Articles
8 Documents
Search results for
, issue
"Vol 17, No 1 (2018): April"
:
8 Documents
clear
PENGARUH CIRCUIT BODYWEIGHT TRAINING TERHADAP DAYA TAHAN JANTUNG-PARU DAN PERSENTASE LEMAK
Ali Abdul Hakim;
Yudik Prasetyo
MEDIKORA Vol 17, No 1 (2018): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (693.718 KB)
|
DOI: 10.21831/medikora.v17i1.23495
Sebagian besar warga Blok Pathuk Ngampilan Yogyakarta memiliki tingkat kebugaran yang kurang baik dan lemak berlebih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh circuit bodyweight training terhadap daya tahan jantung-paru dan persentase lemak warga Blok Pathuk Ngampilan Yogyakarta.Penelitian ini merupakan pre-experimental design dengan one-group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah warga Blok Pathuk Ngampilan Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak enam orang. Pengambilan data dilakukan dengan tes dan pengukuran. Instrumen yang digunakan yaitu tes rockport, timbangan, omron body fat monitor. Analisis data penelitian menggunakan uji-t untuk mengetahui perbedaan variabel antara pretest dan posttest pada eksperimen.Hasil penelitian ini menunjukkan uji-t data daya tahan jantung-paru diperoleh nilai Sig 0,771 0,05, maka tidak ada peningkatan yang signifikan. Hasil uji-t data persentase lemak diperoleh nilai sig 0,036 0,05, maka terdapat penurunan lemak yang signifikan.
PENGARUH MODEL LATIHAN KEKUATAN SPESIFIK TENIS TERHADAP KEKUATAN PETENIS DIY
Abdul Alim
MEDIKORA Vol 17, No 1 (2018): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (983.841 KB)
|
DOI: 10.21831/medikora.v17i1.23489
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model latihan kekuatan spesifik tenis terhadap kemampuan kekuatan petenis. Urgensi penelitian didasarkan belum adanya penelitian yang membahas mengenai pengaruh model latihan kekuatan spesifik tenis terhadap kemampuan petenis secara umum.Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimen. Sampel penelitian adalah 12 petenis DIY (8 putra dan 4 putri). Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Paired t test digunakan dalam penelitian ini untuk dapat mengetahui pengaruh penerapan model latihan spesifik tenis terhadap kekuatan petenis DIY.Hasil analisis data menggunakan paired t test menunjukkan bahwa penerapan model latihan kekuatan spesifik tenis berpengaruh secara signifikan pada kemampuan kekuatan Petenis DIY (p= 0,000). Hasil analisis data menunjukkan bahwa penerapan model latihan kekuatan spesifik tenis dapat meningkatkan kekuatan petenis.
HUBUNGAN STATUS HIDRASI DENGAN VO2 MAX PADA ATLET SEPAK BOLA
Ari Widya Putra Pratama;
Cerika Rismayanthi
MEDIKORA Vol 17, No 1 (2018): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1123.326 KB)
|
DOI: 10.21831/medikora.v17i1.23496
Masih banyak atlet yang kurang memperhatikan tingkat kebugaran jasmaninya agar dapat mencapai performa terbaik, dan juga pemenuhan cairan dalam tubuh yang masih dianggap tidak penting. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status hidrasi terhadap VO2max pada atlet sepak bola.Penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Instrumen dalam penelitian ini berupa tes status hidrasi menggunakan kolorisasi warna urin atau PURI dan VO2max mengunakan tes balke (lari 15 menit). Subjek penelitian yang digunakan adalah atlet sepak bola Beringin Putra Football Club Wonosobo yang berjumlah 18 atlet. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment dan analisis regresi berganda dengan taraf signifikansi 5 %.Berdasarkan hasil analisis hubungan status hidrasi dengan VO2max diperoleh harga rhitung = -0,794 r(0.05)(17) = 0,389, hasil tersebut disimpulkan ada hubungan antara status hidrasi terhadap VO2max pada atlet sepak bola Beringin Putra Football Club Wonosobo.
PENGARUH CORE STABILITY EXERCISE TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN TOGOK DAN KESEIMBANGAN DINAMIS ATLET
Agung Muladi;
B.M. Wara Kushartanti
MEDIKORA Vol 17, No 1 (2018): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1017.415 KB)
|
DOI: 10.21831/medikora.v17i1.23490
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh core stability exercise terhadap peningkatan kekuatan togok dan keseimbangan dinamis atlet UKM Pencak Silat UNY.Penelitian ini merupakan penelitian pre-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Lokasi penelitian di GOR dan Hall Beladiri Universitas Negeri Yogyakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet UKM Pencak Silat Universitas Negeri Yogyakarta yang berjumlah 40 orang. Jumlah sampel dalam penelitian ini ditentukan menggunakan perhitungan rumus Slovin. Berdasarkan perhitungan ditentukan jumlah sampel sebanyak 20 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan random sampling yang diambil secara acak dari 22 orang yang masuk kriteria inklusi dan eksklusi. Latihan diberikan 3 kali per minggu selama 16 kali pertemuan. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kekuatan togok menggunakan back dynamometer dengan validitas 0,82 dan reliabilitas 0,93. Instrumen keseimbangan dinamis menggunakan modified bass test dengan validitas 0,46 dan reliabilitas 0,75. Teknik analisis data menggunakan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan kekuatan togok dan keseimbangan dinamis setelah atlet mengikuti program latihan core stability exercise. Hal ini ditunjukkan dengan hasil paired sample t-test kekuatan togok dan keseimbangan dinamis nilai probabilitasnya adalah p = 0.025 dan p = 0.018, yang berarti dari 0.05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh perlakuan core stability exercise terhadap peningkatan kekuatan togok dan keseimbangan dinamis yang bermakna pada atlet UKM Pencak Silat UNY.
KLASIFIKASI DAN PEMAHAMAN PENANGANAN CEDERA PADA SAAT LATIHAN MENARI
Fauzi, Ikhwan Bakhri;
Priyonoadi, Bambang
MEDIKORA Vol 17, No 1 (2018): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (845.166 KB)
|
DOI: 10.21831/medikora.v17i1.23494
Teknik-teknik menari dalam pelaksanaanya sering kali menimbulkan cedera baik traumatik maupun overuse. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasi cedera dan pemahaman penanganan saat latihan pada penari Sanggar Omah Wayang Klaten.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah penari Sanggar Omah Wayang Klaten Provinsi Jawa Tengah. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 20 orang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif persentaseHasil penelitian diperoleh kesimpulan klasifikasi cedera yang sangat sering terjadi pada penari Sanggar Omah Wayang Klaten adalah strain. Pemahaman penanganan cedera yang dipahami oleh penari Sanggar Omah Wayang Klaten adalah RICE.
PEMBERIAN MADU SEBELUM AKTIVITAS FISIK INTENSITAS SEDANG TERHADAP KADAR MALONDIALDEHID PLASMA TIKUS WISTAR
Krisnanda Dwi Apriyanto
MEDIKORA Vol 17, No 1 (2018): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (700.277 KB)
|
DOI: 10.21831/medikora.v17i1.23497
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian madu sebelum aktivitas fisik intensitas sedang terhadap penurunan kadar malondialdehid (MDA) plasma pada tikus jantan.Penelitian yang dilakukan adalah eksperimental laboratorium dengan menggunakan rancangan posttest dengan kelompok kontrol (posttest only control group design) yang dilakukan selama 7 hari. Sampel penelitian ini menggunakan 20 ekor tikus putih Wistar jantan (Rattus norvegicus). Tikus dibagi menjadi 2 kelompok secara acak dan masing-masing kelompok terdiri dari 10 tikus. Kedua kelompok adalah: K0 = kelompok kontrol dan K1 = kelompok pemberian madu dosis 2,5 g/kg BB. Aktivitas fisik intensitas sedang dilakukan dengan cara merenangkan tikus selama 70% dari kemampuan maksimal tikus berenang dan diberikan tambahan beban 6% dari berat badan tikus. Madu diberikan satu kali setiap hari selama 7 hari dilakukan melalui sonde. Data dianalisis menggunakan program statistik SPSS 16.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar MDA plasma dalam kelompok K0 adalah 12,02 ± 1,85 nmol/ml dan 9,89±0,9 nmol/ml pada kelompok K1. Uji analisis independen t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan p = 0,007 (p 0,05). Terjadi penurunan kadar MDA plasma sebesar 17,72%. Pemberian madu dengan dosis 2,5 g/kg BB mengakibatkan penurunan yang signifikan terhadap kadar MDA. Hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar penelitian lebih lanjut untuk mengetahui penggunaanya pada manusia.
EFEKTIVITAS KOMBINASI PROPRIOCEPTIVE NEUROMUSCULAR FACILITATION DAN ICE MASSAGE UNTUK MENCEGAH DELAYED ONSET MUSCLE SORENESS
Wazim Bachtiar Wanodyana;
Rachmah Laksmi Ambardini
MEDIKORA Vol 17, No 1 (2018): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1064.422 KB)
|
DOI: 10.21831/medikora.v17i1.23491
Banyak kasus Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) yang dialami atlet pada fase latihan maupun pertandingan yang menyebabkan penurunan prestasi olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi dari stretching proprioceptive neuromuscular facilitation dan ice massage untuk Mencegah DOMSPenelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Metode yang digunakan adalah controle group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa FIK UNY peserta UKM Olahraga. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa FIK UNY peserta UKM Olahraga berjenis kelamin laki-laki yang berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket tingkat nyeri dan goniometer untuk mengukur ROM. Teknik analisis yang dilakukan adalah analisis uji Wilcoxon.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum kombinasi stretching proprioceptive neuromuscular facilitation dan ice massage efektif untuk mencegah terjadinya delayed onset muscle soreness dengan indikator rasa nyeri, ROM, dan skala fungsi. Terutama untuk penurunan nyeri tekan, peningkatan ROM lutut, skala fungsi duduk dan berdiri, naik tangga, dan jongkok.
PENGARUH SPORTS MASSAGE PADA EKSTREMITAS BAWAH TERHADAP FLEKSIBILITAS PEMAIN SEPAK BOLA
Nurkholis Ipang Ripai;
Ali Satia Graha
MEDIKORA Vol 17, No 1 (2018): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (638.958 KB)
|
DOI: 10.21831/medikora.v17i1.23492
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sports massage pada ekstremitas bawah setelah latihan terhadap fleksibilitas. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental design yang mempunyai kelompok kontrol, namun tidak dipilih secara random (nonequivalent control group design). Populasi penelitian adalah pemain tim sepak bola di Desa Argomulyo Cangkringan Sleman Yogyakarta sebanyak 20 orang dengan sampel berjumlah 10 orang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji hipotesis dilakukan dengan uji analysis of varians (Anova). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hasil signifikan terhadap pengaruh sports massage pada fleksibilitas