cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Topik-topik yang berhubungan dengan pemanfaatan sumberdaya perikanan, teknologi penangkapan, desain alat tangkap, fish behaviour, experimental fishing, fishing boat desain, fishing port management, sosial ekonomi perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3: Agustus, 2013" : 29 Documents clear
HUBUNGAN JENIS UMPAN DAN UKURAN MATA PANCING ALAT TANGKAP RAWAI DASAR TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN KAKAP (Lutjanus sp) DI PERAIRAN PASIR, KEBUMEN Muandri, Nur; Asriyanto, Asriyanto; Yulianto, Taufik
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 3: Agustus, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.523 KB)

Abstract

Rawai dasar umum digunakan oleh nelayan di Perairan Pasir Kebumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hasil tangkapan ikan kakap (Lutjanus sp) terhadap penggunaan umpan dan ukuran mata pancing yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode experimental fishing dengan 2 variabel yaitu jenis umpan dan ukuran mata pancing dengan 4 perlakuan yaitu (tembang,layur,nomor 6, dan nomor 9). Masing-masing dilakukan dengan 10 kali ulangan. Analisis data menggunakan uji Kenormalan data dan uji ANOVA dengan SPSS 17.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umpan tembang berpengaruh terhadap hasil tangkapan dan umpan layur pada penelitian ini tidak berpengaruh terhadap jumlah hasil tangkapan Kakap (Lutjanus sp) hal ini dilihat dari hasil tangkapan umpan tembang bernomor 6 sebanyak 95 ekor, dan umpan tembang bernomor 9 sebanyak 85 ekor, serta umpan layur bernomor 6 sebanyak 57 ekor, dan umpan layur bernomor 9 sebanyak 43 ekor. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa penggunaan alat tangkap pancing dengan kombinasi umpan tembang lebih baik digunakan.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PERIKANAN PAYANG JABUR (Boat Seine) DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI ASEMDOYONG KABUPATEN PEMALANG Ningsih, Rahayu Septia; Mudzakir, Abdul Kohar; Rosyid, Abdul
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 3: Agustus, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.64 KB)

Abstract

Alat tangkap Payang Jabur di Pelabuhan Perikanan Pantai Asemdoyong dari tahun ke tahun mengalami perkembangan. Dengan demikian, perlu diketahui seberapa jauh kegiatan perikanan Payang Jabur masih dapat berjalan dan layak untuk diusahakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara pengoperasian Payang Jabur, menganalisis besarnya biaya, keuntungan dan tingkat kelayakan finansial dari usaha perikanan Payang Jabur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang bersifat survei. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode sensus. Metode pengumpulan datanya berupa metode observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini populasi berjumlah 35 pemilik kapal (juragan) maka diambil semua untuk responden. Hasil analisis finansial diketahui bahwa investasi yang diperlukan dalam usaha perikanan payang jabur di Asemdoyong rata-rata sebesar Rp. 37.242.857,- penerimaan rata-rata Rp. 155.158.494,- per tahun dengan biaya total rata-rata sebesar Rp. 121.675.211,- per tahun. Dengan demikian rata-rata keuntungan yang didapat dalam satu tahun sebesar Rp. 33.483.283,-. Analisis kelayakan diketahui rata-rata nilai NPV sebesar Rp. 134.856.778,- nilai B/C Ratio adalah 1,28; nilai IRR sebesar 76 % dan PP 1,11 tahun. Analisis tersebut memiliki nilai NPV positif, B/C Ratio > 1 dan IRR > discount rate. Hal ini menunjukkan usaha perikanan payang jabur di Pelabuhan Perikanan Pantai Asemdoyong memiliki peluang yang baik dan layak untuk dikembangkan.
ANALISIS USAHA PERIKANAN PADA ALAT TANGKAP BUBU DI PERAIRAN RAWAPENING DESA LOPAIT KECAMATAN TUNTANG KABUPATEN SEMARANG Setyawan, Ringga; Wibowo, Bambang Argo; Pramonowibowo, Pramonowibowo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 3: Agustus, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.856 KB)

Abstract

Aspek ekonomi merupakan salah satu faktor yang dipertimbangkan dalam pengembangan suatu usaha, diantaranya besar keuntungan dan waktu pengembalian modal. Usaha penangkapan alat tangkap bubu pencarian keuntungan menjadi tujuan utama. Oleh karena itu, dengan analisis usaha dapat diketahui apakah usaha tersebut menguntungkan atau tidak, serta besarnya tingkat keuntungan yang dapat dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini melakukan identifikasi alat tangkap bubu yang meliputi spesifikasi alat tangkap, cara operasi, hasil tangkapan, dan jenis ikan hasil tangkapan pada berbagai lokasi penangkapan dan melakukan analisis financial penggunaan alat tangkap bubu yang beroperasi di Perairan Rawapening. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yang bersifat studi kasus. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode pengambilan sampel acak distratifikasi Purposive Sampling. pendapatan nelayan bubu bambu sebesar Rp 10.250.000,00, nelayan bubu plastik sebesar Rp 3.365.000. Dari analisis finansial didapatkan hasil NPV bubu bambu -3.756.902,00, R/C 1,84, IRR 30 untuk bubu plastik 574.208,00, R/C 1,25, IRR 42. Kesimpulan yang diperoleh usaha bubu bambu memiliki keuntungan yang lebih besar. Dari analisis finansial untuk kedua usaha penangkapan masih layak untuk dijalankan.
ANALISIS HUBUNGAN PANJANG KAPAL DAN PANJANG JARING PAYANG JABUR (BOAT SEINE) TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI ASEMDOYONG PEMALANG Putri, Meygawati Nugraha; Boesono, Herry; Sardiyatmo, dan
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 3: Agustus, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.441 KB)

Abstract

Kabupaten Pemalang merupakan salah satu daerah pendukung perikanan di Pantai Utara Jawa, yang memiliki perairan potensi untuk daerah penangkapan ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan yang signifikan antara panjang kapal dan panjang jaring Payang Jabur terhadap hasil tangkapan ikan yang didaratkan di PPP Asemdoyong. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-April 2013. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, bersifat studi kasus. Pengambilan sampel dengan metode proportional stratified random sampling dengan jumlah sampel 26 kapal. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung, wawancara dan kuesioner terhadap nelayan Payang Jabur. Analisa data yang digunakan adalah uji asumsi klasik, uji normalitas residual dan regresi linier berganda yang diolah dengan SPSS 16. Hasil analisis regresi berganda diperoleh nilai F-hitung 70,444 > F-tabel 3,42 dengan signifikasi 5% (α=5%) dan Y = 158.231 + 0,153 X1 + 0,006 X2 + e. Beberapa jenis ikan hasil tangkapan utama jaring Payang Jabur antara lain ikan Teri Nasi (Stolephorus sp), Tenggiri (Scomberomerusi sp), Tongkol (Auxis sp), Bawal Hitam (Formio sp), Kembung (Rastrelliger sp) dan Tembang/Jui (Sardinella fimbriata). Sedangkan dari uji t dapat disimpulkan bahwa penggunaan kedua variabel bebas secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap hasil tangkapan ikan terutama dari variabel panjang jaring Payang Jabur tersebut.
FAKTOR DETERMINAN HARGA IKAN BAWAL PUTIH (Pampus argentus) DARI HASIL TANGKAPAN CANTRANG DI TPI ASEMDOYONG KABUPATEN PEMALANG JAWA TENGAH Nadyasari, Ardhana; Bambang, Azis Nur; Purnama Fitri, Aristi Dian
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 3: Agustus, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.029 KB)

Abstract

Ikan Bawal Putih (Pampus argentus) merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Pemalang. Produksi ikan Bawal Putih (Pampus argentus) terbanyak di Kabupaten Pemalang didaratkan di TPI Asemdoyong dan TPI Tanjungsari. Total produksi ikan Bawal Putih (Pampus argentus) yang didaratkan di TPI Asemdoyong selama tahun 2010 – 2013 adalah 456.329 kg dengan rata-rata produksi per tahun 152.109 kg. Ikan Bawal Putih (Pampus argentus) yang dilelang di TPI Asemdoyong memiliki harga yang tinggi tetapi cenderung tidak stabil. Faktor determinan harga yang akan diteliti untuk penelitian antara lain jumlah produksi, jumlah bakul, mutu ikan dan berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi produksi ikan Bawal Putih (Pampus argentus) dari hasil tangkapan cantrang, menganalisis besar pengaruh faktor determinan yang terdiri dari jumlah produksi (X1), jumlah bakul (X2), mutu ikan (X3), dan berat ikan (X4) terhadap pembentukan harga ikan Bawal Putih (Pampus argentus) dan Menganalisis faktor manakah yang paling menentukan harga ikan Bawal Putih (Pampus argentus) yang terbentuk di TPI Asemdoyong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan produksi ikan Bawal Putih (Pampus argentus) di TPI Asemdoyong dari hasil tangkapan cantrang tahun 2010 - 2012 mengalami peningkatan yaitu 64.091 kg (2010); 87.229 kg (2011); dan 114.200 kg (2012). Dari hasil analisa data terdapat pengaruh yang simultan antara jumlah produksi (X1), jumlah bakul (X2), mutu ikan (X3), dan berat ikan (X4) terhadap pembentukan harga ikan Bawal Putih (Pampus argentus) ukuran besar sebesar 80,3%; ukuran sedang 88,1%, dan ukuran kecil 82,6%. Faktor yang paling signifikan mempengaruhi pembentukan harga ikan Bawal Putih (Pampus argentus) ukuran besar dan kecil adalah jumlah produksi (X1), sedangkan faktor yang mempengaruhi harga ikan Bawal Putih ukuran sedang adalah jumlah produksi (X1) dan mutu ikan (X3).
ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA NELAYAN PURSE SEINE DI PPI BULU KABUPATEN TUBAN JAWA TIMUR Khumairoh, Khumairoh; Ismail, Ismail; Yulianto, Taufik
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 3: Agustus, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.865 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesejahteraan nelayan juragan dan ABK purse seine di PPI Bulu Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang bersifat survei dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam yang dilengkapi daftar kuisioner dan juga observasi langsung di lapangan. Teknik analisis data menggunakan 12 indikator kemiskinan gabungan yang terdiri dari indikator kemiskinan menurut Badan Pusat Statistik Pusat (2007), Badan Pusat Statistik Pusat 2006), indikator kemiskinan menurut Honable (1979) dalam Mc. Crackem (1988), indikator kemiskinan menurut Pridaningsih (2011), indikator kemiskinan menurut Safitri (2011), serta konsep Nilai Tukar Nelayan (NTN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesejahteraan nelayan yang dianalisis menggunakan 12 indikator kemiskinan gabungan menunjukkan bahwa nelayan termasuk ke dalam kriteria tidak miskin atau tergolong sejahtera. Sedangkan hasil analisis tingkat kesejahteraan nelayan berdasarkan konsep Nilai Tukar Nelayan (NTN) secara simultan yaitu sebesar 1,22 (NTN > 1), yang menunjukkan bahwa nelayan termasuk dalam kriteria tidak miskin atau tergolong sejahtera. Analisis secara parsial, NTN juragan sebesar 1,20 (NTN > 1) dan NTN ABK sebesar 1,27 (NTN > 1) yang menunjukkan nelayan juragan dan ABK termasuk dalam kriteria tidak miskin.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PERIKANAN TANGKAP CANTRANG DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) BULU TUBAN JAWA TIMUR Listiana, Solely Ermin Dwi; Mudzakir, Abdul Kohar; Pramonowibowo, Pramonowibowo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 3: Agustus, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.45 KB)

Abstract

Kabupaten Tuban merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Timur yang memiliki potensi perikanan laut dengan produksi Rp 36.227.170.000/tahun. Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Bulu Tuban mempunyai aksesibilitas transportasi yang baik, karena letaknya berada di jalur pantura. Alat tangkap Cantrang di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Bulu Tuban merupakan alat tangkap mendominasi. Usaha penangkapan cantrang yang dilakukan harus menghasilkan keuntungan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis usaha. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa tingkat kelayakan usaha dari usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap cantrang ditinjau dari finansial. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2013 di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Bulu Tuban Jawa Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang bersifat studi kasus. Studi kasus adalah pengamatan yang diadakan untuk memperoleh fakta-fakta dari gejala-gejala yang ada dan mencari keterangan-keterangan secara faktual, baik tentang institusi sosial, ekonomi, atau politik dari suatu kelompok ataupun suatu daerah. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode sensus dengan jumlah yaitu sebesar 48. Analisis usaha menggunakan metode discounted criterion. Dari metode ini diperoleh nilai rata-rata NPV sebesar Rp 256.452.573,-(NPV bernilai positif), nilai rata-rata B/C Ratio sebesar 1,17 ( B/C > 1), rata-rata IRR sebesar 50 %,dan PP (Payback Period) 2 tahun yang berarti usaha perikanan Cantrang di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Bulu Tuban Jawa Timur dapat dikatakan layak (feasible) dilanjutkan.
ANALISIS PENANGANAN (HANDLING) HASIL TANGKAPAN KAPAL PURSE SEINE YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) BAJOMULYO KABUPATEN PATI Hastrini, Ria; Rosyid, Abdul; Riyadi, Putut Har
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 3: Agustus, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.291 KB)

Abstract

Pelabuhan Perikanan Pantai Bajomulyo adalah salah satu Pelabuhan Perikanan yangterletak di Provinsi Jawa Tengah. Purse seine merupakan alat tangkap dominan di TPI unit II PPPBajomulyo. Jumlah ikan layang (Decapterus spp) mencapai 86% dari seluruh hasil tangkapanpurse seine. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produksi dan jenis hasil tangkapan kapalpurse seine, menganalisis penanganan dan kualitas hasil tangkapan kapal purse seine, danmenganalisis perbandingan jenis pengawetan freezer dan es yang digunakan kapal purse seine.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yang bersifat studi kasus dengananalisa laboratorium. Hasil penelitian menujukkan bahwa nilai organoleptik sampel ikan layangpada kapal purse seine freezer sebesar 7.45    7.63 dan 7.51    7.76 dan kapal purse seinees sebesar 6.87    7.04 dan 6.88    7.07 . Pengujian formalin secara kualitatif terhadapkeempat sampel ikan layang menunjukkan hasil negatif yang berarti ikan tersebut tidakmengandung formalin. Nilai Angka Lempeng Total (ALT) sampel ikan dari kapal purse seinefreezer 55 dan 113 GT yaitu sebesar 9,3 x 103 dan 7,6 x 103 col/gram, lebih sedikit dibandingdengan es 49 dan 95 GT, yaitu 1,6 x 104 dan 1,1 x 104 col/gram, keempat sampel ikan layangtersebut masih dalam batas ambang SNI ALT yaitu dibawah 5 x 105 col/gram. Dari analisalaboratorium tersebut menunjukkan bahwa penanganan dengan jenis pengawetan freezer dankualitas ikan layang lebih baik jika dibandingkan dengan jenis pengawetan es.
Environmental Management in Fishery Harbour (Case Study of “Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu”, Sukabumi Regency, West Java Province Risnandar, Risnandar
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 3: Agustus, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Environmental management in fishery harbour was studied in PPN Palabuhanratu. The study was mainly based on the survey methodological. The data collected based on primary and secondary data. Field observation was conducted to determine physico-chemical characteristics and biological characteristics of the benthos and plankton, depth interview with the fishermans and stakeholders of PPN Palaburanratu and identify of existing environmental management facility in PPN Palaburanratu. In generally the available facilities and environmental management in PPN Palabuhanratu focused on environment cleaning from solid waste. The Pollution Index and STORET analysis of surface water quality from 7 sampling point in the PPN Palabuhanratu area categorize as polluted indicated by quite high ammonia at St. 5, St 6 and St.7. The plankton analysis community saprobic index was in the phase of β-mesosaprobic to polysaprobic indicating low to heavy level pollutions with few organic and anorganic contaminant substance. PPN Palabuhanratu has already conducted standar environmental management. However the efforts standard regulations or procedures still not comply with that stated by Misnistry of Environment. 

Page 3 of 3 | Total Record : 29