cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 417 Documents
THE FUNCTIONAL MEANING OF Tony Abbott “Indonesia should reciprocate tsunami aid by sparing Bali Nine pair” Soegiyono, Titis
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.504 KB)

Abstract

Artikel berita yang digunakan dalam penulisan ini adalah pidato oleh Perdana Menteri Australia Tony Abbot. Artikel ini menceritakan bagaimana Australia bereaksi terhadap Pemerintah Indonesia mengenai hukuman mati yang dijatuhkan kepada penyelundup obat-obatan terlarang asal Australia.Metode yang digunakan dalam penulisan final project ini adalah deskriptif kualitatif yang sistemis, nyata dan akurat. Dalam pengumpulan data, penulis melakukan note taking, dalam artikel dari situs berita theguardian.com.Tujuan dalam penulisan project ini adalah untuk menemukan arti fungsional dalam artikel tersebut. Arti fungsional akan membantu pembaca meng-intrepetasikan artikel ini dengan tepat. Untuk menemukan arti fungsional dari setiap klausa dalam artikel ini, penulis menggunakan teori metafunction. Teori metafunction dibagi menjadi tiga bagian yaitu Ideational Meaning, Interpersonal Meaning dan Textual Meaning.
EXISTENTIALISM IN THE CHARACTER STUDY: CARTER AND COLE IN THE BUCKET LIST MOVIE Rachman, Rizky Abdul
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.283 KB)

Abstract

Existensialisme memiliki kata dasar exist yang berasal dari kata Latin ex yang berarti keluar dan sistere yang berarti berdiri. Jadi, eksistensi adalah berdiri dengan keluar dari diri sendiri. Inti dari bereksistensi adalah bebas memilih tanpa adanya hukum yang mengikat atau segala sesuatu yang menghalangi pada diri seseorang. Dalam paper ini penulis menggunakan film The Bucket List sebagai media untuk menganalisis. Maka dari itu penulis bermaksud untuk menganalisis existensialisme yang melekat pada tokoh Carter dan Cole dalam film The Bucket List, kehidupan mereka juga menggambarkan bagaimana orang Amerika menjalani kehidupan sehari-hari nya. Penulis akan menganalisis keputusan yang mereka ambil dan bagaimana Carter dan Cole menjalani nya, hal ini menunjukan sisi dalam berexistensi pada diri mereka. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam bereksitensi tidak lah semudah membalik telapak tangan, butuh kebulatan tekad dan konsistensi dalam menjalani nya. Kedua tokoh utama dalam film ini pun tidak semata-mata bebas memilih dan memutuskan segala sesuatu nya. Kata Kunci : Carter dan Cole- Studi Karakter – Eksistensialisme
POSTMODERN CONSUMERISM ACT BY SMOKING MARLBORO (CASE STUDY: FEMALE SMOKERS IN THE HERITAGE COFFEE SEMARANG) FEBRIANO, SEBASTIANUS
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 3, Number 4, Tahun 2014
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku konsumerisme, jual dan beli barang, begitu pula dengan setiap produk di era postmodernisme ini mengandung sebuah simbol atau sebuah bahasa yang digunakan manusia untuk berkomunikasi dengan orang disekitar mereka. Menurut ahli teori dari Perancis yang bernama Jean Baudrillard, perilaku konsumerisme ini bahkan dapat membantu manusia dalam kehidupan sehari-hari. Melalui salah satu artefak produk populer dari Amerika yang bernama Marlboro, penulis tertarik untuk mengkaji fenomena yang belakangan terjadi di masyarakat sekarang ini, yaitu perokok wanita yang jumlahnya semakin banyak tiap tahunnya. Dalam skripsi ini, penulis menganalisa tentang alasan wanita yang mengkonsumsi rokok dan menjadi perokok sebagai gaya hidupnya dibantu dengan teori postmodern consumerism oleh Jean Baudrillard. Data dari penelitian ini diambil dari 15 orang perkokok wanita yang berkunjung ke The Heritage Coffee Semarang selama satu bulan. Hasil analisa yang berfokus pada pembuktian hipotesa penulis menunjukkan bahwa produk Marlboro benar-benar memiliki eksistensi di masyarakat postmodern, tetapi responden tidak menunjukan keinginan mereka untuk mendapatkan identitas baru dengan merokok produk ini, dan juga tidak ada keinginan untuk berpindah ke lingkungan lain.Dalam penelitian ini, keluarga menjadi pihak yang bertanggung jawab atas perilaku mereka sebagai perokok wanita, dan sesuai dengan teori yang dipilih, manusia khususnya di era postmodern ini tidak akan pernah puas dengan perilaku konsumerisme.
The Conflicts Between Two Generations Reflected in Thank You Music Video SORAYA, NISSA
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 5, Number 2, Tahun 2016
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.083 KB)

Abstract

A song by MKTO which entitled “Thank You” is used by the writer to analyze its music video. The purpose of this study is to do a research about the conflicts between the old and young generation, which is related with social and symbolic power. Theories that are used are textual and contextual theories. The textual theory is used to analyze the verbal aspects (lyrics), aural aspects (music), and visual aspects (clips). Meanwhile the contextual theory is used to analyze the social issues which become the source of the conflicts
Pragmatic Presupposition on Television Commercial Utterances Indriani, Dian
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.076 KB)

Abstract

Praanggapan atau presuposisi merupakan suatu prakeadaan yang diasumsikan dari suatu ujaran. Skripsi ini mencoba menjelaskan praanggapan dalam iklan televisi, dalam hal ini iklan rokok dari merek Djarum yang tayang selama tahun 2012. Tujuan dari penelitian ini adalah penulis ingin mendeskripsikan jenis praanggapan pada ujaran-ujaran yang terdapat pada iklan Djarum. Di samping itu, penelitian ini juga mencoba menjelaskan fungsi dari jenis praanggapan pada struktur analisis wacana periklanan dari masing-masing ujaran. Dalam menganalisa data, penulis menggunakan metode agih. Teknik yang digunakan adalah teknik dasar (bagi unsur langsung), dan teknik lanjutan yang berupa teknik ganti, perluas, ubah wujud, dan negasi. Data didapat dengan menggunakan teknik dokumentasi berupa pengumpulan data dari website. Kemudian data dipilih dengan menggunakan purposive sampling. Data yang dianalisis adalah ujaran-ujaran dalam iklan yang mengandung indikator praanggapan. Data disajikan dalam bentuk deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 18 ujaran dari 66 ujaran yang terdapat pada 14 iklan televisi Djarum mengandung indikator praanggapan. Penulis juga menemukan jika satu ujaran mempunyai kemungkinan mengandung dua indikator praanggapan yang dapat dikategorikan menjadi dua jenis praanggapan yang berbeda. Ujaran yang mengandung indikator praanggapan tersebut dapat dikategorikan menjadi jenis praanggapan, yaitu: 12 Existential Presupposition (52,2%), 2 Factive Presupposition (8,7%), 3 Lexical Presupposition (13,1%), 3 Non-factive Presupposition (13,1%), 2 Structural Presupposition (8,7%), dan 1 Counterfactual Presupposition (4,2%). Kata kunci: praanggapan, pragmatik, ujaran, iklan televisi, rokok, Djarum
SELF AWARENESSTHAT LEADS TOEDNA PONTELLIER’S EGOISTIC SUICIDE IN KATE CHOPIN’S THE AWAKENING NOVEL Sherdianti, Ivett
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 3, Number 4, Tahun 2014
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.765 KB)

Abstract

Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang berakhir dengan keputusan untuk bunuh diri. Novel The Awakening karya Kate Chopin bercerita tentang Edna Pontellier, istri dari seorang Creole yang hidup tertekan karena suaminya dan standar sosial Creole hingga ia kehilangan jati dirinya.Penulis menggunakan metode studi pustaka guna mencari data data relevan yang berkaitan dengan topik yang dibahas. Penulis menggunakan pendekatan eksponensial untuk menjelaskan unsur intrinsik novel tersebut untuk memberikan informasi yang jelas tentang karakter, setting, dan konflik yang ada didalam  novel. Pendekatan psikologi sosial digunakan untuk memahami seberapa besar dampak lingkungan sekitar terhadap cara berpikir dan bertindak suatu individu. Penulis menemukan korelasi antara cara Edna berpikir dan bertindak dengan standar sosial Creole saat itu. Sedangkan untuk menganalisis proses kesadaran diri tokoh Edna Pontellier, penulis menggunakan teori self awareness guna mengkaji proses kesadaran diri yang dilalui Edna satu per satu. Penulis juga menggunakan teori suicide oleh Emile Durkheim untuk menganalisis aksi bunuh diri yang Edna lakukan di akhir cerita novel. Penulis kemudian mengkategorikan aksi bunuh diri tersebut kedalam tipe egoistic suicide sesuai dengan faktor-faktor  penyebabnya.
AMERICAN CULTURAL VALUES AS REFLECTED IN THE CHARACTER OF BRAD COHEN IN PETER WERNER’S MOVIE FRONT OF THE CLASS Widianingsih, Karomah
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 5, Number 3, Tahun 2016
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.504 KB)

Abstract

This study focuses on American cultural values reflected by Brad Cohen in Front of the Class Peter Werner’s movie. Front of the Class movie describes some reflections of American cultural values depicted by the main character named Brad Cohen. The aims of this study are to describe the intrinsic and extrinsic aspects of the movie. The writer employs library research to support the data analysis derived from some references such as some related books, journals, articles, and encyclopedias. To analyze the intrinsic aspects, the writer uses some theories of narrative elements and cinematographic elements.  To analyze the extrinsic aspects, the writer applies theory of personal and cultural values by Roy D’Andrade. Furthermore, the writer also involves some aspects of cultural values from Shalom H Schwartz’s theory. The result of this study shows that, based on Roy D’Andrade’s theory, the main character of the movie, Brad Cohen has applied individualism, altruism, and industry value aspects. In addition, the writer finds some similar American cultural values items of Roy D’Andrade’s theory and Shalom H. Schwartz’s theory. Those items are choosing my own goal, being creative, treating people equally, being honest, enjoying life, and pursuing knowledge. 
LANGUAGE VARIATION IN JAVANESE BETWEEN KERATON and COASTAL COMMUNITY Agustine, Maghfiroh
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The significance of this research is to be a good research that is useful for the researcher, science and society. Therefore, the results of this study are able to enrich the reference of language research, especially concerning with sociolinguistics (Language Change and SocialVariation). In addition, this research hopefully can broaden the knowledge of readers primarily as a reference in research on the discourse of dialogue related to sociolinguistics meaning. At last, this research may god are able to prove to the readers, that javanese language has many variation, as the Javanese community espeialy we have to be proud of this phenomen
PERSON DEIXIS IN SBY’S SPEECH AT HARVARD UNIVERSITY Sari, Juliasti Kinasih Lisa Mutia
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.228 KB)

Abstract

Deiksis persona digunakansebagai kata ganti orang untukmenunjukpadaseseorangataukelompok orang tertentu.Deiksis persona tidakmemilikiacuan yang tetap, artinyaacuannyadapatberubah-ubahtergantungdarikontekssituasipadasaatpenuturmenyampaikanujaran.Olehkarenaitu, untukmengetahuiacuan yang dimaksudolehpenutur, pendengarharusmengetahuikontekstersebut.Tujuandaripenelitianiniadalahuntukmendeskripsikanapasajadeiksis yang digunakanoleh SBY untukmerujuk orang dalampidatonyadanjugamenjelaskanmengapa SBY memilihuntukmenggunakandeiksistersebut. Metode yang digunakanuntukpengambilan data adalahmetodesimakbebaslihatcakap.Penulisjugamenggunakanpurpossive samplinguntukmemilihsampel yang dianalisisDari hasilpenelitian yang telahdilakukan, penulismenemukanbahwa SBY menggunakansemuatipedeiksis persona sebanyak 170 kali danjuga SBY menggunakansedikitdeiksissosial.SBY memilih personal deiksis yang tepatdalampidatonyakarenaposisinyasebagaipemimpinsebuahnegarapadasaatitudanjugasebagaiperwakilandaridunia Islam.
ABSURDISME DAN SIMBOL DALAM DRAMA THE SANDBOX KARYA EDWARD ALBEE Putri, Anindya
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 1, Nomor 2, Tahun 2012
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.471 KB)

Abstract

Absurdisme adalah istilah filosofis mengenai suatu genre drama modern yang merombak sistematis drama tradisional. Drama absurd adalah drama yang sarat akan kemustahilan, keanehan, kesedihan, kepedihan, kelamnya kehidupan, kekosongan atas aktor yang memainkan perannya, serta kehampaan makna akan panggungnya. The Sandbox merupakan drama absurd yang ditulis oleh Edward Albee. Penulis telah menanalisis dan menjabarkan tujuan penelitian dalam studi ini. Seperti drama pada umumnya drama ini memiliki unsur-unsur penunjang seperti unsur intrinsik dan ekstrinsik. Unsur intrinsik yang terdapat di dalamnya adalah tema, alur, setting, tokoh, sub teks/arahan panggung, dan simbol-sombol. Tema yang biasa di usung dalam drama absurd adalah absurditas, kejahatan dan kekerasan, dominasi, matrealisme, bahasa, kegagalan dalam berkomunikasi, kenihilan dalam hidup, kegagalan dan ketidakpedulian, kesepian dan isolasi dan ketidakberadaan Tuhan. Alur dalam drama absurd pada umunya tidak beraturan. Dalam drama absurd ini, alurnya dapat di analisis sesuai aturannya baik di awal, tengah, dan akhir. Meskipun tetap menggunakan pakem drama absurd dimana tak beralur.