cover
Contact Name
AGROINOTEK
Contact Email
agroinotek@ub.ac.id
Phone
+628573259811108584345594
Journal Mail Official
agroinotek@ub.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Jalan Veteran Kota Malang, Jawa Timur, 65140
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
AGROINOTEK
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 27743357     EISSN : 27743357     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.agroinotek
Core Subject :
The scope of AGROINOTEK includes, but is not limited to, Agroecology, Agrotechnology, Agribusiness, Agricultural Economics, Agricultural Sociology, Agricultural Communication and Extension, Forestry, Appropriate Technology, as well as other relevant interdisciplinary fields. The journal welcomes original research articles, case studies, and critical review papers that make significant contributions to the advancement of knowledge, methodologies, and practical applications.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol. 4 no. 2 (2023)" : 5 Documents clear
Peningkatan pengetahuan petani padi terhadap pemupukan berimbang di kabupaten Klungkung, Bali Wandansari, Niken Rani; Sylviana, Desy; Soemarno, Soemarno
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agroinotek.2023.004.02.02

Abstract

Pemupukan berimbang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara dalam tanah guna meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman, dengan dilandasi ketepatan dalan jenis, dosis, waktu, dan cara pemupukan. Penetapan dosis pupuk hendaknya berdasarkan pada tingkat kesuburan tanah serta kebutuhan hara tanaman. Namun demikian sebagian besar petani masih menerapkan pemupukan secara berlebihan, terutama penggunaan pupuk anorganik dalam budidaya padi sawah. Petani berasumsi bahwa semakin banyak pupuk (urea) yang diberikan, semakin hijau tanamanannya dan semakin tinggi produksi gabah yang dihasilkan. Ketergantungan terhadap pupuk anorganik dialami petani di kecamatan Klungkung, kabupaten Klungkung, Bali. Kebiasaan tersebut berdampak negatif pada kesuburan tanah dan keberlanjutan pertanian, serta peningkatan biaya produksi. Dengan demikian perlu dilakukan penyuluhan untuk mengetahui tingkat pengetahuan petani dan perubahannya mengenai pemupukan berimbang pada budidaya padi sawah. Untuk mengetahui tingkat pengetahuan petani padi dilakukan dengan uji-t dan penyebaran kuisioner kepada 25 petani. Skala pengukuran yang digunakan yaitu skala guttman. Berdasarkan hasil kuisioner dan uji-t diketahui bahwa tingkat pengetahuan awal petani tentang pemupukan berimbang sebesar 45%, sedangkan peningkatan pengetahuan petani setelah dilakukan penyuluhan sebesar 32%.
Pemanfaatan Pupuk Kandang Sapi Untuk Meningkatkan Kemampuan Tanah Berpasir Menyimpan Air Di Kebun Kopi Rakyat Septiani, Deva Eka; Aulia, Siti Salma; Ifadah, Nisfi Fariatul; Soemarno, Soemarno
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agroinotek.2023.004.02.01

Abstract

Tanah berpasir di kebun kopi rakyat mempunyai kemampuan sangat rendah untuk menyimpan air, sehingga sering terjadi cekaman air pada tanaman kopi di musim kemarau dengan dampak serius pada produktivitas tanaman.  Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahgui efek pupuk kandang sapi terhadap peningkatan kapasitas air tersedia (KAT) tanah berpasir (topsoil dan subsoil) yang diambil dari kebun kopi rakyat di Desa Bambang, Wajak.  Penelitian inkubasi tanah selama 16 minggu di rumahkaca Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan delapan perlakuan kombinasi, yaitu tanah berpasir dengan dua kedalaman (K1: 0-30 cm, K2: 30-60 cm), dikombinasikan dnegan tiga dosis pupuk kandang sapi (D0: 0 ton.ha-1; D1: 10 ton.ha-1, D2: 20 ton.ha-1, D3: 30 ton.ha-1), setiap perlakuan diulang empat kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan pupuk kandang sapi hingga dosis setara 30 ton.ha-1 ke tanah berpasir (topsoil dan subsoil) dapat menurunkan bobot isi (BI) tanah, meningkatkan porositas tanah, meningkatkan kadar air pF 2,5, pF 4,2 dan kapasitas air tersedia (KAT). Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penambahan pupuk kandang sapi dapat meningkatkan nilai KAT (atau pF 2.5 – pF 4.2) tanah berpasir yang diambil dari lapisan atas (topsoil) dan lapisan bawah (subsoil) di kebun kopi rakyat.
Bahan Organik Dalam Lubang Resapan Biopori (Lrb) Untuk Meningkatkan Ketersediaan Kalium Subsoil Di Kebun Kopi Mutiasari, Faizah; Santi, Faradila; Ifadah, Nisfi Fariatul; Soemarno, Soemarno
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agroinotek.2023.004.02.03

Abstract

Kopi merupakan komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Hal ini tidak lepas dari kebiasaan masyarakat Indonesia yang gemar minum kopi. Salah satu permasalahan pada perkebunan kopi rakyat adalah tingginya laju erosi tanah dan limpasan permukaan yang mengakibatkan hilangnya unsur hara dan bahan organik tanah. Rendahnya kandungan bahan organik dan unsur hara tanah berdampak pada rendahnya produktivitas perkebunan kopi rakyat. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan pemberian bahan organik pada lubang resapan biopori (BIH-30 cm) pada zona perakaran kopi. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kandungan bahan organik tanah dan ketersediaan unsur hara pada lapisan tanah bawah.Penelitian lapangan pada perkebunan kopi Robusta (umur 7-10 tahun) menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tujuh perlakuan dan empat kali ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah: P0 (Kontrol); BK (BIH Kosong); PKK1 (BIH + Pupuk Kandang Kambing 10 Mg.ha-1); PKK2 (BIH + Pupuk Kandang Kambing 20 Mg.ha-1; PK1 (BIH + Kompos 10 Mg.ha-1); PK2 (BIH + Kompos 20 Mg.ha-1). Pengamatan karakteristik tanah (K, Na, Ca, Mg, KTK, C-Organik) dan tanaman kopi (tinggi tanaman, jumlah daun, dan kandungan klorofil daun) dilakukan pada 1 dan 6 bulan setelah aplikasi perlakuan (MAA).Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk kandang kambing 20 Mg.ha-1 pada BIH30 cm menghasilkan karakteristik tanah (lapisan tanah 30-60 cm) dan pertumbuhan tanaman kopi yang lebih baik dibandingkan dengan semua perlakuan lainnya. Kandungan bahan organik tanah berkorelasi positif dengan kandungan K-exch dan KTK tanah pada kedalaman 30-60 cm.
Optimalisasi Pertumbuhan dan Produktivitas Padi melalui Penggunaan Pupuk Anorganik Cair Sunarto, Bintar Probo; Taufiqurrahman, Achmad Fitriadi
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agroinotek.2023.004.02.05

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk menguji aplikasi pupuk organik caiir terhdapa pertumbuhan dan produktivitas tanaman padi. Rancangan percobaan pupuk anorganik cair menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) non-faktorial dengan 9 perlakuan (3 ulangan) sehingga terdapat 27 satuan percobaan. Perlakuan tersebut antara lain: 1). A1 = Kontrol, 2). A2 = Pupuk Dasar 100%, 3). A3=Pupuk Dasar 75% + NPK Cair Pembanding 1x dosis, 4). A4 = Pupuk Dasar 75% + NPK Cair 0.5x dosis, 5). A5 = Pupuk Dasar 75% + NPK Cair 0.75x dosis, 6). A6 = Pupuk Dasar 75% + NPK Cair 1x dosis, 7). A7 =Pupuk Dasar 75% + NPK Cair 1.25x dosis, 8). A8 = Pupuk Dasar 75% + NPK Cair 1.5x dosis, 9). A9 = Pupuk Dasar 75% + NPK Cair 2x dosis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk cair berbagai dosis tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman padi, namun berpengaruh nyata terhadap produksi tanaman padi (bobot panen segar dan BGKG), yakni pada perlakuan dosis 8,75ml/l dengan penurunan 25% pupuk dasar. Kadar hara N, P, K tanaman padi meningkat akibat aplikasi pupuk cair diindikasikan oleh peningkatan kadar hara dalam tanaman dan tidak menyebabkan kemasaman tanah dan penurunan kesuburan tanah.
Asam Humat untuk Membenahi Tanah Inceptisol dari Kebun Kopi Rakyat, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang Putri, Rr. Audry Alivianisha; Pramesti, Gitri Ardia; Septiani, Deva Eka; Ifadah, Nisfi Fariatul; Soemarno, Soemarno
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agroinotek.2023.004.02.04

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh aplikasi asam humat terhadap sifat tanah (pH, KTK, C-Organik dan P-tersedia) topsoil dan subsoil tanah inseptisol dari kebun kopi rakyat.   Penelitian ini dilaksanakan dari Oktober 2023 hingga Maret 2024. Pengambilan sampel tanah inseptisol dilakukan di kebun kopi rakyat di wilayah Karangploso, kabupaten Malang.  Percobaan inkubasi tanah di rumah kaca menggunakan rancangan acak lengkap faktorial (RALF) dengan delapan perlakuan dan empat ulangan. Kombinasi perlakuan tersusun atas faktor I Contoh tanah (yaitu topsoil dan subsoil) dan faktor II Dosis asam humat (yaitu 0, 500, 1000, dan 2000 ppm). Percobaan inkubasi berlangsung 16 minggu dan pengamatan meliputi tekstur tanah, pH tanah, kandungan C-organik, KTK tanah dan kandungan P-tersedia (P-Bray I). Hasil penelitian  menunjukkan bahwa: (1) aplikasi asam humat dapat memperbaiki karakteristik topsoil dan subsoil tanah inseptisol dari kebun kopi rakyat; (2) aplikasi asam humat berpengaruh signifikan terhadap berat kering tanaman dan serapan P tanaman jagung umur 16 minggu.

Page 1 of 1 | Total Record : 5