cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
PERANCANGAN PROTOTYPE SISTEM KONVEYOR PADA SISTEM PENGANGKUTAN MATERIAL KRAKATAU POSCO BERBASIS PLC Supriyo, Supriyo; Triwiyatno, Aris; Sumardi, Sumardi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.252 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.1.155-160

Abstract

Abstrak Dalam dunia industri, teknologi memiliki peran yang penting dalam proses produksi. Salah satunya adalah perkembangan teknologi dalam bidang otomasi. Hal tersebut disebabkan meningkatnya permintaan konsumen terhadap barang-barang produksi dari suatu industri. Industri memerlukan suatu sistem yang dapat bekerja secara efisien dan dapat memonitoring hasil produksi. Salah satu industri yang menggunakan teknologi otomasi yaitu PT. Kratatau POSCO. Prototype ini menggunakan dua belas input dan  sebelas output yang digunakan. Input terdiri dari sensor, push button dan limit switch. Output teridiri dari motor DC, buzzer dan solenoid. Hasil dari pengujian ini  adalah pengambilan volume material memperoleh rata-rata 100,45cm3 dan error rata-rata 0,25. Pengangkutan material mempunyai rata-rata waktu 21,11 s dan rata-rata error 1,8 %. Volume dalam pengisian material mempunyai rata-rata 121,3 cm3  dan rata-rata eror 4,6%. Masa material dalam penampungan akhir mempunyai rata-rata 192,5 gram dan eror rata-rata 2,86 %.                                                       Kata kunci:  PLC, volume pengambilan, pengangkutan material, volume pengisian material dan massa material  Abstract In the industrial field , technology have very important role in production process. One of this technology is in automation field. That event caused increase request of consumer to goods production from an industry. Industry need an system that can work in efficient and can monitoring production result. One of industry that used the technology automation is PT. Krakatau POSCO. This Prototype used twelve input and eleven output. Input consists of censor, push button, and limit switch. Output consist of motor DC, buzzer, and solenoid. The test result of this project was the average of capturing material  100,45 cm 3 and the average rating of error 12%. Material transport  had an average time 21,11 s and the average error 1,8 %. Volume in the contents had an average 121,23 cm3 and the average error 4,6 %. Mass in the last shelter had an average 192,5 gram and average error 2,86%. Keywords: PLC ,volume of retrieval, the material transport , volume filling of material and mass of materials
PERANCANGAN SISTEM AKUISISI DATA POSISI DAN ATTITUDE OBJEK Listiyana, Meita Sukma; Sudjadi, Sudjadi; Wahyudi, Wahyudi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1472.385 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.1.302-309

Abstract

Pada objek bergerak, membutuhkan pemantauan untuk mengetahui posisi dan sikap atau attitude objek. Attitude meliputi sudut roll, pitch, dan yaw. Pemantauan sulit dilakukan saat objek bergerak jauh dan berada di luar jangkauan operator. Pemantauan tersebut membutuhkan suatu sistem monitoring untuk memantau objek lebih lanjut. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengetahui posisi dan gerak objek adalah dengan menggabungkan teknologi GPS dan sensor inersia. Penelitian ini membahas mengenai akuisisi data untuk memantau posisi dan attitude objek dengan menggabungkan GPS dan sensor inersia. Modul komunikasi yang digunakan adalah radio frekuensi 433 MHz dengan mikrokontroler ATMega1284p. Data mengenai objek diteruskan dan ditampilkan melalui Visual C# secara real-time. Pengujian latitude dan longitude dilakukan dengan tracking jalur objek, sedangkan pengujian sudut roll, pitch, dan yaw dilakukan dengan meletakkan objek sesuai dengan sudut referensi. Hasil pengujian tracking jalur objek memiliki toleransi terjauh 10,25m, sedangkan pengujian attitude didapatkan toleransi sebesar 0o+0,22o, 30o+0,49o, 45o+0,27o, 60o+0,58o, dan 90o+0,57o untuk sudut roll terhadap sumbu x, 0o+0,05o, 30o+0,26o, 45o+0,59o, 60o+0,39o, dan 90o+1,57o untuk sudut pitch terhadap sumbu y, 0o+13,31o, 30o+3,58o, 45o+3,48o, 60o+3,68o, dan 90o+1,68o untuk sudut yaw terhadap sumbu z. Berdasar hasil pengujian, perancangan sistem akuisisi data posisi dan attitude objek dapat berjalan dengan baik pada jangkauan 125m.
RANCANG BANGUN JAM DIGITAL WAKTU SHALAT BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S52 Darmawan, Darmawan; Sudjadi, Sudjadi; Darjat, Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.332 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.2.268-274

Abstract

Abstrak Pemeluk agama islam menyakini akan kewajiban shalat 5 waktu, yang mana telah ditentukan waktu pelaksanaanya. Untuk itu mengetahui waktu-waktu shalat 5 waktu, yaitu subuh, dhuhur, asar, magrib, dan isya sangatlah penting bagi setiap pemeluk agama islam didalam menjalakan shalat 5 waktu tersebut dengan tepat dan sebaik-baiknya. Untuk itu penunjuk jadwal shalat itu sangat penting akan adanya.Masa Sekarang ini banyak di masjid maupun di rumah-rumah yang biasanya sudah terdapat kalender maupun penampil waktu sholat abadi, akan tetapi tampilannya sangat kecil sekali sehingga tidak dapat dilihat dari jarak yang sangat jauh.Penunjuk waktu shalat ini mengunakan display 7 segmen, menampilkan tanggal, jam digital serta ke-5 waktu shalat tersebut. Sehingga penunjuk  waktu sholat yang dapat secara real time berubah mengikuti perubahan waktu dan hari, serta dapat dilihat dari jarak yang cukup jauh dan dapat digunakan untuk lebih memaksimalkan waktu yang ada. Pada penelitian ini penulis membuat rancang bangun jam digital waktu shalat berbasis mikrokontroller AT89S52 yang akan dapat digunakan sebagai alat yang dapat memberikan informasi yang lengkap dan praktis dalam penunjukan akan waktu shalat yang bersesuaian dengan tanggal, bulan, tahun yang bersngkutan. Dalam sistem yang dibuat menggunakan display tampilan 7segmen berupa jam, menit, tanggal, bulan, tahun serta 6 waktu shalat yang bersesuaian dengan tanggal yang ada Penelitian ini menghasilkan sistem jam digital waktu shalat yang mengunakan7segmen sebagai display, RTC sebagai real time clock, buzzer sebagai alarm, dan Eeprom AT24c32 sebagai memori eksternal. Sehingga terbentuk sistem jam digital waktu shalat ini. Berdasarkan perancangan, implementasi dan pengujian, maka alat rancang bangun jam digital waktu shalat berbasis mikrokontroller AT89S52 ini dapat digunakan untuk jam digital dan  penunjuk serta pengingat  waktu shalat. Kata kunci :jadwal shalat, jam digital, mikrokontroler  Abstract The Muslim person pray 5 times, ware decided for the time. For that knowing times pray 5times, there are is shubuh, dhuhur, asar, magrib and isya’ very must importance for every Muslim people. In now almost mosque and other home usually has scheduler pray times. Otherwise small display so can’t see for long distance. Pray times display used 7-segment, performance date, digital watch, and 6 times pray time. In this study, the authors make a simple digital watch pray times based on microcontroller AT89S52, Which used to device give information completely and practice about scheduler time of pray in the date, month, and years. In system was made use display 7-segment date, month, years, and 6 time of pray times with consider that date. This research resulted in system digital watch pray times that used 7-segment for display, RTC DS1307 for RTC (Real Time Clock), buzzer for alarm and Eeprom AT24c32 for external memory. So creating  system digital watch pray times based on microcontroller AT89S52, can used for digital watch, signal and remembering pray times. Keywords:  pray schedul, digital watch, mikrokontroler
ANALISIS KOORDINASI OVER CURRENT RELAY dan RECLOSER AKIBAT ADANYA MANUVER JARINGAN dari PENYULANG 05 ke PENYULANG 07 GARDU INDUK WELERI KENDAL Muchamad, Andreas Bahda; Juningtyastuti, Juningtyastuti; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (918.383 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.3.239-246

Abstract

 Untuk menjaga kontinuitas peyaluran energi listrik apabila terjadi gangguan hubung singkat, salah satu caranya adalah manuver jaringan dan sistem proteksi. Seperti halnya di saluran WLI 05 yang kerap melakukan manuver jaringan ke saluran WLI 07. Karena adanya manuver jaringan maka relay outgoing dan recloser yang terpasang di kedua saluran ini mengalami overlapping. Hal itu dikarenakan arus setting recloser dan relay tidak sesuai dengan arus beban maksimum dengan kondisi ketika adanya manuver jaringan. Maka dari itu peralatan porteksi yang terpasang di kedua saluran perlu di evaluasi supaya tidak terjadi overlapping. Untuk melakukan evaluasi maka di perlukan arus beban maksimum yang melewati  peralatan proteksi, arus beban maksimum ini di peroleh dengan 2 perhitungan. Perhitungan 1  adalah saat kondisi jaringan melakukan manuver 1 yaitu ketika ABSW-47/3 dalam keadaan close. Sedangkan untuk perhitungan 2 adalah saat kondisi jaringan melakukan manuver melalui ABSW-73/51. Hasil resetting menghasilkan waktu kerja peralatan proteksi dengan setting existing lebih kecil dibanding dengan setting perhitungan 1 dan perhitungan 2. Setting hasil perhitungan 1 dan 2 menyebabkan waktu kerja relay dan recloser lebih lama hal ini dikarenakan pengaruh adanya grading time antar perlatan proteksi namun hal itu masih sesuai standard dan tidak terjadi overlapping.
ANALISA PEMANFAATAN LIMBAH CAIR KELAPA SAWIT SEBAGAI BAHAN BAKAR PEMBANGKIT TERDISTRIBUSI UNTUK MENGURANGI RUGI-RUGI PADA JARINGAN DISTRIBUSI KABUPATEN PELALAWAN Anggoro, Dony C.; Karnoto, Karnoto; Juningtyastuti, Juningtyastuti
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.895 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.341-346

Abstract

Abstrak Kabupaten Pelalawan merupakan salah satu daerah admisistratif di Provinsi Riau. Daerah ini memiliki jaringan distribusi listrik yang cukup panjang. Jarak antara pembangkit utama dengan beban terjauh  mencapai 100 km. Panjangnya jaringan distribusi menyebabkan tegangan di ujung jaringan tidak sesuai dengan standart SPLN 72: 1987. Disisi lain terdapat potensi energi baru terbarukan dengan jumlah besar di Kabupaten Pelalawan, yaitu limbah cair hasil pengolahan minyak sawit dari 20 pabrik kelapa sawit yang tersebar di seluruh Kabupaten Pelalawan. Potensi energi ini didapat dari proses anaerobik pengolahan limbah cair kelapa sawit berupa gas metana (CH4). Apabila gas ini dikumpulkan dan ditampung, dapat digunakan sebagai bahan bakar pembangit teridistribusi. Hasil penelitian potensi energi limbah cair, Kabupaten Pelelawan memiliki potensi energi sebesar 965.494,386 MWh. Sedangkan simulasi  menggunakan ETAP 7.5.0 menujukkan  pemanfaatan energi dari limbah cair kelapa sawit sebagai pembangkitan terdistribusi dapat mengurangi drop tegangan sebesar 7,084 kV serta mengurangi rugi daya sebesar 3,331 MVA pada jaringan distribusi Kabupaten Pelalawan. Dengan memanfaatkan potensi energi dari limbah cair kelapa sawit menjadikan jaringan distribusi listrik Kabupaten Pelalawan sesuai dengan standart SPLN 72:1987. Kata Kunci: limbah cair kelapa sawit, pembangkitan terdistribusi, rugi tegangan, SPLN 72: 1987  Abstract Pelalawan Regency, an administration area in Raiu Province. This Regency has electrical distribution network that long enough. Distance between main power plant to the farthest loads up to 100 km. The length causes the voltage recived by customer at the end of the network not in compatible with SPLN standard. On the other hand there is the potential for renewable energy in Pelalawan, that is palm oil mill effluent from. Potential energy is obtained from the anaerobic wastewater treatment process of palm oil mill effluent. The results of the processing is methane gas (CH4). If the gas is collected and stored, can be used as distributed generaton fuel. The result of study on potential energy from palm oil mill effluent, shows that Pelalawan Regency has potential energy up to 965.494,386 MWh. Meanwhile, simulation using ETAP 7.5.0 shows that utilization of palm oil mill effluent as distributed generation can reduce voltage drop up to 7,084 kV and reduce power loss up to 3,331 MVA. The utilization of potential energy from palm oil mill effluent make electical distribution network on Pelalawan Regency suit to SPLN 72:1987 Standart. Keyword: palm oil mill effluent, distributed generation, voltage loss, SPLN 72:1987
ANALISIS PENGARUH KONDISI TAMPERING AKIBAT KESALAHAN PENGAWATAN DALAM INSTALASI LISTRIK MILIK PELANGGAN TERHADAP PENGUKURAN DAYA PADA KWH METER PRABAYAR DIGITAL PELANGGAN PT PLN Mustafa, Fandy; Karnoto, Karnoto; Winardi, Bambang
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1008.688 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.486-493

Abstract

KWh meter prabayar digital merupakan solusi dari PT. PLN untuk monitoring dan meminimalisir keterlambatan pembayaran listrik. Sistem kerja kWh meter prabayar adalah pengukuran daya dengan menggunakan sensor arus pada kawat fasa dan netral. Pengambilan nilai arus kWh meter berdasarkan nilai terbesar dari perbandingan antara nilai arus yang melalui sensor arus pada kawat fasa dan netral. Pada penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis pengaruh kondisi kelainan (tampering) akibat kesalahan pengawatan dalam instalasi listrik terhadap pengukuran daya pada kWh meter prabayar digital. Penelitian dilakukan dengan cara melakukan perbandingan pengukuran daya dalam kondisi normal dan kondisi tampering pada 3 buah sampel kWh meter dengan pengukuran 3 variasi kondisi beban. Hasil penelitian menunjukan pada pelanggan No Meter 32123124797 pada variasi beban 0 watt terjadi kerugian sebesar 57,62 watt, pada variasi beban 17 watt terjadi kerugian sebesar 23,7  watt, dan pada variasi beban 51 watt tidak terjadi kerugian. Pada kWh meter pelanggan no meter 86003032546 pada beban 0 watt terjadi kerugian sebesar 13,08 watt, pada variasi beban 14 watt dan beban 42 watt tidak terjadi. Pada kWh meter pelanggan no meter 14260248886 pada variasi beban 0 watt terjadi kerugian sebesar 1,35 watt, pada variasi beban 9 watt dan beban 36 watt tidak terjadi kerugian. 
ANALISA PENGARUH VARIASI DAN KOMPOSISI BAHAN PENGISI TERHADAP UNJUK KERJA SAMPEL ISOLATOR RESIN EPOKSI SILANE Alam, Aji Suryo; Syakur, Abdul; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.211 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.3.430-436

Abstract

Abstrak Isolator polimer telah dikembangkan dan digunakan pada saluran transmisi dan jaringan distribusi. Salah satu bahan polymer yang telah digunakan adalah resin epoksi. isolator sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan seperti adanya polutan yang menempel pada permukaan isolator yang dapat menyebabkan arus bocor permukaan. Oleh karena itu isolator harus mempunyai unjuk kerja yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan persentase bahan pengisi resin epoksi silane menyebabkan kenaikan sudut kontak yang berarti resistansi permukaan bahan isolasi semakin naik, sehingga nilai tegangan flashover semakin meningkat, tetapi kekuatan mekanik cenderung menurun. Nilai pengukuran sudut kontak dan pengujian tegangan flashover  pada komposisi filler 50% cenderung lebih besar dibanding sampel lainnya. Sedangkan nilai pengujian tarik dan pengujian tekan pada komposisi filler 50% cenderung menurun dibandingkan dengan sampel lainnya. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan persentase bahan pengisi membuat permukaan bahan isolasi semakin hidrofobik, tetapi dilihat dari sisi kekuatan mekanik peningkatan presentase bahan pengisi cenderung menurunkan kekuatan mekanik dari sampel bahan resin epoksi silane. Kata Kunci :  Isolator,  tegangan flashover, hidrofobik, Uji Tarik, Uji Tekan, Resin Epoksi Silane   Abstract Insulating polymers have been developing and using on the transmission lines and distribution. One of the polymer material that has been used is an epoxy resin. insulators are particularly vulnerable to environmental influences such as the presence of pollutants that attach to the surface of the insulator which can cause surface leakage current. The study was conducted to determine how much influence the variation and filler composition on the performance of physical characteristic, electrical characteristic and mechanical characteristic. On physical characteristic examination performed contact angle measurements, testing electrical flashover voltage testing, while testing the tensile mechanical testing and test press. The results showed that the increase in the percentage of epoxy resin filler silanes causes an increase in the contact angle means the resistance of the insulation material surface to rise, thus increasing the value of flashover voltage, but the mechanical strength tends to decline. Value of contact angle measurements and testing flashover at 50% filler compositions tend to be larger than the other samples. While the value of tensile testing and tap testing on filler composition declined 50% compared with other samples. This indicates that the increase in the percentage of filler makes the hydrophobic surface of an insulating material, but in terms of the percentage increase in the mechanical strength of the filler tends to degrade the mechanical strength of epoxy resin samples silanes. Keywords: insulators, flashover voltage, hydrophobic, Tensile Test, Compressive Test, Resin Epoxi Silane
ANALISIS PENGARUH METODE PENGASUTAN MOTOR INDUKSI 3 FASA TERHADAP KEDIP TEGANGAN YANG TERJADI PADA JARINGAN KELISTRIKAN PLTGU BLOK I PT. INDONESIA POWER UP SEMARANG MENGGUNAKAN SIMULASI SOFTWARE ETAP 12.6.0 Permana, Anang; Yuningtyastuti, Yuningtyastuti; Sukmadi, Tejo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.211 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.2.134-141

Abstract

Pada unit pembangkitan terdapat jaringan distribusi daya pemakaian sendiri yang terdiri dari peralatan penunjang proses pembangkitan daya listrik. Peralatan tersebut diantaranya adalah motor listrik, dimana pada proses penyalaannya akan menimbulkan arus start dan penurunan tegangan secara bersamaan. Penurunan tegangan ini disebut sebagai voltage sag atau kedip tegangan. Hal ini dapat mengakibatkan gangguan pada motor listrik itu sendiri atau peralatan lain yang sensitif terhadap perubahan atau penurunan tegangan. Pada tugas akhir ini akan dibahas mengenai pengaruh metode pengasutan motor induksi 3 fasa terhadap kedip tegangan pada jaringan kelistrikan PLTGU Blok I PT. Indonesia Power UP Semarang menggunakan software ETAP 12.6. dengan cara menentukan metode pengasutan yang digunakan. Metode pengasutan yang digunakan antara lain metode Direct On-Line (DOL), Soft Starting, dan Variable Frequency Drive (VFD). Setelah dilakukan simulasi dan membandingkan hasil simulasi dengan standar IEEE 1159-1995, diketahui bahwa metode starting Variable Frequency Drive (VFD) adalah metode pengasutan motor yang lebih baik diantara ketiga metode yang digunakan, hal ini dilihat dari kedip tegangan yang terjadi diatas 90% atau dapat dikatakan masih sesuai standar IEEE 1159-1995. Pada bus 1APD-SWG-21 99,51%, CWP 1A 97,21%, CWP 1B 97,18%, Cond Pump 1A 99,61%, Cond Pump 1B 99,61%, HPTP 1A1 98,96%, HPTP 2A1 99,05%, HPTP 3A1 99,09%.
KINERJA RANGKAIAN TRIPLE LC PADA INVERTER PUSH PULL FREKUENSI TINGGI Okky Rusty Wibowo; Agung Warsito; Mochammad Facta
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (929.949 KB) | DOI: 10.14710/transient.v3i3.286-293

Abstract

Abstrak Permintaan catu daya dengan nilai tegangan keluaran yang lebih tinggi merupakan tantangan dalam pembuatan suplai daya listrik. Dengan berkembangnya teknologi pesaklaran, sehingga dimungkinkan produksi catu daya dapat dibuat dengan proses konversi listrik melalui inverter. Catu daya menggunakan prinsip resonansi dan inverter dimungkinkan menghasilkan keluaran tegangan yang lebih tinggi. Pada penelitian ini akan meneliti sebuah metode atau topologi baru berdasarkan rangkaian resonan triple LC.  Dalam perancangan triple LC, nilai dari penguatan tegangan dan komponen pasif RLC harus dirumuskan dan dihitung kemudian. Topologi RLC ini menggunakan tiga buah L dan C serta 1 buah R. Rangkaian triple LC ini akan disuplai oleh inverter push pull frekuensi tinggi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga buah puncak penguatan tegangan yang dihasilkan oleh rangkaian triple LC. Hasil yang diperoleh sesuai dengan perhitungan dan simulasi yang dicari terlebih dahulu sebelum percobaan. Setelah percobaan, akan dianalisis kinerja rangkaian triple LC pada inverter push pull frekuensi tinggi agar didapatkan hasil pada topologi baru ini. Berdasarkan hasil penelitian penguatan tegangan maksimal terjadi pada 401 Volt ketika frekuensi kerjanya 9 kHz dan efisiensi terbaik sebesar 84,9 % diperoleh ketika frekuensi kerjanya 26 kHz. Kata Kunci : catu daya, rangkaian triple LC, inverter push pull  Abstract Power supply demand with higher output voltage value is a challenge in production of  electrical power supply. With development of switching technology, so it is possible that a power supply product can be made as a process of electrical with conversion by using inverter. Power supply using resonan principal and inverter is possible to produce higher output. This research will examine a new method or topology based on  triple LC resonant circuit. In the triple LC design, the value of voltage gain and passive components of RLC must be formulated and calculated first. This RLC topology uses three pair of LC and one resistor. This triple LC circuit was supplied by a high frequency push pull inverter. The result of experiment shows that there are three voltage gain peak produced by the proposed triple LC circuit. The result is in accordance to formulation and simulation which were carried out before experiment. After the experiment, it  will be analyzed the triple LC circuit performance on the high frequency push pull inverter in order to obtained  results in the new topology. Based on results the maximum voltage gain occur at 401 Volt when the frequency operation was 9 kHz and the best efficiency at 84,9% obtained when the frequency operation was 26 kHz. Keywords : power supply, triple LC circuit, push pull inverter
PERENCANAAN INSTALASI LISTRIK HOTEL CHANTI SEMARANG MENGGUNAKAN SOFTWARE ECODIAL 4.8 Maulana, Danar Reza; Hermawan, Hermawan; Juningtyastuti, Juningtyastuti
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.72 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.3.483-489

Abstract

Instalasi listrik dan panel listrik yang baik akan memberikan suplai daya listrik kepada beban listrik sesuai dengan kebutuhan, sekaligus mengamankan beban listrik tersebut, peralatan instalasi dan konsumen sebagai operator dari segala kemungkinan bahaya yang terjadi seperti arus hubung pendek dan arus beban lebih. Untuk mendapatkan instalasi listrik dan panel listrik yang baik perlu suatu perencanaan matang mengenai kebutuhan daya listrik, ukuran kabel, besarnya pengaman, besarnya arus hubung pendek yang mungkin terjadi, penurunan tegangan dan lain sebagainya. Perencanaan instalasi listrik ini menggunakan program ECODIAL 4.8 INT menggantikan perencanaan instalasi listrik secara manual. Oleh karena itu, penulis mencoba untuk melakukan penelitian perancangan instalasi listrik Hotel Chanti Semarang dengan menggunakan bantuan progam ECODIAL 4.8 INT yang hasilnya dibandingkan dengan perhitungan instalasi manual untuk kemudian di evaluasi besaran kabel , short circuit , drop voltage dan kapasitor bank dari hasil keduananya yang harus memenuhi standart PUIL 2011.

Page 28 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue