaian bahan kimia sintetis dalam pertanian menjadikan pertanian organik menarik perhatian baik di tingkat produsen maupun konsumen.Pemerintah telah berusaha mendukung pengembangan pertanian organik dengan meluncurkan Program Go Organic 2010 pada tahun 2008. Namun, karena rendahnya komitmen, program itu jauh dari tercapai. Hal ini didasarkan penyebaran dan adopsinya masih lambat karena mayoritas petani kurang memahami dan kurang tertarik untuk mempraktikkan pertanian organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi komunikasi trainer terhadap pengetahuan petani mengenai sistem pertanian organik.
Studi Fenomenologi Feminis : Esensi Pengalaman Perempuan Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga Ainun Fintari, Hestia; ., Sunarto
Interaksi Online Vol 6, No 2: April 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.064 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan banyaknya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami oleh perempuan, namun masih dianggap sebagai permasalahan yang tabu untuk dibicarakan sehingga membuat permasalahan KDRT sulit untuk diungkapkan. Kasus KDRT merupakan kasus kekerasan terhadap perempuan yang selalu mengalami peningkatan setiap tahun, akan tetapi tidak diimbangi dengan pelaporan kasus kepada pihak berwajib. Perempuan korban KDRT juga seakan mengalami pembungkaman sehingga suara perempuan korban tidak terdengar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengalaman perempuan korban KDRT dan latar belakang terjadinya KDRT. Tipe penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, paradigma kritis, serta desain fenomenologi feminis. Hasil transkrip wawancara dianalisis dengan menggunakan analisis fenomenologi interpretive. Teori yang digunakan adalah teori Kelompok Bungkam dari Cheris Kramae dan dikaitkan dengan komunikasi dalam keluarga. Subyek dalam penelitian ini adalah perempuan yang pernah atau sedang mengalami kekerasan dalam rumah tangga dan tinggal di kota Semarang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan korban KDRT mengalami proses pembungkaman dengan berbagai cara yaitu ejekan, ritual, kontrol, dan pelecehan. Sedangkan pelaku pembungkaman terhadap perempuan yaitu kelompok dominan (laki-laki), keluarga, norma sosial, lingkungan sekitar, hingga pihak berwajib seperti kepolisian. Terdapat dampak yang diakibatkan dari pembungkaman perempuan korban yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga dan digolongkan menjadi dampak fisik seperti luka membekas dan luka sementara, serta dampak non fisik yaitu terganggunya psikologis anak, trauma, depresi, perasaan malu, hingga hilangnya kepercayaan diri.
Peran Koordinator Multimedia dan Reporter dalam Pengelolaaan Kanal Event di Website Phinemo.com Ahmad Nursani
Interaksi Online Vol 6, No 2: April 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.172 KB)

Abstract

Sejak kemunculan media online di Indonesia pada tahun 1990an, kita bisa mencari berbagai informasi dengan mudah dan cepat. Selain topik ekonomi dan politik, topik yang juga banyak dicari ialah mengenai traveling atau pariwisata. Hal ini dikarenakan masyarakat Indonesia mulai memahami pentingnya berwisata. Sebagian besar publik dari berbagai latar belakang ekonomi mengaku setidaknya berwisata sekali setahun, dan satu dari lima responden menyatakan rutin berwisata dua hingga tiga kali dalam setahun. Peningkatan jumlah wisatawan domestik maupun mancanegara dalam satu dekade terakhir membuat pemerintah semakin gencar untuk mengevaluasi serta memperbaiki sarana dan fasilitas pariwisata yang ada di Indonesia. salah satunya ialah menjadikan event sebagai daya tarik untuk mendatangkan wisatawan dari nusantara maupun dunia. Namun banyak orang yang belum familiar dengan event wisata ini, selain itu event wisata ini juga belum banyak diliput dan dipublikasikan oleh media online. Oleh karena itu, Tim karya bidang melakukan kerjasama dengan Phinemo.com yang merupakan sebuah website yang membahas segala hal tentang traveling, untuk membuat dan mengelola sebuah kanal bertema Event yang akan menyediakan informasi dan berita mengenai event-event pariwisata. Berita-bertita tersebut dikemas menjadi jenis berita feature. Menggunakan bahasa yang lugas dan santai, berita mengenai event wisata tersebut dibahas melalui berbagai sudut pandang. Selain itu penggunaan berbagai platform multimedia seperti foto dan video juga digunakan untuk melengkapi sebuah artikel berita. Dalam pelaksanaanya penulis berhasil memenuhi target berupa 40 berita dan 4 video selama periode karya bidang. Hasil yang didapatkan dari karya bidang ini ialah semakin terbukanya informasi mengenai event wisata di kalangan masyarakat.
Pengelolaan Kecemasan dan Ketidakpastian Individu dalam Komunikasi Antarbudaya (Kasus Pelajar SMA Papua di Semarang) Fransiska Indria Widiasari; Turnomo Rahardjo
Interaksi Online Vol 6, No 2: April 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.395 KB)

Abstract

Interaksi antara pendatang dengan host culture sering memunculkan kecemasan dan ketidakpastian. Kecemasan dan ketidakpastian komunikasi antarbudaya akan muncul ketika kedua pihak menyadari adanya perbedaan pada budaya masing-masing. Strategi pengelolaan kecemasan dan ketidakpastian komunikasi antarbudaya antara pelajar Papua dengan host culture merupakan tujuan penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data diperoleh . melalui wawancara mendalam dengan lima orang pelajar Papua dan tiga orang hostculture. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teori Pengurangan Kecemasan dan Ketidakpastian dan Teori Pengelolaan Kecemasan dan Ketidakpastian Komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab munculnya kecemasan dan ketidakpastian komunikasi antarbudaya sekaligus mengetahui strategi pengelolaan kecemasan dan ketidakpastian komunikasi yang muncul. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecemasan dan ketidakpastian komunikasi antarbudaya terjadi ketika pertama kali berinteraksi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa faktor perbedaan bahasa, rasa minder dari pelajar Papua dan kurangnya informasi terkait dengan lingkungan baru yang menjadi tempat menetap juga menjadi penyebab munculnya kecemasan dan ketidakpastian ketika berinteraksi dengan hostculture. Interaksi yang terjalin pertama kali lebih sering dimulai oleh hostculture. Komunikasi yang terjalin diantara pelajar Papua dengan hostculture cukup baik namun pelajar Papua masih belum dapat membaur dengan lingkungan yang baru. Pelajar Papua dan hostculture menunjukkan bahwa ketika berkomunikasi antarbudaya harus mampu membuka diri untuk dapat menerima informasi baru dan memiliki kesadaran dalam komunikasi antarbudaya sehingga rasa cemas dan tidak pasti yang muncul ketika berinteraksi mampu dikelola dengan baik dan terjalin komunikasi yang efektif antara kedua budaya tersebut dan dapat meminimalisir konflik yang akan terjadi. Pengalaman dalam mengelola kecemasan dan ketidakpastian komunikasi antarbudaya dapat membantu masyarakat untuk dapat menyesuaikan diri dalam lingkungan dan budaya baru.
Pengaruh Persepsi pada Electronic Word of Mouth (e-WOM) melalui Beauty Vlogger dan Citra Merek terhadap Minat Beli Produk Catrice Rania Fatma Razany; Sri Widowati Herieningsih
Interaksi Online Vol 6, No 2: April 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.397 KB)

Abstract

This research is motivated by the increasing of cosmetic enthusiasts today and the number of beauty products that are able to meet those needs. From many cosmetic products available, Catrice is a new product that must be able to compete with earlier products in Indonesia. One of the marketing strategies of the company is through a beauty vlogger that is able to shape the perception of the product and must build its brand image. This study aims to determine whether there is influence between the perception of electronic word of mouth (e-WOM) through beauty vlogger and brand image toward the purchase intention of Catrice product. This research is an explanatory research with this research object are women arround 17-40 years who watch Catrice One Brand Tutorial-2 video by Suhay Salim. The results showed that there is a very strong influence between the perception of electronic word of mouth (e-WOM) through beauty vlogger toward purchase intention of Catrice product with 0,000 significance level and 0,739 regression coefficient. This means that the higher perception of electronic word of mouth (e-WOM) through the beauty vlogger the higher purchase intention of Catrice products. In the second hypothesis shows there is a strong influence between brand image with Catrice product purchase intention with a significance value of 0,000 and a regression coefficient of 0.337. This means that the higher brand image the higher purchase intention of Catrice products. For further research it is hoped that the researcher can study more about other factors that can influence purchase intention such as product promotion.
HUBUNGAN POLA KOMUNIKASI DOSEN DAN INTENSITAS KOMUNIKASI DALAM PEER GROUP, TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA FEB UNDIP Yunie Kartika Sari Binti Choirul; Hedi Pudjo Santoso
Interaksi Online Vol 6, No 2: April 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.227 KB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini di dasari oleh pentingnya prestasi belajar yang di dapat oleh mahasiswa selama proses belajar mengajar, namun masih di dapati 41 mahasiswa FEB Undip yang mempunyai IPK dengan angka < 2,25. Membuat peneliti tertarik untuk mengkaji hubungan pola komunikasi dosen (X1) dan intensitas komunikasi dalam peer group (X2) terhadap prestasi belajar mahasiswa FEB Undip (Y) Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola komunikasi dosen dan intensitas komunikasi dalam peer group terhadap pretasi belajar mahasiswa FEB Undip. Teori matematis dan teori kelompok rujukan digunakan untuk menjelaskan hubungan pola komunikasi dosen, intensitas komunikasi dalam peer group, terhadap prestasi belajar mahasiswa FEB Undip. Penelitian ini merupakan penelititian kuantitatif dengan tipe eksplanatori. Sampel yang digunakan berjumlah 88 mahasiswa S1 FEB Undip angkatan 2016, dengan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian dari analisis Kendall Tau_b menjelaskan bahwa pola komunikasi dosen dan prestasi mahasiswa FEB Undip menghasilkan nilai signifikansi 0,000 dan nilai korelasi 0,501. Hal ini dapat diartikan kedua variable tersebut memiliki hubungan yang positif dengan keeratan kuat. Sedangkan, hasil intensitas komunikasi dalam peer group dengan prestasi belajar mahasiswa FEB Undip memiliki nilai signifikansi 0,000 dan nilai korelasi 0,416. Hal ini dapat diartikan kedua variable tersebut memiliki hubungan yang positif dengan keeratan kuat. Dengan hasil tersebut penelitian ini kemudian memberikan saran kepada dosen dan kelompok pertemanan mahasiswa untuk dapat lebih meningkatkan dan memberikan motivasi dalam mendapatkan prestasi belajar yang lebih baik.

Page 2 of 3 | Total Record : 23