cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Topik-topik yang berhubungan dengan pemanfaatan sumberdaya perikanan, teknologi penangkapan, desain alat tangkap, fish behaviour, experimental fishing, fishing boat desain, fishing port management, sosial ekonomi perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 4: Oktober, 2013" : 8 Documents clear
ANALISIS PENDAPATAN, BIAYA DAN KEUNTUNGAN BOTTOM GILL NET DENGAN ATRAKTOR UMPAN DAN ATRAKTOR UMPAN DI PERAIRAN JEPARA JAWA TENGAH Nurdyane, Novalida; Purnama Fitri, Aristi Dian; NND, Dian Ayunita
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 4: Oktober, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.961 KB)

Abstract

Alat tangkap yang umumnya digunakan nelayan di Jepara merupakan jaring insang dasar (bottom gill net) yang terbuat dari nilon monofilament dan tanpa menggunakan umpan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat produksi serta menganalisis pendapatan, biaya dan keuntungan gill net dengan atraktor umpan (ikan asin, ikan petek dan pelet) dan tanpa umpan di Perairan Jepara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif bersifat experimental fishing. Metode pengambilan sampel yang digunakan metode purposive sampling dengan sampel yang telah ditentukan yaitu 1 kapal nelayan gill net dengan 3 ABK. Metode analisis yang digunakan adalah uji F (Anova) SPSS 16. Hasil penelitian diperoleh bahwa usaha penangkapan gill net dengan atraktor umpan ikan asin memberikan hasil penerimaan terbesar dibandingkan perlakuan lainnya. Penerimaan jaring umpan ikan asin terbesar pada ulangan ke 6 sebesar Rp. 1.045.000, keuntungan Rp. 961.200. Analisis Uji F menunjukkan perbedaan perlakuan jaring gill net dengan pemasangan umpan dan tanpa umpan tidak berpengaruh nyata terhadap berat hasil tangkapan, pendapatan dan keuntungan..
ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN NELAYAN ALAT TANGKAP GILL NET DESA ASINAN KECAMATAN BAWEN KABUPATEN SEMARANG Sukmawardhana, Nugroho; Bambang, Azis Nur; Rosyid, Abdul
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 4: Oktober, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.065 KB)

Abstract

Desa Asinan merupakan salah satu desa yang bersebelahan langsung dengan perairan Rawapening dengan mayoritas nelayan menggunakan alat tangkap gill net dalam operasi penangkapan. Tidak menentunya pendapatan nelayan gill net dari kegiatan penangkapan tidak sebanding dengan semakin tingginya harga barang kebutuhan pokok dan jasa, sehingga membuat keluarga nelayan harus mencari pekerjaan tambahan demi memenuhi kebutuhan keluarga dan meningkatkan tingkat kesejahteraan rumah tangga. Perbedaan pekerjaan tambahan di luar aktifitas penangkapan juga turut menentukan nilai pendapatan nelayan gill net sehingga secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi perubahan tingkat kesejahteraan rumah tangga nelayan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat ketimpangan pendapatan antar nelayan gill net Desa Asinan dengan nilai koefisien gini (ketimpangan) 0,38. Berdasarkan indikator kesejahteraan menurut BPS dan hasil penjumlahan skoring maka diketahui bahwa nelayan gill net Desa Asinan memiliki tingkat kesejahteraan tinggi (skor 20 – 24) dengan jumlah skor 22, dan berdasarkan analisis statistik menggunakan NTN didapatkan nilai NTN nelayan gill net Desa Asinan sebesar 1,381 dimana NTN > 1 maka dapat dinyatakan bahwa semua responden nelayan gill net sejahtera. Tidak terdapat perbedaan hasil akhir dari tingkat kesejahteraan menurut BPS dengan NTN.
ANALISIS PENDAPATAN, BIAYA DAN KEUNTUNGAN BOTTOM GILL NET DENGAN ATRAKTOR UMPAN DAN ATRAKTOR UMPAN DI PERAIRAN JEPARA JAWA TENGAH Nurdyane, Novalida; Purnama Fitri, Aristi Dian; NND, Dian Ayunita
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 4: Oktober, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.961 KB)

Abstract

Alat tangkap yang umumnya digunakan nelayan di Jepara merupakan jaring insang dasar (bottom gill net) yang terbuat dari nilon monofilament dan tanpa menggunakan umpan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat produksi serta menganalisis pendapatan, biaya dan keuntungan gill net dengan atraktor umpan (ikan asin, ikan petek dan pelet) dan tanpa umpan di Perairan Jepara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif bersifat experimental fishing. Metode pengambilan sampel yang digunakan metode purposive sampling dengan sampel yang telah ditentukan yaitu 1 kapal nelayan gill net dengan 3 ABK. Metode analisis yang digunakan adalah uji F (Anova) SPSS 16. Hasil penelitian diperoleh bahwa usaha penangkapan gill net dengan atraktor umpan ikan asin memberikan hasil penerimaan terbesar dibandingkan perlakuan lainnya. Penerimaan jaring umpan ikan asin terbesar pada ulangan ke 6 sebesar Rp. 1.045.000, keuntungan Rp. 961.200. Analisis Uji F menunjukkan perbedaan perlakuan jaring gill net dengan pemasangan umpan dan tanpa umpan tidak berpengaruh nyata terhadap berat hasil tangkapan, pendapatan dan keuntungan..
ANALISIS FAKTOR PRODUKSI HASIL TANGKAPAN ALAT TANGKAP CANTRANG DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN BULU KABUPATEN TUBAN Aji, Ismail Nugroho; Wibowo, Bambang Argo; Asriyanto, Asriyanto
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 4: Oktober, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.36 KB)

Abstract

Pangkalan Pendaratan Ikan Bulu terletak di Desa Bulumeduro Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban pada posisi koordinat 06°45’11’’ LS dan 111°32’52’’ BT. Potensi perikanan pada tahun 2012 sebesar 4.731 ton. Cantrang merupakan alat tangkap yang dioperasikan di dasar perairan dengan target catch ikan demersal yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Secara garis besar, konstruksi alat tangkap cantrang yang digunakan di wilayah Bulu terdiri dari sayap, badan jaring dan kantong. Pengoperasian cantrang dibantu dengan mesin gardan untuk menarik tali selambar pada saat towing, roller serta penggunaan katrol pada saat pengangkatan jaring kedalam kapal. Tujuan dari penelitian adalah Menganalisis faktor faktor produksi yang berpengaruh langsung terhadap hasil tangkapan pada alat tangkap cantrang di wilayah Bulu. Untuk itu, penelitian ini sangat penting untuk mengetahui kombinasi faktor produksi dapat dijadikan acuan dalam melakukan operasi penangkapan, sehingga akan tercipta efisiensi penangkapan. Metode penelitian adalah Studi kasus dengan analisis deskriptif dan analisis data dengan menggunakan regresi berganda dan uji T untuk menentukan keterkaitan setiap variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian didapat model regresi dengan persamaan Y: 612.719 + 9.625 X1+ 0.365 X2 – 7.110 X3 - 4.325 X4 + 4.293 X5 + 4.806 X6 + 5.437 X7 serta hasil uji t menerangkan bahwa panjang jaring, panjang tali selambar, jumlah BBM, jumlah setting dan lama towing berpengaruh terhadap hasil tangkapan alat tangkap cantrang di wilayah Bulu. Sedangkan untuk variabel ukuran kapal dan jumlah ABK secara nyata tidak berpengaruh.
Analisis Indeks Pembangunan Manusia Nelayan Payang di Kenagarian Ampang Pulai Kecamatan Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan Dwi Farma Susilo; Ismail Ismail; Aristi Dian Purnama Fitri
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 4: Oktober, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.929 KB)

Abstract

Kabupaten Pesisir Selatan merupakan salah satu wilayah perairan Indonesia yang menjadi basis kegiatan perikanan tangkap para nelayan. Kabupaten Pesisir Selatan memiliki angka IPM sebesar 71,77 pada tahun 2011. Hal ini mencerminkan masih rendahnya kualitas manusia di Kabupaten Indramayu. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat kesejahteraan nelayan Juragan dan nelayan ABK Payang Ampang Pulai Kabupaten Pesisir Selatan dengan pengukuran Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan mengetahui perbedaan tingkat kesejahteraan dilihat dari segi pendapatan Juragan dan nelayan ABK Payang di Nagari Ampang Pulai Kabupaten Pesisir. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November-Desember 2012. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yang bersifat survei, data yang diambil meliputi indikator kesejahteraan yaitu mengukur angka harapan hidup (e0); mengukur lamanya rata-rata penduduk bersekolah (MYS) dan angka melek huruf (Lit); serta mempertimbangkan kemampuan ekonomi nelayan Payang yang tercermin dari nilai purchasing power parity index (PPP).Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang nyata (P<0,05) antara tingkat kesejahteraan nelayan Juragan dengan nelayan ABK Payang di Nagari Ampang Pulai Kecamatan Tarusan Kabupaten Pesisir. Indeks harapan hidup nelayan Juragan dan nelayan ABK 71.6; Indeks pendidikan nelayan juragan dan ABK berturut-turut sebesar 88,6 dan 68,9; Indeks pendapatan nelayan Juragan 98.27dan 56,80 untuk nelayan ABK; dan IPM untuk nelayan pemilik sebesar 86.15 (masuk dalam kategori tinggi), sedangkan IPM nelayan buruh hanya sebesar 65,76 (masuk dalam kategori menengah atas).
ANALISIS PERBANDINGAN HASIL TANGKAPAN BOTTOM SET GILL NET DENGAN UMPAN IKAN PETEK SEGAR DAN ASIN (Leiognathus sp.) DI PERAIRAN JEPARA JAWA TENGAH Iporenu, Hanefa Elola; Purnama Fitri, Aristi Dian; Boesono, Herry
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 4: Oktober, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.775 KB)

Abstract

Kabupaten Jepara mempunyai sumberdaya ikan yang cukup besar dengan potensi 1.543,10 ton per tahun dan juga memiliki berbagai ragam jenis alat tangkap yang dioperasikan. Salah satunya adalah tangkap gill net yang menjadi alat tangkap dominan di Kabupaten Jepara. Prinsip dari alat tangkap gill net menangkap ikan dengan menunggu ruaya/datangnya kemudian terjerat pada insangnya. Pada penelitian ini adanya penambahan umpan pada bottom set gill net diharapkan lebih efektif dan efisien dari segi penangkapannya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober dan Desember 2012 di Perairan Jepara. Tujuan dari pelaksanaan penelitian yaitu mengetahui kondisi perikanan tangkap dan keadaan oceanografis Kabupaten Jepara, mengetahui dan menganalisis jenis dan jumlah hasil tangkapan bottom set gill net tanpa umpan dan yang menggunakan umpan serta mengetahui dan menganalisis pengaruh umpan ikan petek segar dan asin (Leiognathus sp.) terhadap hasil tangkapan di Perairan Jepara. Metode penelitian yang digunakan adalah experimental fishing dan analisis data menggunakan SPSS 16 dengan uji T. Dari hasil penelitian yang didapatkan bahwa penggunaan umpan ikan petek segar pada bottom set gill net tidak berpengaruh nyata terhadap hasil tangkapan (p > 0,05). Penggunaan umpan ikan petek asin pada bottom set gill net tidak berpengaruh nyata terhadap hasil tangkapan (p > 0,05). Penggunaan umpan yang berbeda (ikan petek segar dan asin) tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah hasil tangkapan (p > 0,05).
ANALISIS PERBANDINGAN LETAK UMPAN BUATAN PADA BOTTOM SET GILL NET TERHADAP RAJUNGAN DI PERAIRAN JEPARA JAWA TENGAH Makhshun Chanafi, M. Khanif; Asriyanto, Asriyanto; Purnama Fitri, Aristi Dian
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 4: Oktober, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.74 KB)

Abstract

Rajungan hewan yang termasuk golongan crustacea dimana dapat tertangkap dengan bottom set gill net yang merupakan alat tangkap pasif. Penggunaan umpan pada alat tangkap bottom set gill net yang bersifat pasif sangat diperlukan. Hal tersebut bertujuan agar rajungan dapat langsung mendekati penempatan bottom set gill net tanpa melihat keberadaan alat tangkap. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis pengaruh dan letak umpan buatan terhadap hasil tangkapan rajungan (Portunus sp.) dengan alat tangkap bottom set gill net di perairan Jepara. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental fishing. Umpan yang digunakan adalah pelet (pakan udang) dan perlakuannya yang pertama yaitu umpan diletakkan pada tali ris bawah dan perlakuan kedua umpan diletakkan pada 10 mata jaring dari tali ris bawah pada bottom set gill net dengan jarak antar umpan 1,5 m. Data dianalisis menggunakan SPSS 16 dengan uji normalitas, uji homogenitas dan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umpan buatan (pakan udang) tidak berpengaruh terhadap hasil tangkapan rajungan (P > α 0,05) dan perbedaan letak umpan buatan (pakan udang) tidak berpengaruh terhadap rajungan (P > α 0,05).
PERBANDINGAN ANALISIS FINANSIAL USAHA PENANGKAPAN PAYANG RUMPON DAN PAYANG LAMPU DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) TAWANG KABUPATEN KENDAL Aji Putra Hermansyah; Ismail Ismail; Pramonowibowo Pramonowibowo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 4: Oktober, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.483 KB)

Abstract

Kabupaten Kendal memiliki Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tawang yang terletak di Desa Gempolsari kecamatan Rowosari. PPP Tawang tersebut membawahi 4 TPI. TPI Tawang merupakan TPI terbesar yang ada di kabupaten Kendal dengan jumlah produksi pada tahun 2011 sebesar 1.530,8 ton. Alat tangkap yang digunakan sebagai objek penelitian adalah alat tangkap payang di Pelabuhan Perikanan Pantai Tawang, Kendal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis teknis penangkapan payang rumpon dan payang lampu serta membandingkan kelayakan usaha penangkapan dengan menganalisis aspek finansial usaha penangkapan payang lampu dan payang rumpon dengan menghitung kriteria NPV (Net Present Value), IRR (Internal Rate of Return), PP (Payback Period), dan B/C Ratio. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September-Oktober 2012. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif bersifat studi kasus dengan jumlah sampel 23 nelayan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha alat tangkap payang lampu dan payang rumpon layak untuk dijalankan, karena mempunyai nilai NPV payang rumpon sebesar Rp. 331.543.445,- (NPV = positif); IRR sebesar 76 % (IRR> i); PP selama 2 tahun 2 bulan dan B/C Ratio sebesar 1,36 (> 1). Sedangkan untuk nilai NPV payang lampu Rp. 357.775.712,- (NPV = positif); IRR sebesar 61 % (IRR> i); PP selama 2 tahun 4 bulan dan B/C Ratio sebesar 1,30 (> 1). Payang rumpon lebih layak dijalankan dibandingkan dengan payang lampu karena mempunyai nilai IRR dan B/C yang lebih tinggi dari payang rumpon selain itu tingkat pengembalian modal payang rumpon juga lebih cepat dari payang lampu.

Page 1 of 1 | Total Record : 8