cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia
ISSN : 02161699     EISSN : 25812300     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2: November 2014" : 10 Documents clear
TINGKAT KETERAMPILAN PASSING-STOPING DALAMPERMAINAN SEPAKBOLA PADA MAHASISWA PJKR BANGKATAN 2013 Nurhadi Santoso
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 10, No 2: November 2014
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.162 KB) | DOI: 10.21831/jpji.v10i2.5699

Abstract

AbstractKnown in the implementation of learning the game of football a lot of students in doing the passing-stopping encountererrors. In this study conducted for the purpose of knowing the skill level of students passing-stopping PJKR B force2013 in playing football. This research is a descriptive study. Subjects in the study were students PJKR B force in2013 that took the eye of Association Football Motion totaling 42 students. Instruments used test-stopping passing ofNurhasan that have been modified. The validity of this instrument of 0.64, while the reliability of 0.96. Data analysistechniques using descriptive statistics. The results showed that male students have the skill level of the passingstoppingin either category there are 5 students (18.52%), moderate category there are 17 students (62.96%), andless category there are 5 students (18.52%). While the results for students passing-stopping daughter in eithercategory there are 3 female students (20%), moderate category there are nine female students (60%), and lesscategory there are 3 female students (20%).Keywords: Skills, Passing-stopping.AbstrakDiketahui dalam pelaksanaan pembelajaran permainan sepakbola banyak mahasiswa dalam melakukan passingstoppingmengalami kesalahan. Dalam penelitian ini dilakukan untuk tujuan mengetahui tingkat keterampilanpassing-stopping mahasiswa PJKR B angkatan 2013 dalam bermain sepakbola. Jenis penelitian ini adalah penelitiandeskriptif. Subjek dalam penelitian adalah mahasiswa PJKR B angkatan 2013 yang mengambil mata Dasar GerakSepakbola yang berjumlah 42 mahasiswa. Instrumen yang digunakan tes passing-stopping dari Nurhasan yang telahdimodifikasi. Adapun validitas instrumen ini sebesar 0,64 sedangkan reliabilitas sebesar 0,96. Teknik analisis datanyamengunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa putra yang memiliki tingkat keterampilanpassing-stopping dalam kategori baik ada 5 mahasiswa (18,52%), kategori sedang ada 17 mahasiswa (62,96%),dan kategori kurang ada 5 mahasiswa (18,52%). Sedangkan hasil penelitian passing-stopping untuk mahasiswaputri dalam kategori baik ada 3 mahasiswi (20%), kategori sedang ada 9 mahasiswi (60%), dan kategori kurangada 3 mahasiswi (20%).Kata Kunci: Keterampilan, Passing-stopping.
UPAYA MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWAKELAS X SMA NEGERI 1 WATES DALAM MENGIKUTIPEMBELAJARAN PENJASORKES MELALUIREINFORCEMENT (PENGUATAN) Sikha Basti Nursetya dan Erwin Setyo Kriswanto
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 10, No 2: November 2014
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.937 KB) | DOI: 10.21831/jpji.v10i2.5694

Abstract

AbstractThe problem in this research is the lack of discipline in class X-D of SMA Negeri 1 Wates in the penjasorkes learningprocess. This research is aimed to improve students’ discipline of class XD in penjasorkes learning Process throughreinforcement. This research is a classroom action research which devides into two cycles, each cycle consists oftwo meetings.the Subjects of the researh were 32 students of SMA Negeri 1 Wates X-D. The observation and theinterview to the teachers used in the technique of data collecting. The results shows that students’ discipline of classX-D has significantly increased after the disciplinary action tought by teacher. It only reaches 35.9% level of disciplinefor the first meeting of the first cycle and reaches 67.1% for the second meeting of the first cycle. Unfortunately,the discipline has not complete minimum completeness criteria (KKM) after the first cycle is done. This Researchis successful if the level of discipline has already reached 80%. Continued in the first meeting of the second cycle,the discipline reaches 71.8%. Then, in the second meeting 4 of the second cycle of discipline reaches 85,%. It canbe concluded that the discipline of the students in participating Penjasorkes learning process can be enhancedthrough reinforcement.Key words: discipline, reinforcement, PenjasorkesAbstrakPermasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya tingkat kedisiplinan siswa kelas X D SMA Negeri 1 Watesdalam mengikuti pembelajaran Penjasorkes. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan siswa kelasX D dalam mengikuti pembelajaran penjasorkes melalui reinforcement (penguatan). Penelitian ini adalah penelitiantindakan kelas yang berlangsung dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subyek penelitian adalahsiswa kelas X D SMA Negeri 1 Wates yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalahobservasi dan wawancara kepada guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas X D mengalami peningkatankedisiplinan secara signifikan setelah diberi tindakan oleh guru. Pada siklus I pertemuan pertama tingkat kedisiplinanhanya 35,9%, kemudian pada siklus I pertemuan kedua kedisiplinan berada di 67,1%. Setelah siklus I berakhirkedisiplinan belum memenuhi KKM. Penelitian dikatakan berhasil jika tingkat kedisiplinan sudah berada pada80%. Dilanjutkan pada siklus II pertemuan pertama, kedisiplinan mencapai angka 71,8%. Pada siklus II pertemuankedua kedisiplinan mencapai 85,%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kedisiplinan siswa dalam mengikutipembelajaran penjasorkes dapat ditingkatkan melalui reinforcement (penguatan).Kata kunci : kedisiplinan, penguatan, penjasorkes
ANALISIS SPEKTRUM GAYA MENGAJAR DIVERGENDALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 Aris Fajar Pambudi
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 10, No 2: November 2014
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.433 KB) | DOI: 10.21831/jpji.v10i2.5700

Abstract

AbstractThe problems faced by the physical education teachers in teaching rooted in a different perception between thecomponents executing in the implementation of the curriculum and teaching physical education teachers sometimesdo not pay attention to the teaching style that is appropriate to the topic or material will be provided. The learningprocess of physical education in schools should refer to the applicable curriculum, the material that is taught at everylevel of education must be thoroughly selected and adapted to the stage of development and growth of children.This paper will try to analyze the teaching style that could be developed in 2013 curriculum. The Divergent teachingstyle is a form of problem solving in teaching. Stimuli given in divergent teaching styles can guide learners to findsolutions or answers individually.Key words: Analyze, divergent teaching style, 2013 curriculum.AbstrakPermasalahan dihadapi oleh guru pendidikan jasmani dalam pembelajaran bersumber pada persepsi yangberbeda diantara komponen-komponen pelaksana dalam implementasi kurikulum dan kadang guru pendidikanjasmani mengajar dengan tidak memperhatikan gaya dalam mengajarnya yang sesuai dengan topik atau materiyang akan diberikan. Proses pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah harus mengacu pada kurikulum yangberlaku, materi yang diajarkan pada setiap jenjang pendidikan harus benar-benar dipilih dan disesuaikan dengantahap perkembangan dan pertumbuhan anak. Tulisan ini akan mencoba menganalisis gaya mengajar yang bisadikembangkan dalam kurikulum 2013. Gaya mengajar divergen merupakan suatu bentuk pemecahan masalah dalammengajar. Rangsangan-rangsangan yang diberikan dalam gaya mengajar divergen dapat membimbing peserta didikuntuk mencari pemecahan atau jawaban secara individual.Kata Kunci: analisis, gaya mengajar divergen, kurikulum 2013
FAKTOR PENDUKUNG PRESTASI BOLABASKETPESERTA EKSTRAKURIKULER BOLABASKET DISMAN 1 DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA Fyea Mardiana dan Tri Ani Hastuti
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 10, No 2: November 2014
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.993 KB) | DOI: 10.21831/jpji.v10i2.5695

Abstract

AbstractBasketball sports achievements in SMAN 1 Depok local level has been good, yet at the national level has not beenencouraging, must be influenced by several factors. This study aims to determine the factors supporting extracurricularachievement in high school basketball N 1 Depok. This research is a descriptive study. The method used was asurvey, using data collected with a questionnaire. Subjects in this study were students who take extracurricularbasketball at SMAN 1 Depok, amounting to 25 students. Data analysis using descriptive percentages.The resultsshowed that the factors that support extracurricular achievement in high school basketball N 1 Depok by endogenousfactors of athletes indicator with a percentage of 89.00% in the category of very high physical and percentage of82.1% is categorized as very high. While exogenous factors of indicators a coach with a percentage of 87.95% iscategorized as very high, infrastructure 91.33% percentage categorized as very high, amounting to 86.53% thepercentage of organizations categorized as very high, by 88 percentage competition, 71% categorized as very high,and the percentage of 87.00% families categorized as very high. It can be concluded that the factors that supportthe achievement of extracurricular basketball SMAN 1 Depok by endogenous factors of 85.74% in the category ofvery high and amounted to 87.95 % of exogenous factors categorized as very high.Keywords: contributing factors, extracurricular basketball, SMAN 1 DepokAbstrakPrestasi olahraga bolabasket di SMA N 1 Depok ditingkat daerah sudah baik,namun di tingkat nasional belummenggembirakan, tentunya dipengaruhi oleh beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktorpendukung pencapaian prestasi ektrakurikuler bolabasket SMA N 1 Depok. Jenis penelitian ini adalah penelitiandeskriptif. Metode yang digunakan adalah survei, dengan teknik pengumpulan data.(Instrumen) menggunakan angket.Subjek dalam penelitian ini adalah siswa (putra dan putri) yang mengikuti ekstrakurikuler bolabasket di SMA N 1Depok yang berjumlah 25 siswa. Analisis data menggunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkanbahwafaktor-faktor yang mendukung pencapaian prestasi ekstrakurikuler bolabasket SMA N 1 Depok berdasarkanfaktor endogen dariindikator atlet dengan persentase sebesar 89,00% masuk kategori sangat tinggi dan fisikpersentase sebesar 82,11% masuk kategori sangat tinggi. Sedangkan dari faktor eksogen dari indikator pelatih denganpersentase sebesar 87,95% masuk kategori sangat tinggi, sarana dan prasarana persentase sebesar 91,33% masukkategori sangat tinggi, organisasi persentase sebesar 86,53% masuk kategori sangat tinggi, kompetisi persentasesebesar 88,71% masuk kategori sangat tinggi, dan keluarga persentase sebesar 87,00% masuk kategori sangattinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa faktor yang mendukung pencapaian prestasi ekstrakurikulerbolabasket SMA N 1 Depok berdasarkan faktor endogen sebesar 85,74% masuk kategori sangat tinggi dan faktoreksogen sebesar 87,95% masuk kategori sangat tinggi.Kata kunci: faktor pendukung, ekstrakurikuler bolabasket, SMAN 1 Depok
TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PENTINGNYAMENGKONSUMSI AIR M INERAL PADA SISWA KELAS IVDI SD NEGERI KEPUTRAN A YOGYAKARTA Indah Prasetyowati Tri Purnama Sari
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 10, No 2: November 2014
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.821 KB) | DOI: 10.21831/jpji.v10i2.5701

Abstract

AbtractThe background of this study was because of many students of SD Negeri Keputran A in Yogyakarta at rest andafter exercise to consume a variety of instant drink and a variety of ice. The purpose of study was to determine theextent of knowledge about the importance of consuming mineral water on the fourth grade students in SD NegeriKeputran A Yogyakarta. This study is a descriptive study with approach kuantitaf. The method was a survey method. The study population was all students in the class IVA, IVB, and IVC SD Negeri Keputran A Yogyakarta in2013/2014 totaled 90 students. Samples were taken by using a total sampling. The instrument used of this studywas a knowledge test. Analysis using quantitative descriptive analysis presented in the form of a percentage. Theresults of this study indicate that the level of knowledge about the importance of drinking water consumed in the fourthgrade students in the Elementary School Keputran A Yogyakarta on the analysis of data for 59 students (65.56%)in the good category, 30 students of (33.33%) in the category quite well, as much as 1 students by (1.11%) in theunfavorable category, and no one category are not good (0%).Keywords: level of knowledge, mineral water consumtio, students grade 4, elementary schoolAbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya siswa di Sekolah Dasar Negeri Keputran A Yogyakartapada saat istirahat dan setelah berolahraga mengkonsumsi berbagai minuman instan serta berbagai macames. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat pengetahuan tentang pentingnya mengkonsumsi airmineral pada siswa kelas IV di Sekolah Dasar Negeri Keputran A Yogyakarta. Penelitian ini m e rupakanpenelitian deskriptif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV A,IV B, dan IV C SD Negeri Keputran A Yogyakarta pada tahun pelajaran 2013/2014 berjumlah 90 siswa.Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan dalampenelitian ini berupa tes pengetahuan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatifyang disajikan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan tentangpentingnya mengkonsumsi air minum pada siswa kelas IV di SD Negeri Keputran A Y ogyakarta pada hasilanalisis data 59 siswa (65,56%) dalam kategori baik, 30 siswa (33,33%) dalam kategori cukup baik,sebanyak 1 siswa (1,11 %) dalam kategori kurang baik, dan tidak ada dalarn kategori tidak baik (0%).Kata Kunci: tingkat pengetahuan, konsumsi air mineral, siswa kelas 4, sekolah dasar.
TINGKAT KEMAMPUAN DASAR BERMAIN MINI TENISPESERTA DIDIK KELAS V SD NEGERI SINDUADI 1,KECAMATAN MLATI, KABUPATEN SLEMAN - Ngatman
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 10, No 2: November 2014
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.8 KB) | DOI: 10.21831/jpji.v10i2.5693

Abstract

AbstractThe background of this research is the problem about the lack of basic skills playing mini tennis of students class Velementary school Sinduadi 1, therefore, the purpose of this research is for finding out the level of basic skills playingmini tennis of students class V elementary school Sinduadi 1, subdistrict Melati, Sleman regency, DIY.This researchis a descriptive research using survey method with test and measurement technique. The subject of this study is 29students class VB elementary school Sinduadi 1, subdistrict Melati, Sleman regency, DIY. The instruments usedin this research are modified tests including service, forehand, and backhand test. Those tests have been testedto12 students in grade V SD Negeri Sinduadi II, Mlati, Sleman, DIY. The result of this research which is about thelevel ofbasic skills playing mini tennis of students class V elementary school Sinduadi 1, subdistrict Melati, Slemanregency, DIY is in category of medium. Following of this research is : there is a student with percentage 3,45% isin category very good, 9 students with with percentage 31,03% is in category good, 10 students with percentage34,48% is in category medium, 8 students with percentage 27,59% is in category low, and a student with percentage3,45% is in category very low. Thus, it can be concluded that students’ basic competency in playing mini tennis ingrade V SD Negeri Sinduadi 1, Mlati, Sleman DIY is categorized as average.Key words : Basic skills playing mini tennisAbstrakPenelitian ini dilatar belakangi oleh masalah masih kurangnya tingkat kemampuan dasar bermain mini tenis pesertadidik kelas V SD Negeri Sinduadi 1, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Penelitian ini bertujuani untuk mengetahuitingkat kemampuan dasar bermain mini tenis peserta didik kelas V SD Negeri Sinduadi 1, Kecamatan Mlati, KabupatenSleman, DIY. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan mengunakan metode survei. Teknikpengumpulan datanya menggunakan teknik tes dan pengukuran.Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didikkelas VB SD Negeri Sinduadi 1, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, DIY sebanyak 29 Peserta didik. Instrumenyang digunakan dalam penelitian ini adalah: tes servis, tes forehand, dan tes backhand yang telah dimodifikasi olehpeneliti. Uji coba instrumen penelitian dilakukan terhadap 12 peserta didik kelas V SD Negeri Sinduadi II, KecamatanMlati, Kabupaten Sleman, DIY. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kemampuan dasar bermain mini tenispeserta didik kelas V SD Negeri Sinduadi 1, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, DIY termasuk dalam kategorisedang. Adapun rincian hasil penelitiannya adalah sebagai berikut : terdapat 1 peserta didik dengan persentase3,45% masuk dalam kategori sangat baik, 9 peserta didik dengan persentase 31,03% masuk dalam kategori baik, 10peserta didik dengan persentase 34,48% masuk dalam kategori sedang, 8 peserta didikdengan persentase 27,59%masuk dalam kategori kurang, dan 1 peserta didik dengan persentase 3,45% masuk dalam kategori kurang sekali.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat kemampuan dasar bermain tenis mini peserta didik kelas V SDNegeri Sinduadi 1, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, DIY berkategori sedang. Kata Kunci: Kemampuan dasar bermain mini tenis
PERSEPSI SISWA SMK NEGERI 2 KABUPATENWONOSOBO TERHADAP NILAI-NILAI SOSIAL DALAMKEGIATAN EKSTRAKURIKULERPERMAINAN SEPAKBOLA Suhardi dan Fathan Nurcahyo
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 10, No 2: November 2014
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.819 KB) | DOI: 10.21831/jpji.v10i2.5696

Abstract

AbstractThe purpose of this research is to know how high the perceptions of smk negeri 2 wonosobo students on socialvalues in football game as extracurricular activities. This research is a descriptive quantitative research by usingsurvey method. The population in this research were 58 students who take football as Extracurricular Activitiesin SMK Negeri 2 Wonosobo. The instruments which were used in this research was an enclosed questionnaire.The questionnaire contained statements concerning the student’s perception on social values in football game asextracurricular activities with four alternative answers ( Strongly Agree, Agree, Not Agree, Strongly Not Agree).Quantitative Descriptive statistical analysis with percentage is used as the data analysis technique in this research.The result showed the level of perceptions of smk negeri 2 wonosobo students on social values in football game asextracurricular activities were : 18 students (31,00%) included as very high category, 40 students (69,00%) includedas high category, 0 students (0,00%) included as sufficient category, 0 students (0,00%) included as low category,and 0 students (0,00%) included as very low category. Based on that results, we can conclude that most of theperceptions of smk negeri 2 wonosobo students on social values in football game as extracurricular activities is “high”.Keywords: Student Perceptions, Social Values, Extracurricular Activities.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi persepsi siswa SMK Negeri 2 Kabupaten Wonosoboterhadap nilai-nilai sosial dalam kegiatan ekstrakulikuler permainan sepakbola. Penelitian ini merupakan penelitiandeskriptif kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang mengikutiekstrakulikuler sepakbola di SMK Negeri 2 Wonosobo yang berjumlah 58 siswa. Instrumen yang digunakan untukmengumpulkan data dalam penelitian ini adalah angket atau kuisioner tertutup yang berisi pernyataan-pernyataanyang menyangkut persepsi siswa terhadap nilai-nilai sosial dalam kegiatan ekstrakulikuler permainan sepakbola diSMK Negeri 2 Kabupaten Wonosobo dengan empat alternatif jawaban yaitu Sangat Setuju (SS), Setuju (S), TidakSetuju (TS) dan Sangat Tidak Setuju (STS). Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatifdengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat persepsi siswa SMK Negeri 2 Kabupaten Wonosoboterhadap nilai-nilai sosial dalam kegiatan ekstrakurikuler permainan sepakbola adalah sebanyak 18 siswa (31,00%)termasuk kategori sangat tinggi, 40 siswa (69,00%) termasuk kategori tinggi, 0 siswa (0,00%) termasuk kategoricukup, 0 siswa (0,00%) termasuk kategori kurang dan 0 siswa (0,00%) termasuk kategori sangat kurang. Berdasarkanhasil tersebut dapat disimpulkan bahwa persepsi siswa SMK N 2 Kabupaten Wonosobo terhadap nilai-nilai sosialdalam kegiatan ekstrakurikuler permainan sepakbola sebagian besar berada dalam kategori “tinggi”.Kata Kunci: Persepsi Siswa, Nilai-nilai Sosial, Kegiatan Ekstrakurikuler
Analisis Kelayakan Isi Buku Teks PenjasorkesKelas X SMA di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta Maya Jatmika, Herka
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 10, No 2: November 2014
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.722 KB) | DOI: 10.21831/jpji.v10i2.5702

Abstract

Abstract This study aim to determine: 1) level of compliance with the contents of the curriculum are contained in a textbookhigh school PE, 2) feasibility level textbook presenting the high school PE. This research is a descriptive study usinga quantitative content analysis techniques. Data collected in the study deskrtiptif the form of words and images. Datasources such as text books PE class X senior high school. The result of this is that the content on the feasibility ofboth these textbooks are evaluated from the material compliance with SK and KD, recency materials, conformitywith the life of the child, the sensitivity to the values of Physical education and material support in both categoriesonce, but on the sub-components the accuracy of the material seen in the book A with persenatse book B 88.9%and the percentage of 87.03% is still in excellent category. While the presentation of the feasibility components seenin comparison tebel two books on the sub-component materials such as presentation techniques, presentation oflearning materials, and completeness of the presentation on a book with a percentage of 86.63%, while the percentageof book B with 82.55% and can be categorized either. Conclusions of research: 1) the suitability of the content oftextbooks is in conformity with the Physical education curriculum contained in the Physical education textbooks. 2)the feasibility of a textbook presentation Penjasorkes categorized worth the textbook Physical Education Sport andHealth. Advisable for the teacher to check the books especially textbooks Penjasorkes before using Penjasorkestextbooks. Authors and publishers should make the book more interesting and the material pitch up to date on thesubject of Physical Education Sport and Health. Keywords: content analysis and presentation, non Electronic School Book of physical education textbook, physicaleducation lessonAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) tingkat kesesuaian isi dengan kurikulum yang terdapat dalam bukuteks Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan SMA, 2) tingkat kelayakan penyajian dalam buku teks PendidikanJasmani Olahraga dan Kesehatan SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakanteknik analisis isi (content analysis). Data yang dikumpulkan dalam penelitian deskrtiptif yaitu berupa kata-katadan gambar. Sumber data berupa buku teks Penjasorkes kelas X SMA. Hasil penelitian ini adalah bahwa tingkatkelayakan isi pada kedua buku teks tersebut yang ditinjau dari kesesuaian materi dengan SK dan KD, kemutakhiranmateri, kesesuaian dengan kehidupan anak, kepekaan terhadap nilai-nilai Penjasorkes dan materi yang mendukungpada kategori baik sekali, tetapi pada sub komponen keakuratan materi terlihat pada buku A (karangan Drs. AgusMukholid, M.Pd.) dengan persentase 88.9% dan buku B (Muhajir) dengan persentase 87.03% masih pada kategoribaik sekali. Sedangkan komponen kelayakan penyajian terlihat pada tebel perbandingan kedua buku tersebutpada sub komponen seperti teknik penyajian materi, penyajian materi pembelajaran, dan kelengkapan penyajianpada buku A dengan persentase 86.63%, sedangkan buku B dengan persentase 82.55% dan dapat dikategorikanbaik. Simpulan penelitian: 1) kesesuaian isi buku teks penjasorkes sudah sesuai dengan kurikulum yang terdapatdalam buku teks Penjasorkes. 2) kelayakan penyajian buku teks penjasorkes dikategorikan layak dalam buku teksPendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Disarankan bagi guru untuk melakukan pengecekan terhadap buku tekskhususnya buku penjasorkes sebelum menggunakan buku teks penjasorkes. Penulis dan penerbit hendaknya lebihmembuat buku yang menarik dan materi kekinian tentang pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Kata Kunci: Analsisis isi dan penyajian, buku teks penjasorkes non bse, pembelajaran penjasorkes
UPAYA PENINGKATAN PEMBELAJARAN GERAKDASAR TOLAK PELURU DENGAN PENDEKATANBERMAIN SISWA KELAS V SD NEGERI 1 DEMANGSARIAYAH KABUPATEN KEBUMEN Gregorius Kristiyono - Eddy Purnomo
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 10, No 2: November 2014
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1758.593 KB) | DOI: 10.21831/jpji.v10i2.5697

Abstract

AbstractThis study is concerned about determining the increase of learning basic motionsof shot put through such an approachas playing with the fifth graders of SD Negeri 1 Demangsari Ayah Kebumen. This is class action researchconsisting ofthree cycles, in which the subjects were 12 students of the fifth graders of SD Negeri 1 Demangsari Ayah Kebumen.The object of the research is the improvement of learning basic motionsof shot put which is measured thriugh thestudents’ learning seriousness (interest, motivation and participation) and the performance of the students. Theinstrument employed in this research was a classroom observation, questionnaires, and tests that measured theirperformance of the basic motions of shot put. The results show that through such an approach as playingstudents’basic-motions learning of shot put, which is measured through their seriousness of learning (interest, motivation andparticipation) and the performance of the basic motions of shot put of the fifth graders of SDN 1 Demangsari AyahKebumen can actually be enhanced. Based on the data of the test results of basic-motion performance of shot puton the first cycle, the average score of their performance is 69.18: students who completed their study were 41.67%and the students who did not were 58.33%. On the second cycle, the average score of their performance is 72.57:students who completed their study were 75% and students who did not were 25%. On the third cycle, the averagescore of the students’ performance is 77.00, and all of them completed their study or 100% of them get the scoreabove the fixed minimum completeness of criteria: that is 70.Keywords: learning improvement, basic motion of shot put, playing approachAbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan masih rendahnya kualitas pembelajaran pendidikan jasmaniterutama dalam materi tolak peluru pada siswa kelas V SD Negeri 1 Demasngsari, Ayah, Kabupaten Kebumen.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pembelajaran gerak dasar tolak peluru dengan pendekatanbermain siswa kelas V SD Negeri 1 Demangsari Ayah Kebumen. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelasyang terdiri atas 3 siklus, setiap siklus 1 kali pertemuan, setiap pertemuan 70 menit. Subjek penelitian adalah siswakelas V SD Negeri 1 Demangsari Ayah Kebumen, yang berjumlah 12 siswa. Objek penelitian adalah peningkatanpembelajaran gerak dasar tolak peluru yang diukur dengan kesungguhan belajar siswa (minat, motivasi dan partisipasi)dan unjuk kerja siswa. Instrumen yang digunakan adalah observasi kelas, angket, dan tes unjuk kerja gerak dasartolak peluru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pendekatan bermain dapat meningkatkan pembelajarangerak dasar tolak peluru, diukur dengan kesungguhan belajar (minat, motivasi dan partisipasi) dan unjuk kerjaketerampilan gerak dasar tolak peluru siswa kelas V SD Negeri 1 Demangsari Ayah Kebumen. Berdasarkan datahasil tes unjuk kerja keterampilan gerak dasar tolak peluru pada siklus pertama, rata-rata nilai unjuk kerja siswamencapai 69,18, siswa yang tuntas belajar 41,67% dan siswa yang belum tuntas 58,33%. Pada siklus kedua,rata-rata nilai unjuk kerja siswa mencapai 72,57, siswa yang tuntas belajar 75% dan siswa yang belum tuntas25%. Pada siklus ketiga, rata-rata nilai unjuk kerja siswa mencapai 77,00, semua siswa tuntas belajar atau 100%di atas nilai kriteria ketuntasan minimal yang ditetapkan yaitu 70. Kata Kunci: Pembelajaran, gerak dasar tolak peluru, pendekatan bermain.
PENGARUH GAYA MENGAJAR,RENANG GAYA BEBAS DAN KELENTUKAN TERHADAP RENANG GAYA KUPU-KUPU Suprayitno Jalan Willem Iskandar, Suprayitno
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 10, No 2: November 2014
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.033 KB) | DOI: 10.21831/jpji.v10i2.5698

Abstract

AbstractThe purpose of this research is to know the differences of teaching style, abilities of crawl style, and flexibility on theswimming style of butterfly. The factorial design of the method is 2 x 2 x 2 and with Tuckey test. The results of thisresearch is: 1) There is a difference between inclusion and reciprocal teaching style, 2) There is an interaction betweenteaching style, ability of crawl style and flexibility, 3) There is a difference between teaching style and reciprocalinclusion for students who have a high freestyle swimming skills and high flexibility, 4 ) There is a difference betweenteaching style and reciprocal inclusion for students who have low swimming ability of crawl style and high flexibility,5) There is a difference between teaching style and reciprocal inclusion for students who have a good swimmingability of crawl style and low flexibility,6) There are no differences between inclusion and reciprocal teaching stylefor students who have a good swimming ability of crawl style and low flexibility.Keywords: Teaching style, Crawl style, Flexibility, Swimming style of butterflyAbstrakTujuan penelitian adalah untuk memperoleh gambaran tentang perbedaan gaya mengajar, keterampilan renang gayabebas dan kelentukan terhadap keterampilan renang gaya kupu-kupu. Metode eksperimen dengan desain Faktorial2 x 2 x 2 dan uji lanjut dengan uji tuckey. Hasil penelitian; 1) Terdapat perbedaan antara gaya mengajar inklusidan resiprokal, 2) Terdapat interaksi antara gaya mengajar, keterampilan renang gaya bebas dan kelentukan, 3)Terdapat perbedaan antara gaya mengajar inklusi dan resiprokal bagi mahasiswa yang memiliki keterampilan renanggaya bebas tinggi dan kelentukan tinggi, 4) Terdapat perbedaan antara gaya mengajar inklusi dan resiprokal bagimahasiswa yang memiliki keterampilan renang gaya bebas rendah dan kelentukan tinggi, 5) Terdapat perbedaanantara gaya mengajar inklusi dan resiprokal bagi mahasiswa yang memiliki keterampilan renang gaya bebas tinggidan kelentukan rendah, 6) Tidak terdapat perbedaan antara gaya mengajar inklusi dan resiprokal bagi mahasiswayang memiliki keterampilan renang gaya bebas rendah dan kelentukan rendah. Kata Kunci: Gaya Mengajar, Renang Gaya Bebas, Kelentukan, Renang Gaya Kupu-kupu

Page 1 of 1 | Total Record : 10