cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
PERANCANGAN MULTILEVEL BOOST CONVERTER TIGA TINGKAT UNTUK APLIKASI SEL SURYA Arsanto, Fariz Hasbi; Handoko, Susatyo; Winardi, Bambang
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.507 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.3.345-350

Abstract

Sel surya merupakan salah satu sumber energi terbarukan dengan cara mengubah energi  matahari menjadi energi listrik. Tegangan keluaran sel surya berada pada level rendah, sehingga perlu dinaikkan untuk keperluan pemakaian yang lebih luas. Konverter DC-DC merupakan salah satu rangkaian elektronika daya yang dapat digunakan sebagai regulator tegangan. Pada penelitian ini dilakukan eksperimen pengaruh duty cycle, pembebanan dan suplai DC terhadap tegangan keluaran multilevel boost converter. Tegangan masukan multilevel boost converter dapat berasal dari sel surya atau tegangan DC hasil penyearahan. Pengujian tegangan keluaran multilevel boost converter dengan suplai DC hasil penyearahan dilakukan dengan cara mengatur duty cycle pada rangkaian kontrol PWM. Untuk mengetahui efisiensi multilevel boost converter dilakukan dengan memvariasikan beban resistif, yaitu 100Ω, 200Ω dan 300Ω. Pengujian tegangan keluaran multilevel boost converter dengan sel surya dilakukan pada duty cycle 20%. Berdasarkan hasil pengujian multilevel boost converter dengan suplai DC hasil penyearahan pada beban 100Ω didapatkan tegangan tertinggi 43,16V (gain=4,9) dan efisiensi tertinggi 75,91%. Pada beban 200Ω didapatkan tegangan tertinggi 59,6V (gain=6,85) dan efisiensi tertinggi 90,94%. Pada beban 300Ω didapatkan tegangan tertinggi 74,7V (gain=7,86 ) dan efisiensi teringgi 90,60%. Pada pengujian tegangan keluaran dengan sel surya pada duty cycle 20% didapatkan tegangan tertinggi 57,88V.
PERANCANGAN PENGONTROLAN NYALA LAMPU DAN KIPAS ANGIN PADA SEBUAH RUANGAN MENGGUNAKAN RASPBERRY PI MODEL B DENGAN WEB GUI Baskoro, Imam Tri; Darjat, Darjat; Sudjadi, Sudjadi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.293 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.4.567-571

Abstract

Abstrak Sistem akses kontrol saat ini merupakan salah satu aspek yang cukup penting dalam kehidupan sehari-hari.Seiring dengan kemajuan di bidang teknologi, sistem akses kontrol konvensional mulai dikembangkan menjadi sistem akses kontrol berbasis elektronik. Sistem akses kontrol konvensional seperti saklar lampu manual kini mulai dikembangkan dengan saklar lampu elektrik yang dapat dikontrol secara wireless dari sebuah web. Raspberry Pi model B merupakan salah satu mini komputer yang dapat digunakan dalam suatu sistem akses kontrol otomatis. Dengan menggunakan GPIO (General Purpose input output) pada Rasberry Pi, dapat diciptakan suatu sistem akses kontrol secara nirkabel, aman dan efektif.Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sebuah prototype pengontrolan nyala lampu dan kipas angin secara wireless yang dapat diakses melaui web sehingga memungkinkan untuk menyalakan atau mematikan sebuah lampu dan kipas angin pada ruangan dari jarak jauh.Berdasarkan hasil pengujian sistem pengontrolan lampu dan kipas angin pada sebuah ruangan menggunakan Raspberry Pi dengan Web GUI terbukti sistem pengontrolan sudah bekerja dengan baik, password untuk melindungi sistem agar tidak bisa diakses oleh sembarang orang juga sudah berfungsi dengan baik, dan fitur status yang memberi tahu pada user keadaan dari beban juga sudah berfungsi dengan baik. Kata Kunci:Raspberry Pi tipe B, Web Server, Web GUI, Lampu, Kipas Angin  Abstract Access control system today is one aspect that is important in our daily lives. Along with advances in technology, the conventional access control systems began to be developed into an electronic-based access control system. Conventional access control systems such as manual light switches are now beginning to be developed with an electric light switch that can be controlled wirelessly from a web. Raspberry Pi model B is one of the mini-computer that can be used in an automated access control system. By using GPIO (General Purpose Input Output) on the Raspberry Pi, can be created a wireless access control system.The purpose of this research is to design a prototype control lights and fan that can be accessed wirelessly through the web that make it possible to turn on or off a light and a fan in the room.Based on the results of testing the system controlling the lights and fans in a room using the Raspberry Pi with Web GUI the system was working properly. The password to protect the system from being accessed by unauthorized users also functioning properly, and the status of the feature that tells the user the state of the load also worked fine. Keywords : Raspberry Pi Model B, Web Server, Web GUI, Lamp, Electric Fan
ARRAYED WAVEGUIDE GRATING PADA DENSE WAVELENGTH DIVISION MULTIPLEXING Dewi, Arkidianabela Anggara; Prakoso, Teguh; Sofwan, Aghus
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1058.236 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.1.179-185

Abstract

DWDM (Dense Wavelength Division Multiplexing) adalah suatu teknik multiplexing yang mampu mentransmisikan lebih dari 400 panjang gelombang dalam satu serat optik. Laju pengiriman data menggunakan media serat optik dapat mencapai 1 Tbps atau 1.000 Gbps. DWDM merupakan suatu perbaikan dari WDM. Inti perbaikan yang dimiliki oleh teknologi DWDM terletak pada jenis filter, serat optik dan penguat amplifier. Jenis filter yang umum dipergunakan salah satunya adalah  Array Waveguide Grating  (AWG).  Pada Penelitian ini dianalisis kinerja suatu Array Waveguide Filters (AWG) yang mampu digunakan pada DWDM.  Pada Penelitian ini dilakukan dengan menggunkan 2 software. Pertama, menggunakan software Optisystem 7 untuk memodelkan sistem DWDM. Kedua, menggunakan software OptiBPM untuk verifikasi AWG. Pada Optisystem didapatkan nilai konfigurasi DWDM yang optimal yaitu pada C Band dengan spasi kanal 50GHz dan jumlah wavelength 64. Sedangkan pada OptiBPM didapatkan untuk konfigurasi DWDM tersebut diperlukan AWG dengan dengan sudut orientasi 53 derajat, panjang FSR 1500um, lebar angular 11,4 derajat dengan ukuran 15000x10000um sehingga didapatkan nilai BER, Q-factor dan crosstalk yang memiliki perbedaan namun telah mencapai kriteria  yaitu dengan Q factor antara 8,43 sampai dengan 14,09 sedangkan untuk BER dari 1,719x10-40 sampai dengan 1,19x10-17 dan crosstalk antara -149 dB sampai dengan -40,8 dB.
PENGENDALIAN TEMPERATURE PADA PLANT SEDERHANA ELECTRIC FURNACE BERBASIS SENSOR THERMOCOUPLE DENGAN METODE KONTROL PID Bashori, Zabib; Sumardi, Sumardi; Setiawan, Iwan
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.261 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.1.1-8

Abstract

Abstrak   Furnace adalah suatu peralatan yang digunakan untuk memanaskan bahan industri baik minyak ataupun baja dan sebagainya, dimana biasanya menggunakan bahan bakar minyak, gas atau batu bara. Namun saat ini sudah ada pula Furnace yang menggunakan  energi listrik. Dalam Penelitian ini mensimulasikan sebuah plant electric furnace sebagai media pemanasan yang lebih ramah lingkungan dan safety. Sensor yang digunakan untuk plant sederhana Electric furnace ini adalah sensor thermocouple yang banyak digunakan pada industri-industri pengolahan minyak ataubaja, karena sensor ini mampu untuk mengukur temperature yang tinggi. Sensor thermocouple mempunyai tegangan keluaran yang sangat kecil dengan noise yang besar sehingga diperlukan suatu pengkondisi sinyal agar keluaran sensor thermocouple dapat terbaca stabil oleh mikrokontroler dimana mikrokontroler yang digunakan adalah ATmega8535. Dalam pengontrolannya nanti digunakan suatu metode kontrol yang sudah sering dijumpai di bidang industri yakni metode kontrol Proporsional-Integral-Derifativ(PID). Metode control Proporsional-Integral-Derifativ (PID) merupakan sebuah metode kontrol yang banyak diterapkan di bidang industri sampai saat ini. Kontroler ini memiliki parameter-parameter pengontrol, yaitu konstanta proporsional (Kp) dan konstanta integral(Ki) dan konstanta derifativ (Kd). Pada metode PID konvensional, ketiga parameter tersebut diturunkan dari perhitungan matematis. Salah satu metode penalaan parameter PID yang sering dipakai adalah metode penalaan Ziegler-Nichols.   Kata kunci: Electric Furnace, PID (Proporsional-Integral-Derifativ), Thermocouple, Mikrokontroler ATmega 8535, Ziegler-Nichols. Abstract Furnace is anequipment used to heat the oil industry either material or steel etc, which usually using fuel oil, gas or coal. But nowd there are also Furnace that uses electrical energy. The final task is to simulate an electric furnace plant as heating media more environmentally friendly and safety. Sensor used for simple plant Electric furnace wasthermocouple sensor where widely used in petroleum processing industries or steel, because the sensor is able to measure high temperatures. Thermocouple sensor output voltage has a very small with a big noise thus a signal conditioner is used that thermocouple sensor output can be read by the microcontroller where the microcontrollerusedisATmega8535 microcontroller. In controlling, used a method of control that is often found in the industrial field isProportional-Integral-Derifativ (PID) control method. Proportional-Integral -Derifativ (PID) control method is a method widely applied in industry today. This controller has controller parameters, the proportional constant (Kp), integral constants (Ki) and derifativ constant (Kd). In the conventional PID method, the three parameters are derived from mathematical calculations. One method for tuning the parameters PID whereoften used is Ziegler-Nichols tuning method.   Keyword:             Electric Furnace, PID (Proporsional-Integral-Derifativ), Thermocouple, Mikrokontroler ATmega 8535, Ziegler-Nichols.
IMPLEMENTASI ALGORITMA CHAOTIC DISKRET 128 BIT UNTUK KRIPTOGRAFI SINYAL SUARA BERBASIS FPGA SPARTAN-3 DAN BAHASA PEMROGRAMAN VHDL pandapotan, natanael; Riyadi, Munawar Agus; Prakoso, Teguh
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (871.019 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.786-793

Abstract

Abstrak Penggunaan layanan komunikasi suara terus berkembang baik pada saluran analog (telepon) maupun saluran digital (Selular dan VoIP). Saluran tersebut digunakan untuk pertukaran informasi yang bersifat sensitif dan rahasia seperti pada bidang militer, pemerintahan, bahkan transaksi keuangan. Kriptografi dibutuhkan sebagai sistem pengaman informasi untuk mengacak pesan suara yang dikirimkan. Pada penelitian  membahas algoritma kriptografi Chaotic 128 bit dengan mode Cipher Feedback. Algoritma kriptografi ini diimplementasikan pada FPGA karena dinilai memiliki kecepatan proses tinggi dan waktu tunda rendah yang dibutuhkan untuk komunikasi suara. Perancangan sistem kriptografi ini ditanamkan pada dua buah FPGA yang masing-masing berfungsi sebagai pengirim sekaligus proses enkripsi dan yang lain sebagai penerima sekaligus proses dekripsi. Pengujian dan analisa dilakukan pada empat kondisi yaitu: enkripsi off - dekripsi off, enkripsi on - dekripsi on, enkripsi on - dekripsi off, enkripsi off - dekripsi on. Hasil pengujian menunjukkan sistem bekerja dengan baik dan berhasil melakukan proses enkripsi. Sistem juga dapat  mengembalikan informasi asli dengan proses dekripsi. Didapat nilai rata-rata parameter MSE, waktu tunda, dan THD-N untuk kondisi off-off masing-masing adalah 0,3513 V2, 202 µs, dan 17,52 %. Sedangkan untuk kondisi on-on didapatkan nilai rata-rata MSE 0,3794 V2, waktu tunda 202 µs, dan THD-N 20,45%.Kata kunci : Komunikasi Suara, Kriptografi, Chaotic, FPGA  Abstract The use of voice communications services continues to grow both in analogue channels (telephone) also digital channels (Mobile and VoIP). The channel is used to exchange sensitive and confidential information such as in the military, government,  even financial transactions. Cryptography is needed as a information safety system to scramble sent voice messages. This study discusses 128 bit Chaotic cryptographic algorithm with Cipher Feedback mode. The Cryptographic algorithm was implemented on FPGA because it is considered to have a high processing speed and low delay required for voice communication. The design of the cryptographic system was implanted on two FPGA, each of which serves as  transmitter once  encryption process and the other as receiver once decryption process. Testing and analysis were performed on four conditions, namely: the encryption off - decryption off, the encryption on - decryption on, the encryption on - decryption off, encryption off - decryption on. The test results show system work well and successfully perform the encryption process. It could restore the original information with the decryption process. Average values of MSE, delay, and THD-N parameters to the condition off-off obtained are 0.3513 V2, 202 μs, and 17.52% respectively. As for the conditions of on-on the average values obtained are MSE 0.3794 V2, delay 202 μs, and THD-N 20.45%. Keyword: Voice communications, Cryptography, Chaotic, FPGA
PERENCANAAN JARINGAN BACKBONE METRO ETHERNET KOTA SEMARANG TAHUN 2028 MENGGUNAKAN ALGORITMA DYSART DAN GEORGANAS SERTA METODE HUNGARIAN DAN FORECASTING KRUITHOF’S DOUBLE FACTOR Nirmakumala, Sekar; Sukiswo, Sukiswo; Zahra, Ajub Ajulian
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1305.788 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.4.949-956

Abstract

Teknologi Metro Ethernet merupakan perkembangan dari teknologi ethernet berbasis IP yang dapat diimplementasikan dalam area jaringan metropolitan Kota Semarang. Sifat masyarakat yang konsumtif akan kebutuhan telekomunikasi menyebabkan meningkatnya jumlah trafik dari tahun ke tahun. Hal ini mendorong penyedia layanan telekomunikasi untuk melakukan perencanaan infrastruktur jaringan dengan kualitas yang baik. Penelitian ini berfokus pada perencanaan jaringan backbone Metro Ethernet di Kota Semarang untuk kebutuhan bandwidth 10 tahun mendatang. Perencanaan dilakukan berdasarkan node existing di Kota Semarang dan rute yang optimal diperoleh dengan metode Hungarian untuk membentuk topologi ring. Forecasting trafik dilakukan dengan metode Kruithof’s double factor untuk memperoleh prediksi trafik point-to-point sebagai dasar dimensioning jaringan terhadap parameter utilisasi link berdasarkan standar QoS PT. Telkom Area Network Semarang untuk menentukan kapasitas link. Jaringan backbone Metro Ethernet di Kota Semarang pada tahun 2028 mendatang terdapat 11 node yang membentuk topologi multi-ring. Hasil forecasting menunjukkan beban trafik total pada tahun 2028 mencapai 2.300,371 Gbps. Hasil perencanaan jaringan menunjukkan bahwa kebutuhan kapasitas link terbesar pada tahun 2028 mencapai 6 x 100 Gb pada dua link SPL<->JHR dan CDI<->BMK dan kapasitas link terkecil adalah 2 x 10 Gb pada link GNK<->MPH dan MKG<->TUG.
PERANCANGAN PENGATURAN NILAI SINYAL KONTROL PADA TEGANGAN MASUKAN MOTOR INDUKSI SATU FASA SECARA NIRKABEL MENGGUNAKAN OPENWRT WI-FI ROUTER Susiawan, Hafrizal Lazuardi; Sukmadi, Tedjo; Darjat, Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.912 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.4.874-881

Abstract

Abstrak Teknologi nirkabel telah banyak digunakan di seluruh dunia. Contoh dari teknologi nirkabel adalah radio, jaringan seluler, infra merah, bluetooth, dan Wi-Fi. Teknologi nirkabel diterapkan guna mendukung kegiatan yang mobile dan tidak memerlukan kabel dalam komunikasinya. Wi-Fi (Wireless Fidelity), merupakan salah satu contoh media komunikasi data yang menggunakan radio frekuensi. Pada penelitian ini, dirancang sistem pengendalian motor induksi 1 fasa menggunakan openwrt wi-fi router. Sistem ini terdiri dari router sebagai penyedia jaringan nirkabel, mikrokontroler ATMega8535 sebagai penerima perintah dari router, serta rangkaian pengendali yang dikontrol oleh mikrokontroler. Pengujian dilakukan dengan memberikan variasi tegangan masukan motor serta pengaruhnya terhadap kecepatan putar motor. Selain itu juga dilakukan pengujian keberhasilan pengiriman perintah sehingga didapatkan nilai keandalan sistem. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, didapatkan bahwa data hasil pengiriman melalui router dapat diterima oleh mikrokontroler dan rangkaian pengendali motor. Pengiriman perintah melalui router yang digunakan dapat diterima dengan baik hingga jarak 80m. Pada pengujian jarak 80m ke atas, presentase keberhasilan pengiriman perintah mulai berkurang dan tidak dapat diakses lagi setelah mencapai jarak 87m. Kata Kunci : Wi-Fi Router, Motor, ATMega8535  Abstract Wireless technology has been widely used around the world.. Examples of wireless technology is radio, cellular networks, infrared, bluetooth, and Wi-Fi. Wireless technology is applied to support mobile activities and do not require cable in its communication. Wi-Fi (Wireless Fidelity), is one example of data communication media who use radio frequency. In this research, designed a control system 1 phase induction motor using openwrt wi-fi router. This system consists of a router as a wireless network provider, microcontroller ATMega8535 as the recipient of the router command, and control circuits are controlled by a microcontroller. Testing is done by giving the motor input voltage variation and its influence on motor speed. It also conducted a successful test delivery order to obtain the value of the reliability of the system. Based on the testing that has been done, it was found that the results of data sending through the router can be received by the microcontroller and the motor control circuit. Delivery orders through a router that used to be well received up to 80m distance. At the testing distance of 80m and above, the percentage of successful delivery of orders began to decrease and can not be accessed again after reaching a distance of 87m.  Keywords: Wi-Fi Router, Motor, ATMega8535
PERANCANGAN SISTEM OTOMATISASI BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC) OMRON CPM1A PADA PROTOTYPE ALAT PENGOLAH SUSU MURNI MENJADI SUSU PASTEURISASI ANEKA RASA Afrino, Rendi; Triwiyatno, Aris; Sumardi, Sumardi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1233.866 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.1.37-44

Abstract

Pada era sekarang, teknologi semakin berkembang, tidak terkecuali pada bidang usaha minuman. Salah satu usaha yang terus bersaing adalah usaha susu aneka rasa. Sebagian besar sistem pengolahan pada usaha susu aneka rasa masih menggunakan cara manual dengan campur tangan manusia, sehingga dibutuhkan teknologi automasi seperti penerapan PLC pada proses pengolahan susu tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sistem otomatisasi berbasis PLC Omron CPM1A pada prototype alat pengolah susu murni menjadi susu pasteurisasi aneka rasa. Proses pengolahan susu dimulai dari proses heating, proses mixing, dan proses cooling. Proses tersebut dinamakan proses pasteurisasi dan pada penelitian ini menggunakan metode pasteurisasi High Temperature Short Time (HTST). Hasil pengujian menunjukkan bahwa suhu susu dijaga tetap pada suhu 70,17℃ - 73,87℃ selama 15 detik menggunakan kontroler on-off selama proses heating. Hasil pengujian Heat Exchanger (HE) menunjukkan bahwa suhu susu saat proses cooling yang menggunakan air dingin bersuhu 26,8℃ mengalami penurunan suhu dari 69,83℃ hingga 38,63℃.
SOFT STARTING DAN PENGATURAN KECEPATAN MOTOR INDUKSI TIGA FASA MENGGUNAKAN MICROMASTER 440 PADA APLIKASI PENGGERAK BLADE MESIN EKSTRAKSI BIJI KAPUK Haq, M. Azamul Faiz Dinul; Facta, Mochammad; Sukmadi, Tedjo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.688 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.1.80-88

Abstract

Abstrak Sistem kontrol untuk pengendali otomatis perangkat-perangkat mesin diindustri awalnya dirancang menggunakan kontaktor dan relai. Namun demikian sistem kontrol dengan rangkaian  tersebut menjadi kurang efektif karena untuk melakukan modifikasi sistem memerlukan biaya yang besar serta tingkat kerumitan kerja yang tinggi. Dalam penelitian ini dilakukan perancangan dan pengoperasian PLC dengan tegangan catu daya arus searah 24 Volt. PLC berfungsi mengaktifkan VSD micromaster 440 untuk mengatur arah putaran dan kecepatan motor induksi. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, motor tidak berbeban, maka nilai arus, tegangan dan kecepatannya berubah mengikuti setting frekuensi sesuai dengan nilai yang ditetapkan dalam VSD. Dalam pengujian motor kondisi berbeban menghasilkan lonjakan arus ketika pengaturan kecepatan ditetapkan pada frekuensi 5 sampai 15 Hz. Hal ini diakibatkan karena torsi pembebanan yang besar saat mengolah biji kapuk. Dalam penelitian ini kecepatan pengolahan biji kapuk juga ditingkatkan dengan pemakaian puli sehingga kecepatan mesin naik 1,6 kali kecepatan motor penggerak. Pengujian fungsi pengereman dengan injeksi daya arus searah di VSD micromaster 440 menunjukan bahwa semakin besar arus pengereman maka waktu pengereman semakin cepat.  di VSD micromaster selanjutnya disetting prosentase arus 30% menghasilkan arus injeksi 0,3 (Ampere)  dan waktu pengereman  2,2 (detik). Saat setting prosentase arus 60%, pengereman menunjukan teori yang sama. Kata kunci : motor induksi tiga fasa, PLC, Variabel Speed Drive  Abstrract In the beginning of industry world, control system for automatic devices controller designed using contactor and relay. However, this control system tends to not effective in terms of system modification which needs big budget and high complicated works of devices. In this research, the design and PLC operation are done with the help of DC voltage power supply 24 Volt. PLC functions to activate a 440 micromaster VSD in order to manage the direction of its rotation and inductive motor velocity. According to the result test which using the unloaded motor, so that the current value, voltage and velocity change following the frequency setting and agree with the number which is given on the VSD. At the loaded motor test, it results a significant current once the velocity is set on the frequency of 5-15 Hz. These are caused by a numerous loaded torsion (torsi pembebanan yang besar) when processing the cotton plant. In this research, velocity of its processing device is enhanced by the use of (puli) as well. Hence, the velocity of machine raises 1,6 times of motor velocity. Moreover, the test of breaking function with DC injection in 440 micromaster VSD shows that the bigger breaking current, the faster breaking time. Furthermore, once VSD micromaster is set up on current precentage of 30%, it resulted 0,3 (Ampere) of injection current and 2,2 s of breaking time. When the current precentage raised up to 60%, the breaking time shows the same theory as mentioned before. Keywords: 3-phase inductive motor, PLC, Variable Speed Drive.
OPTIMISASI PENJADWALAN EKONOMIS PADA UNIT PEMBANGKIT PLTG DI PLTGU PT INDONESIA POWER TAMBAK LOROK MENGGUNAKAN METODE DIFFERENTIAL EVOLUTION ALGORITHM Tamin, Achmad Faizal; Karnoto, Karnoto; Facta, Mochammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1004.169 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.1.230-237

Abstract

Biaya pembangkitan merupakan biaya penyediaan energi listrik terbesar terutama pada biaya bahan bakar. Setiap unit generator memiliki karakteristik biaya pembangkitan tersendiri. Untuk mendapatkan pengoperasian pembangkit yang optimal maka diperlukan adanya penjadwalan operasi pembangkit. Differential Evolution Algorithm (DEA) diusulkan sebagai metode penjadwalan ekonomis pada PLTG di PLTGU Tambak Lorok. Metode DEA merupakan metode pencarian yang terinsiparasi oleh fenomena evolusi di alam dengan dasar argumen geometri. Untuk melihat perfoma dari simulasi metode DEA maka metode ini dibandingkan dengan metode Lagrange Mulptiplier sebagai validasi. Hasil simulasi optimisasi dengan metode DEA menunjukkan performa yang baik. Hasil simulasi identik dengan metode Lagrange Mulptiplier, sedangkan dalam keadaan operasi sistem dan keadaan diskret tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Berdasarkan simulasi dengan dua kondisi operasi yang berbeda menggunakan metode DEA, didapatkan bahwa pada operasi diskret didapat rata-rata penghematan sebesar 1916,260 $/jam. Pada operasi sistem didapat rata-rata penghematan sebesar 1914,408 $/jam.

Page 12 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue