cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Topik-topik yang berhubungan dengan pemanfaatan sumberdaya perikanan, teknologi penangkapan, desain alat tangkap, fish behaviour, experimental fishing, fishing boat desain, fishing port management, sosial ekonomi perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 3: Agustus, 2020" : 7 Documents clear
ANALISIS TATA LETAK FASILITAS PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS) BELAWAN, SUMATERA UTARA perangin angin, maria kinarta; Boesono, Herry; Jayanto, Bogi Budi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 3: Agustus, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan merupakan satu-satunya Pelabuhan Perikanan Tipe A di Pantai Timur Sumatera. PPS Belawan mempunyai peran penting dalam kegiatan perikanan tangkap dan pemasarannya. Kegiatan pengembangan pada Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan sangat bergantung pada tingkat usaha perikanan yang tumbuh pada masyarakat. Sehingga kondisi fasilitas Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan yang memadai sangat diperlukan guna meningkatkan fungsi pelabuhan agar efektif dan efisien.  Fasilitas yang ada di pelabuhan perikanan dengan kapasitas dan tata letaknya, memiliki hubungan yang erat dengan keefisienan dan keefektifan fungsionalisasi pelabuhan sebagai pusat kegiatan dibidang perikanan.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan kondisi fasilitas, menganalisis tingkat pemanfaatan fasilitas dan menganalisis tata letak fasilitas PPS Belawan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan metode pegambilan sampel purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis kondisi eksisting dengan skala Likert, analisis tingkat pemanfaatan dan analisis tata letak dengan Activity Relationship Chart (ARC), worksheet, dan Activity Relationship Diagram (ARD). Hasil penelitian menunjukkan fasilitas PPS Belawan dalam keadaan baik dengan skor rata-rata skala likert 166,9. Tingkat pemanfaatan fasilitas PPS Belawan didapatkan bahwa tingkat pemanfaatan panjang dermaga sebesar 93,5% dan tingkat pemanfaatan alur pelayaran sebesar 87,5%. Fasilitas yang letaknya belum sesuai dengan kriteria adalah rumah genset dan kantor paabuhan.
DISTRIBUSI PEMASARAN IKAN LEMURU (Sardinella lemuru) DI PPP BAJOMULYO DAN PPP TASIK AGUNG JAWA TENGAH priyandaru, Bayu rinto; wijayanto, Dian; Wibowo, Bambang Argo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 3: Agustus, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DISTRIBUSI PEMASARAN IKAN LEMURU (Sardinella lemuru) DI PPP BAJOMULYO DAN PPP TASIK AGUNG JAWA TENGAH (Marketing of Sardinella lemuru in Bajomulyo and Tasik Agung Beach Fishing Port, Central Java ) Bayu Rinto Priyandaru1*, Dian Wijayanto1 dan Bambang Argo Wibowo1 1Departemen Perikanan Tangkap, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan,Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang,Jawa Tengah - 50275 *Corresponding author: Bayu R. Priyandaru, e-mail: bayurinto123@gmail.com                                                         ABSTRAK            Lemuru merupakan ikan yang dominan di PPP Bajomulyo dan PPP Tasik Agung. Banyaknya pelaku usaha pemasaran yang  terlibat  berpengaruh  terhadap distribusi pemasaran, margin pemasaran, fisherman’s share, dan efisiensi pemasaran. Tujuan penelitian untuk  menganalisis distribusi pemasaran, marjin pemasaran, fisherman’s share, efisiensi pemasaran. Metode penarikan sampel menggunakan Snowball Sampling. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis distribusi pemasaran, margin pemasaran, fisherman’s share dan efisiensi pemasaran. Nilai efisiensi pemasaran di PPP Bajomulyo pada pola distribusi pemasaran I pedagang besar sebesar 0,20; industri pemindangan sebesar 0,42 dan pedagang pindang sebesar 0,41, sedangkan pola distribusi pemasaran II diperoleh nilai efisiensi pada pedagang besar sebesar 0,20; pedagang skala sedang sebesar 0,16 dan pada pedagang skala kecil sebesar 0,22. Nilai efisiensi pemasaran di PPP Tasik Agung pada pola distribusi pemasaran I pedagang besar sebesar 0,25; industri pemindangan sebesar 0,34 dan pedagang pindang sebesar 0,35. Pola distribusi pemasaran II diperoleh nilai efisiensi pada pedagang besar sebesar 0,25; pedagang skala sedang sebesar 0,15 dan pada pedagang skala kecil sebesar 0,18. Berdasarkan nilai efisiensi pemasaran ikan Lemuru diketahui efisien, karena didapatkan nilai efisiensi < 1.
ANALISIS KINERJA KOPERASI UNIT DESA (KUD) MINO PAWURNI KABUPATEN KEBUMEN DENGAN METODE BALANCED SCORECARD Prio, Rudy Al; Bambang, Azis Nur; Triarso, Imam
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 3: Agustus, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KUD Mino Pawurni memiliki peran penting dalam perekonomian, sebagai sarana untuk mewujudkan kesejahteraan bagi anggota. Analisis kinerja KUD Mino Pawurni sangat penting dalam pelayanan kepada anggotanya, untuk mengetahui apakah suatu koperasi sudah baik maka koperasi perlu dilihat kinerjanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja KUD Mino Pawurni. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Metode analisis kinerja koperasi menggunakan Balanced Scorecard (BSC) dengan 4 perspektif yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif bisnis internal serta perspektif pertumbuhan dan pembelajaran. Perspektif keuangan dihitung menggunakan rasio likuiditas, rasio solvabilitas dan rasio rentabilitas. Metode pengambilan sampel untuk anggota KUD menggunakan metode quota sampling sedangkan pengambilan sampel karyawan menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan dari hasil penilaian kinerja KUD Mino Pawurni dengan menggunakan Balanced Scorecard (BSC) dalam perspektif keuangan dengan rasio likuiditas, solvabilitas dan rentabilitas didapatkan total skor 50% yang menunjukkan bahwa harus dilakukan evaluasi terhadap keuangan KUD, kemudian perspektif pelanggan 95,06%, perspektif bisnis internal 93,87% dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran 111,11% yang menunjukkan bahwa KUD Mino Pawurni telah memberikan pelayanan yang terbaik terhadap anggotanya.
Analisis Keramah Lingkungan Alat Tangkap Jaring Insang (gill net) di PPS Cilacap Wardani, Risma Kusuma; Fitri, Aristi Dian Punama; Jayanto, Bogi Budi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 3: Agustus, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian indeks keramah lingkungan alat tangkap diperlukan untuk pemanfaatan dan pengeloaan sumberdaya lingkungan agar tetap lestari termasuk gillnet yg menjadi API dominan di PPS Cilacap. Bawal putih merupakan target utama tangkapan gill net di perairan Cilacap dengan nilai ekonomi yang tinggi.. Tujuan dari penenlitian iniyaitu menganalisis keramahan lingkungan pada alat tangkap jaring insang terutama untuk target tangkapan ikan bawal putih. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2020 di perairan Kabupaten Cilacap. Metode penelitian adalah metode analisis deskriptif. Analisis data meliputi komposisi jenis hasil tangkapan, komposisi ukuran hasil tangkapan, analisis pemanfaatan hasil tangkapan, dan analisis keramahan lingkungan. Penilaian tingkat keramahan lingkungan dilakukan dengan melihat proporsi ikan sasaran utama yang layak tangkap,  pemanfaatan hasil tangkapan sampingan dan proporsi hasil tangkapan yang dimanfaatkan. Hasil penelitian menunjukan hasil tangkapan sasaran utama ikan bawal putih (Pampus argenteus) yang tertangkap  99% layak tangkap secara biologi, karena ukuran panjang rata-rata telah melebihi ukuran pertama kali matang gonad (length at first maturity) yaitu 15,98cm, proporsi hasil tangkapan utama 72% (bobot) atau 44% (ekor) dan hasil tangkapan sampingan 100% dimanfaatkan. Sedangkan selektiftas alat tangkap tinggi jaring insang (gill net), hal ini dilhat dari indeks keanekaragaman yang rendah berkisar 0-0,662. Berdasarkan beberapa kriteria alat tangkap ramah lingkungan yang digunakan, maka unit penangkapan jaring insang (gill net) di PPS Cilacap tergolong ramah lingkungan.
ANALISIS PRODUKTIVITAS ALAT TANGKAP TRAMMEL NET DI DESA GEDONGMULYO KECAMATAN LASEM KABUPATEN REMBANG Aidina, Vaninda; Wijayanto, Dian; Kurohman, Faik
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 3: Agustus, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha penangkapan ikan oleh nelayan di Kabupaten Rembang dilakukan dengan berbagai alat tangkap dan umumnya masih bersifat tradisional. Salah satu alat tangkap yang banyak digunakan oleh nelayan Kabupaten Rembang adalah trammel net (jaring tiga lapis), selama ini alat tangkap trammel net cukup efektif untuk menangkap ikan pelagis besar dan ikan pelagis kecil serta memiliki selektivitas yang  tinggi.  Fish  target  dari  alat  tangkap  ini  biasanya  ikan  udang, cumi, rajungan, ikan kembung dan lain sebagainya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui produktivitas alat tangkap trammel net di Desa Gedongmulyo, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang. Penelitian ini menggunakan metode survei, sedangkan teknik pengumpulan  data  yang  digunakan  adalah observasi,  studi  dokumentasi,  studi pustaka dan wawancara. Metode analisis data berdasarkan pada rumus Keputusan Mentri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 86/KEPMEN-KP/2016 bahwa produktivitas kapal penangkapan ikan merupakan tingkat kemampuan memperoleh hasil tangkapan ikan yang ditetapkan dengan mempertimbangkan ukuran tonnage kapal; kekuatan mesin kapal; ukuran dan jumlah alat penangkapan ikan yang digunakan; jumlah trip operasi penangkapan per tahun; kemampuan tangkap rata- rata per trip dan wilayah penangkapan ikan. Nilai produktivitas alat tangkap trammel net sesuai KEPMEN nomor 86 tahun 2016 adalah 0,85. Nilai prduktivitas alat tangkap trammel net di Desa Gedongmulyo adalah nilai produktivitas GT (Gross Tonnage) 0,760 dan 0,618 untuk 2 dan 3 GT, nilai produktivitas kekuatan mesin 0,067 untuk 16-24 PK, nilai produktivitas panjang jaring 0,0006 untuk jaring 2300-3000 meter, nilai produktivitas jumlah trip 0,005 dengan jumlah trip 240-312 hari. Dapat disimpulkan bahwa produktivitas trammel net masih dibawah ketentuan, sehingga perlu adanya peningkatan produktivitas alat tangkap.
Analisis Kinerja Koperasi Unit Desa (KUD) Mina Tirta di Waduk Gajah Mungkur Kabupaten Wonogiri Hakimul Bahri, Aushov Dzaky; Mudzakir, Abdul Kohar; Triarso, Imam
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 3: Agustus, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KUD Mina Tirta memiliki peranan penting dalam perekonomian rakyat, sebagai sarana untuk mewujudkan kesejahteraan bagi nelayan. Oleh karena itu dibutuhkan suatu alat ukur untuk mengetahui kinerja dan capaian sasaran sehingga dapat dijadikan pertimbangan dalam menyusun strategi di masa depan.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja setiap usaha yang dikelola KUD Mina Tirta dan menganalisis kinerja KUD Mina Tirta. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Metode analisis menggunakan analisis Balanced Score Card (BSC). Metode pengambilan sampel untuk anggota KUD menggunakan metode quota sampling dan karyawan KUD menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan dari hasil penilaian kinerja tiap usaha yang dikelola oleh KUD Mina Tirta diperoleh usaha simpan pinjam sebesar 62.05%, usaha perdagangan sebesar 54.46%, usaha pengolahan sebesar 43,12% dan usaha jasa sebesar 41,8%. Hal ini dikarenakan pada usaha simpan pinjam sangat membantu anggota KUD jika tejadi kekurangan modal, masuk musim paceklik (sulit mencari ikan), proses peminjaman mudah, dan bunga pinjamannya yang rendah sebesar 0.3%/bulan. Hasil pengukuran kinerja dengan metode Balanced Score Card (BSC) ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi KUD Mina Tirta dalam menyusun strategi yang tepat untuk meningkatkan kinerjanya di masa yang akan datang.
ANALISIS ALAT TANGKAP RAMAH LINGKUNGAN ONEDAY FISHING TERHADAP HASIL TANGKAPAN DI PPN PALABUHANRATU SUKABUMI, JAWA BARAT Prasetya, Pendhina Dinda; Purnama Fitri, Aristi Dian; Kurohman, Faik
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 3: Agustus, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan alat tangkap ikan ramah lingkungan berperan penting dalam melanjutkan kelestarian sumberdaya ikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis proporsi hasil tangkapan (sasaran utama dan sasaran sampingan) yang diperoleh pada alat tangkap oneday fishing di PPN Palabuhanratu yaitu Payang (trawl), Bagan Apung (floating lift net) dan Pancing Ulur (long line). Menganalisis ukuran ikan hasil tangkapan sasaran, meninjau apakah hasil tangkapan merupakan ikan layak tangkap berdasarkan referensi dan menganalisis tingkat keramahan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif yang bersifat studi kasus, dimana prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan objek penelitian berdasarkan fakta-fakta yang tampak. Penilaian tingkat keramahan lingkungan dilakukan dengan melihat proporsi ikan sasaran utama yang layak tangkap, dan proporsi hasil tangkapan yang dimanfaatkan. Hasil tangkapan utama Payang yaitu ikan Tongkol (Euthynnus affinis) sebanyak 491 ekor (17,33%) atau 99,26 kg (49%). Hasil tangkapan sampingan yang dimanfaatkan 103,16 kg (99,89%). Ikan Tongkol layak tangkap secara biologi 99%, dengan ukuran pertama kali matang gonad 30 cm. Hasil tangkapan utama bagan apung yaitu ikan Pepetek (Leiognathus sp) sebanyak 18.144 ekor (94,93%) atau 98,33 kg (48,98%). Hasil tangkapan sampingan yang dimanfaatkan 102,52 kg (100%). Ikan Pepetek layak tangkap secara biologi 99%, dengan ukuran pertama kali matang gonad 12,5 cm. Hasil tangkapan utama pancing ulur yaitu Layur (Trichiurus lepturus) sebanyak 1.504 ekor (84,30%) atau 190,04 kg (74,55%). Hasil tangkapan sampingan yang dimanfaatkan 65,2 kg (100%). Ikan Layur layak tangkap secara biologi 57,45%, dengan ukuran pertama kali matang gonad 76,1 cm.

Page 1 of 1 | Total Record : 7