cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
OPTIMASI KAPASITAS DG PADA SISTEM DISTRIBUSI UNTUK MENGURANGI RUGI DAYA MENGGUNAKAN ANT COLONY OPTIMIZATION Hia, Fa’ano; Juningtyastuti, Juningtyastuti; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.138 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.335-340

Abstract

Abstrak DG merupakan penerapan pembangkit yang terhubung pada jaringan distribusi tenaga listrik. Pemanfaatan DG selain sebagai alternatif penyediaan pasokan energi listrik dapat pula memberikan pengaruh pada penurunan rugi daya sistem, peningkatan kualitas tenaga dan keandalan sistem. Pada Penelitian ini, dilakukan optimasi kapasitas DG menggunakan Ant Colony Optimization untuk melihat pengaruh pemasangan DG terhadap rugi daya sistem distrbusi tenaga listrik. Parameter fungsi objektif pada metode Ant Colony Optimization ini adalah miminimalisasi rugi daya aktif sistem yang diperoleh dari pemasangan DG berkapasitas yang tepat sehingga profil tegangan pada tiap bus memenuhi standar. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan pada variasi pengujian pemasangan DG pada bus kritis 8, 14, 15 sistem distribusi IEEE 15 bus diperoleh penurunan nilai rugi daya aktif total sebesar 0,102 MW dari 0,133 MW sebelum pemasangan DG menjadi 0,031 MW setelah pemasangan DG. Kata kunci : Sistem distribusi tenaga listrik, DG, Ant Colony Optimization  Abstract Disributed Generation (DG) relates to generation applied at electrical distribution network. DG utilization other than as an electrical energy supply also to reduce system losses, improve power quality and reability. On this research, capacity optimization of DG using Ant Colony Optimization performed to observe  it’s use to of  power grid losses reduction. The function on this Ant Colony Optimization is to minimize the total power grid losses by installing DG with it’s optimal capacity so that effect on system profile voltage. The results shows the optimal capacity of DG installation at critical buses 8, 14, 15 causes to decrease power grid losses to 0,102 MW from 0,133 MW to 0,031 MW. Keywords : Power distribution network, DG, Ant Colony Optimization
PEMODELAN SISTEM KONTROL TERAPI KANKER TIPE HIPERTERMIA BERBASIS GAIN SCHEDULING Afrian Ramadhan; Imam Santoso; Sumardi Sumardi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (958.7 KB) | DOI: 10.14710/transient.v7i2.479-485

Abstract

Terapi hipertermia merupakan sebuah terapi yang digunakan pada pengidap penyakit kanker Tujuan dari terapi hipertermia adalah menaikan tingkat suhu pada bagian atau keseluruhan tubuh manusia di atas suhu rata-rata, biasanya berkisar antara 41℃ sampai dengan 45℃. Perancangan sistem kendali pada terapi hipertermia memiliki beberapa kendala yang disebabkan adanya gangguan berupa perubahan suhu dan sistem memiliki respon berbeda pada tiap-tiap titik kerja. Salah satu penyebab perubahan suhu adalah perubahan perfusi darah. Berdasarkan hal tersebut, dibutuhkan suatu model kendali modern yang mampu membuat respon sistem mengikuti perubahan setpoint pada beberapa titik kerja serta meminimalisir efek gangguan pada respon sistem sehingga keluaran suhu sesuai dengan yang diharapkan. Metode PID (Proportional Integral Derivative) Gain Scheduling merupakan salah satu jenis metode kendali modern yang mampu mengendalikan plant yang memiiliki beberapa titik kerja.Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, pengendali PID (Proportional Integral Derivative) Gain Scheduling menggunakan metode tuning parameter Ziegler Nichols dengan tingkat perfusi darah sebesar  sampai pada sistem terapi hipertermia memiliki nilai rata-rata IAE (Integral Area Error) terkecil dibanding kedua metode tuning lainnya
DESAIN MODEL PREDICTIVE CONTROL (MPC) PADA SHELL HEAVY OIL FRACTIONATOR (SHOF) Purba, Scenda Bernados; Triwiyatno, Aris; Setiyono, Budi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.307 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.3.422-429

Abstract

Abstrak Teknologi modelpredictivecontrol (MPC) telah banyak diterapkan dalam industri perminyakan dan petrokimia serta mulai menarik perhatian dari industri proses lainnya. Sebuah desain MPC diusulkan untuk masalah kontrol proses multivariabel pada shellheavyoilfractionator (SHOF) dengan kendala (constraint).Kemampuan MPC dalam menangani berbagai macam constraint serta gangguan-gangguan diuji melalui plant SHOF yang memiliki deadtime proses yang cukup besar. Pada studi ini skema kontrol MPC memanfaatkan beberapa model linier untuk mencangkup rentang yang lebih luas dari kondisi operasi. Model yang digunakan disesuaikan dengan kondisi operasi. Kasus kontrolregulator serta penanganan constraint dari proses SHOF telah diperiksa. Perbandingan dibuat dengan kontroler konvensional PID pada kondisi plant yang sama.Hasil dari keseluruhan pengujian mengkonfirmasi potensi dari desain MPC yang diusulkan. Desain MPC mampu menangani seluruh constraint serta gangguan terukur maupun gangguan tak terukur. Lain hal dengan pembandingnya, skema PID menunjukan unjuk kerja yang jauh lebih buruk dari desain MPC yang diusulkan. Kata kunci: MPC, Model, Predictive, SHOF  Abstract Model predictive control (MPC) technologi has been widely applied in refinery and petrochemical industries and it is beginning to attract interest from other process industries. A model predictive control design is proposed for multivariable process control in shell heavy oil fractionator (SHOF) with constraint. MPC capability in handling various kinds of constraints and disturbances were tested through the SHOF plant, which has a dead time process significantly.In this study, MPC control scheme utilizing multiple linear models for covers a wider range of operating conditions. The model is used according to the conditions of operation. Case regulator control and constraint handling of the SHOF been examined. Comparisons are made with conventional PID control on the same plant conditions.The result of all test confirm the potential of proposed MPC design. MPC design capable of handling all the constraints as well as measurable disturbances and immeasurable disturbances. Another thing with the comparison, PID scheme shows a performance far worse than the proposed MPC design. Keywords: MPC, Model, Predictive, SHOF
RANCANG BANGUN CCTV DENGAN SISTEM CAMERA TRAP MENGGUNAKAN SENSOR PIR DAN KAMERA IR BERBASIS RASPBERRY PI Haq, Mizanul; Darjat, Darjat; Riyadi, Munawar Agus
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.542 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.2.125-133

Abstract

Trap camera merupakan kamera yang digunakan untuk memonitor satwa-satwa di alam liar, terutama satwa-satwa yang terancam punah. Hasil dari data kamera tersebut biasa gunakan sebagai analisa penyebaran dan habitat dari hewan yang terancam punah. Sebuah prototipe sederhana CCTV dengan sistem kamera trap telah dibuat, dengan menggunakan raspberry pi sebagai mini computer untuk pusat pengendali sistem. CCTV yang dirancang memiliki beberapa fitur yang terdapat pada camera trap, seperti sensor PIR dan kamera yang dapat mengambil gambar di kegelapan dengan bantuan infra red. Kelebihan pada sistem yang dirancang ini dengan sistem camera trap sebelumnya adalah transmisi data yang diakses real time ketika suatu objek diambil gambarnya berupa video dan foto. Akses data tersebut menggunakan Wifi-modul untuk terkoneksi ke Wifi atau LAN ke server. Alat ini digunakan untuk memonitoring hewan rumahan berupa burung, kucing atau juga dapat digunakan sebagai kamera keamanan. Hasil pengujian CCTV sistem camera trap dapat merespon objek dengan jangkauan sensor PIR  pada alat mengasilkan maksimal jangkauan 220 cm dengan simpangan 0ᴼ  sampai 10ᴼ dan 20 cm dengan simpangan 20ᴼ, dengan delay rata-rata pengiriman file 4.1514 detik ke server. Sistem pada infra red aktif seingga kamera dapat mengambil gambar dalam kegelapan.
MODUL PRAKTIKUM PENYINARAN SEBAGIAN DAN PENUH PADA PHOTOVOLTAIC JENIS MONOCRISTALLINE Prasetyawan, Mahadi; Facta, Mochammad; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.819 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.3.277-285

Abstract

Abstrak Photovoltaic merupakan piranti yang dapat merubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik. Namun cahaya matahari tidak dapat menyinari suatu tempat dibumi ini secara  terus-menerus, yang disebabkan karna rotasi dari bumi sehingga membuat arah datang cahaya matahari tidak menetap dan benda-benda gelap penghalang cahaya lainnya yang menyebabkan terjadinya bayangan, sehingga photovoltaic tidak mendapatkan cahaya secara maksimal. Lampu pijar merupakan sumber cahaya yang konstan. Lampu pijar dapat digunakan sebagai sumber cahaya buatan yang konstan. Pada penelitian ini, sumber cahaya dari matahari akan digantikan dengan cahaya lampu halogen 50 W 220 V yang di rangkai secara paralel dengan daya total 1000 W agar mendapatkan cahaya secara terus-menerus untuk mengetahui daya keluaran dari photovoltaic dengan  penyinaran sebagian dan penuh pada photovoltaic jenis monocristalline. Pada penelitian ini di buat sebuah modul penyinaran sebagian dan penuh pada photovoltaic jenis monocristalline yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk modul praktikum Dasar Konversi Energi di laboratorium Konversi Energi Listrik Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Dalam pengambilan data kurva I-V dan P-V diperlukan DC-DC chopper buck converter. Buck converter digunakan untuk mengkondisikan photovoltaic agar mengeluarkan nilai tegangan dan arus tertentu, kemudian data tegangan dan arus tersebut disusun dalam kurva I-V dan P-V. Kata Kunci: Photovoltaic, Lampu Halogen, Penyinaran  Abstract Photovoltaic is a tool that can turn solar energy into electrical energy. However, the sunlight cannot illuminate a place in earth continuously caused by earth rotation so that it makes the direction of sunlight coming unconstant and other sun-blocker dark objects which cause the shadow so that photovoltaic doesn’t gain the light maximally. Light bulb is the source of light that is constant. Light bulb can be used as a constant  source of artificial light. In this research, the light source of sun will be replaced with the light of 50 W 220 V halogen lamp which is arranged in parallel with 1000 W total power so that it gains the light continuously to find out the output power of photovoltaic by using half and full illumination on monocristalline photovoltaic. In this research, there will be made a half and full illumination modul on monocristalline photovoltaic which is later can be used for the modul of Basic Energy Conversion practice in Electrical Energy Conversion Laboratorium on Electrical Engineering major of Diponegoro University.   The data retrieval of I-V and P-V curve requires DC-DC chopper buck converter. Buck converter is used to condition the photovoltaic so that it release certain current and voltage value, then the data of current and voltage is arranged in P-V and I-V curves. Keyword: Photovoltaic, Halogen Lamp, Illumination
PERANCANGAN MULTIPLIER SEKUENSIAL 8-BIT DENGAN TEKNOLOGI 180NM MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK ELECTRIC Satria, Brama Yoga; Riyadi, Munawar Agus; Arfan, Muhammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1129.149 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.3.476-482

Abstract

Very Large Scale Integration (VLSI) merupakan proses dari pembuatan sirkuit terpadu atau Integrated Circuit (IC) dengan cara menggabungkan ribuan rangkaian berbasis transistor ke dalam sebuah chip atau prosesor. Dengan adanya VLSI, ukuran dari devais elektronik berbasis transistor dapat dimampatkan agar menghemat area, biaya produksi, dan efek parasitik. Prosesor terdiri dari beberapa blok utama sebagai penunjang kerjanya, salah satu blok yang paling penting yaitu Arithmatic  Logic Unit (ALU). Salah satu contoh dari ALU sendiri yaitu adalah multiplier. Multiplier sangat penting untuk banyak dasar proses dari sebuah prosesor. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sebuah multiplier sekuensial 8-bit dengan teknologi 180nm. Multiplier dirancang dengan menggabungkan blok-blok pembangun seperti blok counter, adder, shift register, dan lain-lainnya. Penelitian ini menggunakan perangkat lunak electric untuk mendesain layout dan perangkat lunak LT-Spice untuk menguji fungsional, delay, dan kinerja dari hasil ekstraksi layout. Hasil perancangan ini secara fungsional telah berjalan dengan baik. Multiplier yang dirancang memiliki layout sebesar 3.725.150 lambda2 dengan nilai delay sebesar 4,428ns. Selain itu, frekuensi maksimum yang digunakan untuk mendapatkan hasil yang benar dari multiplier sekuensial 8-bit yaitu 50MHz.
SIMULASI METODE CLIPPING-FILTERING, SELECTIVE MAPPING (SLM) DAN PARTIAL TRANSMIT SEQUENCE (PTS) UNTUK MEREDUKSI PAPR PADA SISTEM OFDM Ariyono Rohmadi; Imam Santoso; Ajub Ajulian ZM
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.502 KB) | DOI: 10.14710/transient.v1i3.107-113

Abstract

Abstrak Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) saat ini digunakan dalam komunikasi nirkabel. Sistem OFDM dapat memberikan kekebalan dalam multi-path fading dan mengurangi kompleksitas equalizer. Kerugian utama OFDM ialah mempunyai Peak to Average Power Ratio (PAPR) relatif tinggi. Sinyal yang mempunyai peak yang tinggi dapat diperoleh dari superposisi subcarrier-subcarrier. Intermodulasi terjadi karena efek distorsi nonlinear. Hal ini dapat diinterpretasikan sebagai Inter Carrier Interferences (ICI) dan out-of-band radiation. Oleh karena itu, PAPR yang tinggi harus direduksi. Dalam penelitian ini diamati berbagai variasi metode Clipping – Filtering (CF), Selective Mapping (SLM) dan Partial Transmit Sequence (PTS) untuk mereduksi PAPR dari sinyal OFDM. Grafik Complementary Cumulative Distribution Function (CCDF) digunakan sebagai tolok ukur  kinerja masing-masing metode pereduksi PAPR. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kinerja metode CF dengan CR = 2 diperoleh reduksi PAPR sebesar 3,78 dB pada CF 1 iterasi ; 5,23 dB pada CF 2 iterasi  dengan CCDF=10-4. Kinerja metode SLM dengan N=2 diperoleh reduksi PAPR sebesar 1,58 dB ; N=4  sebesar 2,82 dB  dengan CCDF=10-4. Kinerja metode PTS dengan M=128 diperoleh reduksi PAPR sebesar 1,78 dB ; M=256 sebesar 1,81 dB  dengan CCDF=10-4. Kata kunci : OFDM, PAPR, CF, SLM, PTS Abstract Orthogonal frequency division multiplexing (OFDM) has been recently seen rising popularity in wireless applications. An OFDM-based system can provide greater immunity to multi-path fading and reduce the complexity of equalizers. The main drawback of OFDM is its high  Peak to Average Power Ratio (PAPR). The signal with large peaks can be obtained by constructive superposition of subcarriers.  Peaks are distorted  nonlinearly due to amplifier imperfection. The intermodulation product occurs as effect of nonlinear distortion. They can be interpreted as inter carrier interferences (ICI) and out-of-band radiation. Therefore, high PAPR must be reduced. In this research, Clipping – Filtering (CF), Selective Mapping (SLM) and Partial Transmit Sequence ( PTS) method  is  proposed  to  reduce  PAPR  of  OFDM  signal. Complementary Cumulative Distribution  Function (CCDF) curve is used to measure the performance improvement of these  proposed  method.        From the experiment result, we get the result of CF method with CR=2,this value was according to reduction result of 3,78 dB of PAPR with CF 1 iteration; 5,23 dB with CF 2 iterations with CCDF=10-4.The test of SLM method that N=2 resulted 1,58 dB of  PAPR reductions, N=4 resulted 2,82 dB of  PAPR reductions with CCDF=10-4.The test of PTS method that M=128 resulted 1,78 dB of  PAPR reductions, M=256 resulted 1,81 dB of PAPR reductions with CCDF=10-4. Keyword : OFDM, PAPR, CF, SLM, PTS
PENGARUH PELIMPAHAN BEBAN FEEDER SRL-01 KE SRL-06 GARDU INDUK SRONDOL TERHADAP KEANDALAN DAN JATUH TEGANGAN Widyanarko, Danang; Winardi, Bambang; Karnoto, Karnoto
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.797 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.524-531

Abstract

Abstrak Dalam sistem penyaluran tenaga listrik, beberapa permasalahan yang perlu diperhatikan adalah keandalan dan kualitas tegangan / jatuh tegangan. Permasalahan tersebut terletak pada penyulang SRL-01 dan SRL-06 Gardu Induk Srondol. Pada penyulang SRL-01 GI Srondol, pada tahun 2014 pembebanannya mencapai lebih dari 80%. Sedangkan pada penyulang SRL-06, nilai indeks keandalan yang terhitung pada tahun 2014 lebih dari standar maksimal yang ditetapkan pada SPLN. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengurangi pembebanan pada penyulang SRL-01 dan juga meningkatkan keandalan pada penyulang SRL-06. Karena pada SRL-06 mencakup obyek yang vital yaitu kampus Universitas Diponegoro  dan Rumah Sakit Nasional Diponegoro. Penelitian ini dilakukan dengan merekonfigurasi jaringan distribusi khususnya pada penyulang SRL-01 dan SRL-06 GI Srondol. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu pada penyulang SRL-01 arus pembebanan mencapai 48,6%, sedangkan keandalan pada penyulang SRL-01 dan SRL-06 setelah rekonfigurasi yaitu dengan SAIFI 3,05 kali/tahun dan SAIDI 9,84 jam/tahun untuk penyulang SRL-01 serta SAIFI 2,6061 kali/tahun dan SAIDI 8,39 jam/tahun untuk penyulang SRL-06 . Hasil yang diperoleh sudah memenuhi dengan Standar PLN yaitu SPLN no 59 tahun 1985 tentang keandalan sistem distribusi 20 kV. Kata kunci : jatuh tegangan, keandalan, pembebanan penyulang, rekonfigurasi  Abstract In the electric power distribution system, several issues need to be considered is the reliability and quality of the voltage / voltage drop. The problem lies in the feeder-01 SRL and SRL-06 Srondol substation. In the feeder SRL-01 GI Srondol, in 2014 the assignment reaches more than 80%. While the feeder SRL-06, the value of reliability index in 2014 counted more than the maximum standards set forth in SPLN. Thus this study aims to reduce the loading on feeder SRL-01 and also improve the reliability of the feeder SRL-06. Because the SRL-06 includes objects that are vital campus of the University of Diponegoro (Diponegoro University) and the National Hospital Diponegoro (RSND). This research was conducted by reconfiguring the distribution network, especially in the feeder SRL-01 and SRL-06 Srondol substation. The results obtained are the feeder SRL-01 load current reaches 48,6 %, while the reliability of the feeder SRL-01 and SRL-06 after the reconfiguration is to SAIFI 3.05 times / year and SAIDI 9.84 hours / year for feeder SRL- 01 and SAIFI 2.6061 times / year and SAIDI of 8.39 hours / year for feeder SRL-06. The results obtained already meet the standards SPLN No. 59 1985 concerning the reliability of distribution systems 20 kV. Keywords: voltage drop, reliability, loading feeder, reconfiguration
Perancangan Band Pass Filter Mikrostrip Parallel Coupled Line pada Frekuensi 5,8 GHz Ifki Arifatul Utami; Teguh Prakoso; Imam Santoso
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v7i3.715-720

Abstract

Pita frekuensi 5,8 GHz (5725 – 5825 MHz) telah ditetapkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informasika Republik Indonesia untuk layanan pita lebar nirkabel. Layanan Wireless Local Area Network (WLAN) juga menggunakan pita frekuensi ini. Sebagaimana layaknya sistem komunikasi nirkabel, perangkat keras pada pita frekuensi ini juga memerlukan tapis lolos rentang (band-pass filter, BPF) untuk memilih frekuensi serta menekan derau dan interferensi. Tugas Akhir ini merancang tapis mikrostrip parallel coupled line dengan tanggapan lolos rentang. Bahan yang digunakan adalah Rogers RO4350B (permitivitas relatif 3,66 pada frekuensi  8-40 GHz dan rugi-rugi dielektrik 0,0037 diukur pada frekuensi 10 GHz). Spesifikasi tapis diturunkan dari analisis terhadap datasheet tapis komersial yaitu lebar pita 100 MHz, nilai insertion loss <1 dB dan return loss ≥11 dB, orde tiga polynomial Chebyshev. Perangkat lunak yang digunakan adalah AWR Design Environment 10 untuk menentukan skematika rangkaian dan nilai komponen, serta simulator elektromagnetik CST Microwave Studio 2014 untuk verifikasi desain. Proses optimasi desain untuk mencapai spesifikasi dibantu dengan Design of Experiment (DOE). Hasil simulasi DOE diperoleh nilai komponen baru yaitu, W dan  masing-masing sebesar 1,61 mm dan 7,23 mm. Dengan nilai komponen baru tersebut diperoleh nilai insertion loss dan return loss masing-masing sebesar 1,51 dB dan 29,32 dB, dan lebar pita sebesar 67 MHz. 
DESAIN SISTEM KONTROLFUZZY MODEL REFERENCE LEARNING CONTROL(FMRLC) STUDI KASUS: PENGONTROLAN KETINGGIAN AIR PADA CONICAL TANK M Arif Syukur D; Aris Triwiyatno; Wahyudi Wahyudi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.782 KB) | DOI: 10.14710/transient.v2i3.659-665

Abstract

AbstrakFMRLC merupakan modifikasi metode fuzzy logic control(FLC) dan model reference adaptive control (MRAC), yaituFLC yang memiliki sebuah "sistem pembelajaran" untuk meningkatkan kinerjanya dari waktu ke waktu ketikaberinteraksi dengan lingkungannya. Kontroler tersebut telah banyak digunakan untuk mengontrol sistem-sistemnonlinear. Proses perancangan FMRLC memerlukan empat bagian utama: plant, fuzzy controller untuk diatur, modelreferensi, dan mekanisme pembelajaran (mekanisme adaptasi). Pada penelitian ini, algoritma adaptasi dilakukan denganmenggunakan FLC yang bertindak sebagai penyedia parameter adaptasi, yaituFuzzyInverse Model (FIM).Tujuan dariproses pembelajaran FMRLC adalah meminimalkan error yang terjadi ketika menggunakan kontroler fuzzySugeno.Berdasarkan pengujian yang dilakukan dengan menerapkan FMRLC dan FLC pada plant conical tank, untukperubahan setpoint, diketahui bahwa respon sistem dengan FMRLC memiliki waktu konstan yang lebih cepat dibandingFLC. Ketika mendapat gangguan eksternal, FMRLC dapat mempertahankan performa sistem pada setpoint.Kata kunci : FMRLC, model reference adaptive control, fuzzy logic controller, fuzzy inverse modelAbstractFMRLC is a modification of fuzzy logic control (FLC) and model reference adaptive control (MRAC), it can beinterpreted with FLC which has a "learning system" to improve its performance over time by interacting withenvironment. That’s controller had been used to control many nonlinear system. To design FMRLC, need four mainpart : plant, fuzzy controller to be tuning, model reference, and learning mechanism (adaptation mechanism). In thisresearch, the adaptation algorithm use FLC to produce adaptive parameter, that is Fuzzy Inverse Model (FIM). Thepurpose of FMRLC learning process is to reduce thefuzzy Sugeno system’s error.Based on setpoint changes testing thatperformed by applying FMRLC and FLC on conical tank plant, FMRLC system response has faster constant time thanFLC system response. Similarly, when system gets an external disturbance, FMRLC can maintain system performanceat setpoint.Keyword : FMRLC, model reference adaptive control, fuzzy logic controller, fuzzy inverse model

Page 11 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue