cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL KARYA TEKNIK SIPIL
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018" : 26 Documents clear
ANALISIS KELAYAKAN FASILITAS LANDSIDE DI TERMINAL 1A BANDAR UDARA INTERNASIONAL SOEKARNO – HATTA Andika Ainoor Henganingayu; Hayuning Santa Asisi; Y.I. Wicaksono Y.I. Wicaksono; Bagus Hario Setiadji
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTerminal 1 Bandar Udara Internasional Soekarno – Hatta terbagi menjadi 3 sub-terminal yaitu terminal 1A, terminal 1B, dan terminal 1C. Terminal 1A (Domestik) hanya dioperasikan oleh maskapai Lion Air. Kepadatan penumpang pada terminal 1A bisa terjadi dikarenakan pertumbuhan penumpang per tahun yang melebihi kapasitas dari terminal rencana. Penumpang peak hour dianalisis berdasarkan SNI 03-7046-2004, IATA Airport Development Reference Manual (ADRM) dan FIFO (first in first out). Analisis ini bertujuan untuk evaluasi kelayakan fasilitas landside pada terminal 1A (Domestik) yaitu pada fasilitas terminal penumpang (check in counter, ruang tunggu keberangkatan dan baggage claim), fasilitas aksesbilitas terminal dan fasilitas parkir terminal 1. Selain penambahan jumlah check in counter dan baggage claim devices, kepadatan pada terminal penumpang dapat diatasi dengan check in online dan pemisahan check in counter dengan bagasi dan tanpa bagasi, di samping itu perlu adanya penambahan papan penunjuk jalan yang jelas di sepanjang jalan sebelum titik
PERENCANAAN GROUND SILL JEMBATAN KERETA API CIBATU SUNGAI CIMANUK KABUPATEN GARUT PROPINSI JAWA BARAT Teguh Ibrahim; Aprilian Nico Saputra; Salamun Salamun; Sugiyanto Sugiyanto
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAKSungai Cimanuk memiliki luas DAS ±3584 km2, panjang ±180 km dan memiliki kemiringan dasar sungai rata-rata bagian hulu sebesar 0,013. Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya gerusan pada pilar jembatan kereta api Cibatu yang terletak di Kabupaten Garut. Sebagai solusinya perlu dilakukan konservasi pada aliran Sungai Cimanuk, yaitu dengan membangun ground sill. Ground sill merupakan bangunan melintang sungai yang dibangun untuk menjaga agar dasar sungai di bagian hulunya tidak mengalami degradasi.Analisis yang dilakukan dalam perencanaan ground sill terdiri dari analisis hidrologi untuk mendapatkan debit banjir rencana, analisis hidrolis sungai untuk mendapatkan tinggi muka air pada kondisi debit banjir rencana, analisis stabilitas alur sungai untuk mendapatkan nilai kemiringan dasar sungai stabil dan perencanaan struktur ground sill untik mendapatkan dimensi ground sill.Dalam studi ini diperoleh hasil bahwa kemiringan dasar sungai mencapai kondisi stabil pada slope sebesar 0,009 dengan tinggi ground sill sebesar 1,5 m, lebar ground sill sebesar 25 m sehingga dengan dibangunya ground sill dapat mengamankan pondasi jembatan dan dapat mengembalikan elevasi dasar sungai.
STUDI ANALISIS SENSITIFITAS KEKUATAN GEDUNG TERHADAP GEMPA DENGAN BEBAN GEMPA RIWAYAT WAKTU Imam Wahyudi; Windy Kurniawan; Windu Partono; Muhrozi Muhrozi
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKIndonesia merupakan salah satu negara yang dilalui oleh cincin api sehingga negara ini sering dilanda gempa. Indonesia juga diapit oleh 3 lempeng yaitu lempeng benua Eurasia, Indo-Australia dan lempeng Pasifik. Gempa yang terjadi dapat berupa gempa tektonik maupun gempa vulkanik. Guncangan dari gempa tersebut dapat merusak struktur bangunan. Maka, perlu diadakan penyelidikan mengenai ketahanan suatu bangunan dalam menerima guncangan gempa. Ketahanan suatu bangunan dapat dilihat dari struktur kolom dan pondasi karena jika struktur tersebut hancur maka struktur bangunan akan roboh. Ketahanan struktur bangunan terhadap gempa bumi disebut uji sensitifitas bangunan. Studi ini dilakukan untuk mengukur ketahanan bangunan terhadap gempa dengan jarak dan kekuatan gempa tertentu dengan menggunakan gempa riwayat waktu. Pada studi ini telah dilakukan pengujian tiga bangunan di kota Semarang. Bangunan tersebut adalah Semarang Medical Center mewakili tanah lunak, Training Center II undip mewakili tanah sedang dan City One Hotel mewakili tanah keras. Gempa riwayat waktu yang digunakan berkuatan 6 – 7 Magnitude momen (Mw) dengan jarak yang bervariasi. Berdasarkan hasil studi ini maka dapat diketahui ketahanan suatu bangunan terhadap guncangan gempa dengan kekuatan 6 – 7 Mw dan jarak tertentu.
PERHITUNGAN BIAYA OPERASI KENDARAAN DENGAN MELIHAT NILAI WAKTU PADA PENENTUAN TARIF PARKIR METERAN Baskoro Baskoro; Hari Anju Sitio; Ismiyati Ismiyati; M.Agung Wibowo
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPertumbuhan populasi, jumlah kepemilikan kendaraan, serta sistem angkutan umum yang kurang efisien merupakan faktor permasalahan transportasi di kota-kota besar di Indonesia.. Tidak terkecuali permasalahan kemacetan yang terdapat di Kota Semarang. Hal ini diperparah lagi dengan adanya kendaraan yang diparkir pada badan jalan. Salah satu ruas jalan utama di Kota Semarang yang sebagian badan jalannya digunakan untuk parkir kendaraan adalah Jalan MT Haryono. Salah satu upaya penanganan parkir badan jalan adalah dengan sistem parkir meteran. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh parkir badan jalan terhadap kinerja lalu lintas di Jalan MT Haryono, mengetahui besarnya biaya operasional kendaraan yang didapat dari kecepatan, derajat kejenuhan volume lalu lintas kendaraan terbesar di jam puncak dan  akibat kendaraan yang parkir di badan jalan. Untuk mencari nilai biaya operasi kendaraan dengan mengasumsikan produk domestic regional bruto sebagai biaya pengganti driver. Obyek dalam penelitian ini yaitu kendaraan parkir dan kendaraan yang melewati ruas jalan MT.Haryono. Teknik  pengumpulan data dengan observasi di jalan MT Haryono. Teknik analisis data menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014 dengan variabel penelitiannya yaitu data volume lalu lintas, kecepatan arus bebas kendaraan, kerapatan, dan derajat kejenuhan. Kesimpulan dari penelitiaan ini adalah adanya pengurangan lebar jalan efektif yang diakibatkan oleh adanya manuver parkir, berpengaruh pada nilai derajat kejenuhan yang semakin besar dan kecepatan yang semakin rendah yang berdampak pada besarnya nilai biaya operasional kendaraan dan tarif parkir yang akan diterapkan pada sistem parkir meteran.
PERENCANAAN STRUKTUR RAINBOW SPRINGS CONDOVILLA TANGERANG Kristalicia Rizki; Niken Suci Untari; Sri Tudjono; Yulita Arni P
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan struktur gedung yang berada di wilayah rawan gempa harus direncanakan tahan terhadap beban gempa, yaitu struktur harus memiliki daktilitas yang tinggi yang memungkinkan terjadinya deformasi yang besar tanpa mengalami keruntuhan. Dengan demikian kerusakan struktur yang terjadi tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Pada perencanaan struktur Rainbow Springs Condovilla Tangerang mengacu SNI 1727:2013 untuk analisis mengenai beban gravitasi, SNI 1726:2012 untuk perencanaan ketahanan gempa, dan SNI 2847:2013 untuk perencanaan struktur beton. Perencanaan struktur yang ditinjau meliputi perencanaan struktur atas dan struktur bawah. Perencanaan struktur atas dihitung menggunakan sistem rangka pemikul momen khusus dengan konsep strong column week beam, untuk struktur bawah menggunakan tiang pancang. Mengurangi dampak kombinasi gaya torsi yang diakibatkan bentuk bangunan, maka dimensi kolom pada bagian tepi bangunan dibuat lebih besar, sehingga pada mode 1 dan mode 2 hanya terjadi pergerakan translasi. Analisis struktur dihitung menggunakan software SAP2000 dengan metode pembebanan analisis dinamik spektrum respons gempa dan diperoleh hasil perencanaan balok induk dimensi 400 mm × 500 mm dengan tulangan longitudinal D22 dan tulangan transversal D10, untuk perencanaan kolom diperoleh dimensi 500 mm × 700 mm dengan tulangan longitudinal 16D19 dan tulangan confinement D10. Pada perencanaan pondasi tiang pancang direncanakan sampai kedalaman 19 meter dengan diameter tiang 500 mm. Dari hasil analisis dan perencanaan, dapat disimpulkan bahwa partisipasi massa lebih dari 90% dicapai sampai dengan kombinasi mode 8 dan gaya geser dasar dinamik lebih besar 85% dari gaya geser dasar statik ekivalen.
ANALISIS KINERJA DAN PENINGKATAN FUNGSI BENDUNG GUNTUR KABUPATEN DEMAK JAWA TENGAH Aisha Cahya Wulansari; yohanes gylberd paringhan; Hari Nugroho; Sriyana Sriyana
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1742.227 KB)

Abstract

Bendung Guntur terletak di Sungai Wonokerto Kabupaten Demak Provinsi Jawa Tengah. Bendung ini berfungsi untuk penyedia air irigasi. Sejak sekitar tahun 2004, kondisi bendung mengalami penurunan dan tidak lagi berfungsi optimal disebabkan oleh tingginya sedimentasi yang berasal dari Sungai Jragung. Hal tersebut diperparah dengan tidak adanya kantong lumpur di sisi kanan dan kiri bendung sehingga makin memperparah kondisinya.Untuk mengembalikan fungsi Bendung Guntur dilakukan penilaian kinerjanya. Penilaian kinerja bendung dilakukan mengacu pada Peraturan Menteri No. 32 tahun 2007. Dari hasil penilaian kinerja bendung tersebut diharapkan dapat dilakukan perbaikan pada parameter yang nilainya masih kurang. Penilaian kinerja dilakukan dengan pengamatan kondisi bendung secara langsung dan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada pihak pengelola bendung, petani pemakai air dan stakeholder yang lain.Dari hasil penilaian diketahui bahwa kinerja Bendung Guntur didapat skor 69,05%  masuk dalam kategori kondisi 3 dimana kinerja : kurang dan perlu perhatian. Parameter yang kurang adalah prasarana fisik bendung yaitu tidak adanya kantong lumpur sebagai pengendali sedimentasi. Untuk meningkatkan kinerja perlu dibuat kantong lumpur, tetapi karena keterbatasan lahan yang ada tidak memungkinkan pembuatan kantong lumpur. Sebagai pengganti dibuat chekdam untuk menahan sedimentasi masuk ke bendung. Cekdam diletakkan 250 m dihulu bendung dengan data: tinggi efektif maindam 2 m, kedalaman pondasi 2,5 m, lebar mercu pelimpah 2,15 m dengan debit rencana periode ulang 50 tahun sebesar 471,211 m3/dt. Disamping itu dilakukan normalisasi untuk mengangkat sedimen di bendung. Normalisasi sungai dilakukan sepanjang 1 km dari bendung ke arah hulu. 

Page 3 of 3 | Total Record : 26